Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

SD Kadu Melati 2 Perlu Ruang Kelas Baru

Written By nasional xpos on Kamis, 31 Juli 2014 | 9:16 AM

NASIONALXPOS.CO.ID, PANDEGLANG - Seiring perkembangan dunia pendidikan di era kemajuan maka sarana prasaran pendidikan sangat penting oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan kegiatan aktifitas belajar mengajar sangat penting sarana ruang kelas yang memadai agar terciptanya kelancaran, kenyamanan dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), maka atang Kepsek SDN Kadu Melati Kecamatan Sindang Resmi Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Atang menuturkan sangat mengharapkan bantuan Pemerintah untuk perehaban gedung ruang kelas yang sudah roboh dan hancur sebanyak 3 ruang dengan melihat jumlah siswa 176 yang ada disekolah dasar negeri 2 Kadu Melati, membutuhkan ketenangan dan kenyamanan belajar agar kegiatan belajar mengajar normal, papar Atang kepada NX. “Apabila sarana dan prasarana memenuhi standar, karena sementara ini ruang kelas belajar sangat membutuhkan namun dengan kondisi seperti ini pun tidak mengurangi semangat belajar dan mengajar,” pesan Atang.

Dengan jumlah guru 9 orang terus berupaya semangat serta tidak lupa mengharapkan, Kepsek Atang kepada rekan guru mengajarnya menuntut supaya lebih professional melaksanakan fungsi dan sebagai pendidik agar siswa/siswinya di SDN Kadu Melati tetap semangat belajar dan mengajar seperti Kepsek Atang untuk mendapat bantuan perehaban ruang kelas baru dari Pemerintah pusat, Provinsi maupun dari Kabupaten Dinas Pendidikan untuk menyelenggarakan dalam program 2014 untuk membantu perehaban ruang kelas demi kelancaran belajar agar perkembangan lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Pandeglang khususnya SDN 2 Kadu Melati Kecamatan Sindang Resmi sesuai dengan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan. “Semoga harapan ini di realisasikan oleh dinas pendidikan dan pemerintah pusat demi tuntutan sarana prasaran lembaga pendidikan yang masih ada kekurangan. (ABRO) 

Ruas Jalan Ring Road Perlu Perhatian Pemerintah

NASIONALXPOS.CO.ID, MANADO - Jalan ring road merupakan salah satu solusi mengatasi kemacetan di Kota Manado, sekaligus melancarkan mobilitas masyarakat Sulawesi Utara. Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota harus menindak tegas perusahaan/individu yang membangun di kawasan Ringroad. Banyak drinase yang tertimbun karena pengerukan galian C di sepanjang jalan Ringroad, namun tidak ada tindakan tegas dari pihak terkait.
Tidak adanya tindakan tegas dari aparat terakit, diduga konkalingkna di dalamnya. Padahal, pembangun jalan Ringroad itu telah menelan anggaran yang sangat besar. Apalagi nanti untuk pemeliharaannya tentu butuh dana yang besar. Di saat hujan, air tidak lagi mengikuti alur drinase, tapi telah membuat aliran tersendiri dan mengeruk dan mengikis pinggiran jalan Ringroad. Dipastikan,dalam waktu tak terlalu lama jalur Ringroad akan rusak.

Keberadaan jalan SH Sarundajang ini tak luput dari pengamatan politisi muda Gerindra Audy Charles Lieke (ACL) anggota DPRD Kota Manado. Menurut Audy, ring road atau jalan SHS, perlu lebih ditata lagi untuk kepentingan 20 tahun mendatang. ‘'Jalan Sinyo Harry Sarundajang atau jalan ring road harus diperhitungkan pada kebutuhan sampai 20 tahun mendatang, imbau Audy.

Saat ini saja di titik-titik tertentu ring road sudah padat, dan sisi kiri dan kanan bahu jalan mulai dipadati oleh berbagai macam kegiatan usaha masyarakat pedagang kaki lima di areal jalan SHS ini. ‘'Kami Gerindra sangat concern dengan PKL, tapi saya ingatkan agar tidak ada masalah ke depan, baik bagi pemilik lahan ataupun bagi kepentingan tata kota, ingat bahwa kepentingan tata kota ini merupakan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

 Audy menambahkan saat ini mulai ramai dengan pembangunan bangunan di kanan kiri jalan, nantinya ke depan akan lebih repot bila jalan ini sudah semakin ramai dengan bangunan baru yang tidak sesuai dengan aturan dan penataan kota,” ujar aktifis pemuda ini dengan tegas.

