Today's Headline

Diberdayakan oleh Blogger.
Gubernur Jambi Temui Menpora Guna Perjuangkan Pembangunan Sport Center

Diposkan oleh On 8:40 AM with No comments

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA - Gubernur Jambi, H.Zumi Zola,S.TP,MA menemui Menteri Kepemudaan dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Imam Nahrawi  di Kantor Kementerian Kepemudaan dan Olahraga, Senayan, Jakarta, Tepatnya Kamis (27/4/2017).

Inti dari pertemuan tersebut adalah, Zola mengharapkan dukungan dari Menpora untuk pembangunan Sport Center (pusat olahraga) Provinsi Jambi, yang berlokasi di Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Selain itu, Zola juga berharap dukungan Menpora dalam pembangunan GOR mini di kabupaten/kota, dan gedung kepemudaan.

Zola menyatakan, dia ingin meningkatkan prestasi olahraga di Jambi, dan untuk itu dibutuhkan sarana prasarana yang memadai, sedangkan fasilitas olahraga di Jambi, termasuk stadion KONI tidak memadai dan anggaran (APBD) Provinsi Jambi sangat terbatas.
Menteri Kepemudaan dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Imam Nahrawi mengapresiasi kunjungan Gubernur Jambi, dan akan berusaha mendukung pembangunan olahraga dan kepemudaan di Provinsi Jambi.

Usai pertemuan, Zola menyatakan bahwa sambutan Menpora sangat baik, namun memang usulan pembangunan yang disampaikan Jambi harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran. “Alhamdulillah, tadi sudah diterima oleh Pak Menteri, dan saya sudah sampaikan apa yang menjadi harapan dari masyarakat Jambi di bidang olahraga dan kepemudaan. Kita menginginkan Jambi butuh pembangunan sport center, lahan sudah tidak masalah, 100 Ha sampai 500 Ha pun kita siap. Kemudian, di kabupaten/kota belum semua punya GOR mini untuk menunjang kegiatan olahraga dan kegiatan pemuda di setiap kabupaten/kota,” ujar Zola.

“Tadi Pak Menteri juga sudah memberikan arahan. Memang karena keterbatasan dana juga, seperti yang sudah disampaikan oleh Pak Jokowi dalam Musrenbangnas kemarin, maka kita mesti cari jalan keluar, misalnya dalam pembangunan sport center, kita diarahkan oleh Menpora untuk menghubungi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), untuk meminta perusahaan-perusahaan besar dapat ikut membantu membiayai pembangunannya,” lanjut Zola.

“Kalau untuk GOR mini, Insya Allah akan dipertimbangkan oleh Pak Menteri, dengan anggaran tahun 2018. Saya juga tadi menyampaikan, mungkin ada even olahraga yang bisa menjadi even tingkat nasional di Jambi. Saya bicarakan tadi, misalkan Pak Menteri ada program Gowes Desa (olahraga naik sepeda), saya sampaikan, dari kota sampai ke Candi Muaro Jambi, atau nanti kalau tahapan awal ini sukses, kita bisa punya tour sendiri, misalnya dari Kota Jambi sampai ke Kerinci, dngan berapa kali pemberhentian di lokasi-lokasi wisata. Juga ada potensi lainnya, misalnya Lomba Perahu Naga, karena di PON kemarin, kita pertama kali dapat medali dari dayung. Selain itu, sesuai dengan potensi yang kita miliki, kita akan mengajukan Kompetisi Arung Jeram Tingkat Nasional. Nanti tindak lanjutanya, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jambi kooordinasi dengan cabang olahraga dulu di Jambi, selanjutnya hubungi Pusat, itu konsep kita, mudah-mudahan bisa terwujud,” jelas Zola.

Zola mengatakan, dia mencoba untuk meningkatkan kualitas dan prestasi olahraga di Provinsi Jambi, bukan hanya fasilitas saja, tetapi dia juga minta ada coaching clinic (pelatihan untuk pelatih) di Jambi, untuk pelatih dan wasit supaya pelatih bisa lebih bagus lagi melatih atlet. “Saya pikir, saat ini banyak pelatih kita yang potensial, yang bagus, tinggal kalau ada nanti kita sosialisasikan kepada pelatih dan kepada masyarakat supaya mereka ikut. Wasit basket di Jambi sudah ada yang punya lisensi, itu bagus, tinggal nanti dikembangkan lagi,” tambah Zola.

“Gowes Desa insyaallah akan diselenggarakan tanggal 15 Juli 2017, tadi sudah saya sampaikan langsung, mohon Pak Menteri bisa datang, itu ada di Kota Jambi, di Batanghari, dan juga di Bungo. Insyaallah kalau Pak menteri datang, akan memberikan semangat juga kepada masyarakat. Tadi beliau mengatakan siap, tentu disesuaikan dengan jadwal beliau sebagai menteri juga.

Terkait Gala Desa, rangkaian dari Gowes Desa, yang merupakan program Menpora, Zola menyatakan akan mendukung program menteri. “Ini bagus untuk masyarakat. Tadi kami bicara juga tentang gedung pemuda, sebagai wadah bagi para pemuda berkreasi, kita belum punya itu, saya sudah sampaikan. Insyaallah itu bisa direspon positif,” jelas Zola.

