Today's Headline

Diberdayakan oleh Blogger.
Akhirnya Segel Hotel Novita Dibuka

Diposkan oleh On 6:51 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, JAMBI - Gubernur Jambi H. Zumi Zola, S. TP, MA didampingi Walikota Jambi H. Sy. Fasha, Rabu (18/01) menghadiri secara langsung pembukaan Hotel Novita. Pembukaan Hotel Novita dilakukan pasca penyegelan akibat insiden penistaan agama Desember 2016 lalu.

Pembukaan hotel dihadiri oleh unsur Forkompinda, para tokoh agama dan juga undangan lainnya.
Walikota Sy. Fasya dalam sambutannya mengatakan kita akan melakukan membuka penyegelan atas kasus penistaan agama, dan saya atas nama pemerintah Jambi mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Jambi, unsur Forkopimda, dan ormas Islam, atas apresiasinya turut berkenan menghadiri acara membuka penyegelan di Hotel Novita.

"Kalau masih ada yang masih kurang puas terkait pembukaan segel Hotel Novita silahkan tanya sama kepada pihak yang berwajib yang mana proses hukumnya sudah sejauh mana," ujar Walikota Syarief Fasya. Dilanjutkan Syarief Fasya berharap kedepannya kejadian seperti ini tidak terulang kembali dan sehingga Jambi ke depannya aman, tenteram dan kondusif," tutup Walikota Jambi Syarif Fasya.

Sementara itu Gubernur Jambi Zumi Zola mengatakan dalam kasus penistaan agama yang terjadi di Hotel Novita imbasnya sangat luar biasa sekali bagi kita semua, dan kita terus berkoordinasi bekerja sama untuk Jambi kita ini yang lebih baik dan alhamdulillah kita satu suara, jangan sampai melalui isu - isu kita pecah," kata Gubernur.

"Apabila dalam proses pembukaan penyegelan Hotel Novita ini yang masih ada kurang puas nanti silahkan bertanya kepada pihak yang berwajib, silahkan bertanya kepada Bapak Kapolda karena kasus ini kita proses jalur hukum," papar Zola.

General Manager Hotel Novita Husairi mengatakan terkait kerugian selama ditutupnya Hotel Novita, kerugian belum bisa dihitung kalau material pasti banyak yang jelas kerugian banyak, dan kita akan melakukan langkah ke depannya yakni meyakinkan tamu kalau disini sudah aman," kata General Manager Hotel Novita Husairi. "Kita akan memperbaiki sistem - sistem di Hotel Novita baik dari segi keamanan juga kita akan perbaiki," tegasnya.

Terpisah Ibnu Kholdun, pengacara Reza yang dinyatakan sebagai tersangka pembuat Lafadz Allah pada ornamen Natal di Hotel Novita yang membuat hotel tersebut disegel, menyatakan, kliennya bukanlah orang yang membuat tulisan Allah pada pohon Natal di lobby Hotel Novita, pada Desember yang lalu.

“Keluarga Reza juga sudah bertemu dengan kami. Berdasarkan hasil  komunikasi yang dilakukan Reza dengan keluarga, Reza mengaku dikambinghitamkan dalam kasus ini,” ujar Ibnu Kholdun, Rabu (18/01) melalui siaran persnya. Bahkan Ibnu Kholdun juga mempertanyakan status Reza apakah sebagai tahanan atau bukan.

“Jika sebagai tahanan, hingga sekarang keluarga belum diberitahu penyidik kalau dia ditahan. Seandainya tidak ditahan, kenyataannya Reza tidak bisa pulang ke rumahnya,” tutup Ibnu Kholdun.(trs/rud)

KPUD Tebo Hari Ini Mulai Sortir Surat Suara Pilkada

Diposkan oleh On 6:00 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, TEBO - Terhitung sejak hari ini, Rabu (18/01) KPUD Tebo mulai melakukan melakukan pelipatan dan sortir surat suara yang akan digunakan pada pemilu kepala daerah (Pilkada) kabupaten Tebo yang akan dilaksanakan pada bulan Februari mendatang.

"Pelipatan dan penyortiran surat suara dimulai hari ini," kata Basri, S.Ag selaku Ketua KPUD Tebo di hadapan para awak media (18/01). Dilanjutkan oleh Basri bahwa Pilkada Tebo menggunakan sebanyak 226087 surat suara. Sedangkan jumlah surat suara keseluruhan surat suara yang dikirimkan dari pusat sebanyak 226.087 yang dikepak dalam 114 box, pungkas Basri.

Terakhir Basri hengatakan bahwa untuk kotak suara masih menggunakan stok kotak kotak suara yang sudah diperbaiki karena masih layak untuk dipakai. Untuk kotak suara berjumlah 669 disesuaikan dengan jumlah TPS kabupaten Tebo,"tutup Basri.

Tampak hadir dalam acara ini Kapolres Tebo AKBP. Budi Rachmat, SIK dan undangan lainnya untuk menyaksikan pelipatan dan penyortiran surat suara. (hen)

Kapolri Berikan Penghargaan Kepada 87 Anggota Polda Metro Jaya

Diposkan oleh On 3:59 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. M. Tito Karnavian, M.A. Ph.D memberikan penghargaan kepada anggota Polda metro Jaya yang berhasil mengungkap sekaligus menangkap para pelaku pencurian dengan kekerasan di Pulomas, Jakarta Timur, pada tanggal 26 Desember silam yang menewaskan hingga 6 orang serta 5 lainnya luka-luka. Upacara penghargaan digelar di Polda Metro Jaya, Rabu (18/1/2017).

Sebanyak 87 anggota mendapat penghargaan dari Kapolri atas keberhasilannya bisa mengungkap kasus secara tuntas dalam waktu singkat. Para penerima penghargaan ini terdiri dari 18 anggota perwira menengah, 20 perwira pertama dan 49 Bintara. Kapolri memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang telah didapat oleh anggotanya.

Kapolri mengatakan, bahwa kejadian perampokan di Pulomas sendiri terbilang sadis karena memakan hingga 11 korban dan 6 diantaranya meninggal dunia. Namun dengan sigap jajaran Kepolisian dapat mengungkap kasus tersebut dalam waktu singkat. "Semua tersangka yang berjumlah empat orang berhasil ditangkap dan kasus tersebut dinyatakan murni adalah perampokan," pungkasnya. (SH)

Persatuan Wartawan Tebo Adakan Rapat Perdana

Diposkan oleh On 2:24 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, TEBO - Dalam rangka mempererat  tali silaturrahim dan konsolidasi antar anggota Persatuan Wartawan Tebo (PWT) mengadakan rapat di rumah makan Sederhana km.4 jalan lintas jambi-bungo kabupaten Bungo.

Sebagai langkah awal dibuka langsung oleh sekretaris PWT Adlinsyah Tanjung, SH. Dalam arahannya Adlinsyah mengatakan bahwa PWT ini dibentuk untuk mempererat tali silaturrahmi antar wartawan dan juga memperkuat rasa sosial antar wartawan. "Kita disini dalam rangka memperkuat silaturrahim antar anggota wartawan yang bertugas di kabupayen Tebo,"kata Adlinsyah. Dilankutkannya dengan adanya rapat ini untuk memperkuat dan melindungi anggota ketika melaksanakan tugas sewaktu bekerja,"tutupnya.

Sedangkan Ketua PWT Taher yang diwakili oleh Ketua Harian falam arahannya agar bersatu untuk memperjuangkan hak wartawan ketika melaksanakan tugas di Tebo. Kemudian terkait masalah keluhan rekan-rekan media yang saat ini sangat memprihatinkan dengan anggaran humas pemerintah kabupaten Tebo. Untuk itulah kita mengadakan rapat ini sehingga dengan tercapainya hasil rapat nantinya dapat menjadi pedoman untuk pengurus dalam memperjuangkan dan mencoba menyelesaikan keluhan dari para jurnalis Tebo,"tutupnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut wartawan yang meliput di kabupaten Tebo baik media cetak, online, dan mingguan. (is/hen)

Usai Tinjau Taman Tugu Juang, Gubernur Jambi Berencana Tingkatkan Penataan RTH

Diposkan oleh On 11:51 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, JAMBI - Gubernur Jambi, H.Zumi Zola, S. TP, MA mengemukakan, dia ingin meningkatkan penataan dan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jambi. Hal tersebut dinyatakan oleh Zola saat Peninjauam Taman Tugu Juang, Simpang III sipin, Kemurahan Slamet, Kota Jambi, Selasa (17/1) sore, sekitar jam 16.30 WIB.

Peninjauan dimulai dengan melihat sketsa eksisting Taman Tugu Juang tersebut bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi.

Zola mengatakan, dia merencanakan penataan yang lebih baik lagi terhadap RTH jambi, supaya lebih bagus, lebih indah, dan lebih nyaman untuk dinikmati okeh masyarakat.

"Di tahun 2017 ini, kita rencanakan untuk membangun satu ruang Terbuka Hijau (RTH) di Tugu Juang ini, dan juga kita akan membangun Kawasan Tanggo Rajo (Ancol Jambi)," ujar Zola

Zola menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi telah menganggarkan Rp5,1 miliar untuk membenahi fasilitas Taman Tugu Juang. "Ini sejalan dengan yang diharapkan oleh Legiun Veteran, ketika bertemu dengan saya beberapa waktu yang lalu, yang menginginkan supaya lebih terlihat nilai-nilai perjuangan di sini. Mungkin saat ini kurang terawat kondisinya, padahal potensinya luar biasa, kita sudah punya konsepnya, mulai dari lahan parkirnya, teaternya, tempat untuk masyarakat seni, galeri, dan kuliner. Tempat masyarakat untuk senam pagi, kita siapkan juga," tutur Zola.

"Kita betul-betul memanfaatkan lahan yang ada ini, dan insyaallah, Taman Tugu Juang ini bisa lebih terlihat. Banyak fasilitas yang akan kita tawarkan kepada masyarakat," lanjut Zola.

Zola menegaskan, khusus untuk tugunya, tugunya tidak akan dirombak, namun tetap mempertahankannya, yakni untuk mempertahankan nilai historis perjuangan. "Masyarakat bisa melihat monumennya seperti ini, nilai historisnya, nilai kepahlawanaan dari pahlawan-pahlawan dari Jambi ini. Nanti kita buat beberapa bangunan lagi, seperti reliefnya yang mengandung nilai-nilai perjuangan. Jadi, Tugu Juang itu harus ada niali perjuangannya. Potensi Taman Tugu Juang ini bagus, ada di tengah kota, kita manfaatkan betullah," tambah Zola.