Audy pun mengingatkan pemerintah agar merencanakan pembangunan jangka panjang bagi masyarakat. Pemerintah sudah harus tanggap dan ada baiknya perencanaan pembangunan perlu untuk melihat kepentingan sampai 20 tahun mendatang dan perlu adanya analisa yang komprehensif dalam pemberian izin pembangunan.

Mencermati permasalahan yang muncul di jalan ring road 1 mendapat tanggapan dari BPJN XI Sulut – Gorontalo disampaikan Roy Duran selaku Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK 06) yang menangani ruas jalan ring road 1 mengatakan,”Lebar jalan yang dibebaskan  di jalan ring road 1 adalah 30 meter sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 34 tahun 2006 mengenai Ruang Milik Jalan Pasal 39 ayat (1) Ruang milik jalan terdiri dari ruang manfaat jalan dan sejalur tanah tertentu di luar ruang manfaat jalan. Ayat (2) Ruang milik jalan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan ruang sepanjang jalan yang dibatasi oleh lebar, kedalaman, dan tinggi tertentu. Ayat (3) Ruang milik jalan diperuntukkan bagi ruang manfaat jalan, pelebaran jalan, dan penambahan jalur lalu lintas di masa akan datang serta kebutuhan ruangan untuk pengamanan jalan. Ayat (4) Sejalur tanah tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau yang berfungsi sebagai lansekap jalan. Ayat(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai penggunaan ruang di atas dan/atau di bawah ruang milik jalan diatur dalam Peraturan Menteri. Duran menambahkan,” tahun ini mega proyek jalan Toll Manado – Minut – Bitung mulai dikerjakan, yang lounching pembangunannya telah diresmikan Wakil Menteri PU, DR. Ir. Achmad Hermanto Dardak, MSc didampingi Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang pada awal bulan januari 2014 yang lalu. Jalan Toll Manado Bitung sudah masuk dalam sistem tata ruang nasional dan sistem jaringan toll secara nasional, dan juga sudah mendapat blue book private partnership infrastructure project in Indonesia yang sudah ditawarkan kepada para investor. Dampaknya nanti pada pemanfaatan jalan setelah pekerjaan selesai, arus kendaraan dari Bitung menuju manado melewati jalan toll tidak akan mampu menampung jumlah kendaraan yang masuk ruas jalan ring road 1. Adapun volume kendaraan setiap tahun meningkat, jika tidak dari sekarang ada perhatian dari pemerintah dalam hal pemberian izin pembangunan bangunan di kawasan ring road 1 akan berdampak pada kemacetan nanti,” ujarnya. ( Mulyono)

Kurang Tertatanya Pohon, Merusak Trotoar, Drainase dan Badan Jalan

NASIONALXPOS.CO.ID, MANADO - Trotoar adalah jalur pejalan kaki yang umumnya sejajar dengan jalan dan lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan untuk menjamin keamanan pejalan kaki yang bersangkutan.

Para pejalan kaki berada pada posisi yang lemah jika mereka bercampur dengan kendaraan, maka mereka akan memperlambat arus lalu lintas. Oleh karena itu, salah satu tujuan utama dari manajemen lalu lintas adalah berusaha untuk memisahkan pejalan kaki dari arus kendaraan bermotor, tanpa menimbulkan gangguan-gangguan yang besar terhadap aksesibilitas dengan pembangunan trotoar.

Perlu tidaknya trotoar dapat diidentifikasikan oleh volume para pejalan kaki yang berjalan dijalan, tingkat kecelakaan antara kendaraan dengan pejalan kaki dan pengaduan atau permintaan masyarakat.

Namun sayangnya, rusaknya beberapa trotoar, drainase dan badan jalan diakibatkan karena bertambah besarnya pohon-pohon rindang yang ditanam di samping trotoar jalan raya.

