Diberdayakan oleh Blogger.
Anies Ingin Seluruh Anak di Jakarta Diimunisasi Difteri

Diposting oleh On 3:38 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ingin seluruh anak di Ibukota mendapatkan imunisasi Difteri. Untuk itu, dia meminta agar aparat pemerintahan menggalang warga supaya tak ada anak yang terlewat diimunisasi.

"Kami akan menginstruksikan kepada jajaran SKPD dan UKPD untuk menggalang warga, sehingga dipastikan seluruh anak  di Jakarta tidak terlewat imunisasi Difteri," kata Anies, saat menghadiri komitmen pelaksanaan kegiatan Outbreak Respon Immunization (ORI) Difteri di SMA Negeri 33,  Jalan Kamal Raya Nomor 54, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (11/12/2017).

Anies mengungkapkan, pemberian imunisasi ini sebagai upaya melindungi masa depan anak - anak dari penyakit difteri. Sehingga nantinya mereka bisa tumbuh dan meraih masa depan yang lebih baik. 

"Anak-anak bisa tumbuh dan meraih masa depan yang baik tanpa masalah kesehatan. Apalagi penyakit yang berisiko fatal," paparnya.

Sementara Menteri Kesehatan, Nila Moeloek menjelaskan, dari hasil penelitian terungkap bahwa anak - anak yang terjangkit penyakit Difteri sebagian di antaranya disebabkan imunisasi yang tidak lengkap. 

"Kami imbau para orang tua memperhatikan hal tersebut. Imunisasi ini diberikan kepada anak berusia 2 hingga 4 bulan yang diulang lagi pada usia 18 bulan dan diulangi lagi pada Bulan Imunisasi anak sekolah kelas 1 hingga 5 SD," bebernya. 

Ia menambahkan, pemberian imunisasi Difteri di Ibukota akan difokuskan sementara di wilayah Jakarta Barat dan Utara.

"Selanjutnya akan diperluas ke seluruh wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Serta wilayah lain di Indonesia," tandasnya. (bj)

Presiden: Prinsip HAM Dalam Kehidupan Harus Terus Ditingkatkan

Diposting oleh On 2:19 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, SOLO - Penerapan prinsip-prinsip hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara harus terus-menerus ditingkatkan. Hal itu disampaikan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya, pada peringatan Hari Hak Asasi Manusia Se-Dunia Ke 69 di Hotel Sunan, Solo, Minggu (10/12/2017).

"Selain hak-hak sipil dan hak-hak politik, kita juga harus menjamin hak-hak sosial, hak-hak ekonomi, dan kultural yang akan mempengaruhi hak politik warga negara,” kata Presiden.

Lanjut Jokowi, saat ini walaupun tidak mudah, pemerintah terus berusaha keras agar seluruh lapisan masyarakat memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang layak.

"Kebijakan yang baik bukanlah tentang seberapa banyak yang telah dilakukan pemerintah tetapi seberapa banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat, terutama masyarakat bawah," terang Presiden.

 Menurut Kepala Negara, prinsip tersebut yang menjadi alasan dirinya untuk selalu 'blusukan' guna melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan. "Saya sering turun ke bawah, turun ke daerah, turun ke masyarakat, menggali masalah-masalah mereka, mendengar aspirasi-aspirasi mereka, mendengar kenginan-keinginan mereka, dan mengetahui secara detail kepentingan masyarakat,” sebut Jokowi.

 Presiden selalu berusaha mengawal setiap kebijakan pemerintah dari hulu sampai hilir, mulai dari mengontrol, mengecek, mengawasi, hingga memonitor. "Selalu kita lihat di lapangan dan itu melihat dari sisi kepentingan masyarakat,” ungkap Jokowi.

Menurut Presiden, para pembuat kebijakan, para politisi, para birokrat, para pemimpin sosial, dan para pengusaha juga harus bisa melihat keadaan dari pandangan dan sisi kepentingan masyarakat bawah.

“Saya tahu masih banyak kekurangan yang harus kita perbaiki agar seluruh masyarakat memperoleh akses kesehatan, layanan pendidikan yang baik, dan layanan dasar lainnya. Juga agar keyakinan beragama dan ekspresi kultral dan seni budaya masyarakat memperoleh perlindungan yang maksimal,” ujar Presiden.

 Presiden menerangkan, banyak sekali upaya pemerintah yang telah dan terus dilakukan. Mulai dari pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang sudah diberikan kepada 17,9 juta anak dari keluarga tidak mampu, serta pembagian jaminan kesehatan nasional berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang telah dibagikan kepada 92,4 juta penerima.

“Hak-hak masyarakat lokal, hak-hak masyarakat adat juga menjadi perhatian serius pemerintah. Pemerintah telah memberikan hak pengelolaan kepada tanah-tanah adat, hutan adat, kepada masyarakat lokal dan masyarakat adat,” tutur Jokowi.

Presiden juga mengapresiasi upaya keras dari semua pihak yang telah memberikan kontribusi nyata untuk penegakan prinsip-prinsip HAM di Indonesia, seperti para Gubernur, Wali Kota dan Bupati yang telah berhasil mengembangkan human rights cities, daerah yang berwawasan HAM di wilayahnya masing-masing.

“Dan terima kasih kepada komnas HAM, dan komnas-komnas lain dan rekan-rekan akitivis HAM yang tiada hentinya memperjuangkan rasa keadilan masyarakat,” tutur.

 Presiden menyadari, bahwa masih banyak pekerjaan besar, pekerjaan rumah pemerintah perihal penegakan HAM yang belum diselesaikan secara tuntas, termasuk di dalamnya pelanggaran masyarakat HAM.

“Hal ini membutuhkan kerja kita semuanya, kerja bersama antara pemerintah pusat dan daerah, dan seluruh komponen masyarakat. Dan dengan kerja bersama kita hadirkan keadilan HAM, kita hadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pesan Kepala Negara.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dan Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki serta Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. (pri)

Palembang Dapat Penghargaan Kota Peduli HAM

Diposting oleh On 11:41 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, SOLO - Kota Palembang kembali menerima penghargaan Kota peduli Hak Asasi Manusia dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemekumham). Penghargaan diberikan pada peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia ke 69 tahun 2017 di Kota Solo, Minggu (10/12/2017).

Penghargaan tersebut diberikan langsung Menkumham kepada Pemkot Palembang diwakili Asisten 1 Bidang pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat, K Sulaiman Amin.

“Dengan diberikan penghargaan ini, kota palembang harus lebih meningkatkan lagi menjadi kota yang peduli terhadap hak asasi manusia, karena hak asasi manusia merupakan hak mendasar yang dimiliki oleh setiap warna negara khususnya masyarakat kota palembang,” ujar Sulaiman.

Sulaiman menambahkan, hal ini  juga salah satu visi misi Pemkot Palembang untuk mewujudkan Palembang Emas 2018 sesuai arahan Walikota Palembang, Harnojoyo. “Bahwa masyarakat Kota palembang berhak mendapatkan hak-hak penghidupan yang layak dan hak-hak untuk mendapatkan pelayanan yang baik dari semua aspek kehidupan masyarakat yang diberikan oleh pemerintah kota Palembang," pungkasnya. (Herry Eddy)

Satpol PP Kota Tangerang Segel Tiga Bangunan di Poris Plawad dan Sukajadi

Diposting oleh On 9:07 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG - Tim Paku Bumi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang segel tiga bangunan tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Ketiga bangunan rumah tinggal disegel lantaran melanggar peraturan daerah (Perda)  nomor 6 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum dan Perda nomor 17 tahun 2011, tentang Retribusi Perizinan Tertentu.

