www.nasionalxpos.co.id

Berita Utama

Berita Terkini

Siapa Bilang Pertamina Merugi ???

Written By nasional xpos on Selasa, 18 Juni 2013 | 10:15 AM

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA - Bila melihat kepanikan pemerintah akhir-akhir ini dalam menyikapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) seakan-akan menemukan jalan buntu, pemerintah dinilai hanya mengambil jalan pintas ’Indonesia Pasti Bisa’ menaikkan harga BBM. Padahal dibalik kesulitan ada kemudahan, hanya saja pemerintah tidak mau sedikit bersusah payah untuk mencari jalan keluarnya, bila saja PERTAMINA transparan dalam mengkelola keuangan khususnya di bidang Marketing tentu pemerintah tidak panik. Sebagai contoh diperkirakan ratusan triliyun rupiah  piutang Pertamina yang terbenam tidak tersentuh sedikitpun baik yang ada di tangan BUMN maupun Swasta. Piutang Pertamina yang ditangan BUMN mencapai puluhan triliyunan rupiah, sementara swasta tak kalah jumlah piutang yang terbenam.

    Bila saja ada pengauditan Keuangan Pertamina mulai dari Regional I sampai dengan Regional V tentunya Pertamina tidak mengalami kepanikan, khususnya marketing Regional Satu sampai Lima yang meliputi Sabang sampai Merauke. Untuk Regional Dua yang meliputi wilayah Banten, Jawa-Barat dan Jakarta diduga ribuan costumer tetap yang memiliki hutang terhadap Pertamina mencapai Ratusan Milyar Rupiah. Salah satu contoh, Hutang milik PT Millenium Putera Samudera terhadap Pertamina dengan Jenis Solar Non Ekonomi mencapai  Rp 23 Milyar/2008, ironisnya pihak Marketing Pertamina tak mampu menagih uang yang terbenam di perusahaan tersebut. Alhasil jasa Debt Collector di gunakan untuk menagih itupun hasilnya tidak maksimal hanya sekedar mencicil  sebesar Rp 500 juta/bulan , padahal PT MPS kondisinya saat ini sehat tidak mengalami kepailitan. Disisi lain Manager Marketing Pertamina Regional II, Wedi Kamaludin belum lama ini dihubungi membenarkan adanya intervensi Debt Collector  karena sulitnya menagih uang pembayaran hasil penjualan Pertamina, Sedangkan PT MPS tetap di pasok solar Non Ekonomi dari Pertamina, Ironis memang negeri ini. (khodhok)

Jelang Ramadan, Pemerintah Arab Saudi Blokir WhatsApp

NASIONALXPOS.CO.ID, RIYADH - Menyambut bulan Suci Ramadhan, pemerintah Arab Saudi menyatakan akan menutup layanan WhatsApp di negeri dua Tanah Suci itu. Namun pernyataan tersebut masih sekedar ancaman kepada AS yang tidak mau mematuhi ketentuan-ketentuan  terkait media komunikasi di Saudi.

Tidak hanya Arab Saudi, operator seluler di negara manapun banyak yang gigit jari setelah kemunculan aplikasi WhatsApp, Skype, Line, Kakao, dan sejenisnya yang menawarkan telepon dan chatting gratis. Hal ini tentu saja menurunkan pemakaian pengguna pulsa berbayar melalui telepon dan SMS.

"Kami telah menghubungi pihak WhatsApp dan platform komunikasi sejenis lainnya untuk meminta bekerja sama dengan operator seluler Saudi. Akan tetapi sejauh ini belum ada hasilnya," ujar juru bicara Kominfo Saudim Al-Darrab (17/6) seperti dilansir Arab News.

Al Darrab mengatakan, setiap aplikasi sejenis WhatsApp harus memiliki kontrak kerja sama yang jelas dengan operator seluler lokal. Namun pihak WhatsApp tidak mengindahkan imbauan tersebut. Akibatnya, jaringan viber di WhatsApp terpaksa diblokir oleh Pemerintah Saudi.
Setelah itu, whatsApp direncanakan akan diblokir dan beberapa aplikasi sejenisnya secara keseluruhan akan diblokir pada 9 Juli mendatang yang bertepatan dengan awal masuk Ramadhan.

Menkominfo Saudi dalam beberapa waktu belakangan terlihat telah memperketat pengontrolan pengguna internet dan telepon pintar (smartphone). Saudi juga dikenal dengan negara yang cukup baik yang mempunyai proteksi terhadap internet, terutama soal pemblokiran situs-situs berbau pornografi. (rol)

Demo BBM, 88 Orang Diamankan di Polda Metro

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA - Tiga siswa Sekolah Menengah Pertama ikut diamankan polisi paska pembubaran paksa unjuk rasa di Gedung DPR, Senin 17 Juni 2013. Total ada 88 orang yang diamankan polisi semalam.