Menyikapi hal tersebut, Roy Duran selaku PPK BPJN XI Sulut dan Gorontalo menjelaskan bahwa pada saat penanaman pohon-pohon tersebut memang tidak ada kendala, namun pada saat pohon-pohon tersebut membesar, akar dari pohon-pohon ini sudah mulai merusak trotoar, drainase dan badan jalan yang ada di sekitarnya. "Sebenarnya harus dibuat tempat khusus di samping trotoar atau jalur hijau untuk menanam pohon-pohon ini agar terlihat rapi, karena sekarang pohon tersebut terkesan tidak tertata dengan rapi dan merusak trotoar, drainase dan badan jalan," jelas Duran.

Duran menambahkan, pohon-pohon ini bisa saja mengganggu keselamatan jiwa warga yang melintas, karena ada juga beberapa cabang pohon tua yang condong ke badan jalan,  ini seharusnya menjadi perhatian dari Dinas terkait. Perihal jalur hijau ini, Teddy Kumaat selaku Anggota Komisi II DPRD Sulut, sudah berulangkali diingatkannya saat pemerintah berencana melakukan pelebaran jalan beberapa waktu lalu, “Sudah saya ingatkan baik melalui media, bahkan bertemu langsung dengan pejabat terkait saat akan dilakukan pelebaran jalan tapi tak digubris, saya kira yang paling bertanggungjawab adalah konsultan proyek dan instansi terkait,” tegasnya.

Masih menurut Kumaat, “Visi ekowisata yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Manado semakin jauh dari kenyataan, mengingat pembangunan yang dilakukan saat ini tidak berwawasan lingkungan. Pasti kita semua sudah tidak nyaman lagi saat di jalan, karena panasnya bukan main, wisatawan mana yang akan betah tinggal di kota ini jika saat di jalan raya yang terlihat hanya aspal dan beton,” tuturnya. (Mulyono)

Pengrusakan Mangrove Kema Diusut Tuntas

NASIONALXPOS.CO.ID, MINUT - Hutan mangrove terdapat di sepanjang garis pantai menjadi pendukung berbagai ekosistem, termasuk produksi perikanan dan siklus unsur hara. Hutan mangrove di wilayah Kema kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara saat ini sudah dalam keadaan rusak. Apabila dibiarkan saja tanpa ada upaya untuk mencegahnya maka dikhawatirkan akan semakin parah.

Karena itu aparat terkait diminta untuk segera turun tangan guna mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah lagi. Harapan ini disampaikan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Minahasa Utara kepada Nasional Xpos, setelah melihat langsung kerusakan hutan mangrove di Kema.

Diduga rusaknya hutan mangrove dilakukan pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pribadi. "Karena itu saya berharap aparat terkait segera turun tangan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, apabila hutan mangrove dibiarkan rusak semakin parah maka kehidupan nelayan tradisional akan semakin sengsara dan seperti kita ketahui kehidupan nelayan tradisional saat ini sangat menyedihkan sekali. Nelayan tradisional yang melaut dengan alat tangkap sederhana kalah bersaing dengan pengusaha," ungkapnya.

Belum lagi lanjutnya, nelayan tradisional kerap berhadapan dengan nelayan asing yang masuk ke wilayah Indonesia dengan alat tangkap yang sangat canggih.

Rusaknya hutan mangrove pasti akan membuat kehidupan nelayan tradisional semakin sulit. Seperti diketahui hutan mangrove merupakan sumber biota laut yang menjadi makanan ikan. Jadi kalau hutan mangrove musnah maka ikan juga akan semakin sulit ditemui. "Karena itu mau tidak mau aparat keamanan harus segera turun langsung ke lapangan untuk mengusut penyebab rusaknya hutan mangrove serta menangkap para perusak agar kerusakan yang lebih parah lagi bisa dihindari," ujarnya.

Hal ini dilakukan di samping untuk menjaga kelestarian dan keseimbangan alam juga untuk kehidupan nelayan yang lebih baik. "Jangan sampai kehidupan nelayan yang susah semakin bertambah susah akibat rusaknya hutan mangrove," tegasnya. Tidak ada aturan yang memperbolehkan hutan mangrove dirusak untuk kepentingan pribadi. Sayangnya hal itu terjadi di wilayah Kema.