Penyegelan di tiga lokasi dipimpin langsung Kabid Gakumda, Kaonang didampingi Kasi Penegakan Tatang Sumantri, 4 Personil PPNS serta Staf Gakumda pada, Kamis (08/12/2017). Adapun tiga Lokasi yang di segel yakni, bangunan rumah tinggal atas nama HK Kelurahan Poris plawad Kecamatan Cipondoh dan bangunan rumah tinggal milik SN  Kelurahan Poris Plawad Kecamatan Cipondoh serta  bangunan rumah tinggal untuk kontrakan milik KS Kelurahan Sukajadi Kecamatan karawaci.

 "Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, Tim Paku Bumi  Bidang Gakumda telah melakukan penyegelan bangunan yang melanggar IMB, mencapai 650 buah lebih  bangunan, terutama yang melanggar Perda tersebut," sebut Kabid Penegakan Hukum Daerah (Gakumda), Kaonang kepada Nasional Xpos.

Dia menambahkan, bahwa dalam minggu tim "Beruang Hitam" Bidang Gakumda akan  menebang beberapa reklame yang tidak berijin. “Kami akan tindak reklame tak berizin, yang sebelumnya sudah di peringatkan, namun tidak dihiraukan oleh pihak  vendor," tandasnya. (Gusnur)

Forwat Beri Bantuan ke Korban Gusuran Palem Semi

Diposting oleh On 12:30 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG - Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama, Forum Wartawan Tangerang (Forwat) memberi bantuan kepada korban pengusuran di Palem Semi. Hal itu dilakukan dalam rangka meringankan kebutuhan hidup para koban yang tempat tinggalnya digusur.

Dalam kesempatan itu, Ketua Forwat, Andi Lala menyerahkan langsung bantuan tersebut, kepada salah seorang perwakilan warga. korban pengusuran di RT 02 RW 06 Kampung Mekar Sari, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Minggu (10/12/2017).

"Hari ini kami memberikan bantuan karena melihat sisi kemanusiaan. Kita tidak melihat siapa yang benar dan yang salah. Intinya kita ingin berbagi kepada saudara saudara kita yang membutuhkan," sebut Andi usai menyerahkan bantuan kepada warga.

Menurutnya, bantuan yang diberikan kepada warga korban gusuran itu merupakan bentuk kepedulian sesama dan bertepatan dengan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia yang jatuh pada tanggal 10 Desember. Andi Lala berharap kepada warga korban gusuran agar tetap menjalankan aktivitasnya seperti sedia kala, tetap sabar dan tegar menjalani hidup.

"Ya bantuan ini hasil sumbangan dari teman teman Forwat, semoga menjadi nilai ibadah dikemudian hari. Kepada warga korban gusuran semoga sehat dan tetap semangat menjalani hidup," ujarnya.

 Sementara itu, warga korban gusuran, Sururi (55) mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan Forwat. "Kami ucapkan terimkasih dan puji syukur atas bantuannya. Semoga ini bisa bermanfaat," katanya.

Dikatakannya, lebih kurang berjumlah 100 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban pengusuran Rabu (6/12/2017) lalu. “Saat ini warga yang masih bertahan, tetap tinggal dilokasi penggusuran dan di sekitar kuburan dengan memakai tenda,” imbuhnya. (Gusnur)

Sekda Jambi Buka Gubernur Cup Futsal Competition 2017

Diposting oleh On 10:43 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, JAMBI - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M Dianto buka Turnamen Gubernur Cup Futsal Competition 2017 di Gedung Olah Raga (GOR) Kota Baru Jambi, Sabtu (9/12/2017). Pembukaan Gubernur Cup Futsal Competition 2017 ditandai dengan tendangan pertama dilkukan Sekda Jambi.

Pertandingan futsal diikuti 52 Istansi, baik dari OPD Provinsi Jambi dan juga dari swasta serta dari pelajar sebanyak 80 tim, total keseluruhan 132 tim.

Sekda Jambi, M Dianto mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Jambi sangat mengapresiasi penyelenggaraan turnamen ini, terlebih turnamen tersebut diikuti oleh sejumlah OPD Pemerintah Provinsi Jambi, instansi, perusahaan, dan pelajar SMA/SMK di Provinsi Jambi. “Kita harus menjaga sportivitas yang tinggi, keakraban dan kekompakan terjalin serta silaturrahmi yang solid diantara kita semua," ungkap Dianto.

Dianto mengharapkan tumbuhnya bibit-bibit unggul berbakat dalam bidang olahraga Futsal. “Semoga bisa para pemain berbakat bisa berprestasi mengangkat nama Provinsi Jambi di tingkat nasional dan internasional," harapnya.

Menurut Dianto, untuk turnamen Gubernur Cup Competition 2017 ini, Pemrov telah menyediakan berbagai tropi dan uang pembinaan. “Nantinya hadiahnya kita samakan, antara pelajar dan OPD yang ada. Tadi saya sudah instruksikan kepada kepala Dispora Provisi Jambi agar uang pembinaan ditambah," pungkasnya.

 Pertandingan pertama, tim Futsat Pemerintah Provinsi Jambi berhadapan dengan Tim Kepala Sekolah SMA/SMK Provinsi Jambi. Tim Pemerintah Provinsi Jambi diperkuat oleh Sekda, M. Dianto, Kepala BKD Provinsi Jambi Husairi, sedangkan Tim Kepala Sekolah SMA/SMK diperkuat oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Kota Jambi Yondri dan Edwar Toni Kepala SMK 1 Kota Jambi.

Usai pertandingan antara Tim Provinsi Jambi melawan Tim Kepala Sekolah SMA/SMK Provinsi Jambi, Sekda mencabut nomor undian pertandingan, yakni SMK Negeri 3 Kota Jambi berhadapan dengan SMA Negeri 8 Kota Jambi.

Turut hadir pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi dan perwakilan-perwakilan dari OPD. (Is/hen)

Tim Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru Bantu Warga Kurang Mampu di Umban Sari

Diposting oleh On 8:27 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, PEKANBARU – Tim Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru Bantu warga kurang mampu. Bantuan diberikan langsung kepada Kasino (74) di rumahnya, di Jalan Umban Sari atas Kecamatan Rumbai Pekanbaru, Jumat (8/12/2017).

Pada kesempatan itu, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto diwakili Wakapolresta Pekanbaru, Akbp Edy Sumardi Priadinata memimpin tim Jum’at Barokah memberikan bantuan kepada Kasino yang berprofesi sebagai penjaga kebun dan istrinya bekerja sebagai pengasuh anak tetangga.

"Program Jum’at Barokah secara konsisten kita laksanakan, program Promoter meningkatkan reformasi internal ditubuh Polri. Kita mengumpulkan sumbangan sekarela dari personil Polresta Pekanbaru, semoga membawa berkah bagi warga yang kita kunjungi," ungkap Edy.

Wakapolresta Pekanbaru berharap kepada para Kapolsek maupun Bhabinkamtibmas ikut melaksanakan kegiatan ini, hadirnya sosok Polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, ini merupakan wujud kepedulian Polisi terhadap masyarakat.