"Ini juga kita komunikasikan dengan Legiun Veteran. Ini niatan kami, kita koordinasikan, dalam pertemuam sebelumnya juga sudah kami bicarakan," ungkap Zola.

Zola menyatakan, peningkatan penataan Taman Tugu Juang direncanakan selesai pada tahun anggaran 2017, dengan nilai anggaran Rp5, 1 miliar dari APBD Provinsi Jambi.

Zola juga menyatakan akan menongkatkan penataan Kawasan Tanggo Rajo (Kawasan Ancol Jambi) karena setiap malam banyak sekali pedagang di kawasan tersebut, bukan hanya pada hari Sabtu dan Minggu saja, tetapi setiap malam, yang berarti di situ terdapat salah satu pusat perekonomian masyarakat.

"Kita ingin lebih memperbaiki, lebih menata supaya lebih nyaman bagi masyarakat," kata Zola.

Selain itu, Zola menyatakan, ada juga beberapa lokasi lainnya yang sedang dikaji oleh Pemerintah Provinsi Jambi untuk ditingkatkan penataannya, diantaranya Lapangan Eks MTQ. "Orang dari airport langsung lihat Lapangan Eks MTQ, potensinya luar biasa, lahannya juga besar. Itu sedang kita kaji," ujar Zola.

Selanjutnya, Zola menyatakan, Taman Anggrek juga akan ditingkatkan penataannya secara bertahap. "Kita kaji duli secara matang. Yang tahun 2017 ini kita fokus di dua lokasi itu (Taman Tugu Juang dan Kawasan Tanggo Rajo)," jelas Zola.

Pada kesempatan tersebut, Zola juga meninjau gedung Mada LVRI (Markas Daerah Legiun Vetetan Republik Indonesia) Jambi yang berada di Taman Tugu Juang tersebut.

Setelah itu, Zola menyambangi para pedagang durian dan pedagang lemang di luar pagar Tugu Juang. Bukan hanya berbincang dengan para pedagang tersebut, namun Zola beserta istri, Hj.Sherrin Tharia Zola memborong dduriandan lemang serta makan durian dan lemang bersama-sama dengan masyarakat dan para wartawan. Para pedagang dan masyarakat di lokasi tersebut sangat antusias dengan kedatangam Gubernur Jambi dan Ketua Tim Penggerak PKK provinsi Jambi tersebut. (trs/fa)

Membangun Desa Baru, Poluroa

Diposkan oleh On 11:15 AM with No comments

​Kepala desa Poluroa Ibrahim Ota
 NASIONALXPOS.CO.ID, SIGI - Pemekaran Desa Peana, Kecamatan Pipikoro, Kabupaten Sigi menghasilkan desa baru yakni, Desa Poluroa yang dinahkodai oleh Ibrahim Ota. Desa baru yang berada di Kabupaten Sigi ini memiliki 2 dusun dan 89 K, serta 4 RT yang secara Geografis berbatasan dengan beberapa desa dan Hutan Adat. Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Peana, sebelah Selatan dengan Hutan Adat, sebelah Barat berbatasan dengan Desa Kantewu II, sebelah Utara berbatasan dengan Desa Kantewu I dan Desa Morui.

Saat di kediamannya (17/1), dengan sangat terbuka Ibrahim menjelaskan tentang desa baru ini, ”Keberadaan saya saat ini merupakan keinginan masyarakat di Desa Poluroa, makanya saya harus bekerja dan membangun desa bersama rakyat,” ujar Ibrahim.

Ibrahim juga mengatakan, “Untuk aktifitas masyarakat disini, sama seperti desa lain yang ada di Kecamatan Pipikoro yakni bertani coklat, sawah, kopi dan cengkeh, luas sawah masih minim hanya kurang lebih 15 Ha,” ungkap Ibrahim.

Terkait pembangunan, lanjut Ibrahim, “Selama saya menjabat sebagai kepala desa yang baru, proses perkembangan di desa mulai kelihatan walaupun skalanya masih sangat kecil, diantaranya pembangunan fisik rabat jalan dan jalan usaha tani,” jelas Ibrahim.

Masih menurut Ibrahim, “Untuk pendidikan di desa ini baru memiliki satu Sekolah Dasar (SD), sedangkan untuk melanjutkan ke tingkat SMP, anak-anak di desa harus ke luar desa, hal ini dikarenakan belum adanya SMP di desa ini,” terang Ibrahim.

“Menyangkut masalah kesehatan, kami sampai saat ini belum memiliki satu pun bangunan untuk Polindes, namun kami sudah mempunyai satu bidan (Nansi) yang sampai saat ini masih numpang tinggal di rumah warga, dengan niat dan kerja yang tulus bidan Nansi ini mampu bekerja dengan baik melayani warga masyarakat disini,” pungkas Ibrahim. (Djoni Salumpana)

Pelantikan Camat dan Pejabat Eselon IV Kecamatan Kulawi

Diposkan oleh On 11:00 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, SIGI - Bupati Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, Moh. Irwan S.Sos, Msi melantik Camat Kulawi dan Eselon IV Kecamatan Kulawi pekan lalu di Desa Bolapapu, tepatnya di lapangan Tribun Harmonis. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Sigi, Wakil Bupati Sigi, Ketua Penggerak PKK, Mantan Camat Kulawi, Kapolsek Kecamatan Kulawi, Kepala SKPD dan Ketua Adat Kecamatan Kulawi, Danramil serta Anggota Dewan Lainnya.

Dalam sambutan, Bupati Sigi menegaskan, (6/1) “Penunjukan dan penetapan seorang Camat (Pegawai Negeri Sipil) dalam sebuah jabatan stuktural merupakan penilaian dan kepercayaan dari atasan berdasarkan kompetensi pendidikan dan pengalaman, serta pertimbangan lainnya,” tegas Irwan.

Bupati juga mengatakan, “Penunjukan dan penetapan saudara Roli Bagalatu sebagai Camat murni karena kompetensi, karena Roli Bagalatu sudah lama berada di pemerintahan sebagai Kasubag, dan secara kebetulan juga saudara Roli Bagalatu adalah putra asli dari Kulawi, sehingga dia lebih mengetahui dan memahami situasi, kondisi dan Budaya, kedepan nantinya bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Kulawi. Jadi , penetapan dan penunjukannya sudah sangat bijaksana,” ungkap Irwan.

Untuk itu, Bupati Sigi kembali menegaskan kepada Camat yang baru dilantik beserta Eselon IV lainnya, “Perlunya adanya database (Data Ril) untuk desa dan kecamatan mengenai data anak-anak yang putus sekolah yang orang tuanya tidak mampu, karena kita tidak bisa berbuat apa-apa jika data itu tidak ada, kalau ada data, nantinya akan dibantu dari Dinas Sosial, mudah-mudahan kedepannya ada dana dan biaya kita bisa untuk melaksanakan semua itu, karena hal ini murni untuk kepentingan masyarakat,” tegas Irwan.  (Djoni Salumpana)

Pejabat Eselon II dan III Lingkup Pemda Buteng Jalani Job Fit Tertulis

Diposkan oleh On 8:44 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, BUTON TENGAH - Para pejabat eselon II dan III lingkup pemerintah Kabupaten Buton Tengah menjalani job fit secara tertulis pada Selasa (17/1) di gedung aula SMPN 1 Lakudo Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah, kegiatan ini dimulai sejak pukul 13.00 Wita sampai selesai.

Para peserta job fit tersebut terdiri dari para Staf Ahli, Asisten, Kepala Dinas, dan para Sekretaris Dinas. Pelaksanaan job fit ini dimaksudkan untuk menguji kesesuaian antara kompetensi keilmuan para pejabat dengan spesifikasi jabatan yang diembannya, guna menciptakan profesionalisme kerja aparatur di lingkup Pemkab Buteng.

Kepala Bidang Diklat dan Pengembangan Sumber Daya Manusia BKD Buteng Syarifuddin Fanta SIP menuturkan, para peserta job fit disamping melibatkan para Kepala Dinas dan Sekdin yang masih menjabat sekarang, juga melibatkan para mantan Kepala Dinas.

"Dalam job fit ini banyak juga para mantan Kepala Dinas yang diikutsertakan, karena untuk persiapan Kepala Dinas baru yang belum lama terbentuk, hanya satu yang tidak hadir, yaitu mantan Kepala Dinas Pertambangan karena dia sakit, tapi nanti dia akan diberikan ruang tersendiri kalau dia sudah sehat," ungkapnya.

Lanjut dari itu mengenai kriteria penilaian guna memenuhi syarat kelulusan, Syarifuddin Fanta mengatakan bahwa semua kriteria itu adalah kewenangan pimpinan tertinggi Kabupaten, dalam hal ini Bupati sebagai penentu kebijakan.

"Kalau masalah penilaian itu semua tergantung pak Bupati, karena kalau fit job ini beda dengan lelang terbuka, ini hanya untuk mengetahui para Kepala-Kepala Dinas ini sampai sejauh mana mereka menguasai bidangnya masing-masing, misalnya dia cocoknya di Dinas mana di bidang mana," tutupnya. (Sapta)

Reslan Ibrahim : Ciptakan Masyarakat Yang Religius Berbudaya, Bermartabat, Maju dan Sejahtera

Diposkan oleh On 12:45 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, BOLSEL - Desa Bakida adalah desa yang berada di bagian Pesisir Selatan wilayah Sulawesi Utara Kab. Bolaang Mongondo Selatan/Bolsel Kec. Helumo.

Desa yang terkenal dengan penduduknya yang ramah dan santun ini dinakodai oleh Reslan Ibrahim. Diketahui, Reslan adalah Kepala Desa muda yang baru terpilih tahun kemarin.

Ditemui di kediamannya (17/1), Reslan mengungkapkan bahwa untuk program Bakida kedepan, Sangadi yang mudah dan cerdas ini lebih fokus ke program Bupati Bolsel dengan motto "Masyarakat Yang Religius Berbudaya, Bermartabat, Maju dan Sejahtera".

"Setidaknya yang akan lebih dulu saya lakukan adalah menjaga hubungan silaturahim dan keharmonisan masyarakat Desa Bakida," ujar Reslan.

