Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Diduga Kuat Rumah Bersalin Satu Hati Sindang Jaya Tangerang Tidak Kantongi IMB

Written By nasional xpos on Senin, 27 Juni 2016 | 12:11 AM

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG - Kuat dugaan ini makin jelas ketika Radit selaku mandor bangunan yang sedang mengawasi pekerjanya tidak bisa menunjukan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Dinas terkait.

"Saya hanya menjalankan tugas saja dari pak Asep selaku pelaksana pengerjaan bangunan ini, dan owner dari Rumah Bersalin (RB) Satu Hati ini adalah Ibu Hj. Badriyah", ujar Radit sambil memberikan nomor ponsel Asep.

Ketika Asep selaku pelaksana pengerjaan bangunan RB Satu Hati dihubungi via telephone selulernya menjawab, "Saya tidak tahu soal pengurusan IMB, silahkan tanya ibu Hj. Badriyah langsung saja", tukasnya.

Bidan Firda yang berhasil ditemui mengatakan kalau IMB sedang di proses.

Tapi menurut keterangan Sudirman selaku Kepala Desa Suka Harja Kecamatan Sindang Jaya Tangerang Banten, yang berhasil dihubungi pada Hari Minggu pagi (26/06/2016) mengatakan, "Selama hampir 3 tahun saya menjabat sebagai Kepala Desa Suka Harja, dari pihak RB Satu Hati yang ada di wilayah saya itu belum pernah ada komunikasi atau koordinasi dengan saya", papar Sudirman.

Sungguh sangat tidak masuk akal, pengerjaan bangunan sudah hampir selesai tapi IMB katanya masih sedang diproses. (Eka Widya/Adit)

Safari Ramadhan 1437 H Pemprov Banten 2016

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG - Dengan tema Ramadhan Berkah Menuju Banten Bangkit Maju dan Sejahtera Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten 2016 digelar di Pondok Pesantren Modern (PPM) Subulussalam Kresek pimpinan Kyai H. Ahmad Maimun Alie MA., Jumat (24/6/2016).

Diisi dengan beragam kegiatan di antaranya Pengobatan Gratis, Bazar Murah, Pelayanan Samsat, dan Perpustakaan Keliling yang diadakan oleh Sekretariat Daerah (Setda) Pemprov Banten sebagai panitia penyelenggara. Selain kegiatan di atas ada pula pembagian 1000 paket Sembako Gratis yang disumbangkan oleh Bank BJB.

Dihadiri oleh Gubernur Banten H. Rano Karno, Kapolda Banten Brigjen Pol Ahmad Dofiri, Kapolresta Tangerang Akbp Asep Suheri, Dinsos Kabupaten Tangerang, MUI Kabupaten Tangerang, MUI Kabupaten Serang, Kapolsek Kresek, Camat Kresek, Kyai, Ulama, tokoh masyarakat dan warga masyarakat setempat. Sedangkan Bupati Kabupaten Tangerang A. Zaki Iskandar sebagai undangan, berhalangan hadir pada waktu itu.

Dalam kesempatan itu, Baznas Provinsi Banten menyalurkan dana ZIS untuk mustahik wilayah Kabupaten Tangerang melalui Baznas Kabupaten Tangerang sebesar Rp. 28.000.000,- (Dua Puluh Delapan Juta Rupiah). Hasil Raihan (penghimpunan zakat, infaq, shadaqah) Baznas Provinsi Banten sampai dengan Rabu (22/6/2016) sebesar Rp. 1.254.670.725,- ( Satu Milyar Dua Ratus Lima Puluh Empat Juta Enam Ratus Tujuh Puluh Ribu Tujuh Ratus Dua Puluh Lima Rupiah). Yang akan diselenggarakan di 8 titik Safari Ramadhan tahun 2016 dalam Program Gebyar Zakat.

Dalam sambutannya Rano Karno selaku Gubernur Banten berpesan kepada masyarakat bahwa tidak ada satu pun Peraturan Daerah (Perda) Syariah di Provinsi Banten yang dihapus seperti yang di issuekan di luar sana. Dan memberitahukan bahwa Provinsi Banten akan segera mempunyai Asrama Haji sendiri serta akan membangun Musium Asmaul Husna.