Kapolres Minut, AKBP Djoko Wienartono SIK mengatakan lokasi pengrusakan mangrove di kema sudah disikapi oleh Kasat Reskrim Polres Minut, AKP Ferry Manoppo. Dan sedang mengusut kasus pengrusakan hutan mangrove dikema,” kata Kapolres Djoko. (Mulyono)

Jokowi Bawa Dua Koper ke Istana

NASIONALXPOS.CO.ID, SOLO - Lain orang lain gayanya, begitu juga jika telah ditampuk menjadi pemimpin nasional. Dalam perkembangan sejarahnya, Indonesia bakal memiliki presiden ke-7 yang bakal dilantik pada 20 Oktober 2014.

Jika tidak ada arang melintang maka, sebagaimana ketetapan KPU pasangan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) bakal menggenggam tongkat estafet kepemimpinan nasional sebagai presiden-wapres selama 5 tahun kedepan. Khusus Jokowi, sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan yang bersangkutan bakal berkantor dan tinggal di istana negara.

Presiden Amerika yang paling mahsyur, Abraham Lincoln memiliki banyak kata-kata bijak yang dikenang salah satunya, "Jika ingin menguji watak manusia, coba beri dia kekuasaan".

Terlepas dari itu, sejarah Indonesia telah mencatat, Presiden Soekarno membawa keluarganya ke Istana negara. Bahkan, putra-putrinya dari Fatmawati lahir dan besar di Istana Negara. Presiden Soeharto lebih memilih tinggal di kediamannya yang asri di Jalan Cendana, Jakpus.

Serupa dengan suksesornya, Presiden Habibie lebih memilih tinggal dikediamannya di Kuningan, Jaksel ketimbang mendiami istana namun, yang bersangkutan merenovasi Masjid Baiturrahim dan gemar membawa tamu-tamunya mengunjungi ruang Bendera Pusaka yang dulunya adalah kamar tidur Bung Karno.

Presiden Gus Dur membuka istana seluas-luasnya untuk masyarakat hingga 24 jam.

Presiden Megawati mengubah properti dan interior istana menjadi lebih elegan. Dari karpet, bangku, lukisan hingga gorden ditata ulang.
Presiden SBY gemar menggelar "open house".  Bahkan, kedua putranya dinikahkan di Istana. Agus Harimurti Yudhoyono dinikahkan di Istana Negara Bogor. Pernikahan Edhie Baskoro Yudhoyono digelar di Istana Negara Cipanas.

Jokowi sewaktu mudik ke Solo, pada Jumat (25/7) hingga Minggu (27/7) sebelum berlebaran sehari di Jakarta mengaku tidak memiliki persiapan khusus menuju istana nantinya. Kendati mengaku bakal tinggal di istana yang bersangkutan bersama Iriana, sang istri,  hanya membawa dua koper.

"Betul. Kalau tidak tinggal di istana di mana ? Paling bawa dua koper," kata Jokowi, di Solo, baru-baru ini.
Gubernur DKI Jakarta itu juga mengaku tidak memboyong anak-anaknya untuk tinggal di istana nantinya. Jokowi hanya menjelaskan kalau dirinya menjalani hidup seperti air yang terus mengalir.

Sebagai anak yang lahir di bantaran sungai dirinya bahkan tidak pernah bermimpi untuk menjadi pemimpin publik termasuk menjadi presiden.

"Saya kira semua orang miskin atau kaya, saya kira boleh-boleh saja punya mimpi jadi wali kota, gubernur atau malah presiden.

Tapi kalau saya, benar-benar tidak pernah bermimpi jadi wali kota, gubernur atau presiden. Tidak pernah bermimpi," jelasnya.

Kepada media, sosok yang dikenal menggilai musik cadas itu menjelaskan, kegiatan pulang kampungnya ke Solo bukan hanya untuk menengok putra-putrinya yakni, Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep,  tapi Jokowi juga ingin sungkem ke ibundanya Sudjiatmi Notomihardjo.

"Pesan orangtua dari dulu sama. Jangan berubah le, tetap apa adanya, bekerja yang baik, keras, amanah. Yang disampaikan selalu itu," ujarnya.(SP/E-83)

Sekolahnya di Jabaliya Diserang, PBB Salahkan Israel

NASIONALXPOS.CO.ID, GAZA - Juru bicara PBB Chris Gunness mengatakan, Israel tetap menyerang sekolah milik PBB meskipun telah diperingatkan di dalamnya adalah warga sipil.