Plt. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jambi, Wahyudin dan Kepala Badan Penghubung Provinsi Jambi di Jakarta, Amidi mendampingi Gubernur dalam pertemuan dengan Menpora tersebut. (is)

Wakil Bupati Bungo Lantik Pejabat Eselon III dan IV

Diposkan oleh On 11:30 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO - Wakil Bupati Bungo, H. Safrudin Dwi Aprianto, S.Pd hari ini, Kamis (27/4) kembali merombak pejabat eselon III dan IV. Pelantikan berlangsung di ruang Aula kantor Bupati Bungo.

Wakil Bupati Bungo H. Safrudin Dwi Afrianto, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan supaya para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja dengan sebaik- baiknya guna mendukung program yang telah dicanangkan pemerintah kabupaten Bungo menuju Bungo Maju dan Sejahtera.

"Melalui perombakan ini saya berharap agar para pejabat yang baru dilantik dapat membantu mensukseskan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati menuju Bungo Maju dan Sejahtera,” kata Syafrudin Dwi Afriyanto.

 Adapun ke 64 orang pejabat eselon III dan IV Pemkab Bungo dilantik oleh Wakil Bupati Bungo yaitu :

1. Alex Purwendi sebagai Kabag Hukum

2. Muhammad Hasbi Kabag Keuangan

3. Haspadilah sebagai Kabag Admistrasi Kesejateraan Rakyat

4. Zainadi sebagai Kabag Humas

5. Toto Torihin sebagai Kabag Kominfo

6. Syofyan Maas sebagai Camat Pasar Muara Bungo

7. Novalika Eka Putri sebagai Camat Rimbo Tengah

8. Nita Aprianti sebagai Camat Bathin III

9. Giyatno sebagai Camat Bathin II Babeko

10. Khaidir Yusup sebagai Camat Pelepat

11. Ahmad Azrai sebagai Camat Tanah Tumbuh

12. Zukrianto sebagai Camat Tanah Sepenggal
13. Prayitno sebagai Camat Limbur Lubuk Mengkuang

14. Abdurahman sebagai Camat Jujuhan Ilir

15. dr. Dini Silvia sebagai Sekdis Sosial

16. dr. Safarudin Matondang sebagai Sekdis kesehatan

17. Eli Siryani sebagai Sekdis Ketahanan Pangan

18. H. Syofyan sebagai Sekdis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

19. Yuddi sebagai Sekdis LH

20. Prasetyo sebagai Sekdis Peternakan dan Perikanan
21. dr. Mardiah sebagai Dirut RSUD H. Hanafi

22. Ismatun sebagai Sekcam Pelepat Ilir

23. Herpendi sebagai Sekcam Pasar Muara Bungo

24. Zen Hendri sebagai Sekcam Bathin III

25. Marwilisman sebagai kabag Pemerintahan di Dinas PMD

26. M. Hilal sebagai Kabid Pajak di Dispenda

27. Erita sebagai Kabid Retribusi Dispenda

28. Bambang Tedjomartanto sebagai Kabid Perencanaan di Dispenda

29. Ilham Nur sebagai Kabid Mutasi di BKD

30. Ade Yusuf Abidin sebagai Kabid PP di BKD

31. dr. Oneng sebagai Kabid Medik RSUD

32. Indra, SKM sebagai Kabid Perawatan RSUD

33. H. Ardiman sebagai Kabid Kerasipan di dinas Perpustakaan

34. Suryana sebagai Kabid PAUD Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

35. Triyono sebagai Kabid Pembinaan Ketenagaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

36. Nasrun sebagai Kabid pembinaan Pendidikan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
37. Lili Suryani sebagai Kabid Kebudayaan di Dinas Pendidikan

38. Yurnalis sebagai Kabid IPPP di Dinas PMTSP

39. Imilda Septiana sebagai Kabid Anggaran di Dispenda

40. Hartoyo sebagai Kabid Tanam Pangan di Dinas TPH

41. Basir sebagai Kabid Prasarana di Dinas TPH 

42. Rusdi Lesmana sebagai Kabid Perdagangan di Disperidagkop

43. Eka Riani sebagai Kabid PPKL di Dinas LH

44. Dasmardi sebagai Kabid KDP di Dinas Ketahanan Pangan

45. M. Nur sebagai Kabid PP dan KB di Dinas Sosial

46. Khairul Huda sebagai Kabid Tranmigrasi di dinas Ketenaga Kerjaan dan Tranmigrasi

47. Muzaini ssbagai Kabid Cipta Karya dinas PU

48. Syahrul Nurin sebagai Kabid Pemberdayaan Masyarakat di Dinas PMD

49. M. Pani sebagai Kabid Angkutan di Dishub

50. Riya Widiastono sebagai Kabid Lalu lintas Dishub

51. Siti jamilah sebagai Kabid Perpustakaan di Dinas perpustakaan

52. Ihwan Syam sebagai Kabid Ketertiban Umum di Dinas POL PP dan Damkar

53. Daruqotni sebagai Kabid Penegakan Perudang-Undagan di Dinas Pol PP dan Damkar

54. drg. Rossy sebagai Kepala UPTD Puskesmas Muara Bungo

55. Ridwan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Babeko

56.Jamalia sebagai Kepala UPTD Puskesmas Muara Bungo II

57. Wiyardono sebagai Lurah Batang Bungo

58. M. Arif sebagai Kasi Perlibdungan Anak di Dinas Sosial

59. Nuraidah sebagai Kasi Pemberdayaan   Masyarakat di PMD.

60.Habasri sebagai Kasi KB di Dinas Sosial

61. Suhartini sebagai Kasi Perekonomian di Kantor Camat Muko-muko Bathin VII

62. Nelly Zurta Rossa sebagai Kasi Dokumen di PMPTSP

63. M. Wardani sebagai Kasubag PBB dan PTHTB di Dispenda

64. Refli sebagai Kasubag Aset di Setda.

Usai pelantikan yang diiringi penandatanganan berita acara yang disaksikan rohaniawan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat oleh Wakil Bupati Bungo didampingi Sekda Bungo Drs. H.Ridwan. Is, MM dan undangan lainnya. (hen/is)

