Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Tentara Israel Tembak Mati Pria Palestina

Written By nasional xpos on Jumat, 31 Oktober 2014 | 9:53 AM

NASIONALXPOS.CO.ID, PALESTINA - Polisi Israel menembak seorang pria Palestina berusia 32 tahun hingga tewas, Kamis (30/10). Penembakan ini dilaporkan buntut dari serangan terhadap aktivis Yahudi yang dituding Israel dilakukan warga Palestina.

Seperti dilansir Reuters, warga Palestina yang tewas ditembak tentara Israel bernama Moataz Hejazi. Tubuhnya ditemukan di sebuah atap rumah di Abu Tor, sebuah distrik di timur Yerusalem. Penembakan ini menimbulkan kemarahan warga sekitar. Daerah tersebut ditutup oleh polisi Israel namun demonstran Palestina menolaknya dengan melemparkan batu.

Polisi Israel mengklaim mereka menembak Hejazi karena lebih dahulu menembak dan melukai aktivis Yahudi bernama Yehuda Glick. Glick merupakan penduduk Israel kelahiran Amerika Serikat.

Glick ditemukan tertembak setelah meninggalkan sebuah konferensi di Menachem Begin Heritage Centre di Israel pada Rabu (29/10).(Rol/E-83)

Selebrasi Pemain Real Madrid Ini Berujung Kontroversi

NASIONALXPOS.CO.ID, MADRID  -  Selebrasi Marcelo yang melakukan aksi akrobatik koprol dua putaran sesaat setelah mencetak gol ke gawang Cornella di ajang Copa Del Rey menimbulkan masalah tersendiri.

Pemain Cornella, Oscar Munoz mengatakan ia dan rekan-rekannya merasa selebrasi semacam itu sebagai tindakan yang tidak mempunyai rasa respek terhadap tim kecil seperti klubnya.

"Kami adalah tim Segunda B yang bahkan untuk mencari makan lewat sepakbola saja susah. Selebrasi semacam itu meninggalkan rasa pahit bagi kami," kata Munoz seperti dilansir Football Espana.
Namun seusai laga, Munoz mengakui Marcelo sudah menjelaskan jika aksinya itu murni hanya ingin merayakan gol. Bahkan Chicharito juga ikut memberikan penjelasan bahwa hal tersebut dilakukan pemain asal Brasil tersebut karena ia sangat jarang dapat mencetak gol.


Setelah laga ini, Cornella masih akan menjalani laga leg kedua di kandang El Real di Santiago Bernabeu pada 17 Desember 2014 mendatang. Namun sepertinya laga nanti akan menjadi misi yang sulit mengingat mereka menelan kalah 1-4 di kandang sendiri. (Rol/E-83)

Kawasaki Tebar Diskon di IMoS 2014

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA - PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) jadi salah satu peserta di ajang Indonesia Motorcycle Show (IMoS) 2014 di Jakarta Convention Center (JCC) di Senayan, Jakarta. Meski tidak meluncurkan produk baru seperti Agen Pemegang Merek (APM) lain, Kawasaki datang dengan segudang promo untuk para konsumen dan pengunjung IMoS.

"Kami ada promo untuk Ninja 150RR, motor varian 2tak dan Ninja Z250SL (ABS dan non ABS) kalau beli kredit kita kasih voucher senilai Rp1 juta untuk pembelian apparel. Untuk pembelian cash ada voucher Rp500 ribu," cetus Bharata Prima Wardhana, Apparel & Accessories Sales & Promotion Department Marketing Division Kawasaki Indonesia.

Selain program itu, lanjut pria yang akrab disapa Bobby ini mengatakan jika Kawasaki juga mengadakan promo lain. Misalkan untuk pembelian Kawasaki Versys.

"Untuk pembelian Versys dapat box Givi samping kanan kiri seharga Rp15 jutaan. Ini berlaku untuk pembelian cash dan kredit dan hanya berlaku selama IMoS saja," sambung Bobby.(Rol/E-83)

SBY Diminta Selamatkan Harian Jurnal Nasional

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pengurus Serikat Pekerja Jurnal Nasional (SP Jurnas) Friederich Batari meminta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku penggagas dan pendiri Harian Jurnal Nasional untuk mencari solusi penyelamatan Harian Jurnal Nasional (Jurnas) yang akan ditutup mulai 1 November 2014.

