Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Mantan Sekjen Kementerian ESDM Ke KPK Lagi

Written By nasional xpos on Kamis, 27 November 2014 | 1:41 PM

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA - Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Waryono Karno memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (27/11).

Waryono dipanggil ulang untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait kegiatan di Kementerian ESDM.

"Dia akan diperiksa sebagai tersangka," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Kamis (27/11) pagi.

Mengenakan batik lengan panjang berwarna hijau, Waryono yang tiba sekitar pukul 10.15 WIB langsung masuk ke lobi tunggu dan mendaftarkan diri untuk diperiksa. Belum diketahui, kedatangannya kali ini akan membuat Waryono ditahan seusai diperiksa. 

Waryono telah ditetapkan sebagai tersangka atas dua sangkaan, yaitu suap pengurusan proyek di SKK Migas dan korupsi kegiatan sosialisasi, sepeda sehat, dan pemeliharaan gedung kantor Sekretariat Jenderal ESDM.
Kasus gratifikasi ini merupakan pengembangan dari kasus suap atas mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini. Dalam kasus ini, KPK yang menggeledah kantor ESDM menemukan uang sebesar US$ 200.000 di ruang kerja Waryono.

Uang itu merupakan pemberian Rudi yang sebelumnya diminta Waryono untuk kepentingan pemberian uang kepada Komisi VII DPR.

Atas kasus itu, Waryono diduga melanggar Pasal 12 huruf B dan atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHPidana. (SP/E-83)

Keren..Toyota Mirai tak Keluarkan Emisi Selain Air

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA - Toyota Mirai, kendaraan teknologi fuel cell (FCV) yang mulai Desember beredar di pasar Jepang, tidak mengeluarkan emisi selain air.

"Mirai emisi CO2-nya nol karena tenaga dihasilkan dari reaksi kimia hidrogen dan oksigen, jadi hidrogennya bukan sebagai bahan bakar," kata petinggi Toyota Motor Corporation Yoshikazu Tanaka kepada sejumlah jurnalis Asia di Tokyo, Rabu Malam.

Teknologi yang digunakan untuk Mirai disebut Toyota Fuel Cell System (TFCS), gabungan antara teknologi fuel cell dan hybrid. "Karena tidak ada pembakaran, maka getaran Mirai jadi sangat minim, bunyi yang muncul hanya dari motor listrik," kata Tanaka.

Dia mengatakan, Mirai menggunakan desain yang sepenuhnya baru. Salah satu hal yang diperhatikan para perancang bodi Mirai adalah aerodinamis dan cara mengurangi noise dari luar kendaraan. "Karena kendaraannya tak mengeluarkan banyak suara, maka kami konsentrasi merancang agar suara dari luar seperti dari kendaraan lain maupun dari ban juga dikurangi," katanya. 

Cara  yang ditempuh adalah memasang peredam di beberapa bagian termasuk pada kaca yang dirancang dua lapis dengan lembar film di tengah.  "Selain Mirai, kaca seperti ini hanya ada pada model Lexus tertentu," kata Tanaka.

Karena teknologi yang digunakan bukanlah mesin bahan bakar, maka tidak ada indikator RPM (rotation per minute) di dashboard. Tidak ada deru mesin ketika pedal gas diinjak, di telinga hanya terdengar suara halus dari motor listrik.

"Handling-nya enak, akselerasinya juga, dan mantap di tikungan," kata salah satu jurnalis Indonesia yang berada di urutan pertama melakukantest drive di suatu lapangan di Tokyo.

Tenaga Mirai dihasilkan dari motor listrik dan listrik hasil reaksi kimia hidrogen dengan oksigen.

Dua tangki hidrogen dan bagian-bagian penting seperti FC stack terletak di bawah kursi penumpang, karena itu Toyota mengklaim Mirai punyacenter gravity yang lebih rendah dibandingkan kendaraan lain sehingga lebih stabil.

Hal yang sering ditanyakan jurnalis adalah mengenai jumlah stasiun pengisian hidrogen yang di Jepang baru ada 10 unit.  Sekali isi penuh hidrogen, kendaraan itu bisa berjalan 650 km dan waktu isinya tiga menit.

"Jumlahnya akan terus ditambah seiring bertambahnya pengguna kendaraan fuel cell. Kami yakin hidrogen adalah sumber energi utama masa depan," kata Tanaka.