"Ini Safari Ramadhan yang ke IV yang tiap tahun akan kita jalankan. Pelaksanaan di Kota dan Kabupaten yang ada di Provinsi Banten yang Insya Allah terakhir jatuh di tanggal 1/6/2016. Dengan harapan kegiatan ini adalah suatu harmonisasi dan komunikasi antara Pimpinan Daerah dengan masyarakat tentang kebutuhan mereka yang nantinya akan kita rencanakan dan kita anggarkan", ujar Rano.

Di perhelatan tersebut, Brigjen Pol Ahmad Dofiri selaku Kapolda Banten berkesempatan memberikan sambutan kepada warga masyarakat. Dalam sambutannya Brigjen Pol Ahmad Dofiri menjelaskan bahwa tugas dan filosofi terakhir dari kepolisian adalah menciptakan Banten yang maju dan sejahtera dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Salah satu caranya, harus ada aturan dan ketentuan yang harus ditaati oleh masyarakat.

"Salah satu aturan dan ketentuan yang harus ditaati masyarakat itu adalah Perda seperti yang dibahas oleh Gubernur kita tadi. Dan yang bertugas untuk menegakkan Perda tersebut adalah Satpol PP. Dan sehubungan dengan bantuan pengamanan arus mudik nanti, jajaran kami sudah menyiapkan 1500 orang personil", papar Ahmad Dofiri. (Eka Widya/Adit)

PWI Kota Tangerang Gelar Sarasehan Bersama Walikota

Written By nasional xpos on Sabtu, 25 Juni 2016 | 1:53 PM

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG - Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengikuti Sarasehan Ngobrol Bareng Ramadhan di Sekretariat PWI, Jalan Taman Makam Pahlawan, Kota Tangerang, Jumat (24/6).

Ketua PWI Kota Tangerang, Fahmi mengucap terimakasih kepada Walikota Tangerang yang menyempatkan diri menghadiri acara sarasehan di kantor PWI Kota Tangerang. "Sarasehan ngobrol bareng membahas permasalahan yang ada di Kota Tangerang untuk Kota Tangerang yang lebih baik," imbuh Fahmi.

Walikota Tangerang berpesan agar wartawan di Kota Tangerang dapat bersatu dalam membangun Kota Tangerang. "Untuk kemajuan Kita Tangerang kita perlu investor untuk membangun kota tangerang," terang Arief.

"Mengenai permasalahan sosial seperti gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang ada di Kota Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang akan membuat panti sosial karena rumah singgah kurang efektif," ujar Arief.

Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub), Arief meminta wartawan lebih obyektif dan ada nilai edukasi dalam memberikan informasi para Calon Gubernur ke masyarakat Kota Tangerang.

“Apalagi dalam beberapa waktu kedepan di Provinsi Banten akan dilaksanakan perhelatan Pilgub 2017. Media sebagai corong informasi harus memberi informasi setiap calon kepala daerah yang baik kepada masyarakat. Karena imbasnya buat kemajuan Banten dan masyarakat Kota Tangerang juga,” kata Walikota.

Ini memang diperlukan kematangan media untuk mensosialisasikan perhelatan tersebut. Jadi kata Arief jangan sampai masyarakat disuguhkan dengan informasi yang tidak jelas.

“Karena kita berharap bahwa di Banten harus mempunyai pimpinan bagus,” ucapnya.

Selain soal calon, ia juga mendorong supaya media dapat menyajikan publikasi pelaksanaan, karena partisipasi masyarakat menurutnya cenderung menurun.

“Kita harapkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada harus meningkat. Pada tahun 2015 saja keikutsertaan masyarakat dalam memilih calon terlihat tidak terlalu antusias. Disini peran media harus muncul.”

Diakui Arief bahwa tren di negara maju partisipasi pemilih dalam pemilu relatif semakin berkurang lantaran mereka sudah percaya dengan sistem. Tetapi di Indonesia kita masih perlu membangun daerah oleh sosok yang bagus.