Edy menambahkan, bahwa kegiatan ini setelah Bhabinkamtibmas melaksanakan sambang diaoligis, pemetaan masyarakat yang kurang mampu, dari segi usia serta yang mengalami sakit. "Jadi target kita untuk beri bantuan dengan harapan menjadi contoh elemen masyarakat lainnya untuk mengunjungi masyarakat kurang mampu," tutupnya.

 Lurah Umban Sari, Bayuzar mengucapkan terimakasih banyak program tim Jum’at Barokah Polresta Pekan baru . “Terima kasih telah membantu dan berkunjung di Kelurahan Umban Sari, kami merasa terbantu atas bantuan dari Polresta Pekanbaru dan berharap kegiatan ini terus dilanjutkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasino mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kunjungan tim Jum’at Barokah Polresta Pekanbaru ke rumahnya. "Saya sangat berterimakasih kepada Polresta Pekanbaru atas bantuannya, semoga menjadi berkah, semoga Polisi lebih dekat dengan masyarakat,”pungkasnya.

Turut mendampingi tim Jum'at Barokah, Bhabinkamtibmas Keluraham Umban Sari, Aiptu Sofyanus dan Kanit Binmas Polsek Rumbai, Ipda Supriyadi dan dihadiri Bhabinkamtibmas Sri Meranti, Aiptu Hutasoit dan Bhabinkamtibmas Rumbai Bukit, Brigadir RE Nababan serta Bhabinsa Umban Sari, Serda A Nasution dan juga pengurus Lira Kecamatan Rumbai. (Arizal)

Tim Denis FC Menang Telak 6-0 Lawan All Star Kebon Nanas

Diposting oleh On 2:43 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG - Tim Denis FC dari Pondok Aren menang telak 6-0 kalahkan All Star FC dari Kebon Nanas. Pertandingan perempat final memperebutkan piala Mawar Mekar disponsori partai Nasdem di lapangan bola Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang Kota Tangerang, Jum'at (8/12/2017).

 Pertandingan yang semula sengit satu sama lain saling menyerang, setelah berjalan 5 menit tim Denis FC berhasil mencetak gol ke gawang All Star. Gol pertama tercipta dari tendangan sudut, Jirky Key mantan pemain Persiba Balikpapan, disusul gol kedua, ketiga dan keempat dijebol Herdiansyah sebagai pencetak gol terbanyak (hetrik) setelah 15 menit permainan.

Pada babak kedua, menjelang pertengahan waktu Manager tim Denis FC, chiok  membobolkan gawang lawan setelah mendapat umpan cantik dari Medo.

 Sebelum 15 menit pertandingan berakhir, terjadi pelanggaran dari kubu All Star yang dilakukan Andri hingga terjadi pelanggaran di depan garis penalty, hingga wasit meberikan hadiah tendangan penalti untuk tim Denis FC. Akhirnya, Medo mengeksekusi tendangan penalti dan menambah kemenangan tim Denis FC dengan skor menjadi 6-0 hingga pertandingan berakhir.

Manager tim Denis FC, Chiok mengatakan, bahwa timnya saat ini terbagi menjadi dua, karena ada dua pertandingan di waktu yang sama di lokasi yang berbeda. “Satu pertandingan di lapangan Camar Serpong Kecamatan Serpong dan disana tim Denis FC menang telak 3-1 melawan karang taruna Setu,” pungkasnya. (Uchi)

Usai Direvitalisasi Pasar Ikan Sentral Bakal Dikelola UPTD Pasar

Diposting oleh On 1:46 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, WAKATOBI -  Usai proses revitalisasi bangunan Pasar Ikan Sentral Wangiwangi Selatan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Wakatobi bakal menyerahkan bangunan tersebut, ke Unit pelayanan teknis daerah (UPTD) Pasar untuk dikelola. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas  Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Kabupaten Wakatobi, Drs H Kamarudin  saat di temui di ruang kerjanya, Jum'at (8/12/2017).

"Kita akan serahkan sementara ini ke uptd pasar, tapi saya punya keinginan untuk dijadikan perusahaan daerah, ke depan supaya pasar lebih teratur," ujar Kamarudin kepada Nasional Xpos.

Kamarudin menyebutkan, bangunan  dua lantai yang menelan anggaran sekitar 5 milyar rupiah tersebut di peruntukan bagi pedagang, yang sebelumnya telah didata petugas disperindag awal juli lalu.

"Ada 168 los dan kurang lebih 40 kios, di dalamnya sudah termasuk kantor uptd, mushala, tempat menyusui dan juga ATM jadi agak modern. bangunan ini akan kita pakai jika retensinya sudah selesai," kata Kadis Perindag.

Kamarudin menerangkan, dengan pengelolaan uptd ini, Pemda Wakatobi berharap dapat meningkatkan perekonomian  dan juga taraf hidup masyarakat wakatobi khususnya pedagang.

"Kita berharap, pengelolaan pasar ini selain meningkatkan ekonomi masyarakat, disisi lain juga meningkatkan pendapatan asli daerah," imbuhnya. (Colly)

KPU Sosialisasikan Pilkada Kota Tangerang 2018 ke Wartawan

Diposting oleh On 1:08 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang adakan sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 kepada Wartawan. Sosialisasi tersebut ditujukan kepada para peserta Karya Latih Wartawan (KLW) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang di lantai empat gedung Cisadane, Jum'at (8/12/2017).

Pada kesempatan itu, Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi Pane memperkenalkan Bambang Hariyadi sebagai Komisioner KPU yang baru dilantik membawahi divisi hukum. “Bambang Hariyadi menggantikan Wahyu Furqon yang dilantik menjadi  komisioner KPU Propinsi Banten pada (29/11) lalu, dan Pak Bambang ini dilantik baru tanggal 7 Desember kemarin dan langsung bertugas, nanti beliau yang membawahi divisi hukum," jelasnya.

Pane menjelaskan, bahwa saat ini kegiata Bambang Hariyadi sedang melakukan pendaftaran partai politik calon peserta pemilu 2018. “Sekarang temen-temen sudah punya partner, kalau tanya urusan partai politik ya sama beliau," sebutnya.

Pane menuturkan, sejak 2015 hasil penelitian internal pemilu tahun 2014 sebanyak 65% masyarakat mengetahui adanya informasi penyelenggaraan pemilu itu dari media masa,baik itu koran,televisi maupun elektronik lainya,saya sendiri patut berbangga menjadi bagian dari kawan-kawan media,karena sampai saat ini diri sayapun masih masih hobi nulis," imbuhnya

Kegiatan ini saja, lanjut Pane, kalau dimuat satu media satu berita, pasti 1,5 juta masyarakat Tangerang pasti lansung tahu, dan peran media sejauh ini,dari hasil analisa terakhir survei pada tahun 2017 paska Pilgub soal kecenderungan masyarakat terhadap  bacaan media dan demokrasi angkanya 65%. Untuk tahun ini, 2018 KPU Kota Tangerang memanfaatkan jejaring sosial baik Facebook, Instagram dan Twitter, untuk mengejar 35% informasi yang tidak tercover oleh kawan-kawan Media.

“Kegiatan rutin yang kita lakukan tanpa media tidak akan ada apa-apanya, secara khusus kami KPU menyampaikan terimakasih atas kerjasama yang baik antara KPU dan Media yang ada di Kota Tangerang," ucap Pane.