"Ketiga orang siswa SMP tersebut telah diantar pulang," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rikwanto, dalam pesan singkatnya, Selasa 18 Juni 2013.

Rikwanto menambahkan, secara keseluruhan, polisi telah mengamankan 88 orang dalam pembubaran demo tersebut. "88 Orang tersebut terdiri dari 3 orang siswi SMP, 9 orang siswa SMK Cikarang, serta 76 orang mahasiswa dari berbagai universitas," katanya.

Polisi telah melakukaan pendataan, interogasi dan sidik jari kepada para pendemo tersebut. Namun, polisi tidak melakukan penahanan terhadap mereka. Rencananya siang ini, mereka akan dipulangkan dan diserahkan kepada orang tua/wali masing-masing. Rikwanto menegaskan, dalam insiden tadi malam, tidak ada yang terluka, baik dari pihak polisi maupun pendemo.

Seperti diketahui, demo penolakan kenaikan BBM di gedung DPR, dibubarkan paksa oleh polisi. Pembubaran tersebut dilakukan karena unjuk rasa telah melebihi waktu yang diperbolehkan yakni pukul 18.00 WIB.

Massa yang tidak merespon imbauan polisi, tetap bertahan di depan gedung DPR. Polisi kemudian mengerahkan 2 water cannon serta menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. (umi/vn)

Pesawat Tempur Israel Terbang Intensif di Langit Jalur Gaza

Written By nasional xpos on Senin, 17 Juni 2013 | 11:51 AM

NASIONALXPOS.CO.ID, Gaza - Pada Ahad (16/6) pagi waktu setempat, pesawat tempur Zionis Israel terbang intensif di langit Jalur Gaza. 

Sumber Infopalestina di lapangan mengatakan pesawat tempur Zionis jenis F16 terbang secara intensif pada Ahad pagi di wilayah utara Jalur Gaza. ''Aksi pesawat tempur Zionis ini memicu ketakutan pada diri penduduk,'' sebut laporan situs Infopalestina.

Sumber lapangan menambahkan skuadron pesawat tempur Zionis terbang pada garis paralel dengan ketinggian cukup rendah secara intensif.
Hal tersebut belum pernah terjadi sebelumnya sejak berakhirnya agresi Israel terakhir ke Jalur Gaza pada 21 November 2012 lalu. (rol)

PSSI Siap Gelar Kongres

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA - Sudah lebih dari 80 persen pemilik hak suara dalam Kongres Biasa PSSI 2013 telah hadir dan teregister. Hingga Minggu (16/6) pukul 23:00 WIB, panpel Kongres PSSI di Hotel Sangri-La, Surabaya, mencatat sudah 85 voters yang teregister.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 31 diantaranya yang telah hadir adalah voters dari Pengprov PSSI. Mereka adalah Bali, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, DIY, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah,  Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kep. Riau, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nangroe Aceh Darussalam, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Teggara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Utara (Dua voters).

PSSI mengundang dua perwakilan dari Sumatera Utara karena Pengprov Sumatera Utara memang sedang mengalami masalah organisasional. Sehingga, total undangan untuk Pengprov berjumlah 34 voters. Hingga pukul 23:00 WIB, masih ada tiga voters dari Pengprov yang belum hadir.

Sedangkan, voters dari klub yang tercatat hingga pukul 23:00 WIB ada 54, yakni Barito Putera, Bontang FC, Deltras Sidoarjo, Gresik Putra, ISP Purworejo, KSB Sumbawa Barat, Madiun Putra FC, Martapura FC, Mitra Kukar, Pelita Bandung Raya, Persal Aceh Selatan, Persap Purbalingga, Persbul Buol, Perseka Kaimana, dan Persekat Katingan.

Lainnya adalah Perseman Manokwari, Persenga Nganjuk, Persepam Pamekasan, Persepar Palangkaraya, Persewangi Banyuwangi, Persib Bandung, Persiba Balikpapan, Persiba Bantul, Persibolmut, Persid Jember, Persidafon Dafonsoro, Persigo Gorontalo, Persiks Teluk Kuantan, Persip Kota Pekalongan, Persipasi Bekasi.

Selain itu, ada Persipura Jayapura, Persiraja Banda Aceh, Persiram Raja Ampat, Persisam Samarinda, Persisum, Persita Tangerang, Persitema Temanggung, Persiwa Wamena, Perssin Sinjai, PS Bungo, PS Penajam Paser Utara, PS Pidie Jaya, PS TGM Medan, PSAP Sigli, PSBK Blitar, PSBL Langsa, PSBS Biak, PSGL Gayo Lues, PSIM, PSMS Medan, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, Semen Padang FC, Villa 2000.

Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, berharap Kongres PSSI 2013 ini akan berjalan lancar. “Saya berharap kongres ini bisa berjalan lancar dan kondusif,'' kata Djohar seperti dikutip situs ligaindonesia.co.id.

''Tidak ada lagi ricuh atau perseteruan seperti yang kemarin-kemarin,'' katanya. ''Karena, kita sudah lelah dengan perselisihan. Semoga kedepannya PSSI semakin kondusif.” (rol)

PDI-P Konsisten Tolak Kenaikkan BBM

NASIONALXPOS.CO.ID, SUKABUMI - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan  (PDI-P) mengintruksikan kepada seluruh kadernya untuk memasang spanduk atau baliho, yang berisi penolakan rencana pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Ini merupakan intruksi Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarno Putri, agar seluruh kader mulai dari tingkat ranting hingga pusat dan calon legislatif memasang spanduk atau baligho menolak kenaikan harga BBM," kata Ketua DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning kepada Antara, Minggu (16/6).

Menurut Ribka, kebijakan pemerintah untuk menaikan harga BBM tidak tepat, karena imbasnya akan sangat dirasakan oleh rakyat kecil atau menengah ke bawah. Selain itu, kebijakan mengganti subsidi dengan bantuan langsung sementara masyarakat atau BLSM syarat dengan muatan politik menjelang Pemilihan Legislatif 2014 mendatang.

Selain itu, seharusnya pemerintah melihat kesulitan rakyatnya saat ini apalagi rencana kenaikan harga BBM dekat dengan hari raya Ramadan dan banyak orang tua yang akan menyekolahkan anaknya mulai dari jenjang pendidikan dasar sampai ke universitas.

Lebih lanjut, belum lagi baru rencana saja harga kebutuhan pokok sudah merangkak naik, bagaimana benar-benar jika harga BBM benar-benar dinaikan.

Maka dari itu, sebelum pemerintah menetapkan kebiijakan tersebut, pihaknya akan berjuang dengan rakyat agar kebijakan tersebut tidak dilaksanakan.

"Kami pun akan berjuang di legislatif, namun jika gagal maka kami akan melakukan aksi bersama rakyat bukan lagi menolak tetapi menggalkan kenaikan harga BBM dengan jumlah massa yang tidak akan terhitung jumlahnya," tambah Ribka yang juga Ketua Komisi IX DPR.

Dikatakannya, alasan menaikan harga BBM ini tidak akan menjadi solusi untuk mengantisipasi terus membengkaknya subsidi untuk masyarakat.

Bahkan, BLSM juga dananya pun bukan dari pemotongan subsidi BBM tersebut tetapi berasal dari dana pinjaman luar negeri.

"Maka dari itu, kami pun berharap pemerintah mengerti dan mengajak seluruh lapisan masyarakat agar menolak rencana kenaikan harga BBM ini," kata Ribka. (L-8/ANT)

Gubernur Riau Rusli Zainal Resmi Ditahan KPK

Written By nasional xpos on Jumat, 14 Juni 2013 | 6:54 PM

NASIONALXPOS.CO.ID - Gubernur Riau, Rusli Zainal, Resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat 14 Juni 2013.

Rusli ditahan sebagai tersangka terkait dua perkara korupsi yakni, kasus korupsi dana pembahasan Peraturan Daerah Pekan Olahraga Nasional di Riau dan pengesahaan pemanfaatan hasil hutan pada tanaman industri tahun 2001-2006.

"Ini kan (penahanan) proses yang memang harus dijalani, hari ini saya menjalankannya, karena sudah pernah," kata Rusli.

Rusli mengaku pasrah atas kasus yang menimpanya itu. Dia berharap kasus yang menjeratnya segera tuntas. "Doakan ini berjalan dengan baik, saya sabar dan tawakal," katanya.

Juru bicara KPK, Johan Budi, menjelaskan Rusli ditahan di rumah tahanan kelas I cabang KPK. "Yang bersangkutan ditahan 20 hari sejak hari ini," jelas Johan di kantornya.

Rusli, imbuh Johan, diduga melanggar pasal 2 ayat 1 dan atau pasal 3 UU 31 Tahun 99 jo UU 20 Tahun 2001 pasal 55 ayat 1," tambah Johan.

Usai diperiksa selama tujuh jam, sejak pukul 09.30 hingga 16.45 WIB, Rusli langsung memasuki mobil tahanan. Selanjutnya, orang nomor satu di Provinsi Riau ini langsung dibawa ke rumah tahanan kelas I Jakarta Timur, Cabang Gedung KPK.  (umi/vn)
 
Copyright © 2011. www.nasionalxpos.co.id - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website