Reslan menambahkan, "Saya akan melarang penjualan minuman keras / miras dan akan memberikan sangsi berat kepada masyarakat yang mengkonsumsi miras, karena orang yang mengkonsumsi miras jelas akan mengganggu keamanan desa," ungkap Kades.

Menurut Reslan, "Di Bolsel ini, semua Kades/Sangadi melalui perintah Bupati diharuskan bahwa Pemerintah dan Aparat Desa harus melakukan Sholat Lima Waktu dan sholat subuh berjama'ah. Hal ini bisa dimulai dari Pemerintah Desa sebagai panutan masyarakat, dan kedepan akan tercipta Masyarakat Bolsel yang beriman, bertaqwa kepada Allah SWT untuk menuju Masyarakat Yang Religius Berbudaya, Bermartabat, Maju dan Sejahtera," tutur Kades.

Disinggung mengenai Dana Desa APBN, Kades mengatakan, "Terkait Dana Desa APBN, saya lokasikan untuk pekerjaan fisik dan pemberdayaan, hal itu pun setelah melakukan musyawarah dengan lembaga desa dan masyarakat melalui kesepakatan bersama dengan membentuk Tim TPK, yang notabene adalah warga lokal dan memberdayakan warga desa sebagai wujud nyata program pemberdayaan dengan mengutamakan kualitas pekerjaan" tandas Reslan. (tanto)

Desa Kalamanta Butuh Perbaikan Jalan

Diposkan oleh On 12:39 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, SIGI - Kecamatan Pipikoro, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah memiliki 19 desa, salah satunya yakni Desa Kalamanta yang merupakan Desa terjauh dari semua desa di Kabupaten Sigi. Akses jalan menuju ke desa Kalamanta sangat sulit dan susah untuk dilalui dengan kendaraan. Itupun hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua. Hal ini dijelaskan oleh Kepala Desa Kalamanta, Luther Landu (17/1).

Kades mengungkapkan, “Desa Kalamanta memiliki 2 dusun dan 99 KK yang rata-rata berpenghasilan sebagai petani dan memiliki pertanian yang luas, untuk luas wilayah pertanian mencapai 230 Hektar, namun belum semuanya terkelola,tapi dengan kerja keras dengan sistem manual warga kami mampu menghasilkan padi dan beras yang berkualitas dan unggul karena tidak menggunakan pupuk,” ungkap Luther.

“Secara geografis, letak desa kami ini sebelah Timur berbatasan dengan Hutan Negara (Lindung), sebelah Selatan berbatasan langsung dengan Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan, sebelah Barat Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat, dan sebelah Utara berbatasan dengan desa Mamu,” ujar Luther.

Luther menambahkan “Seharusnya hal ini mengutungkankan untuk desa kami, karena desa kami berbatasan langsung dengan dua kabupaten besar yakni Luwu Utara dan Mamuju, namun akses jalan dari Kabupaten Sigi sangat sulit untuk menuju ke Desa Kalamanta,” tukas Luther.

Terkait Sumber Daya di desanya, Kades mengatakan bahwa pertanian coklat, kopi dan sawah padi lumayan melimpah, tapi untuk menjualnya masih sulit dikarenakan akses jalan yang terbatas.

“Untuk itu, harapan saya kepada Bupati dan Gubernur untuk bisa melanjutkan dan meneruskan program perbaikan jalan Provinsi Peana - Kalamanta dan saya sangat mendukung program dari Bapak Bupati untuk hal ini,” pungkas Luther. (Djoni Salumpana)

Kepala Desa Moa : Tingkatkan Pembangunan Desa Bersama Masyarakat

Diposkan oleh On 12:32 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, SIGI – Desa Moa merupakan desa yang di kelilingi oleh Hutan yang berada di Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Hutan yang mengelililngnya yakni Kawasan Taman Nasional Lore Lindu (Napu) yang berada di Timur, Sebelah Barat berbatasan dengan Hutan Adat Kecamatan Pipikoro, sebelah selatan berbatasan dengan Lore selatan (Bada) dan sebelah Utara berbatasan dengan Kawasan Taman Nasional Lore Lindu (Desa Pilimaku Jawa). Hal ini dijelaskan oleh Kepala Desa Moa, Djohanis S. Djempa di kediamannya (17/1).

“Untuk Lokasi Taman Nasional Lore Lindu, kami dengan warga desa sangat menjaga kelestariannya, untuk mata pencaharian warga disini rata rata petani yakni petani coklat, kopi dan sawah ladang, untuk luas lokasi pertanian dan perkebunan disini rata rata memiliki kebun coklat yang total luasnya mencapai 40 hektar, sedangkan untuk padi ladang yang sistemnya berpindah pindah memakai lokasi tanah adat yang dipakai berulang kali, sehingga tidak merusak hutan lainnya terutama Kawasan yang dilarang,” tegas Djohanis.

“Kami sebenarnya memiliki lokasi untuk kawasan persawahaan yang lokasinya sekitar 45 Ha, dan sudah pernah berkali kali kami usulkan dalam Musrenbang, namun sampai saat ini belum ada realisasinya,” jelas Djohanis pada NX.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Desa sebelumnya, Agus Rori, “Lokasi persawahaan itu sudah pernah di kelola dan menghasilkan, namun karena tidak adanya irigasi yang mampu mengairi untuk kelanjutannya, makanya sampai sekarang tidak dipakai lagi lokasi persawahaan itu,” tambah Agus Rori (Kepala Desa Tua).

Agus juga menjelaskan, “Adapun irigasi yang dibangun dan telah selesai di tahun 2016 lalu, sebenarnya tempat dan lokasinya tidak strategis, karena keinginan kami lokasi irigasi tersebut seharusnya berada di lokasi persawahan itu yang luasnya 45 Ha ,karena berdasarkan survey awal dan permohonan kami sebelumya,” jelas Kepala Desa Tua.

Disinggung mengenai Pendidikan di desa ini, Kades Moa kembali menjelaskan bahwa kendala pendidikan di desanya sangatlah sulit dikarenakan hanya ada satu sekolah yakni SD BK Moa, “SD itu pun milik Yayasan yang di kelola Kepala Sekolah dan 4 orang guru sukarela, jelas kami sangat memerlukan perhatian dari pemerintah dalam bidang Pendidikan, sebenarnya ada keinginan kami membuat Satap dan lokasinya sudah ada,” terang Djohanis.

Lanjut Djohanis, “Kendala bidang pendidikan disini juga adalah ketika anak-anak tamat dari Sekolah Dasar, ,ereka sangat sulit untuk melanjutkan ke tingkat lanjut, dikarenakan semua SMP sangat jauh dan berada di luar Desa Moa, ada yang melanjutkan ke Bada Kabupaten Poso dan ke Palu, bahkan ada juga yang tidak melanjutkan atau putus sekolah,” ungkap Kepala Desa.

Kades Moa mengucapkan terimakasih kepada Kepala Desa sebelumnya yang telah banyak membantu dan memberikan masukan untuk kelanjutan dan perkembangan Desa Moa, “Saya Atas Nama Kepala Desa Moa sangat berterima kasih kepada Silumbu Rori, AU Poke, Johanis Mpajama (Karteker Sekdes), Agus Rori, Tajering (Pj. Kades) yang selama ini telah membangun Desa Moa menjadi lebih baik,” pungkas Djohanis. (Djoni Salumpana)

Bupati Wakatobi Kembali Diminta Copot Kepala BPBD

Diposkan oleh On 8:16 PM with No comments

Ketgam: Foto aksi alur masuk dermaga
 NASIONALXPOS.CO.ID, WAKATOBI - Kasus alur masuk dermaga Kapota Wangi-Wangi Selatan yang di sinyalir Mark Up kembali disorot lembaga Kambode Raya Kendari. Kini Bupati diminta tegas mengambil langkah untuk mencopot kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wakatobi, Sarifuddin Moane,S.Mak. yang kembali dilantik beberapa waktu lalu setelah sebelumnya menjabat kepala Perhubungan, Komunikasi dan Informatika saat proyek yang menelan anggaran 2 Milyar lebih itu berproses.

Dalam tuntutan yang ketiga kalinya, mereka menjelaskan kejanggalan kasus mulai tahap pertama yang dianggarkan 1 Milyar lebih yang diduga dalam prakteknya ada dugaan korupsi dan kongkalikong sebab baik dokumen amdal maupun target pekerjaan tidak memenuhi syarat.

Demikian pada tahap pekerjaan yang kedua kalinya yang mulai dikerjakan bulan Juli tahun lalu dengan anggaran serupa sebesar 1,3 Milyar juga disinyalir terjadi pula kerjasama antara pihak kontraktor CV.Tombino Perkasa bersama kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) yang menyetujui proyek tersebut dikerjakan.

"Pada tahap yang kedua yang selesai Agustus 2016 kemarin juga menuai banyak persoalan diantaranya pekerjaan yang diduga belum selesai sampai saat ini sehingga perusahaan ini tidak taat hukum maka semestinya mereka penuhi denda sebab alur masuk saat ini telah menutup kembali galian semula ketika proyek itu dikerjakan dan ini merugikan masyarakat," Jelasnya Jendral Lapangan, Filman Ode.

Pantauan media ini, aksi yang hanya di ikuti beberapa mahasiswa ini sempat bersitegang dengan anggota Polres Wakatobi saat diarahkan untuk tidak berorasi ditengah jalan dan membakar ban bekas menggunakan bensin sebab saat itu salah satu guru TK yang tidak jauh dari aksi mereka memperingatkan agar tidak mengeraskan suara dan juga membakar ban bekas dengan alasan siswanya terganggu. (Coly)

Program Nasional 5 juta Sertifikat, Pertanahan Sosialisasi Pendaftaran Tanah

Diposkan oleh On 8:08 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, WAKATOBI - Dibawah  Pemerintah Jokowi – JK, Tahun ini Program Nasional (Prona) sertifikat gratis kembali direalisasi. Secara nasional angka sertifikasi mencapai 5 Juta dimana Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapat jatah 15.000. Dari jumlah itu Kabupaten Wakatobi diberi Kouta 1.200 sertifikat. Hal ini mendorong rencana percepatan pendaftaran tanah sistematis dan lengkap sehingga melalui Kantor Pertanahan Wakatobi, melakukan sosialisasi, di Aula Kelurahan Wanci, selasa (17/1/2017).