Ketua KPU Kota Tangerang berharap medianya, personal medianya, pemilik medianya dan Wartawan yang bekerja dimedianya bisa bekerjasama dengan baik, Pane memastikan kerja sama yang baik mampu mengangkat partisipasi pemilih di Kota Tangerang sebanyak 78% yang ditargetkan.

“Menurut hemat saya, perkembangan media di Kota Tangerang juga semakin baik, kemarin kita minta data ke Dewan Pers akreditasi Media semakin baik, khususnya pemberitaan di bidang Politik, ramai sekali dibanding kabupaten dan  kota lain, kalau kita searching di google Kota Tangerang rating ke 3 setelah jawa barat,” tandasnya. (Gusnur)

Arief: Penertiban Bangunan Liar di Palem Semi Sudah Sesuai Prosedur

Diposting oleh On 9:31 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Bangunan liar yang berdiri di atas lahan fasiltas sosial dan fasum (fasos/fasum) di Palem Semi Kelurahan Panunggangan Barat, ditertibkan Satpol PP Kota Tangerang, Rabu (6/12/2017) lalu, sudah sesuai prosedur. Hal itu disampaikan Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah usai membuka acara Karya Latihan Wartawan (KLW) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang di gedung Cisadane, Jum’at (8/12/2017).

“Kita pemerintah daerah memfasilitasi bagi masyarakat yang mau tinggal di rusun-rusun yang sudah disediakan dan penertiban itu dilakukan melalui  pemberitahuan, surat pertama dibulan Agustus sudah 6 kali surat, kalau masyarakat menganggap mendadak tidak demikian, karena informasinya sudah panjang dan sudah diinformasikan dengan baik, hanya saja mereka bertahan, mereka itu meminta uang kerohiman dan itu pemerintah tidak boleh, setiap penertiban tidak boleh menganggarkan uang kerohiman, aturanya demikian,” papar Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah.

Arief menerangkan, mengenai puluhan warga yang masih bertahan paska penertiban, dikabarkan tidur di area kuburan samping lahan yang ditertibkan, padahal Pemkot Tangerang sudah menawarkan dua rusun kepada warga yang belum pindah, satu rusun Cibodas dan satu rusun Manis Jaya, hanya saja sampai sekarang tidak ada yang pindah kesana.

“Saya juga nggak tau kenapa warga menolak tinggal di rusun, dia pinginnya di situ. Kalau di situ kan bukan lahanya, dia nggakn punya kepemilikan dan kita sudah mediasi beberapa kali ditanya kepemilikan dia nggak punya surat kepemilikan. Dari informasi memang ada yang tinggal di kuburan, saya nggak tau tinggal dikuburanya itu untuk kepentingan apa, kan disitu ada rusun tinggal dipake, kenapa milih dikuburan? kan jadi aneh ada yang layak fasilitas disediakan pemerintah tapi malah dia memilih dikuburan,” ujar Arief.

 Di tempat terpisah, Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang mengatakan, sebelum dilaksanakan penertiban proses yang ditempuh sudah sangat panjang, tidak ada yang sifatnya dadakan, hanya saja penghuni dilahan fasos fasum dijanjikan oleh kelompok masyarakat, tidak mungkin ditertibkan sehingga masyarakat percaya dan enggan untuk pindah.

“Sesuai info Kepala Dinas Perkim, bapak Dafiar, bahwa penghuni eks bangunan liar di tanah fasos fasum di Palem Semi, disediakan 50 tempat di rusun manis jaya, yang sudah siap dihuni dan kalau mau Satpol PP siap mengantarkan dengan armada satpol PP, ini bukti Pemda kota mengorangkan eks penertiban," jelas Kaonang kepada Nasional Xpos.

Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang menambahkan, berbeda dengan warga tinggal di RW 04 atas kesadarannya mereka sudah pindah dengan sendirinya. “Hal ini sudah jelas, jangan di dramatisir, Rusunawa masih kosong, tapi mereka pilih kuburan," pungkasnya.

Perlu diketahui, lahan fasos fasum di Palem Semi Kelurahan Panunggaan Barat rencanannya Pemkot Tangerang akan dibangun Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, karena di wilayah tersebut belum ada SMP Negeri. (Gusnur)

Walikota Tangerang akan Anggarkan Pelatihan Wartawan di APBD

Diposting oleh On 1:15 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Kedepan kegiatan PWI, seperti pelatihan wartawan akan dianggarkan di APBD. Hal itu diungkapkan Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah dalam sambutannya saat membuka acara Karya Latih Wartawan (KLW), yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang di lantai empat gedung Cisadane, Jum’at (8/12/2017).

Acara itu mengusung tema, “Melalui KLW Wujudkan Wartawan Anti Hoax", dihadiri Ketua PWI Provinsi Banten, Firdaus dan Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Sasongko Tedjo serta Pasi Intel Kodim 0506/Tangerang, Kapten inf Agus Siregar, diikuti 60 peserta KLW.

 “Dengan peningkatan kualitas wartawan, maka wartawan tidak akan gampang mencontek berita yang tidak jelas. Apalagi di era sosial media, masyarakat juga dapat menginformasikan segala hal, baik yang perlu dan atau tidak. Wartawan harus profesional untuk mengemas berita yang baik dan benar," ujar Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah.

Arief berharap, teman-teman media mampu melaksanakan peningkatan kualitas secara berkesinambungan,karena sekarang tantangan media itu, adalah bagaimana mampu menyajikan berita yang tidak sekedar informasi, tapi mampu merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Apalagi sekarang banyak informasi-informasi Hoax, mudah-mudahan melalui kegiatan KLW teman-teman media dibawah organisasi PWI semakin profeasional dan juga mampu menyajikan informasi yang akurat," pungkasnya.

 Sebelumnya, Ketua PWI Kota Tangerang, M Fahmi menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang turut mensukseskan acara KLW sehingga dapat berjalan lancar, khususnya kepada Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, yang telah merespon positif serta mendukung kegiatan KLW PWI Kota Tangerang.

“Sekitar 60 wartawan dari berbagai media, baik cetak atau online, untuk menjadi anggota muda maka harus mengikuti KLW tingkat dasar, diharapkan para wartawan yang lulus KLW tingkat dasar ini menjadi wartawan yang profesional dan tidak menyebarkan kabar hoax," ucapnya. (Gusnur/igor)

Pemkot Tangerang Sosialisasikan Pasar Lingkungan

Diposting oleh On 8:52 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang sosialisasikan pasar lingkungan kepada para ketua RW se-Kota Tangerang. Acara itu dibuka Wakil WalikotaTangerang di gedung kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, Rabu (6/12/2017).

"Hari ini kami melaksanakan sosialisasi pasar lingkungan, kepada semua para Rw dengan Pemkot Tangerang,tadi sudah ada 6 pasar lingkungan yang diserahkan dan 10 yang sudah terbangun di tahun 2017, yang dibangun di setiap Kecamatan kedepan satu Kelurahan satu pasar, dengan total keseluruhan 104 pasar di Kota Tangerang," terang Wakil Walikota Tangerang, H Sachrudin dalam sambutannya.