Dia juga mengemukakan pabrik Toyota Jepang punya kapasitas membangun 700 Mirai per tahun.

"Kami mulai dari sedikit karena ini teknologi baru, tentu pemasarannya sulit. Tapi, kami yakin fuel cell lebih cepat diterima masyarakat dibandingkan waktu yang diperlukan oleh hybrid beberapa tahun lalu," kata Tanaka.(Rol/E-83)

PBB: Pengguna Internet Dunia Tembus 3 Miliar

NASIONALXPOS.CO.ID - Saat ini penetrasi pengguna internet dunia telah mencapai 40 persen dari total populasi keseluruhan. Artinya, ada sekitar 3 miliar orang yang telah terkoneksi internet.

Data ini diungkapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) dalam laporan tahunannya, seperti dilansir dari Time, Kamis 27 November 2014. ITU merupakan badan telekomunikasi internasional di bawah payung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Angka 3 miliar menunjukkan kenaikan sekitar 6,6 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya 2,7 miliar. Bahkan lima tahun lalu, angka pengguna internet dunia hanya 2 miliar.

Menurut ITU, pertumbuhan paling pesat terjadi di negara berkembang. Di beberapa negara tersebut, jumlah pengguna internet naik hampir dua kali lipat. Setidaknya rata-rata peningkatan ini terjadi dalam lima tahun belakangan.

Sayangnya, penetrasinya masih 40 persen sehingga masih ada 60 persen penduduk lagi yang belum terkoneksi internet. 

"Masih ada 4 miliar penduduk lagi di bumi yang belum tersentuh akses internet. Afrika merupakan wilayah dengan penetrasi terendah. Di benua itu, hanya 19 persen penduduk menggunakan internet," lapor ITU.

Laporan ini dipaparkan ITU kepada induknya, PBB. Ini merupakan tahapan yang harus dilakukan ITU sejak mereka berkomitmen untuk 'mengoneksikan' 1,5 miliar orang lagi di dunia dengan  internet. Ini merupakan target mereka dalam 10 tahun ke depan dengan proyek bernama Code 2020.

Code 2020 akan memfokuskan pada perluasan akses mobile broadband di seluruh dunia. 

Sepertinya tidak sulit bagi ITU untuk memenuhi target mereka. Pasalnya, Google dan Facebook juga memiliki target yang sama dan berupaya untuk menghubungkan warga di wilayah pedalaman dengan akses internet. (VN/E-83)

Timnas Indonesia Bidik Kemenangan dari Laos

NASIONALXPOS.CO.ID, HANOI - Indonesia dan Laos sama-sama tidak ingin pulang dengan tangan hampa dan ingin memenangi pertandingan terakhir Grup A Piala AFF 2014 di Hanoi, Jumat (28/11).
Dalam konferensi pers di Hanoi, Kamis (27/11), pelatih Indonesia Alfred Riedl mengatakan timnya tidak ingin menjadi juru kunci di grup A pada kejuaraan sepakbola se-Asia Tenggara ini.
"Saya tidak ingin menargetkan berapa gol, karena Laos juga kuat. Yang utamanya target kami adalah bisa menang," kata Rield dalam konferensi bersama pelatih Laos David Booth di Hotel Crowne Plaza.
Booth juga mengatakan hal senada bahwa timnya ingin pulang dengan membawa kesan yang baik, setelah mengalami dua kali kekalahan telak di Grup A ini. "Kami memang sudah tidak lolos ke semifinal, tapi kami ingin pulang dengan membawa kemenangan," kata Booth.
Pertandingan Indonesia lawan Laos akan berlangsung di Stadion Hang Day, Jumat malam, sementara di saat yang sama Filipina akan berhadapan dengan tuan rumah Vietnam di Stadion My Dinh.
Filipina sudah pasti lolos ke semifinal, sedangkan Indonesia hampir tidak mungkin bisa maju ke empat besar
Untuk ke semifinal, Indonesia harus menang telak atas Laos dan Vietnam kalah telak dari Filipina.
Riedl sendiri menyadari timnya tidak mungkin ke semifinal dengan situasi seperti sekarang ini. "Pertandingan Filipina lawan Vietnam akan ketat. Sulit bagi Filipina untuk menang besar," katanya.
Riedl mengungkapkan, dua pemainnya yakni Sergio van Dijk dan Imanuel Wanggai tidak bisa tampil karena cedera. "Yang lainnya tidak masalah dan siap ditampilkan," kata Riedl.(Rol/E-83)

Indonesia-Jepang Sepakat Buka Pintu Ekspor Ayam dan Sapi

NASIONALXPOS.CO.ID - Jepang akhirnya membuka kembali pintu impor daging ayam olahan dari Indonesia, setelah satu dekade dihentikan terkait dengan resiko flu burung. Demikian disebut dalam keterangan pers Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Kamis 27 November 2014.