"Dunia berdiri malu karena serangan yang menewaskan sekitar 15 orang dan puluhan lainnya luka-luka," tuturnya seperti dilansir dari BBC, Rabu (30/7).

Gunnes dari Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA) mengatakan, Israel sebelumnya telah diperingati sebanyak 17 kali bahwa sekolah di pengungsian Jabaliya tersebut ditempati pengungsi sipil.

Ia menambahkan, peringatan terakhir adalah jam sebelum serangan fatal Israel datang. Gunnes menuturkan, korban yang tewas termasuk wanita dan anak-anak.

Direktur UNRWA di Gaza, Bob Turner mengatakan PBB percaya diri bahwa Israel bertanggung jawab atas serangan.

Ia menambahkan, para pekerja PBB  telah mengumpulkan serpihan sasaran yang menjadi bukti bahwa artileri ditembakkan dari arah utara-timur sekolah, posisi dimana pasukan Israel berada.

Dalam konflik yang berlangsung sudah tiga minggu tersebut, setidaknya 1.283 warga Palestina dan 55 pasukan Israel tewas. Sebagian besar warga Palestina yang tewas adalah sipil.(Rol/E-83)

Iring-Iringan Pemudik Balik Mulai Padati Nagreg

NASIONALXPOS.CO.ID, Bandung, - Iring-iringan pemudik balik mulai memadati jalur selatan Nagreg dari arah Garut dan Tasikmalaya mengarah Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (31/7).

Kepadatan arus lalu lintas mulai terasa di jalur Limbangan mengarah lingkar Nagreg. Pertemuan arus dari Garut sempat terjadi antrean panjang. Namun, setelah memasuki jalan utama, ramai lancar hingga pertigaan Cicalengka.

Diperkirakan volume kendaraan akan makin padat, selain pemudik balik dari Tasikmalaya dan Garut, potensi di jalur wisata akan memicu kemacetan, seperti mengarah Cipanas dan Limbangan.

"Tiga hari setelah Idulfitri 1435 Hijriah arus lalu lintas dari Garut dan Tasikmalaya melalui jalur lingkar Nagreg padat akibat tingginya volume kendaraan," kata Komisaris Polisi Edi pengawas Pos Pam Lebaran di Nagreg, Kamis.

Prediksi kepadatan arus lalu lintas akan terjadi hari Jumat (1/8) dan Sabtu (2/8), kata dia, sehingga jalur Nagreg diberlakukan buka tutup dan mengalihkan pemudik melalui jalan alternatif Cijapati-Majalaya-Cicalengka.

Sementara itu, Kardiman, pemudik di Nagreg, mengatakan bahwa jalur lingkar Nagreg cukup padat didominasi kendaraan roda empat dan roda dua. (Ant/SP/E-83)

Cina Awasi Ketat Microsoft

NASIONALXPOS.CO.ID, SHANGHAI - Perusahaan perangkat lunak Amerika Serikat (AS), microsoft menjadi perusahaan asing terbaru yang berada di bawah pengawasan ketat otoritas Cina karena pemerintah Beijing melarang pemasaran Windows 8 di negara tersebut. Microsoft mengonfirmasikan hal tersebut pada Senin (28/7) malam waktu setempat, namun tanpa menjelaskan rincian lebih lanjut.
 
"Kami bertujuan untuk mengembangkan produk dan memberikan fitur-fitur terbaru, keamanan, dan kehandalan pelanggan sesuai yang diharapkan. Kami akan menjawab semua kekhawatiran pemerintah (Cina)," kata perwakilan Microsoft, dilansir dari the Guardian, Rabu (30/7).

Hal itu muncul setelah Cina Mei lalu melarang penggunaan sistem operasi Windows 8 Microsoft pada semua komputer pemerintah baru. Pada bulan yang sama, AS mendakwa lima anggota militer Tiongkok karena diduga menjadi hacker di perusahaan-perusahaan Amerika dan membocorkan rahasia dagang negara tersebut. 

Pejabat administrasi Cina untuk industri dan perdagangan (Saic) telah mengunjungi kantor Microsoft di Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Chengdu. Perangkat lunak sistem operasi Microsoft telah meraih pangsa pasar 95 persen di pasar Cina dan diduga membentuk monopoli de facto.(Rol/E-83)
 
Support : Copyright © 2011. www.nasionalxpos.co.id - All Rights Reserved