Zumi Zola: Musrenbangnas Prioritaskan Usulan Pembangunan Infrastruktur

Diposkan oleh On 2:15 PM with No comments

NASIONALXPOS.CO.ID, JAMBI - Gubernur Jambi, H. Zumi Zola Zulkifli,S.TP,MA menyampaikan, pembangunan infrastruktur di Provinsi Jambi merupakan usulan prioritas Pemerintah Provinsi Jambi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional Tahun 2018. Hal tersebut dikatakan oleh Zola usai mengikuti PembukaanMusyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2017 dalam Rangka Penyusunan Rancangan Kerja Pemerintah (RKP) 2018 bertempat di Assembly Hall Birawa Hotel Bidakara Jakarta Selatan, Rabu (26/04/2017).

“Bapak Presiden Jokowi menekankan untuk menyusun program prioritas. Program prioritas Provinsi Jambi tahun 2018 adalah untuk infrastruktur,” ungkap Gubernur Zola.

Gubernur Zola mengungkapkan, infrastruktur harus disinergikan dengan baik misalnya jalan produksi, irigasi untuk pangan, dan jalan-jalan utama. “Pembangunan infrastruktur ini berguna untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan menopang sektor-sektor pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan,” kata Gubernur Zola.

“Melalui program prioritas infrastruktur ini juga kita mendorong untuk meningkatkan perekonomian petani sawit dan karet, kita mengetahui bahwa sebagian besar masyarakat Jambi menggantungkan kehidupan mereka dari perkebunan sawit dan karet,” ujar Zola.

Gubernur Zola mengatakan, pada tahun 2018 Provinsi Jambi akan memfokuskan pada pembangunan pelabuhan Ujung Jabung karena Provinsi Jambi sangat membutuhkan pelabuhan dan pengembangan bandar udara Depati Parbo Kerinci untuk meningkatkan akses pariwisata, sehingga wisatawan lebih mudah datang ke Kerinci.

“Provinsi Jambi juga mengusulkan pembangunan Jembatan Batanghari III karena kondisi jembatan Batanghari I sudah tidak layak lagi untuk dilalui kendaraan-kendaraan dengan tonase yang besar serta pembangunan waduk dan irigisai di Batang Asai,” kata Gubernur Zola.

Lebih lanjut, Gubernur Zola menambahkan, Provinsi Jambi juga memfokuskan beasiswa pada bidang pendidikan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta penekanan pada pelayanan terhadap masyarakat.

Sebelumnya, saat membuka Musrenbangnas 2017, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menekankan kepada seluruh jajaran menteri, pimpinan lembaga, gubernur, bupati/walikota, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah untuk mewujudkan sinergitas antara RKP 2018 dan RKPD 2018 untuk pencapaian sasaran prioritas pembangunan nasional.

Presiden Jokowi mengingatkan kementerian dan lembaga di provinsi, kabupaten/kota untuk fokus mempriotitaskan perencanaan dan anggaran. “Jangan banyak-banyak, namanya prioritas harus lebih fokus, dibawah tiga lebih baik, kalau masih sulit juga dibawah lima,” pungkas Jokowi.

Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro mengatakan, Musrenbangnaini bertujuan untuk mewujudkan sinergi perencanaan pembangunan dengan menghasilkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2018. “Setiap prioritas nasional, program prioritas dan proyek prioritas beserta lokasinya akan dibahas bersama antara kementerian/lembaga dengan pemerintah provinsi,” kata Bambang.

“Penyusunan RKP 2018 menggunakan prinsip money follows programme melalui pendekatan tematik, holistik, integral, dan spasial dengan empat fokus penguatan yaitu: 1.Penguatan perencanaan dan penganggaran; 2.Penguatan pengendalian perencanaan; 3.Penguatan perencanaan berbasis kewilayahan; dan 4.Penguatan integrasi sumber pendanaan,” ujar Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menyampaikan, hasil dan kesepakatan Musrenbangnas akan dituangkan dalam rancangan akhir RKP 2018 untuk dibahas pada sidang kabinet paripurana serta ditetapkan menjadi RKP 2018 dengan ditetapkannya Peraturan Presiden tentang RKP 2018 yang kemudian akan diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, anggaran yang dikeluarkan benar-benar digunakan untuk program prioritas pemerintah.”Kementerian Keuangan akan bekerjasama dengan Bappenas dan kementerian/lembaga terkait anggaran yang digunakan program prioritas pemerintah, sementara untuk daerah, kementerian keuangan akan melihat instrumen pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Turut hadir dalam acara tersebut, Ibu Negara RI, Iriana Jokowi, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo dan beberapa menteri Kabinet Kerja. (fz)

Customer dan Investor Gathering 2017 PLN S2JB Sukses

Diposkan oleh On 1:55 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, PALEMBANG - PLN S2JB melaksanakan Customer & Investor  Gathering 2017 dengan tema Premium Service for a Better Electrical Reliability,  Rabu (26/04) di Grand Ballroom II hotel Aryaduta Palembang.