Indonesia dan Jepang disebut telah melakukan serangkaian konsultasi, sejak Januari 2014, yang akhirnya diselesaikan pada Selasa, 25 November. Konsultasi bilateral menghasilkan kesepakatan, yang memungkinkan Indonesia kembali mengekspor daging ayam olahan ke Jepang.

Namun ekspor akan dilakukan secara bertahap, sesuai dengan proses yang diatur berdasarkan peraturan Jepang dan Indonesia. Saat ini, ada dua fasilitas pengolahan daging ayam yang akan melakukan ekspor ke Jepang.

Kesepakatan juga mengatur eskpor daging sapi Jepang ke Indonesia, yang disebut terhenti akibat masalah sapi gila (BSE/Bovine Spongioform Encephalopaty). Untuk daging sapi, konsultasi telah dilakukan sejak Juni 2004.

Konsultasi bilateral soal ekspor daging sapi ke Indonesia itu diselesaikan pada Rabu, 26 November, atau sehari setelah tercapainya kesepakatan soal ekspor daging ayam olahan dari Indonesia ke Jepang.

Seperti halnya ekspor daging ayam olahan Indonesia, daging sapi Jepang juga akan dapat masuk ke Indonesia secara bertahap. Saat ini, baru ada satu sarana ekspor daging sapi ke Indonesia. (VN/E-83)

Bupati Bogor Divonis 5,5 Tahun Penjara

NASIONALXPOS.CO.ID, BANDUNG - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung memvonis Bupati Bogor tidak aktif Rahmat Yasin selama lima tahun enam bulan penjara terkait kasus suap tukar menukar kawasan hutan PT Bukit Jonggol Asri sebesar Rp4,5 miliar.

"Menjatuhkan pidana penjara lima tahun enam bulan dikurangi selama terdakwa ditahan," kata Hakim Ketua Barita Lumban Gaol SH saat sidang putusan kasus suap Bupati Bogor di Pengadilan Tipikor Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/11).

Selain hukuman tahanan, terdakwa juga didenda sebesar Rp300 juta atau subsider tiga bulan kurungan penjara dan hukuman tambahan pencabutan hak dipilih selama dua tahun.

Terdakwa dinyatakan bersalah melanggar Pasal 12 (a) UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan bersalah korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata Barita.

Hakim menyampaikan bacaan putusan, bahwa hal yang memberatkan hukuman terdakwa yakni tidak mendukung program pemerintah atau menyalahgunakan jabatannya.

Terdakwa, lanjut dia, sebagai Bupati Bogor tidak memberikan contoh bagi masyarakat dalam pemberantasan korupsi, kolusi dan neupotisme.

Sedangkan hal yang meringankan terdakwa, majelis hakim menilai selama proses persidangan terdakwa mengakui bersalah, menyesal, kemudian tidak pernah dihukum dan sudah menyerahkan uang suap yang diterimanya dari pemilik perusahaan Cahyadi Kumala melalui anak buahnya Johan ke KPK.

"Hal yang meringankan terdakwa mensyesal, tak pernah dihukum, dan sudah menyerahkan uang ke KPK," katanya.

Sementara itu, putusan Rahmat Yasin lebih rendah daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK selama tujuh tahun enam bulan penjara. (Ant/SP/E-83)

Pengamat: Biarkan Golkar Benahi Masalah Internalnya Sendiri

Written By nasional xpos on Rabu, 26 November 2014 | 11:26 PM

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA - Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro mengatakan pemerintah seharusnya membiarkan Partai Golkar membenahi masalah internalnya sendiri agar ada rasa tanggung jawab di dalam benak elite partai beringin.

"Cekcok yang dihadapi Golkar adalah urusan internal Golkar. Semestinya biar saja Golkar menyelesaikan masalahnya sendiri supaya di antara para elite Golkar bertanggung jawab menuntaskan konflik Golkar," ujar Siti Zuhro kepada Antara di Jakarta, Rabu (26/11).