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Wakatobi, La Ariki, Menjelaskan jatah sertifikat yang akan di peruntukan di daerah yang dipimpinnya tersebut dari sebanyak 1.200 sertifikat hanya Kecamatan Wangi – Wangi lah yang beruntung memperolehnya lewat seleksi Kementerian Pertanahan sementara untuk Wangi-Wangi Selatan dan Wakatobi dua (Kaledupa,Tomia dan Binongko) saat ini belum kebagian.

Kendati demikian. Kata mantan pegawai Pertanahan Kota Bau-bau ini, tidak secara keseluruhan meliputi desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Wangi-Wangi hanya dua kelurahan saja yang mendapatkan jatah prioritas diantaranya Kelurahan Wanci menyusul Kelurahan Wandoka.Sementara untuk Kelurahan Wandoka Utara menjadi cadangan apabila di kelurahan wanci jatah seribu dua ratus sertifikat belum semua terpenuhi.

“Saya berharap kepada bapak ibu sekalian yang memiliki tanah di kelurahan wanci dan belum memiliki sertifikat agar segera mendaftarkan tanah tersebut ke pihak kami di pertanahan agar statusnya menjadi jelas. Baik itu tanah di peroleh melalui jual beli, tanah warisan, hibah maupun wasiat agar kedepan tidak ada lagi tanah yang tidak memiliki sertifikat di kelurahan ini,” Pintanya.

Selain itu juga, Kata dia, Dalam proses pendaftaran tanah ini tidak di pungut biaya sepersenpun dari kantor pertanahan namun jika kemudian ada panitia kelurahan meminta dan mengatasnamakan pertanahan hal itu diluar pengetahuan dan tanggung jawab pihaknya.

Kami tidak bertanggung jawab kepada bapak dan ibu sekalian apabila ada permintaan uang karena itu diluar kendali kami dan panitia kelurahan ini bekerja tanpa di gaji. Saya tidak menginginkan ke depan ada sorotan kepada pihak kami (pertanahan) bahwa kami melakukan pungli," jelasnya dihadapan masyarakat Kelurahan Wanci.

Sesuai penjelasannya bahwa Sertifikat tanah lewat Prona yang telah diprogram negara tersebut diberikan bantuan sebesar Rp.500.000 per sertifikat bagi lembaga yang menanganinya.

Lemahnya Pengawasan Galian Kabel di Kab.Tangerang

Diposkan oleh On 7:55 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG - Pemerintah Daerah kabupaten Tangerang, dinilai lemah dalam melakukan pengawasan pada pihak ketiga saat menggali jalur galian untuk pemasangan kabel Telkom dan PLN. Sehingga kondisi tersebut berdampak pada kerusakan infrastruktur yang ada di beberapa titik wilayah kabupaten Tangerang.
Kondisi seperti ini sering terlihat di sejumlah wilayah, bekas galian kabel dibiarkan begitu saja sehingga tidak jarang kerap memakan korban bagi pengendara kendaraan roda dua.

“Ini perlu ketegasan dari Pemda bagaimana melakukan pengawasan dan memberikan sanksi pidana jika pihak ketiga membandel. Perlu bank garansi sebagai jaminan jika para kontraktor galian tidak mengembalikan sesuai kondisi awal apabila tidak dijalankan maka perlu dipidanakan,’’ ujar Benny Sihombing penggeliat lapangan (17/1).

 Menurutnya, hal tersebut sudah sesuai UU. Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 20/PRT/M/2010 mengenai pedoman pemanfaatan dan penggunaan bagian-bagian jalan.

Di tambahkannya, selama ini secara kasat mata banyak proyek galian utilitas seperti galian pipa PDAM, Gas Negara, PLN, atau Telkom di bahu jalan dikerjakan asal-asalan dengan tidak memenuhi standar sesuai peraturan yang ada. Selain membuat semrawut wajah kota, titik-titik galian juga berdampak pada kemacetan lalu lintas yang parah.

“Sosialisasi kepada pengguna jalan juga sangat minim. Pengawasan dari pihak Dinas Binamarga dan Tata Air juga sangat lemah, sehingga jika pekerjaan galian sudah selesai tidak dikembalikan sesuai kondisi semula. Padahal sesuai Permen PU. No. 20/PRT/M/2010 mengenai pedoman pemanfaatan dan penggunaan bagian-bagian jalan. Memuat kewajiban kontraktor selaku pelaksana proyek untuk mengembalikan bekas galian utilitas kepada kondisi semula,“ tegasnya.

Hingga berita ini turunkan masih terlihat kesemrawutan akan galian tanah pemasangan kabel di wilayah kab.Tangerang khususnya di kecamatan Pasar Kemis tanpa pengawasan ketat dari dinas terkait. (TIM 09 LS)

DLH Buteng Salurkan 16.000 Bibit Untuk Minimalisir Pemanasan Global

Diposkan oleh On 7:43 PM with No comments


 NASIONALXPOS.CO.ID, BUTON TENGAH  - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buton Tengah telah menyalurkan 16.000 anakan pohon trembesi di 7 Kecamatan daerah Kabupaten Buton Tengah, hal ini merupakan upaya mendukung program pemerintah pusat dalam meminimalisir dampak pemanasan global. Program penyaluran bibit ini sejak Dinas Lingkungan Hidup masih menyatu dengan Dinas Kehutanan pada 2016 kemarin dan terus berjalan secara berkelanjutan hingga sekarang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buton Tengah H Alimuddin SE MSi saat di temui Selasa tadi siang (17/1) mejelaskan, guna memaksimalkan penyaluran pohon yang akan digunakan untuk program penghijauan, pihaknya menyiapkan 16.000 anakan pohon trembesi, adapun masalah penanamannya diserahkan pada masing-masing Kecamatan. "Untuk kabupaten Buton Tengah, kami siapkan bibit sebanyak 16 ribu anakan, dan itu kami sudah salurkan ke tiap-tiap Kecamatan yang ada di Buton Tengah, tugas kami menyediakan bibit, adapun untuk tindak lanjut proses penanaman itu kami serahkan kepada masing-masing Kecamatan," ulasnya.

Dikatakan pula olehnya, dalam upaya meminimalisir dampak-dampak pemanasan global, maka kedepan nanti pihaknya akan menyediakan bibit untuk mengisi ruang-ruang publik yang masih gersang dengan program penanaman pohon lindung. "Kemudian untuk meminimalisir dampak pemanasan global, terutama di daerah-daerah yang gersang maka kedepan nanti semua ruang-ruang publik termasuk Lapangan dan lain sebagainya, itu kita akan sediakan bibit, selanjutnya nanti supaya diadakan penanaman," sambungnya.

Alimuddin juga memaparkan, program yang dijalankan saat ini merupakan program pemerintah sejak Dinas yang ia pimpin ini masih berbaur dengan Dinas Kehutanan, namun saat ini Dinas Kehutanan telah berada dalam kendali dan kewenangan pemerintah provinsi. Hal ini bertujuan untuk mensukseskan program penanaman pohon secara nasional yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat. "Program penanaman pohon itu adalah program pemerintah melalui Badan Lingkungan Hidup dan Kehutanan, karena kemarin masih menyatu dengan Kehutanan. Jadi tujuan kita adalah bagaimana mensukseskan program pemerintah, dibidang penanaman pohon secara nasional oleh pemerintah, ada istilahnya itu bulan menanam dan hari menanam, itu sudah dicanangkan dan itu akan terus berkelanjutan," tandasnya. (Sapta)

Investor Asing Melirik Potensi Perikanan dan Pariwisata Buteng

Diposkan oleh On 7:33 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, BUTON TENGAH - Investor asing mulai melirik potensi kekayaan alam yang ada di Kabupaten Buton Tengah (Buteng). Mereka datang menemui pihak Pemda Buteng pada Senin (16/1), namun oleh karena Pj. Bupati tidak berada ditempat maka mereka hanya menemui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dalam rangka dialog tawaran kerjasama.

Ketika dikonfirmasi oleh media ini pada Senin (16/1), Kepala Bappeda Ir H Maiynu menjelaskan bahwa investor asing yang datang merupakan warga asal Cina, potensi yang mereka lirik di Buteng yakni perikanan dan pariwisata. "Mereka tadi adalah investor asing asal Cina, kalau saya lihat dari diskusi kami tadi, potensi yang mereka lirik itu ada 2, yaitu potensi perikanan dan potensi pariwisata, dan memang semua itu sudah unggulan kita, makanya saya respon," ucapnya.

Diungkapkan oleh H. Maiynu, walaupun pihak investor asing ini baru sebatas menemui Kepala Bappeda, tapi sesungguhnya para investor ini telah memiliki data awal tentang adanya potensi perikanan dan pariwisata di Buteng. "Ini mereka baru masuk di Bappeda, tapi data awal mereka sudah punya, tinggal mereka cocokkan di lapangan, betul atau tidak potensi seperti ini, tadi sebenarnya kalau ada pak Bupati, maunya saya mereka langsung ketemu dengan pak Bupati," ucapnya.

Kepala Bappeda ini juga memaparkan, para investor yang berkebangsaan Cina tersebut telah memiliki akses jalinan komunikasi dengan pihak Departemen Kelautan dan Perikanan tingkat pusat, sehingga dengan mudah mereka telah mengetahui potensi-potensi ideal untuk berinvestasi di Buteng. "Mereka itu kan punya 'chanel' di Departemen Kelautan dan Perikanan di Pusat sana, jadi dari Departemen Kelautan itu mereka diarahkan kalau mau investasi maka di daerah ini," paparnya.

H. Maiynu mengatakan pula, program investasi ini telah direncanakan sebelumnya oleh pihak Pemda Buteng sejak 2015 lalu, yang mana pada saat itu termasuk rencana pengolahan agar-agar ia telah gambarkan kepada pihak Depertemen Kelautan dan Perikanan yang datang berkunjung ke Buteng. "Sebenarnya sudah lama kita rencanakan, saya masih juga di Bappeda ini dulu, termasuk datangnya pihak Departemen Kelautan dan Perikanan Pusat itu pada akhir 2015 dulu saya sudah mulai gambarkan, termasuk dulu rencana pengolahan agar-agar, dua kali mereka datang dan saya langsung oke," ulasnya.