Dalam sambutannya General Manager PLN S2JB dalam hal ini yang diwakili oleh Manajer SDM dan Umum Lala Arif Fadilla menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tinggi kepada pelanggan setia PLN. Selain itu melalui kegiatan ini diharapkan dapat untuk mempererat tali silaturahim dan ajang mendengar suara pelanggan yang bertujuan untuk lebih meningkatkan pelayanan PLN ke depan.

Dilanjutkan oleh Lala Arif Fadilla sangat berharap agar pelanggan dapat memakai listrik sebanyak-banyaknya untuk meningkatkan produksi dari pelanggan.

 Lala juga menyampaikan kegiatan multi stake holder Forum dengan focus pada Leadership Quality Feedback yang bertujuan pelanggan memberikan feedback untuk meningkatkan pelayanan PLN.
Sebagai bentuk perhatian PLN kepada para pelanggannya, PLN S2JB Palembang memberikan penghargaan kepada pelanggan dengan beberapa kategori yaitu :

1. Pembayaran rekening listrik tercepat dan tepat waktu.
2. Pelanggan tagihan rekening listrik terbesar
3. Spesial reward untuk pelanggan layanan premium.

Sebelum ditutup PLN S2JB juga memaparkan kondisi kelistrikan di sistem Sumatera bagian Selatan yaitu Jambi dan Bengkulu serta juga mekanisme penyambungan baru serta produk layanan premium ( platinum, Gold, silver dan bronze ) serta K3 yang disampaikan oleh Manajer Niaga S2JB Jusup Hudiharto.
Acara ini dihadiri oleh calon pelanggan potensial yang berminat menjadi pelanggan PLN serta para undangan lainnya. (is)

Sherrin Tharia: Inacraft Tahun Ini Membawa Berkah Untuk Pengrajin Jambi

Diposkan oleh On 10:45 AM with No comments

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi, Hj. Sherrin Tharia mengaku sangat senang dan sangat bersyukur atas hasil yang sangat membanggakan dalam even Inacraft (pemeran dan perdagagangan kerajinan dan ekonomi kreatif terbesar di Indonesia) ke-19 Tahun 2017 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (26/4/2017).

Torehan prestasi itu mengharumkan nama baik provinsi Jambi di tingkat nasional dan tidak tertutup kemungkinan untuk perlahan-lahan punya nama di tingkat internasional.

“Alhamdulillah, saya bersyukur sekali, ini prestasi yang luar biasa, Inacraft tahun ini membawa berkah untuk pengrajin Jambi dan membuat mereka lebih semangat. Saya dengar Pinto yang dari Bungo mendapatkan penghargaan, ini suatu kebanggan bagi Provinsi Jambi mendapat anugerah seperti ini. Saya yang baru jadi Ketua Dekranasda Provinsi Jambi bangga sekali,” ungkap Sherrin, (29/04).

“Saya berharap, ke depannya ini lebih memacu pengrajin dan Dekranasda supaya lebih semangat lagi, dan kami dari Dekranasda sangat siap jadi pengayom dan orangtua mereka (para pengrajin), tempat untuk bertanya, berkelukesah, dan berbagi pengalaman juga. Saya berharap ini pemacu semangat bagi mereka kedepannya, jangan jadi justru kendor, tetapi bisa berprestasi lagi dan mendapatkan berbagai award kedepannya,” terang Sherrin.

“Prestasi ini harus membuat mereka lebih semangat lagi, bahwa Jambi itu diperhitungkan, bukan hanya meramaikan,” tambah Sherrin.

Istri Gubernur Jambi, H.Zumi Zola ini berpesan agar masyarakat Provinsi Jambi lebih menghargai produk Jambi, diantaranya Batik Jambi.

“Dari warga luar Jambi saja sudah sangat menghargai Batik Jambi, apresiasinya itu sangat baik, jangan sampai kita di daerah kurang mengapresiasi, kita harus menghargai. Kalau kita mau dihargai orang lain, kita harus menghargai diri sendiri dulu. Kalau orang Jambi semakin menghargai Batik Jambi, misalkan memakai Batik Jambi ke daerahnya ketika pulang kampung, insyaallah lebih memudahkan Batik Jambi kita lebih booming,” tutup Sherrin  Tharia.(fz)

Kantor DPRD Wakatobi Sepi Pegawai

Diposkan oleh On 9:53 AM with No comments

Ajudan Ketua DPRD Wakatobi, Sabirun dengan Beberapa Pagawai
NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN WAKATOBI - Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wakatobi sepi pegawai yang datang berkantor. Aktivitas kantor yang terlihat lengang, karena anggota DPRD melakukan perjalanan dinas keluar daerah, Kamis (27/04/17).

Anggota DPRD karena harus keluar daerah melakukan perjalanan dinas. Ironisnya, pegawai negeri sipil keluar kantor juga. Nampak didalam gedung DPRD Kabupaten Wakatobi didapati hanya enam pegawai yang sedang beraktifitas dari 29 orang pegawai yanh harusnya berkantor di gedung tersbut.

Menanggap hal ini, Ajudan Ketua DPRD Wakatobi, Sabirun, mengeluhkan ulah para aparatur sipil negara (ASN) yang tidak berkantor saat anggota DPRD sedang melakukan perjalanan dinas keluar daerah.

"Yang saya dapati ASN hanya berjumlah 6 orang, Saya herankan ini jumlah pegawainya, Kata Kabag umum berjumlah 29 orang kok yang hadir 6 orang," cetus Sabirun kepada Nasional Xpos.