“Ada pengalaman pas saya kuliah di AS partisipasi pemilih relatif kecil. Kadang tidak menembus angka 40%. Makanya mengantisipasi persoalan itu peran media dalam mempublikasi perhelatan Pilkada sangat dibutuhkan sekali,” tandasnya. (Shelli)

Aspirasi Protes Atas Kebijakan Ks.Ka Parung Panjang

Written By nasional xpos on Jumat, 24 Juni 2016 | 10:28 AM

NASIONALXPOS.CO.ID, BOGOR – Tanda tangan pada spanduk oleh pelanggan / customer PT. Kereta Api Indonesia (KAI)  menjadi bukti adanya keberatan atas rencana penutupan oleh manajemen Stasiun Kereta Api Parung Panjang terhadap akses masuk / keluar yang berada tepat di tengah Statsiun. Tujuh dari sepuluh pelanggan yang diwawancarai dengan tegas menyatakan keberatan jika akses yang berada di tengah stasiun ditutup. Selain pelanggan / customer PT. KAI keberatan pun dilontarkan oleh pengusaha penitipan kendaraan bermotor dan para tukang ojek.

"Pelanggan saya keberatan atas rencana penutupan jalan itu dengan alasan nanti jalannya jauh, dan kalaupun ditutup tidak ditutup semua dibuka sedikit untuk pelanggan kereta api yang biasa menggunakan pintu itu", demikian disampaikan tompel pengusaha penitipan motor.

 "kami keberatan kalau jalan tengah ini ditutup,  dan keberatan jika nanti sistem member diberlakukan karena otomatis kami keluarkan biaya tambahan", kata tukang ojek yang enggan menyebut namanya.
Sementara Wahyudin Kepala Stasiun Parung Panjang menyampaikan alasan penutupan akses pintu yang berada di tengah stasiun berdasarkan atas intruksi dari Dirops PT. KAI dan semata untuk kepentingan pelayanan pelanggan. "Dulunya pintu ini bukan merupakan pintu masuk stasiun hanya sebagai pintu proyek pada saat pembangunan stasiun ini tujuannya untuk mempermudah menurunkan bahan material". Lanjut Wahyudin, "pada H-1 peresmian stasiun yang di Maja, perintah Dirops suruh pintu ini ditutup karena sudah ada pintu barat dan timur".

Kemudian mengenai hal lain tentang kebijakan yang akan diterapkannya terindikasi kepentingan pribadi atas persaingan usaha, Wahyudin dengan tegas menepisnya. Menurutnya semua dilakukan atas dasar mengutamakan pelanggan / customer pengguna kereta api. "Sekian ribu orang pengguna kereta api wajar jika ada beberapa yang merasa keberatan, dan jika pada saatnya pelaksanaan ada gejolak atau demo sebatas tidak melanggar undang-undang sah-sah saja, dengan ketentuan ada izin sop-nya ke polsek dulu dan lain sebagainya", tandasnya.

"kalau untuk tukang ojek nanti masuk ke dalam ada member masuk anggota dengan ketentuan ada fee-nya,  untuk beli rompi dan lain sebagainya, semua sudah terakomodir dan bagi yang tidak masuk anggota diperbolehkan untuk mangkal di luar pintu masuk yang disediakan", jelasnya.

Mengupas kembali kebijakannya,  Wahyudin menyampaikan bahwa, "ini sudah bijaksana seharusnya pintu itu sudah segera ditutup, tetapi sosialisasinya belum disampaikan. Sehingga dibuatkan spanduk pemberitahuan penutupan akses dalam jangka waktu sosialisasi sebulan".

Mengakhiri wawancara Wahyudin menyampaikan harapannya bahwa, sesuai selogan  ANDA DALAM PRIORITAS KAMI kepuasan pelanggan adalah tujuan  bukan hanya dalam memberikan pelayanan secara langsung akan tetapi  prioritaskan pelanggan juga dengan memberikan kebersihan fasilitas dan kemudahan lainnya demi kenyamanan dan keamanan pelanggan, tidak terkecuali pelaksanaan kebijakan menutup akses / jalan, sudah melalui kajian semua demi pelayanan yang baik untuk pelanggan kereta apai. (BR/M Yani)