Selanjutnya Kepala Bappeda menggambarkan kepada para investor mengenai potensi di Kabupaten Buton Tengah, bahwa jangan dipandang dari besaran output hasil produksi, karena daerah ini mempunyai daya tarik tersendiri, dengan letaknya yang sangat strategis Buton Tengah telah mampu menarik hasil-hasil pertanian berupa jambu mente dari daerah Indonesia bagian timur hingga Maluku dan Papua untuk diolah dan kemudian dijadikan sebagai komoditas ekspor. "Buton Tengah ini jangan dilihat berapa hasil produksi disini, tapi karena letaknya sangat strategis, saya katakan pada mereka, kalau bapak mengolah agar-agar dan ikan disini maka semua termasuk Wakatobi akan masuk disini, saya berikan contoh pada mereka, disini jambu mente itu kecil, tapi pada akhirnya semua jambu mente di Indonesia bagian Timur termasuk daerah Maluku dan Irian sana semua larinya kesini untuk diolah, jadi kalau bapak ingin seperti itu, maka bantulah kami disini untuk pengolahan agar-agar itu, maka turunlah bantuan-bantuan saat itu," pungkasnya. (Sapta)

Muji Widodo Jabat Kalapas Pemuda Kelas IIA Tangerang

Diposkan oleh On 7:23 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG - Serah terima jabatan (sertijab) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Pemuda kelas IIA Tangerang, dari H. Abdul Hany kepada Kalapas yang baru Muji Widodo, yang dilaksanakan di ruang kunjungan lapas pemuda Kota Tangerang, Selasa (17/1/2016).

Mantan Kalapas, H. Abdul Hany mengatakan, bahwa dirinya menjabat Kalapas pemuda kelas IIA Tangerang selama 1 tahun 2 bulan. "Selama menjabat, saya selalu menjalin komunikasi dengan pegawai dan warga binaan, praktisnya segala tantangan dan gangguan dapat diminimalisir, aman terkendali," ungkap Hany.

Kepada Nasional Xpos, Hany menjelaskan, bahwa dirinya sekarang bertugas di Kementerian Hukum dan Ham sebagai Kepala Bidang (kabid) Kemananan membawahi lapas-lapas.

 Hany berharap kepada Kalapas yang baru agar kinerjanya lebih bagus lagi. "Pengganti saya, bisa lebih ditingkatkan," pesannya.

Kalapas pemuda kelaa IIA Tangerang, Muji Widodo mengatakan, "Saya bekerja sesuai SOP sesuai perintah dan tidak bisa menyimpang dari perintah atasan," tegas Muji kepada Nasional Xpos.

Sebelumnya Muji Widodo menjabat Kalapas Labuhan Ruku Kabupaten Ruku Provinsi Sumatera Utara. Terkait pembinaan narkoba, Muji menyampaikan, bahwa itu program Badan Narkotika Nasional (BNN) sesuai bidangnya masing-masing. "Kita akan bekerjasama dengan BNN setempat, selama program BNN masih ada dan akan terus berjalan," terang Muji.

Ditambahkannya, program lapas mengikuti program ditjen lembaga kemasyarakatan. "Menciptakan situasi keamanan yang kondusif dan melakukan pembinaan keterampilan mandiri," tandasnya. (Shelli)

Bejat.....!!! Toni Nekad Menculik Gadis Karena Menuntut Ilmu Hitam

Diposkan oleh On 6:51 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO - Berdasarkan BAP yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian, akhirnya Toni alias Jannuri mengakui perbuatannya. Dari keterangan yang didapat pihak penyidik, Toni nekad menculik dan mencabuli RSP dikarenakan sedang menuntut ilmu hitam.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kapolres Bungo AKBP. Asep Amar Permana, SIK melalui Kasatreskrim Polres Bungo AKP. Afrito Marbaro Macan, SIK. "Toni sedang menuntut ilmu hitam, itulah sebabnya dia nekad melakukan penculikan dan pemerkosaan terhadap RSP," tutur Kasatreskrim, Selasa (17/01) di depan ruangan Satreskrim Polres Bungo.

Dilanjutkan oleh Kasatreskrim bahwa Toni harus mendapatkan 32 perawan guna memenuhi ilmu hitam yang dituntutnya, dan dari pengakuan tersangka, Toni baru dapat 17 perawan. Sedangkan kronologis penangkapan, berdasarkan adanya laporan masyarakat pada tanggal 15 Januari 2017 atas keberadaan pelaku Toni berada di kebun karet di Dusun Sekampil kecamatan Pelepat.

Lalu sekitar 22.30 WIB, tim buser melakukan pengintaian terhadap pelaku dan pada pukul 23.00 WIB pelaku dapat di tangkap dan diamankan setelah dilumpuhkan dengan timah panas di kakinya dikarenakan pelaku sempat melakukan perlawanan. Untuk saat ini pelaku telah diamankan di Polres Bungo guna pengusutan perkaranya lebih lanjut. Atas tindakan pelaku, disangkakan pasal 81 ayat (1) Jo pasal 76D UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2012 tentang perlindungan anak. Ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal 5 milyar. (hen/is)

Sesosok Mayat Ditemukan Ditengah Hutan Jati

Diposkan oleh On 6:25 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA - Warga Desa Semanggi Kecamatan Jepon dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat lelaki yang tergeletak di antara semak dedaunan hutan jati. Warga pun berbondong-bondong ke lokasi yang berada di hutan jati petak 3 RPH Ngodo BKPH Ngliron, KPH Randublatung.

Setelah diperiksa, ternyata sosok mayat lelaki tersebut adalah warga setempat bernama Sunoto bin Legi (40) warga RT 01 RW 01 Desa Semanggi. Ia diduga tewas karena terjatuh dari bukit yang berada di kawasan hutan jati.

Berdasarkan keterangan Brigadir Sagiman, Bhabinkamtibmas Semanggi, kejadian penemuan mayat Sunoto berawal dari laporan Sukijan (45) warga Semanggi yang sedang mencari jamur di hutan. Tiba-tiba ia menemukan sesosok mayat lelaki yang dikenal bernama Sunoto. Lantas ia melapor ke salah satu warga yang sedang menyemprot rumput bernama Sarpin.

“Dari situlah kemudian mereka lapor ke perangkat desa, lalu kami teruskan ke Polsek,” ujar Brigadir Sagiman, Selasa pagi (17/1) sekitar pukul 08.00 WIB. Warga tak berselang lama, petugas kepolisian datang bersama tim medis untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan jenazah. Pemeriksaan jenazah di hutan disaksikan perangkat desa dan warga sekitar. Setelah diperiksa dokter Nindi ternyata tidak ada tanda-tanda penyaniayaan, sehingga jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Berdasarkan keterangan dari keluarga, korban memiliki riwayat penyakit ayan atau apilepsi. Diduga kuat ia terjatuh saat penyakitnya kumat sehingga meninggal,” kata Brigadir Sagiman.

Pihak keluarga sendiri menyampaikan bahwa korban sudah keluar rumah sejak Minggu pagi (15/1) pukul 05.00 WIB menuju hutan saat udara masih terasa dingin. Namun hingga Minggu malam, korban tak kunjung pulang. Keluarga di rumah pun khawatir terjadi sesuatu dengan Sunoto karena korban selain memiliki penyakit ayan juga pernah mengidap gangguan jiwa. Dan kekhawatiran itu benar terjadi, Senin pagi ia ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Adapun Kapolsek Jepon AKP Sutarjo membenarkan bahwa di Desa Semanggi telah ditemukan sesosok mayat lelaki yang diduga tewas karena mengidap penyakit epilepsi dan terjatuh dari bukit hutan jati. “Kami temukan barang bukti berupa sandal korban,” ungkapnya.

Atas kejadian ini ia menyarankan kepada seluruh warga masyarakat jika memiliki keluarga yang menderita segala jenis penyakit jangan sampai dibiarkan keluyuran sendirian. Karena jika dibiarkan, akibatnya bisa fatal seperti ini. (pri)

Jalan Beringin RT. 26, 27/ RW.008 Kelurahan Pasir Putih Memperihatinkan

Diposkan oleh On 6:16 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO - Jalan Beringin yang terletak di RT.26,27/RW.008 kelurahan Pasir Putih kecamatan Rimbo Tengah kabupaten Bungo saat ini sangat memprihatinkan.

Dimana terlihat kondisi jalannya sangat rusak parah, baik yang menanjak maupun yang datarnya. Hal ini tidak dipungkiri oleh beberapa warga yang ditemui media ini, salah satunya Arief. "Iyo bang, jalan ko termasuk lumayan ramai, karena jalannya rusak makanyo kini sepi,"kata Arief.

Lain lagi dengan Aminah kepada media ini katanya jalan tersebut sangat memprihatinkan. "Masak iya pak, jalan di kota Bungo masih ado jalan seperti iko, kalau hujan iyo licin nian dak hujanpun payah nak lewat, apalagi kalau cewek," keluhnya kepada media ini.

Terkait adanya keluhan warga mengenai jalan Beringin tersebut, media ini menemui Lurah Pasir Putih Firdaus. Di ruang kantornya Firdaus mengatakan kalau jalan Beringin sudah kita sampaikan melalui musrembang. "Ini sudah kita ajukan pada musrenbang tahun 2016 pengaspalan/ perbaikan jalan lingkungan di jalan Beringin sepanjang 30 M,"kata Firdaus, Rabu (17/01).

Mudah-mudahan tahun 2017 ini dapat direalisasikan sehingga jalan tersebut dapat kembali dipergunakan sebagaimana biasanya," tutup Firdaus. (hen)

Kontoversi DPC PDI-P, Ketua DPRD Terancam PAW

Diposkan oleh On 2:27 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, WAKATOBI - Pasca terbit SK kepengurusan baru Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDI-P) Kabupaten Wakatobi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang di klaim mantan Bupati Wakatobi Ir.Hugua Sekaligus Ketua DPD PDI-Perjuangan telah dilihatnya beberapa hari lalu di Jakarta dan akan diserahkan tepatnya Selasa (17/1/2017) esok hari, di Provinsi Sultra. Muhammad Ali yang duduk Sebagai ketua DPRD Kabupaten Wakatobi sekaligus DPC PDI-Perjuangan mengaku pasrah dan berjanji akan legowo dengan putusan tersebut.

Ketua DPRD dua periode ini, mengaku jika ada putusan DPP menyangkut dirinya dan telah final diputuskan secara kelembagaan partai maka selaku kader dirinya tetap tunduk serta patuh terhadap putusan tersebut.