 Dikatakannya, kenapa para RW yang di undang dalam acara ini, agar para RW menyampaikan kepada semua masyarakat, terhadap pembangunan pasar lingkungan. Tujuan dibangunya pasar lingkungan ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ada dilingkungan Kelurahan maupun Kecamatan, agar berusaha dilingkunganya masing-masing dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kedepan pembangunan pasar ini, akan terus kita lakukan secara berkesinambungan sampai 104 kelurahan, namun demikian ada kendala lahan dalam pelaksanaanya. Untuk target ya kita berjalan saja, mudah-mudahan seiring berjalanya waktu 104 pasar lingkungan bisa terealisasi," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Indagkop) Kota Tangerang, Agus Sugiono mengatakan, bahwa pembangunan pasar lingkungah di tahun 2017 sudah ada 10, dan di tahun 2018 ini dalam tahap penyelesaian pasar lingkungan kecamatan.

Nanti akan dibangun juga pasar Kecamatan di wilayah Jatake, adapun pasar yang lain dengan sosialisasi ini kami berharap, ada masukan dari masyarakat terkait lahan-lahan yang bisa digunakan dan di fungsikan untuk pasar lingkungan," terangnya.

Menurut Agus, fungsi pasar itu sendiri nantinya untuk menampung para pedagang kaki lima yang berceceran di trotoar bisa ditampung dipasar lingkungan, agar antara pedagang dan pembeli merasa nyaman dalam traksaksi jual beliny.

“Masyarakat yang ada dilingkungan tersebut tidak perlu jauh-jauh berbelanjanya, contohnya kepasar anyar, kepasar malabar perlu ongkos dan disisi lain bisa menekan biaya transportasi, mengurangi kemacetan atau kepadatan lalu lintas saat pergi kepasar,” tandasnya. (GusNur )

Gubernur Jambi Terima Penghargaan Tingkat Pertama dari Menaker

Diposting oleh On 8:27 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi raih penghargaan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan tahun 2017, tingkat pertama dalam bidang Urusan Ketenagakerjaan kategori kecil. Penghargaan langsung diserahkan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Muhammad Hanif Dhakiri dan diterima Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli di ruang Tri Dharma Gedung A Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Ada 15 kategori dalam penyerahan Penghargaan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (IPK) tahun 2017, dan 9 provinsi yang meraih penghargaan tersebut, termasuk Provinsi Jambi. Provinsi Jambi meraih Penghargaan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan Peringkat pertama pada bidang Urusan Ketenagakerjaan kategori Kecil, untuk terbaik kedua diraih oleh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan untuk terbaik ketiga diraih oleh Provinsi Sulawesi Tengah.

 Dalam sesi wawancara, Gubernur Jambi, Zumi Zola mengemukakan, penghargaan yang diterima Provinsi Jambi ini merupakan wujud dari apresiasi yang diberikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI, serta menandakan bahwa Menteri Ketenagakerjaan RI memonitoring dan menilai secara langsung kinerja dari Pemerintah Provinsi Jambi.

"Penghargaan ini juga sebagai penambah motivasi bagi Pemerintah Provinsi Jambi, agar kedepannya Provinsi Jambi melalui Pemerintah Provinsi Jambi beserta Pemerintah Kabupaten/Kota bersama-sama untuk lebih memperhatikan para tenaga kerja yang ada di Provinsi Jambi," ujar Zola.

Zola mengungkapkan, kedepannya Pemerintah Provinsi Jambi akan lebih meningkatkan akselerasi dibidang ketenagakerjaan untuk menjawab tantangan dalam perkembangan ketenagakerjaan yang dewasa ini sudah semakin kompetitif, dan dibutuhkan kerja keras dan kerjasama dari semua pihak untuk menjawab itu semua, serta harus adanya sinergi yang baik antara Pemerintah Daerah dengan program dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

"Setiap tahun, Pemerintah Provinsi Jambi selalu membuka lapangan kerja melalui bazar-bazar yang kita adakan, beberapa waktu yang lalu kita juga menggelar bazar untuk para pencari kerja dengan membuka lebih kurang 6.300 lowongan pekerjaan dari swasta," tutur Zola.

Zola menerangkan, saat ini peluang lapangan pekerjaan sudah tersedia, tinggal lagi Pemerintah Provinsi Jambi akan berupaya dalam meningkatkan sumber daya manusianya agar lebih berkualitas dan memiliki daya saing, ditengah kondisi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang menuntut para tenaga kerja untuk harus bisa bersaing dengan tenaga kerja dari luar. Upaya yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah mengadakan pelatihan tiap tahunnya yang kedepannya akan lebih ditingkatkan lagi.

"Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia tenaga kerja ini, bukan hanya melalui pelatihan saja, tetapi dari segi pendidikan juga harus ditingkatkan, mulai dari tingkat dasar sampai tingkat universitas. Untuk itu, harus ada komitmen dan saling mendukung dari pihak pihak-terkait, karena semuanya saling berkaitan dan berkesinambungan, yang merupakan tugas kita bersama, baik itu Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah serta semua pihak pihak terkait," terang Zola.

 Dalam sambutannya, Menaker RI, Muhammad Hanif Dhakiri menyampaikan, penghargaan yang diberikan kepada Provinsi ditujukan untuk lebih meningkatkan kinerja daerah dibidang ketenagakerjaan. Pembangunan manusia di Indonesia sangat erat kaitannya dengan pembangunan ketenagakerjaan, karena ketenagakerjaan merupakan salah satu kunci upaya Pemerintah dalam menjawab tantangan perkembangan ketenagakerjaan yang dewasa ini semakin kompetitif.

"Kualitas tenaga kerja sendiri juga menjadi tolak ukur dalam perkembangan ketenagakerjaan dewasa ini, untuk itu saya mengajak seluruh kepala daerah secara bersama-sama agar mendorong urusan ketenagakerjaan ini menjadi perhatian semua pihak, bukan hanya urusan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI saja," ungkap Hanif.

Hanif menjelaskan, penghargaan ini juga untuk mencermati indeks pembangunan ketenagakerjaan tahun 2017, karena sesungguhnya ini yang merefleksikan tantangan ketenagakerjaan dari seluruh daerah di Indonesia serta menjadi masukan berharga mengenai hal-hal yang harus diperbaiki untuk mewujudkan tenaga kerja yang lebih berkualitas kedepannya. (is//hen)

Demontrasi Mahasiswa Wakatobi Tuntut Oknum Penganiaya Aktivis Dipecat

Diposting oleh On 7:58 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, WAKATOBI – Gabungan organisasi kepemudaan dan mahasiswa Wakatobi lakukan unjuk rasa di depan Kantor Satpol PP dan depan Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Wakatobi, Rabu (6/11/2017). Aksi teresbut, buntut penganiayaan dua orang aktivis yang terjadi di depan Kampus STAI Wakatobi yang dilakukan oknum Pol PP dan Ketua 1 pengelola kampus STAI Wakatobi.

Aksi turun ke jalan melibatkan Pergerakan Mahasiswa Islam Insonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan mahasiswa Muhamadiyah (IMM), Anak Muda Indonesia (AMI Wakatobi), Pondok Revolusi dan Aliansi Pemuda Menggugat serta Pemuda peduli pendidikan.

Demontrasi menuntut para pelaku penganiayaan dipecat dari pekerjaan dan mahasiswa tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiwa (KBM) STAI Wakatobi, menuntut adanya pemilihan ulang Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa( BEM) yang di anggap tidak demokratis pada, Kamis (30/11/2017) lalu.