Hal itu dibantah Kabag Umum Sekwan DPRD Wakatobi, Ahmad mengungkapkan, pegawainya hadir meski ia tidak berada ditempat, pegawai yang hadir mencapai 10 orang dan sebagian sedang melakukan dinas luar sebagai upaya peningkatan kerja ASN. "Yang lainnya lagi konsultasi bersama pihak BPKP Provinsi Sultra yang hadir ada lebih 10 orang," sebutnya. (cl)

Kuasa Hukum Hartati Harus Pulang Dengan Tangan Kosong

Diposkan oleh On 9:05 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG - Perdebatan seru antara Johansyah sebagai kuasa hukum atas Hartati dengan kuasa hukum warga Kelurahan Suka Jadi Karawaci Kota Tangerang Zhella SH, C.L.A. (lawyer khusus Ketum Lembaga Aliansi Indonesia) dari Aliansi Indonesia, berlangsung seru di lokasi tanah yang diklaim milik Hartati, Rabu (26/4/2017).

Perdebatan itu terjadi karena Johansyah tiba-tiba datang ke lokasi rumah warga Gang Tunas Tiga Kelurahan Sukajadi Kecamatan Karawaci Kota Tangerang dengan menunjukan surat sewa tanah kepada warga yang sekarang sedang diperkarakan oleh kliennya Hartati.

Ketua Aliansi Indonesia DPD Provinsi Banten Syeh Muhidin menjelaskan kepada media bahwa menurut team investigasi dari Aliansi Indonesia di lapangan, pengajuan sertifikat atas nama Hartati ke BPN (Badan Pertanahan Negara) ada di tahun 2005 dan penerbitan sertifikatnya di tahun 2006. Dengan pengakuan (Hartati) ke BPN, bahwa itu adalah tanah kosong tanpa penghuni.

"Warga Rt.03/05, Rt.04/05, Rt.05/05 yang sudah tinggal disini lebih dari 50 tahun di anggap apa? Walaupun tadi kuasa hukum dari pihak Hartati bisa menunjukan sertifikatnya, Kami akan tetap menuntut bagaimana sertifikat itu bisa dibuat, sehingga Hartati bisa mengklaim bahwa tanah itu miliknya. Harus ada warkah dan silsilahnya, berdasarkan Akta Jual Beli, Girik, atau dari mana ?", tegas Muhidin.

Di tempat yang sama kuasa hukum warga sukajadi Zhella SH., C.L A menjelaskan, bahwa selama ini kuasa hukum Hartati hanya mengaku-ngaku saja, tanpa pernah mau memperlihatkan sertifikatnya.
"Yang jelas, kami Aliansi Indonesia tidak akan pernah mengijinkan pembongkaran satu rumah pun oleh pihak Hartati, apalagi disini fasos fasumnya sudah dibiayai oleh pemerintah Kota Tangerang dengan menggunakan uang rakyat. Kami akan menjaga aset negara," ungkapnya.

Sementara itu, Johansyah selaku kuasa hukum dari Hartati ketika dimintai keterangan terkait sertifikat yang dimiliki Hartati dan mengklaim tanah warga tersebut. Johansyah mengatakan, "Tanya saja sama pihak BPN," singkatnya. (Eka Widya)

Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak, DP3AP2KB Kota Tangerang Maksimalkan Eksistensi Kader

Diposkan oleh On 10:57 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG - Sebagai bagian dari pembangunan Nasional, Program Keluarga Berencana merupakan program prioritas dan mempunyai Visi “Pertumbuhan Penduduk yang seimbang pada tahun 2025“ serta memiliki Misi Mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera.
Keluarga Kecil yang dibentuk oleh setiap Keluarga harus membentuk keluarga yang berkualitas yang akan berdampak pada penurunan angka Total Fertility Rate (TFR).

Kondisi saat ini, Kota Tangerang secara Kuantitas pencapaian Peserta KB baru, setiap tahun selalu mencapai target lebih dari 100%.  Namun bila kita lihat Peserta KB aktifnya yang menggunakan Kontrasepsi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang baru mencapai 14,9% dari Kondisi Current User/Pasangan Usia Subur 73,5% (berdasarkan hasil pendataan keluarga ). Sedangkan kondisi angka kematian ibu melahirkan dan angka bayi meninggal masih cukup tinggi.

Memperhatikan permasalahan tersebut diatas, Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) pada tahun 2017 melaksanakan kegiatan ”Penyuluhan Kesehatan Ibu Bayi dan anak bagi Kader KB dan Kesehatan.”

 Maksud dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kader dalam upaya praktis menurunkan angka kematian Ibu melahirkan dan menurunkan angka kematian Bayi, melalui Pemeliharaan Kesehatan dan Perencanaan Keluarga.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu 26 April 2017 ini, dihadiri oleh kurang lebih 104 peserta dan di laksanakan di Operation Room Gedung Cisadane Kota Tangerang. Yang menjadi sasaran penyuluhan ini adalah Kader dan PPKBD di wilayah Kota Tangerang.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas P3AP2KB yang diwakili oleh Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, H. Dradjat Widjanarko.

Dalam arahan Kepala Dinas yang dibacakan oleh H. Dradjat diamanahkan, bahwa selaku ujung tombak dan penyambung lidah, serta jembatan antara mayarakat dan pemangku Program Keluarga Berencana, Kader dapat lebih proaktif berperan dalam upaya akhir penurunan angka kematian ibu dan bayi, mengingat Kader adalah bagian dari masyarakat, namun memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih di bidangnya.