 “Karyawan PT Media Nusa Pradana (Penerbit Harian Jurnal Nasional) berharap kepada pak SBY selaku penggagas dan pendiri Harian Jurnal Nasional untuk mengambil langkah penyelamatan Harian Jurnas termasuk nasib para karyawan/wartawan,” kata Ketua Umum Dewan Pengurus Serikat Pekerja Jurnal Nasional (SP Jurnas), Friederich Batari di Kantor Jurnal Nasional, Jalan Paso No. 62 Cilandak, Jagakarsa, Selatan, Kamis (30/10). 

Menurut Friederich, seruan Serikat Pekerja Jurnal Nasional ini didasarkan pada pengumuman sepihak manajemen yang dimuat di Harian Jurnas, edisi Senin (27/10), bahwa Harian Jurnas akan beralih sepenuhnya menjadi online Jurnas.com terhitung sejak 1 Nopember 2014. Artinya, Koran Harian Jurnal Nasional tidak akan lagi menemui pembaca. 

Padahal, Koran ini, lanjut Friederich, menjadi salah satu media massa yang selalu dibaca SBY saat menjabat Presiden RI.  Lebih lanjut, Friederich menjelaskan, Serikat Pekerja Jurnal Nasional telah memfasilitasi pertemuan karyawan PT Media Nusa Pradana/wartawan Harian Jurnal Nasional dengan Direktur PT Media Nusa Pradana, Rommy Fibri. 

Dalam pertemuan tersebut, menurut Friederich, Rommy Fibri tetap bersikukuh untuk menutup Harian Jurnal Nasional dan beralih sepenuhnya ke online Jurnas.com.  “Hati saya berpihak pada nasib karyawan. Tapi saya kan tidak bisa berbuat banyak karena semuanya tergantung pada penyandang dana kita (Gita Wirjawan, red),” kata Rommy Fibri seperti dikutip Friederich Batari.

Lebih lanjut, menurut Friederich, Direktur PT Media Nusa Pradana menegaskan bahwa hingga saat ini kita jalankan perintah penyandang dana.

“Hanya dua hal untuk menyelamatkan Harian Jurnal Nasional yakni hanya tangan Tuhan dan tangan Cikeas (Pak SBY, red).Pada kesempatan itu, menurut Friederich, Direktur PT Media Nusa Pradana mengingatkan agar tidak karyawan yang dikorbankan alias tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dalam kesempatan itu, Friederich menyampaikan Direktur PT Media Nusa Pradana bahwa Serikat Pekerja Jurnal Nasional akan segera membentuk tim untuk mengaudit keuangan perusahaan PT Media Nusa Pradana.

 “Berdasarkan usulan SP Jurnas, pak Rommy Fibri selaku Direktur PT Media Nusa Pradana sangat mendukung. Pak Rommy menyatakan tidak akan menghalangi dan justru memfasilitasi SP Jurnas dalam melakukan audit,” tegas Friederich. (SP/E-83)

Bos Apple Ini Mengaku Bangga Jadi Gay

NASIONALXPOS.CO.ID - Suksesor almarhum Steve Jobs di Apple, Tim Cook mengaku bahwa dirinya adalah seorang gay. Dia pun mengungkapkan ke publik bahwa ia bangga menjadi seorang gay.

Dalam sebuah esai yang ia tulis untuk Businessweek, CEO Apple itu menganggap jika menjadi gay adalah sebuah berkah terbaik.

"Biar saya perjelas. Saya bangga menjadi gay, dan saya pikir menjadi gay adalah hadiah terindah yang pernah tuhan beri pada saya," tulis Cook, seperti dikutip melalui Telegraph, Kamis 30 Oktober 2014.

Lebih lanjut ia mengatakan, menjadi gay telah memberikan pemahaman lebih kepadanya tentang menjadi bagian dari minoritas. Katanya, ini seperti membuka jendela untuk Cook melihat tantangan yang dihadapi banyak orang minoritas dan bagaimana mereka menghadapi hal ini setiap hari.

"Ini membuat saya lebih berempati. Hidup saya pun menjadi lebih 'kaya'," tulis Cook.

Menurut Cook, awalnya memang tidak mudah menjalani hidup seperti ini. Bahkan ini cenderung menyebabkan ketidaknyamanan. Namun kemudian, ini malah membuatnya semakin percaya diri.