"Yah Kalau ada putusan DPP karena saya sudah katakan apapun putusan DPP mau pahit mau manis sebagai kader PDIP saya harus tegak lurus. Nanti kalau diputus kamu turun pengurus jadi kader biasa, ini seratus persen ya siap laksanakan. Kemudian jika ada lagi putusan ini selaku ketua DPC baru dan kamu turun status maka siap laksanakan, ini perintah DPP kamu di PAW siap laksanakan," ujarnya.

Menyangkut persoalan ini, Kader yang diduga telah berkhianat ini telah selesai menjalani sidang mahkamah kehormatan partai. Baik pembelaan yang tergugat maupun yang digugat sudah selesai disidangkan sejak bulan Februari tahun kemarin.

"Mau lakukan pembelaan apalagi, kalau sudah mahkamah kehormatan telah memberikan rekomendasinya maka itulah putusan tertinggi tidak ada kasasinya itu. Jadi kalau sudah putus dan turun putusan DPP maka selesai kita tetap tunduk dan tegak lurus terhadap itu," Ulangnya.

Namun sejauh ini kata dia, belum ada putusan dalam bentuk lisan atau surat yang diterimanya hingga kini. Kalaupun ada kemudian surat DPP pertama yang diperlihatkan hanya lewat pesan Facebook yang menurunkan dirinya dari pengurus jadi kader. Demikian mengenai surat penonaktifan dirinya selaku ketua DPC.

"Surat yang  dengan segala putusannya yang ada di FB itu, saya buat klarifikasi lewat sosial media. Dibawa saya tulis untuk mengurangi telpon yang masuk kan itu menanggapi di Media Online, tak ada surat-surat itu saya terima langsung atau pemberitahuannya lisan," Jelasnya.

Namun jika sewaktu-waktu dirinya diputuskan oleh DPP dan hasilnya harus menerima konsekuensi Pergantian Antar Waktu (PAW) ia mengaku telah siap.

"Kedepan jadi petani apakah mau jadi nelayan itu kan wilayah normatif dan mengenai karier politik itu kepercayaan publik partai sebagai wadahnya. Kalau rakyat menghendaki kita kedepannya apakah PDIP masih mencalonkan kita, kalaupun tidak apakah kita jadi petani atau nelayan," Pasrahnya.

Sementara itu dalam penjelasan ketua DPD PDI-Perjuangan,Ir.Hugua menyebut dengan gamblang penggantinya selaku ketua DPC yang tidak lain dijabat Haliana,mantan calon Bupati Wakatobi usungan partai PDIP serta Demokrat dan PKB.

Ir.Hugua meyakini perubahan kepengurusan DPC Kabupaten Wakatobi bakal menjadi warna baru perpolitikan di Wakatobi yang diyakini mampu membawa angin segar perubahan lebih baik. "PDIP itu partai besar gugur satu tumbuh seribu, saya yakin seyakin-yakinnya Haliana mampu membawa PDIP lebih baik," Paparnya. (Coly)

Puluhan Gepeng Dirazia Satpol PP Kota Tangerang

Diposkan oleh On 2:08 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG - Sebanyak
33 gelandangan dan pengemis berhasil dijaring dalam operasi penegakkan Perda Kota Tangerang No 5 tahun 2012, tentang Pembinaan Anak Jalanan Gelandangan, Pengemis dan Pengamen serta Perda Kota Tangerang No 6 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum, Senin (16/1/2017).

Dalam operasi penertiban tersebut petugas SatPol PP Kota Tangerang berhasil menjaring tujuh orang gelandangan dan pengemis di sejumlah persimpangan jalan protokol. setelah Sebelumnya telah terjaring sebanyak 27  anak jalanan dan gelandangan.

Kepala Bidang Penegakkan Produk Hukum Daerah, Kaonang mengatakan, “Mereka kami serahkan kepada Dinas Sosial Kota Tangerang untuk dilakukan pembinaan. Selesai operasi penertiban, langsung kami buatkan berita acara penyerahan kepada Dinsos,” jelas Kaonang.

Razia tersebut, menyisir kolong jembatan Cisadane dijadikan tempat tinggal para Gepeng.

“Penertiban berikutnya akan kami bersihkan kolong jembatan Cisadane ini dari pemukiman liar,” terang Kaonang.

Setelah itu, razia berlanjut menyusuri jalan Merdeka – Gatot Subroto sampai di pertigaan Jatiuwung.

Sepanjang jalan petugas mengingatkan kepada para pedagang kaki lima agar tidak berjualan di badan jalan, trotoar dan di atas saluran air. Mereka yang berjualan di tempat terlarang tersebut, diingatkan agar menggeser dagangannya dari area itu.

“Kami bekerja ini sesuai tugas pokok fungsi selaku aparat pemerintah Kota Tangerang. Kami berkewajiban untuk menjaga ketertiban umum Kota Tangerang. Ini adalah amanah Walikota dalam mewujudkan Tangerang LIVE layak huni dan layak kunjungi,” ungkap Kaonang.

Diterangkan Kaonang, terkait penegakkan Perda Kota Tangerang No 5 Tahun 2012 pihaknya akan melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Sosial. Sehingga mereka yang terjaring penegakkan Perda, ada solusi agar tidak terulang lagi.

“Hal ini akan kita lakukan koordinasi dengan OPD lainnya,” tutupnya. (SH)

Kerja Optimal, DKP hadirkan Mesin Kartu Nelayan dan Kemudahan Asuransi Nelayan

Diposkan oleh On 6:28 PM with No comments


 NASIONALXPOS.CO.ID, WAKATOBI - Dalam waktu dekat ini, Dinas kelautan dan perikanan akan memudahkan masyarakat untuk pelayanan sim nelayan dan Asuransi nelayan. Sim nelayan yang beredar di wakatobi berjumlah sebanyak 4.354 kartu dan asuransi nelayan akan membantu masyarakat yang mengalami kecelakaan dalam pekerjaan.

Dinas Kelautan Perikanan (DKP) akan mengadakan mesin cetak kartu Sim nelayan di bulan mei 2017 dan memberikan memberikan kemudahan pengurusan Asuransi Nelayan.

Menurut kepala Plt dinas perikanan dan kelautan saat di temui dikantornya "kami akan mengadakan mesin cetak kartu nelayan guna mempemudah masyarakat mendapatkan sim nelayan yang berguna dalam pekerjaan masyarakat yang berprofesi nelayan" Abdul Jalal. Senin (16/10/17), ujarnya.

Masih menurutnya, Proses mendapatkan kartu nelayan lebih cepat, masyarakat hanya melengkapi berkas maka kami akan menginput data dan mengirim data masyarakat lewat online ke kantor kementrian hingga di berikan Nomor kode kartu, dan mencetak kartu sim nelayannya, semua masyarakat di wajibkan mengurus Asuransi Nelayan agar masyarakat yang tertimpa kecelakaan atau musibah dalam pekerjaannya dapat di bantu oleh pemerintah Pusat, Provinsi dan daerah, pungkasnya. (Coly)

Isak Haru Pendukung Warnai Kampanye Cagub WH-Andhika

Diposkan oleh On 6:18 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGSEL - Selama 2 jam lebih hujan mengguyur kampanye pasangan calon gubernur Wahidin Halim dan Andika Azrumi, Hanya untuk mendapatkan kesempatan berfoto dan melihat paslon nomor urut 1 tersebut tampil di sisi panggung para pendukung setia dan berdesakan walau hujan deras sempat mengganggu jalannya orasi dan kampanye, Minggu (15/1) pagi di lapangan starbust BSD Serpong.

Lela (45 tahun) warga bencongan terlihat menangis saat melihat Wahidin dan Andika berhujanan di atas panggung, “Waduh gusti! Reuk cerik urang nganempo pak WH kehujanan, hujan tetap bae manenah teriak-teriak nyapa. (dengan logat sundanya..red) seraya cegukgukan menangis senang dan haru.

“Sangat sedih sekali hujan tidak bisa dekatkan saya ke pak WH sebab saya pendukung setianya sejak pertama kali beliau nyalon gubernur” Ujarnya.

 Julham Firdaus, kader demokrat dan juga salah satu anggota forum komunikasi pendiri dan deklarator partai demokrat yang ditemui di atas panggung acara menyatakan sangat bersyukur jika hujan ini pertanda baik untuk pasangan calon yang tengah berkampanye di hari ini, “Semoga hujan membawa berkah dan kemenangan buat WH- Andika dan kami yakin masyarakat yang hadir ditengah hujan dan petir datang hanya untuk melihat gubernurnya yang baru nanti terpilih,” Tukas Julham.

Sebelumnya Anggota DPRD Ir. Gacho Sunarso F-Demokrat mengatakan bahwa kemenangan WH adalah tanggung jawab besar partai demokrat, kami optimis 60% suara pemilih di tangsel bisa kami raih dan menang secara global di Banten, kami optimis menang,” Tutup Gacho.

Terpisah H. Tatang Muridi ketua relawan mandiri merasa terharu tidak bisa hadir dalam kampanye paslon gubernur WH-Andika disebab pasca operasi jantungnya ”Berkali-kali bang farid dari network WH-Andika mengajak saya untuk bisa tampil di acara tersebut, namun melihat kondisi fisik saya masih belum kuat pasca operasi, saya yakin hujan memberi ridho pak WH dan Andhika,” Tandasnya seraya menitikan air mata.
“Saya berharap Banten tidak ada lagi terdengar kemiskinan dan persoalan ekonomi lainnya, saya optimis WH menang dan jadi gubernur,” Pungkasnya. (D2/tiger)

Akhirnya Pelarian Toni Berakhir Sudah

Diposkan oleh On 6:07 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO – Akhirnya Pelarian Toni (46) pelaku penculikan dan penyiksaan terhadap anak SMAN 1 kecamatan Tanah Sepenggal yang sudah dua minggu ini menjadi buronan berakhir, setelah dibekuk oleh tim buser Polres Bungo Toni (46) pelaku penculikan dan penyiksaan terhadap RS (15) pelajar SMAN 1 Tanah Sepenggal, warga Dusun Sungai Lilin, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, akhirnya berhasil di bekuk tim Buser Polres Bungo.

Kasat Reskrim Polres Bungo AKP. Afrito M. Macan kepada media ini membenarkan Toni sufah ditangkap di tempat persembunyiannya di Dusun Sekampil, kecamatan Pelepat. Senin dini hari 01.00 WIB. “Benar, Toni sudah kita tangkap, kata Kasatreskrim melalui telepon selular.