“Sekaligus kader harus menjadi subyek pembangunan Keluarga Berencana, bukan lagi sebagai obyek. Dengan kegiatan ini diharapkan ada peningkatan pengetahuan dan kemampuan Kader dalam rangka memainkan perannya sebagai promotor kesehatan dan keluarga berencana di masyarakat,” pesannya. (adv)

Gubernur Jambi Apresiasi Rekomendasi Dewan

Diposkan oleh On 8:00 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, JAMBI - Gubernur Jambi, H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP, MA mengapresiasi rekomendasi Dewan (DPRD Provinsi Jambi). Apresiasi tersebut disampaikan oleh Zola dalam  Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi Dalam Rangka Pengambilan Keputusan terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Jambi Tahun Anggaran 2016, bertempat di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (25/04/2017) siang.

Zola memberikan apresiasi terhadap dewan melalui tim panitia khusus (Pansus) I dan II atas usulan dan kritik yang membangun dalam berbagai sektor pembangunan di Provinsi Jambi, dan semuanya telah menjadi catatan bagi Pemerintah Provinsi Jambi.

“Saya sudah meminta kepada Bapak Sekretaris Daerah untuk mengakomodir usulan dan kritik dari tim Pansus I dan Pansus II, sehingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan menindaklanjuti langkah-langkah strategis, selanjutnya secara tertulis sehingga menjadi panduan bagi Pemerintah Provinsi Jambi kedepannya,” tutur Gubernur Zola.

Gubernur Zola mengungkapkan, dalam pembangunan Pemerintah Provinsi Jambi pada tahun 2016 terdapat kemajuan dibidang pembangunan, pertumbuhan ekonomi dan pelayanan terhadap masyarakat, misalnya pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher relatif lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Kami sangat menyadari, bahwa kinerja pada tahun 2016 yang lalu memang belum memuaskan semua pihak, namun saya beserta jajaran Pemerintah Provinsi Jambi akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan kinerja guna mewujudkan cita-cita kita bersama,” ujar Gubernur Zola.

Gubernur Zola menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jambi secara terus-menerus telah melakukan evaluasi terhadap kinerja masing masing OPD, baik terkait pencapaian target kinerja yang tertuang dalam dokumen Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) maupun terhadap target kinerja dalam menunjang berbagai program nasional yang menjadi kewajiban daerah.

Sebelumnya, seluruh anggota dan pimpinan DPRD Provinsi Jambi menyetujui LKPJ yang telah disampaikan Gubernur Zola dengan adanya rekomendasi dari Pansus I dan Pansus II.

Pansus I memberikan rekomendasi terhadap LKPJ Gubernur Jambi Tahun 2016 antara lain:

1.    Dalam rangka mengoptimalkan implementasi kesepakatan-kesepakatan yang dihasilkan dari kerjasama antar daerah melalui forum gubernur se Sumatera, perlu segera diwujudkan pembentukan badan kerjasama khusus yang menangani atau melaksanakan hasil kesepatan tersebut.

2.    Mendorong Pemprov Jambi agar sesegaar mungkin menyelesaikan proses penataan batas wilayah denga 3 provinsi tetangga, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau.

3.    Semua OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dapat meningkatkan kepatuhan terhadap standar pelayanan publik, dan bagi OPD yang mendapatkan rapor merah dari Ombudsmen, perlu dilakukan penanganan khusus dan ada sanksi yang tegas sesuai ketentuan peraturan perundang undangan.

4.    Terhadap pelaksanaan Good Governance and Clean Government, rekomendasi hasil pengawasan inspektorat harus sesegera mungkin dapat ditindaklanjuti untuk diselesaikan.

5.    Menyangkut belum optimalnya capaian LAKIP yang diperoleh, perlu dilakukan evaluasi dan kajian mendalam apa saja penyebabnya dan bagaimana alternatif solusinya.

6.    Dalam hal mengukur capaian kinerja daerah yang termuat dalam RPKMD, harus disampaikan dalam LKPJ Gubernur setiap tahunnya, mengingat LKPJ merupakan sebagai salah satu wujud dari RKPD yang merupakan penjabaran dari RPJMD, hendaknya dalam penyusunan LKPJ juga perlu dimuat capaian kinerja per misi, baik yang sudah tercapai maupun yang belum tercapai, termasuk masalah dan kendalanya serta adanya sinkronisasi penyajian data dalam LKPJ dengan lampirannya.

Rekomendasi Pansus II antara lain:

1.    Dalam penetapan target pembangunan di Provinsi Jambi, tetap mengacu pada Indikator Kinerja Utama (IKU) yang terdapat dalam dokumen RPJMD.

2.    Bappeda Provinsi Jambi bersama-sama BPS Provinsi Jambi dapat segera menyusun tabel input dan output sebagai alat ukur sejauh mana APBD Provinsi mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

3.    Badan Keuangan daerah dapat meningkatkan sumber sumber PAD baru melalui pola intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan.