Koordinatir Lapangan (Korlap) dalam aksi ini, Muhamad Alwi mengatakan bahwa tindakan penganiayaan terhadap mahasiswa adalah suatu tindakan anarkis yang melanggar undang-undang kebebasan menyampaikan pendapat di depan umum dan hal tersebut telah menciderai demokrasi.

"Kampus ini lembaga pendidikan bukan ring tinju, tidak pantas seorang pengelola kampus melakukan tindakan anarkis. Kami mahasiswa menuntut hak kami secara demokratis seharusnya hal itu tidak di intervensi," ucapnya.

Selain itu, kata dia, tindakan anarkisme yang di lakukan ketua 1 pengelola kampus stai dalam ruang intelektual adalah sebuah kesalahan berpikir dan bukti ketidakpatutanya memimpin sebuah lembaga pendidikan.

"Pecat oknum - oknum yang melakukan tindakan anarkis dan premanisme, tidak boleh ada ruang untuk orang orang yang menciderai kebebasan menyampaikan pendapat di depan umum," sambung Alwi dengan suara lantang.

Beberapa tuntutan dilayangkan kepada Kasat Pol PP dan dan Kepala Yayasan STAI Wakatobi agar memberikan sanksi tegas pada oknum yang melakukan penganiayaan aktivis sesuai undang - undang yang berlaku.

Sampai aksi ini selesai, Kasat Pol PP Wakatobi dan pihak pengelola kampus tidak dapat di konfirmasi dengan alasan tidak berada di tempat. (Colly)

Bangunan Liar di Palem Semi Akhinya Digusur

Diposting oleh On 2:46 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Bangunan liar di tanah fasilitas sosial dan umum (fasos/fasum) di Palem Semi, akhirnya digusur. Ratusan petugas gabungan dari Satpol PP Kota Tangerang dibantu TNI dan Polri serta Dinas terkait, berhasil menertibkan puluhan bangunan tersebut, di Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas Kota Tangerang, Rabu (6/12/2017).

Lahan fasos fasum milik PT Palem semi yang diserahkan ke Pemda Kota Tangerang, untuk dibangun gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP), pernah terhambat beberapa bulan yang lalu.


Dalam penertiban dipimpin Kasatpol PP Kota Tangerang, Mumung Nurwana dengan melibatkan  450 personil gabungan dan tiga alat berat, untuk merubuhkan 50 bangunan yang berdiri dilahan fasos fasum Palem Semi, tanpa perlawanan yang berarti, tidak kurang dari dua jam akhirnya petugas Gabungan berhasil menertibkan serta meratakan bangunan-bangunan milik warga.

 Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang mengatakan, bahwa sebelum pelaksanaan penertiban peringatan ke satu, kedua dan ketiga sudah disampaikan walau sempat terhambat.

“Bahkan kemarin, untuk eksekusi hari ini sudah kita beritahukan, tidak kurang-kurang cara-cara persuasif kita lakukan tapi pada akhirnya kan keputusan harus di eksekusi," ujar Kaonang kepada Nasional Xpos.

 Dikatakannya, apabila setelah pelaksanaan eksekusi ada pihak-pihak yang mengugat, pihaknya siap menerima. “Tadi ada sedikit perlawanan karena perbedaan persepsi, negara kita ini negara hukum, bila mana tindakan kami dinilai tidak tepat, ada proses hukumnya silahkan ditempuh,” tegas Kaonang.

Menurutnya, semua prosedur sudah dilalui dengan sebaik-baiknya dan penyerahan aset sudah dilakukan dengan baik. “Kita juga ada bukti bahwa masyarakat yang tinggal dilahan ini sewa dan sewanya sudah habis kami ada bukti, jadi tidak ada alas an lagi,” jelas Kabid Gakumda Pol PP Kota Tangerang.

Dalam kesempatan itu, Kaonang mengapresiasi warga RT 04 yang lebih dulu dengan kesadaran sendiri pindah dengan baik-baik. “Apa yang kita lakukan demi kemasalahatan masyarakat banyak, semoga anggaran 2018 ini bisa membangun sekolah SMP dilahan ini, untuk kepentingan dan kemasalahatan bersama, tidak ada kepentingan kelompok atau pribadi dalam hal ini," tandasnya.(GusNur)

Wagub Buka Musda Soksi Jambi

Diposting oleh On 9:22 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, JAMBI – Wakil Gubernur Jambi buka musyawarah daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) V Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) Provinsi Jambi Tahun 2017 di Novita Hotel Jambi, Selasa (5/12/2017).

Acara yang mengangkat tema, "Soksi Now, Solid Bangkit dan Berjaya, Maju Terus Pantang Mundur” mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Jambi, untuk terus berkembang serta mencapai tujuan dalam upaya pemberdayaan masyarakat menuju peningkatan perekonomian serta kemandirian.

"Pemerintah Provinsi Jambi sangat terbuka dan mendukung setiap usaha yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah yang kita cintai ini," ungkap Wagub Jambi, Fachrori Umar dalam sambutannya.

 Wagub menyampaikan kehadiran Soksi bukan organisasi yang lahir sebagai organisasi kekuatan politik tapi sebagai organisasi masyarakat yang berorientasi karya dan kekaryaan, juga sebagai organisasi perjuangan dan gerakan. "Soksi lahir memiliki wawasan ideologi dan memiliki komitmen strategis bersifat senantiasa melahirkan ide, pikiran, gagasan dan konsep baru demi terwujudnya pemahaman terhadap pola dan sistem kehidupan masyarakat," tegas Fachrori.

Dikatakannya, mengenai kehidupan bangsa dan negara dibidang politik, ekonomi, sosial dan budaya, Soksi memiliki arah dan tujuan untuk menjadikan masyarakat  sosialis Pancasila atau masyarakat sejahtera lahiriyah dan batiniyah. "Soksi Provinsi Jambi sendiri dalam perkembangan organisasinya dapat memikirkan capaian yang telah diraih dan tantangan masa depan untuk ditindaklanjuti," harap Wagub.

Musyawarah Daerah yang diselenggarakan Soksi mendapat perhatian Wagub, agar pengurus dan para peserta musyawarah dapat melakukan refleksi tujuan pembentukan dan peran organisasi SOKSI dalam berkontribusi serta memberikan manfaat kepada masyarakat juga terhadap pembangunan khususnya di Provinsi Jambi. "Rumuskanlah program-program kedepan yang lebih baik dan benar-benar berpihak bagi kepentingan anggota SOKSI,  masyarakat dan daerah Jambi," pinta Fachrori.

 Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Soksi, Ade Komaruddin menganjurkan, sebagai sebuah organisasi diisi manusia yang baik serta terus menyapa masyarakat dengan melakukan gerakan kebaikan. "Jangan sok baik dengan memberikan sumbangan untuk Musholla tapi untuk kepentingan politik, beramal dan beribadah harus ikhlas juga baik," tegas Mantan Ketua DPR RI.

Pengalaman sebagai Anggota Dewan dari Tahun 1997-2019 nanti merupakan perjalanan panjang seorang Ade Komaruddin,  menempuh karir politik dengan kekuatan menyapa dan berbuat baik untuk masyarakat merupakan kunci sukses beliau, "Ada ilmunya jadi Legislatif tidak susah, sapalah rakyat, pasar (keinginan masyarakat) menentukan dan jangan melawan,  jaga nama baik," kata Ade.