"Ini memberikan saya rasa percaya diri untuk menjadi diri sendiri, untuk mengikuti jalan yang saya inginkan. Untuk bangkit dari kesulitan dan kefanatikan," tulisnya.

Dengan kata lain, tulis Cook, hal ini membuat ia tidak peduli apa yang dikatakan orang. Bahkan perasaan seperti ini cukup memberinya kekuatan untuk menghadapi masalah saat ia menjadi CEO Apple sekarang.

"Ini membuat saya memiliki kulit badak. Sangat berguna sekali di saat saya harus menjalani kehidupan sebagai CEO Apple," tulisnya.

Tulisan Cook ini muncul sehari setelah ia melontarkan kritik terhadap pemerintah Alabama yang menghalangi hak untuk para gay. Menurut Cook kala itu, manusia tidak bisa mengubah nasib dan masa lalunya, tapi manusia bisa belajar dari hal itu.

"Kita bisa menciptakan masa depan yang berbeda," katanya.

Cook menganggap, dengan pengakuannya ini, ia bisa menyelamatkan banyak orang yang sedang galau dengan identitas seksualnya.

"Saya tidak menganggap diri ini sebagai aktivis. Tapi saya yakin pengorbanan ini akan ada manfaatnya. Jika seseorang mendengar bahwa pimpinan Apple adalah seorang gay, lalu pengakuan ini bisa membuat mereka tenang dan nyaman, atau bisa menginspirasi orang lain, saya tidak merasa rugi," katanya seperti dikutip USA Today.

Namun begitu, Cook tidak memungkiri jika keputusannya untuk menguak identitasnya itu memang sulit. Dia berharap orang akan lebih menilai dari kinerjanya memimpin perusahaan raksasa ketimbang mempermasalahkan orientasi seksualnya. (VN/E-83)

Menkominfo : Kami Tak Bisa Hanya Main Blokir Saja

Written By nasional xpos on Rabu, 29 Oktober 2014 | 8:51 AM

NASIONALXPOS.CO.ID - Menkominfo Rudiantara memastikan pemblokiran konten negatif bakal terus diberlakukan di masa kepemimpinanya. Namun, Kominfo tidak akan memberangus industri kreatif.

"Pornografi tetap saya diblok. Tetapi, kalau industri kreatif harus didorong," ujar Rudiantara, saat ditemui di rumahnya, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selama malam, 28 Oktober 2014.

Ia menegaskan, pemblokiran dilakukan demi menjaga kepentingan nasional atas ancaman dari luar maupun dari dalam negeri, yang menyangkut pertahanan sampai budaya masyararakat Indonesia.

"Untuk kepentingan nasional, kita berani pakai tindakan afirmatif," ujarnya.

Selain pemblokiran, pria yang akrab disapa RA ini menekankan tindakan pencegahan munculnya konten negatif. Meski punya kewenangan untuk memblokir konten negatif, Kominfo tidak akan semata-mata memblokir.

"Ada cara yang diblok dari sisi teknologi, ada cara yang edukasi, yang preventif semua harus jalan. Kita nggak bisa main blok-blok saja, sisi edukasinya harus jalan," ujarnya.

Terkait dengan adanya kritikan seputar mekanisme pemblokiran yang selama ini dilakukan, RA melihatnya hal yang wajar saja. Ia menekankan, selama demi kepentingan nasional, mekanisme pemblokiran tetap akan dijalankan.

RA mengatakan, dalam pemblokiran, lembaganya tetap tidak akan bertindak sepihak. Kominfo bakal berkoordinasi dengan instansi lain. Termasuk, dalam hal menentukan ancaman kepentingan nasional, Kominfo juga akan berkoordinasi dengan lembaga lain. (VN/E-83)

FIFA Skors Timnas Nigeria Hingga Mei Mendatang

NASIONALXPOS.CO.ID, BERNE - Nigeria diberikan waktu sampai Jumat (31/10), untuk menyelesaikan masalah hukum yang melibatkan Federasi Sepak Bola Nigeria (NFF), yang disebut oleh FIFA sebagai 'kesempatan terakhir untuk menghindari sanksi panjang.

FIFA mengatakan bahwa jika perintah pengadilan federal, yang menggugurkan dan membatalkan pemilihan ketua NFF terkini, tidak dicabut maka Nigeria akan diskors dari sepak bola internasional setidaknya sampai akhir Mei.