Dia mengatakan tidak bisa dipungkiri nuansa politis telah tercipta ketika Menkopolhukam menyerukan agar Polri tidak mengeluarkan perizinan penyelenggaraan Munas IX Golkar 30 November 2014 di Bali.

Menurut dia, apapun alasannya aktivitas partai politik tak seharusnya diintervensi pemerintah. Apa yang dilakukan Menkopolhukam menurut dia berpotensi mengembalikan situasi politik seperti era Orde Baru.

"Apalagi partai Golkar adalah partai nomor dua pemenang pemilu legislatif. Artinya, keberadaannya absah secara hukum," tegas Siti.

Sebelumnya Menkopolhukam Tedjo Edhi mengimbau Polri agar tidak memberikan izin penyelenggaraan Munas IX Golkar 30 November 2014 di Bali untuk mencegah timbulnya kekacauan ditengah tensi politik partai beringin yang memanas.

Di sisi lain, sejumlah kader muda Golkar memang menginginkan penyelenggaraan munas Januari 2015 agar cukup waktu persiapan penyelenggaraan munas, serta tercipta keadilan di mana seluruh bakal calon ketua umum memiliki kesempatan konsolidasi dengan kader daerah dan memenangkan bursa ketua umum.

Jika regenerasi kepemimpinan terjadi di tubuh Golkar, maka hal itu membuka peluang perubahan arah koalisi partai beringin. Hal ini diindikasikan pernyataan sejumlah calon ketua umum beberapa waktu belakangan yang mengatakan bahwa tidak ada sejarahnya Golkar berada di luar pemerintahan. (Ant/SP/E-83)

Libatkan Prabowo, Posisi Ical Makin Kritis

NASIONALXPOS.CO.ID, SEMARANG - Posisi Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie saat ini cukup kritis.

Tanda-tandanya bisa dilihat dari internal dan eksternal. Secara internal, tampak dari penolakan pleno DPP Partai Golkar terhadap percepatan Munas bulan November 2014.

Secara eksternal nampak dari dilibatkannya Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dalam konsolidasi Aburizal Bakrie di Bakrie Tower kemarin. 
"Posisinya cukup kritis. Lagi pula, sangat ironis sebenarnya partai politik sebesar Partai Golkar sebagai urutan kedua pemenang pemilu justru membutuhkan kehadiran ketua umum partai lain yang jauh lebih muda kelahirannya,’’ demikian diungkapkan pengamat politik dan hukum UKSW Salatiga, Theofransus Litaay, kepada SP, Rabu (26/11).

Theo mengatakan, pada sisi lain, pertarungan di Partai Golkar seringkali ditentukan pula oleh kekuatan ekonomi, dalam hal itu Aburizal Bakrie memiliki kekuatan kapital. 

"Yang diharapkan masyarakat sebenarnya adalah agar Partai Golkar bisa berperan positif dalam pembangunan, oleh sebab itu momentum munas seharusnya dijadikan kesempatan melahirkan gagasan-gagasan bernas bagi bangsa dan bukan terdegradasi menjadi sekedar mempertahankan jabatan ketua umum partai," tegasnya.

Jika degradasi semacam itu terjadi maka akan menjadi sejarah baru bagi partai sebesar Partai Golkar, dimana munas partai hanya digunakan untuk persoalan jabatan ketua umum. 
Dari sisi keseimbangan kekuatan di parlemen, menurut Theo, kisruh terbuka Partai Golkar menunjukkan bahwa mereka tidaklah solid dan ini bukan kabar baik bagi Koalisi Merah Putih (KMP), karena jika sekalipun nantinya Aburizal Bakrie yang menang maka suara Golkar di parlemen tidak akan sesolid sebelumnya, sehingga membutuhkan energi politik yang lebih besar untuk mencapai sikap politik dalam kalangan partai peserta KMP.

Di sisi lainnya, jika Agung Laksono atau Agus Gumiwang yang memimpin Golkar maka belum tentu Golkar akan bertahan di KMP, apalagi jika Presiden Joko Widodo kemudian mulai menunjuk para eksponen Golkar untuk mengisi posisi strategis pemerintahan.(SP/E-83)
 
Support : Copyright © 2011. www.nasionalxpos.co.id - All Rights Reserved