 Ketua Dewan Pimpinan Daerah Soksi Jambi, Ivan Wirata menjelaskan harapan organisasi kedepan menguatkan peranan buruh atau karyawan untuk berkontribusi pada masyarakat. "Kontribusi terhadap UMKM,  bermitra dengan PTPN, kita ciptakan lapangan kerja agar ekonomi lemah dapat meningkat menjadi kuat," sebut Ivan.

SoksI sebagai wadah bagi karyawan menyalurkan aspirasi dan kontribusi bagi pembangunan daerah termasuk Provinsi  Jambi. "Kita dukung Jambi TUNTAS 2021 dapat terwujud," seru Ivan.

Pembukaan Musda dihadiri Ketua Kosgoro Provinsi Jambi yang juga Bupati Batanghari, Syahirsyah SY,  Anggota DPR RI, Bobi anak Almarhun Jend Suhardiman pendiri Soksi, Anggota DPRD Provinsi Jambi Gusrizal, para tamu dan undangan dari berbagai organisasi masyakat maupun pemuda di Provinsi Jambi. (is)

Kimpo Menata Setu Parigi Tangsel Pakai Uang Pribadi

Diposting oleh On 8:40 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, TANGSEL - Suhanda Johan alias Kimpo (50) warga Pondok Aren kelurahan Parigi Lama, Kecamatan Pondok Aren Tangerang Selatan, menata Setu Parigi dengan uang tenaga dan pikirannya sendiri yang melibatkan anak buahnya yang berjumlah 12 orang. Selasa (5/12/2017).

 Menurutnya apa yang ia lakukan semata-mata karena untuk kepentingan masyarakat setempat yang belum mempunyai penghasilan dan ia pun ikhlas melakukan penataan Setu Parigi tanpa harus digantikan biaya yang sudah ia keluarkan.

“Saya lakukan ini, karena saya prihatin sekali dengan keadaan Setu Parigi kaya begini, banyak sampah, rumput liar, pepohonan yang tidak tertata. Waktu saya kecil dulu Setu Parigi ini tempat saya bermain dan memegangi bebek bapak saya, dan juga hidup dan mati saya ada disini. Kenapa saya bilang hidup dan mati saya ada disini karna dulu Abang saya hampir mati tenggelam dan saya nolongin. Setu ini sudah ada sejak jaman Belanda," ucap Kimpo dengan logat Betawinya.

 Bahkan sampai saat ini beberapa jenis pohon untuk penghijauan Setu Parigi sudah ditanami sekitar 300 pohon lebih diantaranya dan termasuk pohon buah yaitu pohon kelapa, pohon rambutan, pohon kecapi dan ada pula pohon lindung. Kimpo juga sudah memasang paving blok untuk kenyamanan warga yang datang agar saat hujan tidak terkena tanah becek terkena hujan, paving blok yang sudah terpasang sudah mencapai 300 meter lebih.

 Kimpo menambahkan, apa bila nanti ada niatan ia lakukan penataan Setu Parigi untuk urusan bisnis, maka ia siap dihujat atau dihina sekalipun. Ia juga menerangkan sudah beberapa pejabat yang datang ke Setu Parigi untuk melihat kebenarannya apa benar apa yang ia lakukan sudah berjalan.

“Dari Pemerintah Tangsel yang sudah ada yang datang ngeliat setu parigi, pak Muhammad sekda Tangsel dan Syafin anggota dewan komisi II Tangsel,” pungkasnya. (Uchi)

Sekda Jambi: Optimalkan Pengawasan Penggunaan APBD 2018

Diposting oleh On 5:12 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, JAMBI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi akan bekerja dengan seksama untuk merealisasikan dan mengoptimalkan pengawasan terhadap penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs H M Dianto M.Si usai menjadi pembina apel di lapangan dalam Kantor Gubernur Jambi, Senin (4/12/2017).

Dianto menjelaskan, bahwa Pemprov Jambi akan mengawasi penggunaan APBD 2018 agar tepat sasaran, tepat program, dan memiliki manfaat besar bagi kemajuan Provinsi Jambi terutama masyarakat

"Wakil Gubernur Jambi yang memiliki wewenang untuk melakukan pengawasan akan turun langsung untuk memastikan setiap program pembangunan dapat terlaksana, seperti contoh dalam program pertanian di Tanjung Jabung Barat nanti kita akan datang langsung ke lokasi, setelah dievaluasi oleh Wagub, baru kita bawa kepada gubernur. Jadi, setelah kita evaluasi di lapangan, ketika dibawa ke dalam rapat bersama gubernur, semua program telah dipantau" jelas Sekda.

 Menurutnya, APBD Provinsi Jambi tahun 2018 akan dibahas dan dievaluasi di Pusat. "Direncanakan Senin ini akan dikirim ke kementerian, dan jika sudah diterima di Pusat biasanya dalam waktu seminggu sudah keluar evaluasi terhadap APBD 2018 dan kita harapkan tidak akan ada masalah, karena APBD ini sudah dibuat dengan tahapan-tahapan pembahasan," ujar Dianto.


Dianto memaparkan agenda kerjanya ke depan dengan aset yang dimiliki Pemprov Jambi. "Tadi pagi, saya hadir pukul 06.30 dan langsung meninjau keliling keadaan di kantor gubernur ini, ada beberapa hal yang menjadi catatan kami yaitu, pertama aset yang dimiliki di kantor gubernur, yakni mobil dinas yang telah ditarik, ada di halaman depan dan belakang, juga meja dan kursi yang ada di beberapa tempat yang sudah tidak digunakan lagi dan sangat mengganggu kebersihan, nanti akan ada lelang aset, dan sudah kami sampaikan ke KPKNL Palembang dan sudah keluar nilainya, tinggal dilaksanakan lelang," tutur Sekda.

 Sebelumnya, saat menyempaikan arahan dalam apel pagi tersebut, Sekda menekankan beberapa hal yaitu  peningkatan kinerja, kedisiplinan, dan kebersihan, serta penyerapan anggaran yang telah memasuki tahapan akhir. Dianto meminta seluruh pegawai kantor Gubernur Jambi untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kerapian kantor dan lingkungan kerja.

"Saya berharap para ASN diberikan pekerjaan sesuai dengan tupoksi dan diberikan pekerjaan yang jelas, dan beban kerja dibagi habis, agar semua pekerjaan dapat berjalan lancar, tidak ada ASN yang tidak mendapatkan pekerjaan sehingga tidak betah di kantor," tandasnya. (is/hen)

Pol PP Kota Tangerang Razia Tempat Prostitusi di Kawasan Bandara Soetta

Diposting oleh On 1:44 PM with No comments

NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Puluhan gubuk liar yang dijadikan tempat prostitusi di razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Senin (4/12/2017). Gubuk liar yang berdiri di Kawasan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) lahan milik Angkasa Pura 2 (AP2) belakang eks gedung TKI sudah lama dijadikan sarang maksiat.

Ratusan personil gabungan dari Satpol PP Kota Tangerang, Trantib Kecamatan Neglasari dan TNI dan Polri diturunkan merazia  penyakit masyarakat (Pekat). Pasalnya, selain dijadikan tempat prostitusi, juga tempat peredaran minuman keras yang menimbulkan keresahan masyarakat.