4.    Kepala Daerah menerapkan pola reward dan punishment terhadap OPD dengan serapan belanja yang rendah.

5.    OPD yang baru dibentuk dapat memahami tugas dan fungsi dari program kerja OPD sebelumnya.

6.    Dinas-dinas yang berkaitan dengan pembangunan perekonomian, kesejahteraan masyarakat, pendidikan, kesehatan dan kebudayaan dapat benar-benar memahami tugas pokok dan fungsi masing masing OPD, serta memiliki orientasi kerja sepenuh hati untuk melaksanakan program kegiatan.(is)

Tim Gabungan Bungo Tangkap Dua Pelaku Penjual Kulit Harimau

Diposkan oleh On 6:12 AM with No comments

NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO - Berkat kerjasama dan kesigapan Tim Gabungan Polres Bungo dengan TNI  dan Dinas Kehutanan provinsi Jambi, tepatnya Senin malam (24/04/2017) sekitar pukul 19.00 WIB berhasil menangkap dua pelaku penjual kulit harimau Sumatera. Penangkapan dua pelaku ini terjadi di depan SPBU Rantau Ikil Jujuhan Kabupaten Bungo Jambi.

Hal ini disampaikan pada saat ungkap kasus kasus yang dilakukan di Mapolres Bungo tepatnya di ruangan kantor Satreskrim Polres Bungo, yang didampingi pegawai dinas BKSDA dan perwakilan TNI, Selasa (25/04/2017).
Kapolres Bungo AKBP. Asep Amar Permana, SIK,MM melalui Kasatreskrim Bungo AKP. Afrito Marbaro Macan, SIK mengatakan bahwa awal dari penangkapan berdasarkan  pihak polres mendapatkan informasi dari pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Kehutanan tentang adanya indikasi penjualan kulit Harimau, dengan ada laporan tersebut. Pihak polres Bungo langsung melakukan penyelidikan.
“Setelah dipastikan adanya transaksi tersebut maka pihak polres Bungo langsung melakukan penangkapan pada saat itu,” ujar Afrito.
Menurut Kasatreskrim Bungo, kedua pelaku tersebut berasal dari tempat yang berbeda, pelaku berinisial HR, merupakan warga Dhamasraya yang berperan membantu cari barang dan melakukan transaksi, sedangkan SS (52) merupakan warga Kotamadya Dumai provinsi Riau, yang berperan sebagai penghubung dan perantara pembeli barang.
“Barang bukti yang berhasil kita amankan adalah satu unit mobil toyota Vios warna silver, satu kulit Harimau kering dan tiga unit HP. Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 40 ayat 2 atau UU RI no 5 1999 dengan acaman penjara 5 tahun atau denda 100 juta rupiah.” tutupnya. (hen/is)

Kantor Kelurahan Sukajadi Karawaci Digeruduk Warga

Diposkan oleh On 9:17 PM with No comments

NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG - Warga Gang Tunas 3 Rt.003/05, Rt.004/05, Rt.005/05, menggeruduk kantor Kelurahan Sukajadi Kecamatan Karawaci Kota Tangerang, Rabu (24/4/2017).

Warga merasa resah dengan ulah Hartati yang mengklaim tanah warga yang sudah turun temurun itu. Akhirnya warga menggeruduk kantor Kelurahan Sukajadi dengan maksud menanyakan kejelasan atau keabsahan registrasi sertifikat atas nama Hartati yang tertera di peta blok nomor M62, M63 dan M66.

Kali ini warga yang didampingi oleh Lembaga Aliansi Indonesia dari DPD Banten Syeh Muhidin dan Zhella SH, C.L.A. sebagai pengacara warga harus menelan kekecewaan karena Lurah Sukajadi H. Mulyani tidak berada ditempat dan dinilai tidak transparan.

"Kami atas nama warga Kelurahan Sukajadi, tentunya merasa sangat kecewa dengan kinerja Kelurahan Sukajadi yang kami nilai tidak berpihak kepada warganya dan kami datang kesini bertujuan ingin menanyakan tentang registrasi sertifikat tanah atas nama Hartati yang tertera di peta blok dengan nomor M66, M62 dan M63, yang terbit sertifikatnya pada tahun 2006", ungkap Muhidin kepada Nasional Xpos.

Menurut Sekretaris Kelurahan (Sekel) Sukajadi Uji Mujiatu, Lurah H. Mulyani tidak ada di tempat. Ketika ditemui di ruang kerjanya, Uji Mujizatu enggan memberikan penjelasan tentangn status tanah tersebut.

Uji mengatakan, bahwa ia tidak tahu menahu permasalahan tersebut dan permasalahan ini sudah disampaikan ke Lurah. "Jadi saya tidak punya wewenang untuk menjawab pertanyaan kalau tanpa seijin pimpinan dan tadi pagi, pak Lurahnya berangkat ke Bandung mengikuti acara Diklat", pungkasnya. (Eka Widya)

Walau Tertembak, Polisi Gagalkan Kawanan Curanmor Bersenpi

Diposkan oleh On 3:30 AM with No comments

NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG - Aksi Kawanan curanmor tersebut berjumlah 4 orang di Desa Talaga Cikupa Berhasil digagalkan setelah baku tembak dengan aparat kepolisian. kejadian berlangsung di depan toko sepatu SB 2 tepatnya di Jalan Raya Serang KM. 17 Desa Talaga Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang dengan anggota Buser Polsek Cikupa Brigadir Nofrizal Dwi P, Senin (24/4/2017).

Bermula ketika Brigadir Nofrizal sedang melaksanakan patroli wilayah dan melihat ada 2 orang yang mencurigakan yang hendak mencuri kendaraan roda 2 Vario warna merah hitam dengan Nopol B 3370 CBX di depan toko sepatu Sb 2 dengan merusak kunci motor menggunakan letter T. Kemudian Brigadir Nofrizal memepet pelaku yang sudah berusaha membawa sepeda motor tersebut.