Untuk diketahui bahwa sebelumnya pelaku (Toni) bersama istrinya Robin (26) menculik RS (15) yang tidak lain tetangganya sendiri pada, Senin 2 Januari 2017 lalu. Sementara istri pelaku Robin (26) yang turut ikut dalam penculikan tersebut sudah terlebih dahulu diamankan oleh pihak Reskrim Polres Bungo satu hari setelah kejadian penculikan, di kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang. (is/hen)

Wakil Bupati Wakatobi Himbau Kepala BKD Untuk Bekerja Lebih Profesional

Diposkan oleh On 6:00 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, WAKATOBI – Pasca pelantikan pejabat eselon III dan IV lingkup pemerintah Kabupaten Wakatobi sabtu (14/1/2017) kemarin, Muncul kritikan berbagai elemen yang menganggap kinerja pemerintah daerah Kabupaten Wakatobi dalam hal ini Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kurang teliti.

Dimana dalam list nama – nama pejabat eselon III dan IV yang baru saja dilantik tersebut, terdapat beberapa nama pegawai yang telah meninggal dunia yang kemudian dilantik kembali.

Meski tak menyebutkan secara gamblang beberapa nama itu, Namun Wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daud, Mengakui adanya kesalahan tersebut. Menurutnya hal itu merupakan kesalahan dalam pengetikan dan itu bukanlah unsur kesengajaan.

Selain itu, Mantan Pegawai Provinsi Sultra tersebut juga menghimbau kepada Kepala BKD untuk bekerja lebih hati – hati dan profesional dalam menandatangani berbagai dokumen penting sesuai dengan topoksinya dan menyempurnakan segala sesuatu sebelum di berikan kepada Bupati Wakatobi untuk di tandatangani.

“Saya sudah sampaikan Kepala BKD untuk bekerja lebih profesional. Ini warning buat siapapun yang secara birokrasi diberikan tanggunggjawab untuk memimpin suatu instansi atau SKPD, bekerjalah profesional, Belajar menyesuaikan diri sesuai topoksi. Saya kan sampaikan waktu pelantikan untuk bekerja sesuai topoksinya masing masing, Artinya bekerja semaksimal mungkin, jangan memberikan format yang belum sempurna sebelum di koreksi sehingga yang di paraf oleh bupati itu sudah sempurna, tidak lagi cacat,” Ujar Ilmiati di gedung DPRD Kabupaten Wakatobi, Senin (16/1/2017).

Tak ingin mendapat sorotan lebih terkait kinerja pemerintah yang kurang teliti, wanita nomor satu di wakatobi tersebut juga menginginkan agar ke depan tidak ada lagi kesalahan serupa yang akan terjadi dan menghimbau agar seluruh pegawai bekerja dengan baik sesuai tanggungjawab yang di amanahkan.

“saya hanya menghimbau untuk bekerja lebih profesional. Mudah - mudahan kedepan mereka bisa bekerja dengan baik sesuai dengan tanggung jawab yang di amanahkan. Jadi, jangan nanti yang di salahkan kami padahal yang menggodok kalian. Saya hanya menginginkan kesempurnaan, tidak salahkan sebagai unsur pimpinan saya ingin sesuatu yang di berikan ke kami itu sesuatu yang perfect, intinya kalau tidak perfect itu kinerjanya di pertanayakan dong. Kalau tidak mampu bekerja silahkan nyatakan diri.” Tutupnya. (Colly)

Gubernur Jambi Bersama Pj. Bupati Tebo Ikuti Jalan Santai Rimbo Bujang Kabupaten Tebo

Diposkan oleh On 12:52 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, TEBO - Gubernur Jambi H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP. MA berserta Istri Hj. Sherrin Tharia Zola Lepas jalan santai yang di ikuti ribuan peserta terdiri dari remaja, pemuda dan dewasa dan anak-anak bertempat di Terminal Wirotho Agung Rimbo Bujang, Minggu pagi (15/01).

Ribuan masyarakat Tebo antusias mengikuti jalan santai yang diikuti langsung oleh orang nomor satu di provinsi Jambi ini yang didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola serta Pj. Bupati Tebo Agus Sunaryo, dan unsur forkompimda Kabupaten Tebo. Adapun rute yang ditempuh Star diterminal Wirotho Agung Rimbo Bujamg melewati kapolsek Rimbo Bujang menuju jalan 8 dilanjutkan jalan 6 dan kembali ke terminal Wirotho Agung.

Zola menyatakan, acara-Jalan santai ini merupakan rangkaian Peringatan HUT Provinsi Jambi ke 60 dengan tujuan supaya masyarakat ikut terlibat langsung untuk memeriahkannya. Zola menjelaskan, sebelumnya sudah dilakukan beberapa kegiatan dalam rangka Memperingati Ulang Tahun ke-60 Provinsi Jambi Tahun 2017, yakni Pertandingan Sepak bola Gubernur Cup, Futsal antar SKPD dan BUMD, Lomba Panjat Pinang, Tarik tambang, lomba domino, lomba pacu perahu, Pasar Rakyat Jambi TUNTAS Expo, dan Malam Pesta Rakyat. "Ini adalah bentuk rasa syukur kami dan terimakasih kami kepada seluruh masyarakat Provinsi Jambi khususnya masyarakat Tebo atas dukungan dalam pembangunan.

Di tahun 2017 ini pemerintah provinsi jambi telah menganggarkan lebih 100 milyar untuk pembangunan infrastruktur jalan di kabupaten Tebo ini," lanjut Gubernur "Pada intinya kita minta dukungan masyarakat dalam peningkatan pembangunan di provinsi Jambi ini." sambung Zola. Zola menambahkan, rangkaian kegiatan dalam peringatan ulang tahun ke-60 Provinsi Jambi tidak hanya diselenggarakan di Kota Jambi, tetapi juga di kabupaten, diantaranya jalan santai di kabupaten Tebo ini yang akan dilaksanakan pagi ini.

Selain banyak door price diantaranya motor, kulkas, mesin cuci, kipas angin, kompor gas dan yang lainnya. Untuk penarikan undian sepeda motor ditarik langsung oleh Gubernur Jambi. Untuk memeriahkan jalan santai ini Gubernur juga menyumbangkan suara emasnya, ada beberapa lagu yang di bawakannya. Pj. Bupati Tebo Ir. Agus Sunaryo kepada awak media mengatakan sangat senang dengan antusias masyarakat Tebo mengikuti jalan santai ini. Semoga ke depannya hal seperti ini dapat dilanjutkan demi menjaga kesehatan warga. (hen/is)

Sat Resnarkoba Polres Tebo Ungkap Kasus Bandar Narkoba

Diposkan oleh On 2:14 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO - Tepatnya Jumat (13/1) sekitar pukul 21.00 Wib, Sat Resnarkoba Polres Tebo berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu. Lokasi kejadian pengungkapan kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu ini di Jln. Suka Jaya, Kel. Pasar Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo dengan tersangka atas nama RJ (46 thn) warga Jln. Suka Jaya Kelurahan Pasar Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka yaitu; 270 (dua ratus tujuh puluh) paket kecil diduga sabu, 2 (dua) timbangan dan 2 (dua) unit Hp serta uang tunai sebesar Rp. 6.000.000,- (enam juta rupiah) Penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar yang merasa resah sering terjadinya transaksi narkoba dilingkungan mereka, selanjutnya anggota Sat Resnarkoba Polres Tebo melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap tersangka dan selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke Polres Tebo guna proses lebih lanjut.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Tebo AKBP. Budi Rachmat melalui Kasat Resnarkoba Polres Tebo AKP. Khairunnas, SIK kepada media ini, Senin (15/01). "Benar kita sudah menangkap tersangka dan menunggu proses tindak lanjut, ungkap Khairunnas. (is)

FMMBSD Gandeng Majelis Az-Zikra Gelar Mabit dan S3

Diposkan oleh On 12:02 AM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, TANGSEL - Untuk pertama kalinya, Forum Masjid Musholla Bumi Serpong Damai ( FMMBSD.red) menggelar Malam Bina Iman Taqwa (Mabit) dan Safari Shalat Subuh (S3) Akbar bersama majelis Az-Zikra pimpinan KH. Muhammad Arifin Ilham di Pondok Pesantren Az-Zikra Jabal Sindur, Kabupaten Bogor selama 2 (dua) hari, 3-4 Februari mendatang. Selain agenda utama kegiatan tambahan pun digagas seperti, futsal, gowes, bhakti sosial, jalan sehat, show kompetensi, dan pengobatan tradisional bekam.

Ir. Tursilo Prihandoko, Humas FMMBSD kepada wartawan menjelaskan bahwa kegiatan ini juga sebagai bagian dari uji kompetensi para santri binaan FMMBSD yang pertama kalinya yang di gelar di Pondok Pesantren Az-Zikra, “Kami bekerjasama dengan tim Ikhtiar Harokah Dakwah, selain itu mengajak umat muslim untuk terus istiqomah membantu pembangunan kawasan Islamic Center Az-Zikra Jabal Sindur agar terlaksana dengan sukses dan baik,” tegas Tursilo yang juga relawan Majelis Az-Zikra Jabal Sindur, Sabtu (14/1) malam usai menghadiri penyambutan kehadiran anak asuh dan pengasuh baitul yatim, di sektor 14-5 Nusa Loka BSD.

Dalam QS.Ar Rad : 11 menerangkan yang artinya, "Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri,” tambah Tursilo mengingatkan fungsi seorang umat muslim untuk kehadiran sebuah kawasan Islamic center Az Zikra di Kelurahan Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

 Sementara itu, H. Eko Yuliadi S.Kom sebagai Dewan Penasehat Solidaritas Jurnalis Independen (Siji.red) Tangerang Raya yang juga anggota ICMI Tangsel mengatakan bahwa kegiatan Mabit dan S3 Forum Masjid Musholla BSD selain mengajak kerjasama, majelis Az-Zikra juga melibatkan rekan wartawan Solidaritas Jurnalis Independen, “Semoga menjadi amal ibadah yang berkah,” papar Eko.

Kegiatan ini juga menghadirkan seorang motivator pemecah Muri dengan peserta terbanyak 18 ribu massa, yakni Nanang Qosim Yusuf, “Merupakan kehormatan dan anugerah, sebab acara yang digagas FMMBSD melibatkan seluruh elemen masyarakat umat muslim menyatukan semangat dan spirit 212 lalu,” ungkap Eko.