“Giat razia  gabungan ini dilaksanakan berdasarkan laporan dari masyarakat, yang resah atas keberadaan mereka di kawasan lahan Bandara Sukarno-Hatta, persis belakang eks gedung TKI. terkait hal  itu  kami selaku Penegak Perda nomor 7 dan 8 tahun 2005, bertindak agar tidak ada lagi tempat - tempat mesum khususnya di Kota Tangerang," jelas Kepala Bidang Penegakan Hukum Daerah (Kabid Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang kepada Nasional Xpos.

Ia Berharap, pihak Bandara Soetta harus turut serta bekerjasama dalam pengosongan lahan tersebut, jangan sampai hal ini terkesan ada pembiaran, sehingga bisa di manfaatkan oknum-oknum tidak jelas. Ini sudah jelas harus di bongkar agar tidak lagi berdiri gubuk liar ditempat ini, tegasnya.

“Pihak Bandara harus bekerjasama dalam permasalahan ini, supaya tidak lagi ada para PSK atau wanita malam disana," tutupnya Kaonang.

Saat petugas gabungan datang ke lokasi, diduga razia sudah bocor tidak ada satu pun aktifitas disana. (GusNur)

Dinas Kominfo Tangsel Bersama Forwat Jalin Komunikasi

Diposting oleh On 8:11 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, TANGSEL - Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Tangerang Selatan melalui Kasie Publikasi dan Kemitraan Media, Taufik Ismail menerima para pengurus Forum Wartawan Tangerang (Forwat) di kantornya di Jalan Maruga No.2, Ciputat, Senin (4/12/2017).

Mewakili Dinas Kominfo, Taufik mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan ajakan kemitraan dan sinergitas yang disampaikan para pengurus Forwat dalam menjalin komunikasi, antara pemerintah Tangsel dan Wartawan.

Taufik mengatakan, bahwa pihaknya akan bersikap adil dan baik kepada semua media yang mengajak untuk bersinergi dengan baik, sebagai alat dan sarana untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat Tangsel tentang pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan,” ucap Taufik.

“Karena jumlah media di Tangerang Selatan yang sangat banyak, maka saat ini kami Dinas Kominfo Tangsel sedang memverifikasi media-media yang dapat bekerjasama dengan kami, salah satunya adalah media yang memang legalitasnya secara hukum benar dan baik,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Forwat, Andi Lala menyampaikan, pertemuan tersebut ditujukan menjalin sinergitas dengan pemerintah Kota Tangsel serta menjalin kesepahaman tentang pentingnya menjaga komunikasi secara baik, adil dan transparan.

“Agar segala informasi pembangunan yang dilakukan oleh Pemkot Tangsel dapat diketahui secara baik dan transparan oleh semua warga masyarakat, khususnya warga masyarakat Kota Tangerang Selatan,” pungkasnya. (Gusnur/Uchi)

Diskopukmperindag Keluarkan Surat Edaran Atasi Kelangkaan Gas 3 Kg

Diposting oleh On 7:23 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKALAN KERINCI - Kelangkaan gas LPG 3 Kg bersubsidi di kabupaten Pelalawan selama ini mulai teratasi. Hal itu berkat diturunkannya surat edaran dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kabupaten Pelalawan.

Dalam surat edaran Diskopukmperindag, diatur setiap pengambilan gas subsidi 3 kg harus membawa photo copy KK dan KTP untuk pengambilan 1 tabung dan menentukan harga eceran tertinggi.

Salah satu warga yang sudah menunggu antrian dari pagi, Rani boru Sitinjak mengatakan, sejak surat edaran yang dibuat Diskopukmperindag kabupaten Pelalawan, untuk mendapat gas LPG 3 kg lebih mudah. “Surat edaran sangat membantu kami masyarakat kecil, karena selama ini setiap ada gas masuk ke agennya hanya sebahagian kecil saja masyarakat dapat membeli langsung ke agen agen penyalur,” ujarnya kepada Nasional Xpos, Sabtu (2/11/2017).

Menurut Koko AB salah seorang agen penyalur yang beralamat Jalan Lingkar (ring road) Pangkalan Kerinci, menjelaskan bahwa, dengan dikeluarkan surat edaran dari Diskopukmperindag Kabupaten Pelalawan, sangat membantu dalam proses penyaluran gas subsidi 3 kg. “Itusangat membantu, karena tidak ada lagi masyarakat yang ribut untuk mendapatkan lebih dari satu tabung,” ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi, Senin (4/12/2017) Kadis Diskopukmperindag, Zuerman Das menanggapi kelangkaan gas di Kabupaten Pelalawan itu disebabkan dalam penyaluran gas subsidi 3 kg tidak tepat sasaran. “Sehingga dimanfaatkan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab agar bisa meraup keuntungan yang lebih besar,” pungkasnya. (Arizal)

IKS PI Kera Sakti Ranting Punung Peduli Korban Banjir Pacitan

Diposting oleh On 9:45 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, PACITAN – Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti ranting Punung bantu korban banjir Pacitan Jawa Timur. Kegiatan sosial berlangsung selama dua hari di beberapa Desa di Pacitan yang terkena dampak banjir.

Pada hari pertama, IKS PI Kera Sakti ranting Punung cabang Pacitan melakukan baksos dengan membersihkan rumah warga paska banjir di Dusun Weru Desa Wareng dan Desa Tinatar, Sabtu (2/12/2017). Kemudian di hari kedua memberikan bantuan kepada warga korban banjir berupa beras, alat mandi, mie instan, minyak goreng dan lainnya di Posko banjir Desa Gondosari, Pacitan Jawa Timur, Minggu (3/12/2017).

 “Para pengurus dan anggota IKS PI Kera Sakti Punung berharap dengan bantuan yang diberikan dapat meringankan sedikit penderitaan yang menimpa mereka,” ujar Ketua Ranting IKS PI Kera Sakti Punung, Dicka kepada Nasional Xpos.

Dicka menjelaskan, bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk rasa kemanusiaan kepada warga yang tertimpa musibah banjir. "Bakti sosial dan pemberian bantuan kepada warga korban banjir sebagai bentuk rasa kemanusiaan kami, dan kami tersentuh dengan penderitaan mereka, dan sebagai warga kabupaten Pacitan kami tidak mungkin tutup mata," ujar Ketua Ranting IKS PI Kera Sakti Punung.

 Lebih lanjut Dicka menuturkan, bakti sosial dilakukan pada hari Sabtu dengan membersihkan rumah-rumah warga dan membantu warga yang memerlukan bantuan di lokasi bekas banjir. Bakti Sosial dilakukan di dua desa yaitu Desa Wareng dan Tinatar.

“Setelah melakukan bakti sosial, kami mengumpulkan uang serta berbagai bentuk kebutuhan yang diperlukan oleh warga korban banjir. Setelah kami rasa cukup semampu kami, barulah pada hari Minggu kami memberikan bantuan ke Posko Desa Gondosari yang langsung diterima oleh Kepala Desa Gondosari, ibu Dwi Astuti," tutup Dicka.

 Salah satu warga setempat, Sutikno (54) mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan paguyuban IKS PI Kera Sakti. “Semoga dengan batuan ini kami dapat memanfaatkannya, dan paguyuban  IKS PI ranting Punung semoga semakin naju dan tetap memiliki rasa cinta dan welas asih kepada warga," pungkas. (is/yt)