Seandainya hal itu terjadi maka juara Afrika, yang mencapai fase 16 besar pada Piala Dunia tahun ini, tidak akan dapat mempertahankan gelar mereka di pelaksanaan Piala Afrika di Maroko yang akan dimainkan pada Januari dan Februari.

Pengadilan Tinggi Jos mengumumkan pada Kamis silam bahwa pengambilan suara NFF yang berlangsung pada September, yang memutuskan Amaju Pinnick sebagai presiden, dinyatakan batal dan gugur, sehingga mengembalikan otoritas sepak bola negeri kembali ke dalam krisis.

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa FIFA telah diinformasikan oleh NFF mengenai perintah yang diberikan oleh Pengadilan Tinggi Federal, yang membatalkan pemilihan-pemilihan NFF... dan bahwa orang-orang yang sama mengklaim memiliki legitimasi pada pemilihan sebelumnya mengokupasi kantor-kantor NFF," demikian pernyataan FIFA.

"Kami juga diinformasikan bahwa kekuatan-kekuatan keamanan mencegah presiden NFF untuk pergi ke Namibia, di mana ia seharusnya mewakili NFF pada pertandingan final di Kejuaraan Putri Afrika."
FIFA mengatakan bahwa "untuk memberi kesempatan terakhir kepada sepak bola Nigeria untuk dapat menghindari sanksi panjang," pihaknya akan memberi waktu sampai Jumat untuk membuktikan bahwa perintah pengadilan telah dicabut dan "bahwa dewan yang terpilih pada 30 September dapat melakukan aktivitas-aktivitasnya tanpa gangguan apapun.(Rol/E-83)

WHO: 82 Orang Dipantau Berkaitan Ebola di Mali

NASIONALXPOS.CO.ID, JENEWA - Para petugas kesehatan sedang memantau 82 orang yang pernah kontak dengan balita yang meninggal karena Ebola di Mali pekan lalu, tetapi tidak ada kasus baru penyakit itu telah dilaporkan, kata juru bicara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tarik Jasarevic, Selasa.

Tiga pejabat WHO sudah di negeri ini, telah berkunjung ke Mali sepekan lalu untuk menguji kesiapan Ebolanya, dan lima orang telah tiba, kata Jasarevic.

Mali menjadi negara Afrika Barat keenam yang melaporkan kasus penyakit itu, dan para petugas kesehatan ingin mencoba untuk menangani virus tersebut sebelum menyebar di luar kendali.

Ebola telah menewaskan sekitar 5.000 orang di Sierra Leone, Liberia dan Guinea, tetapi Senegal dan Nigeria keduanya menghentikan virus di jalurnya dengan melacak ratusan orang yang telah kontak dengan orang yang pertama kali membawanya ke negara mereka dan mereka terus-menerus memantau mereka untuk kemungkinan gejala.

Gadis itu telah melakukan perjalanan dengan neneknya ratusan kilometer dengan bus dari Guinea melalui ibu kota Mali dan dirawat di rumah sakit di kota Mali barat, Kayes, pada 20 Oktober, namun meninggal empat hari kemudian.

WHO mengatakan gadis itu sudah mulai menunjukkan gejala termasuk demam, muntah dan darah dalam tinjanya - dan oleh karena itu menular - sebelum dibawa ke Kayes.

Jasarevic mengatakan nenek gadis 2 tahun itu "sejauh ini baik-baik saja", namun penyakit mematikan itu dapat berlangsung hingga 21 hari untuk muncul pada pasien, sehingga semua 82 orang yang kontak telah ditelusuri, termasuk 11 petugas kesehatan, akan terus dipantau.

Sumber-sumber diplomatik telah menyatakan keprihatinan tentang kesiapan Mali, salah satu negara termiskin di dunia, untuk mengatasi wabah itu.

Rumah bagi misi penjaga perdamaian PBB, negara mayoritas Muslim itu masih berjuang menghadapi gerilyawan Islam di utara setelah perang singkat yang dipimpin Prancis tahun lalu.

Kemungkinan mendirikan pusat perawatan di Kayes sedang dibahas, kata Jasarevic, dan 40 relawan telah terlatih dalam pelacakan kontak, yang dianggap sebagai salah satu kunci pertahanan terhadap penyakit yang cepat menyebar itu. (Rtrs/Ant/SP/E-83)
 
Support : Copyright © 2011. www.nasionalxpos.co.id - All Rights Reserved