Namun, salah satu dari rekan pelaku mengeluarkan senjata api (senpi) dan mengarahkan tembakannya ke Brigadir Nofrizal sebanyak 3 kali letusan tepat mengenai lengan kiri dan punggung kanan Brigadir Nofrizal, dan kemudian berusaha melarikan diri dengan naik sepeda motor bertiga. Selanjutnya Brigadir Nofrizal membalas tembakan ke arah pelaku sebanyak 5 kali dan berhasil mengenai badan dan pipi kanan pelaku (pengemudi) sehingga motor terjatuh.
Akibat dari baku tembak tersebut, 1 orang pelaku tewas bernama Samsul Bahri (31), asal Kampung Dusun X Rt. 03/10 Desa Jabung Kecamatan Jabung Kabupaten Lampung Timur. 1 orang pelaku yang berhasil diamankan bernama Raden Bibas Sudirman (25) asal Kampung Dusun XIII Rt. 03/13 Desa Jabung Kecamatan Jabung Kabupaten Lampung Timur, sementara 2 orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya adalah 1 bilah pisau beserta sarungnya, 2 buah kunci letter T, 6 Mata kunci letter T, 1 pucuk senpi rakitan berikut 5 proyektil peluru, 1 pisau Cutter, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna putih merah Nopol BE 4771 AO, 1 unit sepeda motor Honda Vario warna merah hitam B 3370 CBX.

Jenazah pelaku yang tewas dibawa ke RSU Kabupaten Tangerang untuk dilakukan outopsi, sedangkan Brigadir Novrizal dibawa ke RS Ciputra Hospital untuk dilakukan pengangkatan proyektil peluru.

Kapolres Kota Tangerang, Kombes Asep Suheri membenarkan adanya kejadian tersebut. "Sampai saat ini, kami pihak kepolisian dari Polresta Tangerang masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap 1 pelaku yang tertangkap dan akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap dimana kawanan curanmor yang diketahui jaringan asal Lampung ini bersembunyi", ujar Asep.

Kapolres menambahkan, bahwa anggotanya yang menjadi korban sudah lebih baik. “Alhamdulillah, anggota kami yang tertembak saat ini kondisinya sudah mulai membaik setelah dilakukan operasi pengangkatan proyektil peluru walaupun masih harus menjalani perawatan," pungkasnya. (Adit/Widya)

Wagub Jambi Himbau Masyarakat Perkuat Kegiatan Positif dan Keagamaan

Diposkan oleh On 1:04 PM with No comments

NASIONALXPOS.CO.ID, MANADO - Tari Pisok merupakan tarian tradisional asal Minahasa yang menjadi rangkaian pembuka acara Peresmian Pekan Kerukunan Nasional 2017 di Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara, bertempat di Sintesa Peninsula Hotel Manado, Minggu (23/4/17).

Persembahan Tari Pisok  mengungkapkan kelincahan gerakan burung yang menyambut ramah atas kedatangan tamu atau teman baru yang dapat diartikan sebagai lambang orang Manado memegang semboyan Torang Samua Basudara, yang dipersembahkan oleh Tim Kesenian Dinas Kebudayaan Sulawesi Utara.

Wakil Presiden Republik Indonesia, H. M. Yusuf Kalla didampingi Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yasona Laoli, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, memukul Tetengkoren/bambu/kentongan menandakan telah dimulainya Pekan Kerukunan Nasional 2017.

Wagub Jambi, H. Fachrori Umar menghimbau masyarakat Provinsi Jambi untuk memperkuat kegiatan-kegiatan positif dan keagamaan dan berharap agar kerukunan dalam keberagamaan Suku, Agama, Ras di Indonesia yang menjadi penekanan dalam acara tersebut dapat terlaksana di Provinsi Jambi melalui penguatan nilai Ketuhanan serta kegiatan positif keagamaan lainnya. "Masing-masing agama dapat melaksanakan ajarannya dan berkegiatan dalam hal positif," ungkap Fachrori.

Provinsi Jambi hidup dengan berbagai pemeluk agama telah menunjukkan kerukunan sampai saat ini, Wagub menegaskan bangunan kerukunan semakin memperkuat kemajuan Indonesia pada masa mendatang. "Lebih kompak dalam bingkai NKRI dan tentunya lebih mendekatkan diri dengan Tuhan," ujar Fachrori.

Wagub Jambi yang memeluk agama Islam menyampaikan kesamaan pandangan dengan Wapres RI, H.M. Jusuf Kalla terkait ajaran Islam sangat toleran dengan pemeluk agama lain, kehidupan sosial masyarakat bisa terganggu dengan pandangan yang mencampuri ajaran yang berbeda dari keyakinan diri pribadi. "Perbedaan pandangan tetap terjadi namun harus dilandasi dengan sikap saling menghargai dan menghormati, di Manado ini kita melihat semua bersatu dan merasa bersaudara," jelasnya.

Sebelumnya, Wapres RI Jusuf Kalla menjelaskan, Indonesia memiliki banyak suku, berbeda bahasa dan warna kulit juga agama yang dianut menjadi kekuatan yang mempersatukan. "Semua hadir di sini dari berbagai agama dan suku," ujar Wapres.

Wapres menilai adanya dinamika dalam kehidupan beragama maupun politik dan sosial yang terjadi akhir-akhir ini tidaklah menjadi besar atau seperti yang diprasangkakan pihak luar. "Media luar tidak memahami kita di sini (Indonesia) damai," tegasnya. (is/hms)