Sajian Makanan Basi di Acara Peringatan Malam Nuzulul Qur'an 1437 H Kabupaten Tangerang

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG - Peringatan Malam Nuzulul Qur'an 1437 H Kabupaten Tangerang digelar di Pendopo Kabupaten Tangerang Rabu (22/6/2016) dengan tema Qur'an Sebagai Peradaban Dalam Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Tangerang Yang Gemilang. Dihadiri oleh Bupati Kabupaten Tangerang A. Zaky Iskandar, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang H. Romli, MUI Kabupaten Tangerang, LPTQ Kabupaten Tangerang, dan SKPD se-Kabupaten Tangerang.

Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial tersebut diikuti lebih dari 400 orang jamaah dan berjalan dengan hikmat sampai dengan selesai. Diisi dengan acara buka puasa bersama, tausyih agama Islam, sholat taraweh berjamaah lalu berlanjut ke acara inti yaitu Malam Peringatan Nuzulul Qur'an.

Dalam sambutannya A. Zaky Iskandar selaku Bupati Kabupaten Tangerang mengatakan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh suci dari bulan-bulan lainnya. Karena di bulan Ramadhan, terdapat sholat taraweh dan malam Nuzulul Qur'an. Serta menyinggung tentang permasalahan Dadap Ceng In bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tangerang tetap akan segera membenahi tempat lokalisasi tersebut untuk kesejahteraan warga dan demi lancarnya syiar agama Islam.

"Demi lancarnya syiar agama Islam, Peraturan Daerah (Perda) di Kabupaten Tangerang harus tetap ditegakkan. Semua tempat hiburan, panti pijat terutama tempat lokalisasi akan segera dibenahi. Saya tidak akan mundur apapun yang menghalangi di depan saya", tandas Zaky.

Namun yang sangat disayangkan dalam perhelatan acara tersebut adalah adanya sajian makanan basi, menu hidangan berbuka puasa untuk para tamu undangan. Makanan basi itu di antaranya adalah sayur sop dan kolak. Untuk kolak, selain santannya sudah terasa asam (basi) buah-buahannya pun masih terasa mentah (keras) ketika dimakan. Kami (red) pun ikut merasakan rasa basi dari makanan tersebut selain keluhan yang sama dari para tamu undangan lainnya.

Setelah kami konfirmasi ke Dinas Sosial selaku panitia penyelenggara acara terkait sajian makanan basi tersebut Kamis (23/6/2016), Yuli salah satu anggota panitia penyelenggara menjelaskan bahwa untuk sajian makanan (catering) acara itu bukan Dinas Sosial yang mengatur dan menangani, melainkan Bagian Umum dari Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tangerang.

"Panitia penyelenggara acara ini memang Dinas Sosial, tapi untuk sajian makanan bukan kami yang mengurus dan menangani, melainkan Bagian Umum Setda Kabupaten Tangerang", ujar Yuli.

Di Setda Kabupaten Tangerang Kamis (23/6/2016), Ara selaku staf Bagian Umum Setda Kabupaten Tangerang membenarkan bahwa untuk sajian makanan acara Peringatan Malam Nuzulul Qur'an kemarin memang pihaknya yang mengurus dan menangani. Tapi adanya sajian makanan basi justru pihaknya tidak mengetahui sama sekali. Dan catering yang diakui Ara sebagai pemenang lelang tender untuk acara tersebut adalah catering yang berasal dari wilayah Tangerang. Sungguh sangat jauh berbeda dengan info yang kami terima langsung dari owner catering tersebut, yang mengatakan bahwa mereka berasal dari Jakarta Timur sesuai dengan kartu nama yang mereka berikan ke kami (red). 

"Saya benar-benar tidak mengetahui adanya makanan basi di acara kemarin dan saya sendiri tidak merasakan kalau makanan itu basi", kilahnya. (Eka Widya/Adit)

Jaksa Lengah, Tahanan Kejari Tangerang Kabur

Written By nasional xpos on Rabu, 22 Juni 2016 | 11:24 PM

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG - Lagi-lagi, kasus tahanan kabur terjadi. Seorang terdakwa tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang pada Rabu, (22/6) melarikan diri. Kaburnya tahanan tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ketika hendak menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang.

Belum diketahui mengapa tahanan tersebut dapat kabur, namun kuat dugaan terdakwa dapat mengelabui jaksa yang mengawalnya karena lengah.

Informasi yang dihimpun, tahanan tersebut atas nama Dodi Slamet seorang terdakwa kasus narkotika. Sebelumnya, Dodi tiba di Pengadilan Negeri Tangerang dengan kawalan seorang jaksa perempuan bernama Novita.

Sore itu seperti biasa persidangan sudah ramai dan banyak para terdakwa yang menunggu giliran sidang dengan kawalan jaksa masing-masing.

Sembari menunggu di ruang sidang nomor delapan, jaksa Novita menitipkan terdakwa Dodi Slamet kepada sesama jaksa bernama Neisya.

Sementara jaksa Novita hendak menyidangkan terdakwa lainnya yang sudah dipanggil sidang oleh hakim. "Terdakwa itu kemudian meminta ijin untuk ke kamar mandi untuk buang air kecil, dan diperbolehkan oleh jaksa," ujar Luster P Siregar seorang saksi mata yang saat itu berada di lokasi.

Saat ke kamar kecil yang hanya berjarak satu meter dari ruang sidang delapan, terdakwa tanpa pengawalan dan berjalan sendirian menuju kamar mandi. Rupanya, terdakwa saat itu sudah mempersiapkan rencana untuk kabur dan hanya berpura-pura meminta ijin ke toilet.

Pasalnya, saat di tolilet diketahui terdakwa Dodi membuka baju tahananya, lalu
meninggalkan toilet menuju lantai bawah Pengadilan lalu melarikan
diri. "Dia gak diborgol, dan baju tahananya dibuka karena yang mencirikan tahanan dengan pengunjung sidang adalah rompi warna merah yang digunakan terdakwa," ujarnya.

Saat ke kamar kecil yang hanya berjarak satu meter dari ruang sidang delapan, terdakwa tanpa pengawalan dan berjalan sendirian menuju kamar mandi. Rupanya, terdakwa saat itu seudah mempersiapkan rencana untuk kabur dan hanya berpura-pura meminta ijin ke toilet.

Pasalnya, saat di tolilet diketahui terdakwa Dodi membuka baju tahananya, lalu
meninggalkan toilet menuju lantai bawah Pengadilan lalu melarikan diri. "Dia gak diborgol, dan baju tahananya dibuka karena yang mencirikan tahanan dengan pengunjung sidang adalah rompi warna merah yang digunakan terdakwa," ujarnya.

Saat itu, banyak pengunjung sidang yang melihat wajah terdakwa Dodi, berjalan perlahan sembari memegang handphone di telinganya. "Iya, banyak pengunjung sidang berpikir bahwa si terdakwa merupakan tahanan yang hendak disidang," ujar Luster.

Kaburnya tahanan Kejari Tangerang dibenarkan oleh Kepala seksi pidana umum (Kasipidum) Kejari Tangerang Andri Wiranofa. "Ya, benar, seperti itu kronologisnya," ujarnya ketika dikonfiormasi NX.

Dikatakan Andri, saat ini pihaknya masih mencri tahu kebaradaan terdakwa Dodi
Slamer. Polres Metro Tangerang Kota sudah turun tangan bersama pihaknya melacak keberadaan terdakwa Dodi Slamet.

Andri menyangkal jika tahanan Kejari Tangerang dapat dikatakan kabur atau melarikan diri. "Bukan kabur, hanya saja belum dapat dikembalikan, selama belum 2x 24 jam di kembalikan ke Lapas, belum dikatakan melarikan diri," sangkalnya.

Pantauan di Pengadilan Negeri Tangerang sampai malam kemarin, petugas kepolisian dari Polres Metro Tangerang Kota masih berada di lokasi.

Sementara kantor Kejari Tangerang di datangi Kasat narkoba dan kasat reskrim Polres Metro Tangerang Kota nampak duduk di dalam ruangan Kepala Kejari Tangerang Edyward Kaban.

"Pak Kejari lagi koordinasi. Pak kasipidum bersama anggota polisi lagi ngejar (terdakwa Dodi Slamet)," ujar seorang jaksa di kantor Kejari Tangerang. (Shelli)

Bukber dan Santunan Anak Yatim Piatu Bersama Forwat dan Lsm Janur Indonesia

Written By nasional xpos on Selasa, 21 Juni 2016 | 6:01 PM

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG - Kegiatan Ramadhan sering kali dijadikan sebagai ajang positif mencari keberkahan oleh seluruh pihak, tak terkecuali yang dilakukan oleh Forum Wartawan Tangerang (FORWAT) yang bekerjasama dengan LSM Janur Indonesia dan Alfamart, menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama Kaum Dhuafa, santunan 100 anak yatim dan menyumbangkan kursi roda untuk penyandang disabilitas.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Saung Banksasuci Panunggangan Barat Cibodas Kota Tangerang (19/6/2016), yang di isi dengan Tausiyah agama, tahlil bersama, dan lantunan lagu-lagu religi, yang diakhiri dengan Buka Puasa Bersama tersebut.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Tangerang Drs. H. Sachrudin yang memberikan sambutan sekaligus membuka acara menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang berempati kepada anak Yatim dan kaum disabilitas.

"Semoga kegiatan positif seperti ini, terus berkesinambungan dilaksanakan, sebagai teladan bagi seluruh pihak", ujar Sachrudin.

Sementara itu Johan selaku panitia acara, menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berkenan membantu kesuksesan pelaksanaan acara Buka Puasa Bersama. "Terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak, khususnya untuk Alfamart yang telah berkenan mendukung kegiatan santunan dan buka puasa bersama ini", ungkap Johan.

Dalam kegiatan santunan dan buka bersama tersebut, selain dihadiri Wakil Walikota Tangerang Drs. H. Sachrudin, turut hadir anggota DPRD Kota Tangerang fraksi PDIP Agus Setiawan, perwakilan Polrestra Tangerang Kota, perwakilan Koramil Jatiuwung, Lurah Panunggangan Barat, serta tamu undangan lainnya. (Eka/Shelli)

Di Kira Dishub, Ternyata Aset Dinas Perdagangan

Written By nasional xpos on Sabtu, 18 Juni 2016 | 11:10 PM

NASIONALXPOS.CO.ID, KOTABARU - Tidak adanya kontribusi selama beberapa tahun keberadaan Pelabuhan Tambat Kapal jurusan Tarjun dan Langadai yang berada di belakang Pasar Kemakmuran akan diambil alih pengelolaannya oleh Dinas Perdagangan dan Pasar Kotabaru.

Hal itu karena adanya keterangan dari Sekretaris Dinas Perhubungan Kotabaru, Drs.Syarifuddin,MM yang mengatakan, Pelabuhan Tambat Kapal tersebut adalah merupakan Aset Dinas Pasar, dan dibangun oleh Dinas Pasar,  jadi bukan Dishub yang membangun dan mengelolanya.

Terkait keterangan dari Dinas Perhubungan yang menyebut itu adalah Aset Dinas Pasar, Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Kotabaru, Drs.Mahyudiansyah,MAP mengucapkan terima kasih atas Informasi yang diberikan oleh Dinas Perhubungan, Jum'at (17/06).

"Selama ini saya berpikir ‎bahwa Pelabuhan Tambat Kapal yang berada di belakang Pasar Kemakmuran tersebut adalah milik Dishub, makanya kami tak begitu mengurusnya. Namun dengan adanya keterangan seperti itu, maka kami akan menindak lanjuti untuk pengelolaannya kedepan," ucap Mahyudiansyah.

Dikatakannya, sebagai upaya mengoptimalkan dalam rangka menggali dan meningkatkan PAD, tentunya akan lebih ditertibkan lagi regulasinya.

"Dalam waktu dekat ini saya akan perintahkan kepada staf untuk membenahi sekaligus memanggil siapa-siapa pihak terkait yang terlibat dalam pengelolaannya selama ini," ucapnya.(Her)
 
Support : Copyright © 2011. www.nasionalxpos.co.id - All Rights Reserved