Eko menambahkan, “Sebagaimana QS. Al Imran : 104 yang artinya, Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar dan merekalah orang-orang yang beruntung, pungkasnya.

Di tempat terpisah, Ketua Panitia Mabit dan S3 Az-Zikra, Ustadz Saiful Hadi sangat mengapresiasi peran serta FMMBSD dan juga rekan-rekan wartawan Siji dalam kegiatan mendatang, “Semoga menjadi amal ibadah yang senantiasa diberkahi dan tidak pernah putus menjalin silaturahim juga berbagi rasa kepedulian untuk ummat muslim, do’akan saja pembangunan kawasan Islamic Center Az-Zikra selesai tanpa hambatan dan selalu diridhoi Allah SWT,” harap Ustadz Syaiful.

Masih menurutnya, acara Mabit adalah yang pertama kali diadakan antar kedua lembaga dakwah tersebut, yaitu antara Pondok Pesantren Az-Zikra Jabal Sindur dengan Forum Masjid Musholah BSD (FMMBSD), “Kegiatan Mabit atau Malam Bina Iman dan Taqwa serta Sholat Subuh Berjamaah ini juga dilakukan dalam rangka mendukung dan menggalang dana bagi proses pembanguan masjid dan Pondok Pesantren Az-Zikra Jabal Sindur,  Bogor yang saat ini masih terus dikerjakan,” pungkasnya. (D-2/BR)

Diduga Kuat, Kades Banggarema Korupsi Dana Desa APBN

Diposkan oleh On 11:29 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, KONUT - Pengelolaan Dana Desa APBN Tahun Anggaran 2016 di Desa Banggarema, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara, Propinsi Sulawesi Tenggara dengan anggaran sebesar Rp.606.756.000, diduga ada penyelewengan dalam penggunannya.

Pasalnya, dalam program pengadaan bibit ternak sapi, dimana dalam RAB adalah sebanyak 45 ekor dengan nilai angaran Rp.296.000.000 yang harga perekornya Rp. 6.577.777,  namun hanya disalurkan sebanyak 42 ekor kepada warga penerima.

Selain itu, adanya pengadaan tenda besi 10 lokal dengan penyertaan modal oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), nilai anggaran Rp. 100.000.000, jenis stainless diameter 3MM tebal 3MM namun yang telah direalisai adalah menggunakan besi hollow dengan dugaan pengerjaannya hanya menggunakan anggaran Rp. 85.000.000.

Lisrawati, Kepala Desa Banggarema saat ditemui (15/1) mengatakan, “Pembelian harga sapi adalah Rp.650.000.000, karena sapi tersebut dibeli dari Kabupaten Kolaka,” ungkapnya.

Kades juga mengakui bahwa memang hanya 42 ekor sapi yang diadakan, karena dana tidak cukup untuk pembelian terpal untuk tenda besi. Kemudian, terkait pengadaan besi, diakuinya juga ada perubahan desain gambar besi karena tidak ada dalam RAB untuk Bumdes.

Disisi lain, Musdianto, Ketua DPD LSM Garda Konawe utara menuturkan, “Dari hasil pemantauan kami, desa yang mengadakan pembelian bibit sapi, harga paling tinggi adalah sebesar Rp.5.0000.000, sedangkan tenda besi hanya Rp.4.500.000 perlokalny, mengenai dana Bumdes, sesuai informasi dari masyarakat bahwa dana Bumdes dikurangi Rp.15.000.000 sehingga yang di kelola oleh masyarakat hanya Rp.85.000.000,” ujarnya. (tim)

Basir Kasiaradja: Kritikan Membangun Itu Wajib

Diposkan oleh On 11:15 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, GORONTALO - Dalam penanganan infrastukur desa, kita dapat ancungan jempol Basir Kasiaradja, selaku Kepala Desa Mootawa, Kecamatan Bone Raya yang juga sebagai Ketua Asosiasi Kepala Desa se-Kecamatan Bone Raya dan juga bendahara Apdesi Provinsi Gorontalo ini.

Pasalnya, Kades muda dan cerdas ini sudah melakukan banyak hal dalam pembangunan infrastruktur desa, terbukti dari tahun 2012, Basir Kasiaradja telah melakukan pembangunan kantor desa yang sangat bagus dan tertata rapi. Desa yang berpenduduk 141 KK, 354 wajib pilih, dan 512 jiwa ini disenangi  oleh masyarakatnya.

Ditemui dikediamannya (15/1), Basir menanggapi setiap pertanyaan awak media, “Sebenarnya pujian ini bukan untuk saya, yang berhak mendapatkan pujian adalah lembaga-lembaga desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan lebih khusus masyarakat Desa Mootawa yang sangat mendukung program pemerintah Desa tanpa pamrih,” ujarnya.

Ketika ditanya tentang pekerjaan dan APBN Desa senilai Rp. 591.650.000 dengan empat item pekerjaan fisik, Basir menjelaskan, “Masing-masing aborasi pantai dua lokasi pekerjaan, pembangunan TK PAUD dan penyambungan PAB. Dalam melakukan pekerjaan ini, saya sebagai KPA telah mengangkat TPK yang membantu pekerjaan di lapangan dan semua pekerjaan ini dikerjakan oleh masyarakat desa Mootawa yang notabenennya mereka adalah pengguna pemanfaat yang lebih mementingkan kualitas pekerjaan sehingga saya tidak merasa khawatir dengan pekerjaan APBN di desa saya karena para pekerja semuanya adalah masyarakat lokal,” tutur Basir.

Selain itu, Basir juga menghimbau kepada masyarakat yang mengkritik pekerjaan agar apabila ada informasi tentang pekerjaan yang ada di Desa Mootawa yang tidak berkenan di hati warga, silahkan menghubunginya atau TPK yang ada di lapangan, “Setiap persoalan akan kita bicarakan bersama dengan melibatkan lembaga desa, masyarakat dan tim teknis pekerjaan agar persoalan yang terjadi dapat dimusyawarahkan dan segera teratasi, dan saya sangat mengapresiasi masyarakat yang melakukan kritik, karena bagi saya kritik itu membangun dan wajib hukumannya. Tak luput juga terimakasih saya ucapkan kepada Pemerintah Pusat yang telah mengucurkan dana APBN sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang ada di desa ini,” ujar Kades. (Tanto)

Akses Jalan Menjadi Prioritas Utama Kades Ombulo Hijau

Diposkan oleh On 11:05 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, GORONTALO - Akses jalan merupakan kebutuhan yang paling utama, apalagi bagi masyarakat yang terisolir, jalur transportasi untuk kendaraan berupa akses jalan yang baik sangat dibutuhkan.

Desa Ombulo Hijau adalah desa yang berada di Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango yang kendala utamanya adalah akses jalan, dimana untuk menuju desa tersebut, kondisi jalannya sangat parah, jalan yang mendaki dan berlubang rawan dengan kecelakan.

Kepala Desa Ombulo Hijau, Abdul Kadir Halidi membenarkan tentang kondisi jalan menuju desanya. Namun, ia berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan perbaikan jalan, “Alhamdulillah, dengan Dana Desa dari APBN apa yang menjadi kendala masyarakat dalam hal Tranportasi sudah dapat teratasi. Dana APBN untuk Desa Th. 2016, saya alokasikan seluruhnya untuk pembuatan jalan rabat beton dengan volume 963m X 2,5m. Dalam melakukan pekerjaan ini saya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran telah melakukan musyawarah dengan lembaga desa dan masyarakat dan disepakatilah untuk dana desa APBN,” ungkap kades (15/1).

Disinggung tentang perekonomian masyarakat Ombulo Hijau, kades yang peduli dengan keadaan masyarakat di desanya ini mengungkapkan bahwa desa ini masih butuh uluran tangan Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Provinsi, “Dalam hal program rumah layak huni yang ada diprogramkan oleh Pemda maupun Pemprov, ada 40 KK yang sangat membutuhkan tempat tinggal yang layak,” ujar Kades.

Abdul Kadir juga menjelaskan tentang kualitas pekerjaan APBN untuk Desa bahwa dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada TPK tim teknis dan masyarakat lokal sebagai pekerja, karena mereka adalah pengguna pemanfaat jadi mereka lebih mengutamakan kualitas pekerjaan.

“Saya sebagai Kepala Desa Ombulo Hijau dan masyarakat mengucapkan terimakasih kepada Pemda, Pemprov, dan juga kepada Presiden RI, karena dengan program APBN Desa ini, apa yang menjadi kendala di desa kami dapat terwujud, terlebih masih ada harapan saya kepada Bupati, agar harapan sebagian masyarakat desa yang masih membutuhkan bantuan dapat segera terlaksana,” ungkap Abdul. (Tanto)

Ir. Hugua, Mengklaim Foto Uang 10 Ribu Adalah Dirinya

Diposkan oleh On 10:12 PM with No comments

 NASIONALXPOS.CO.ID, WAKATOBI - Mantan Bupati Wakatobi, Ir.Hugua mengklaim bahwa foto penyelam pada mata uang rupiah terbaru 2016 yang bergambar karang dan penyelam dengan tulisan dibawahnya Taman Nasional Wakatobi pada pecahan Rp 10 ribu merupakan fotonya dirinya.

Katanya, pada pengambilan latar Taman Nasional Wakatobi beserta gambar dirinya saat diving di antara karang-karang di Desa Sombu kecamatan Wangi-Wangi ini didasarkan atas pertemuan dirinya bersama Gubernur BI, Agus WD.Martowardojodi, saat itu Gubernur BI masih menjabat selaku Menteri Keuangan era SBY di salah satu negara di Rusia.

"3 (tiga) tahun lalu bersama Gubernur BI saat itu masih menjabat Menteri Keuangan dan yang menjabat Darmi Nasional selaku Gubernur BI. saya selaku tamu kehormatan di Moskow Rusia, Pak Jauhari Kedubes RI untuk Moskow mengudang orang-orang Indonesia di Moskow, termasuk saya dan Gubernur BI dan sementara saya saat itu masih ikut pameran mengembangkan sekaligus memperkenalkan Pariwisata Wakatobi di Moskow," Paparnya. Sabtu (14/1/2017) Saat di Wawancarai di Patuno and Dive Resort miliknya.

Terlepas proses dalam penetapan gambar dirinya tersebut selain sebagai kebanggaan tersendiri ia pun meminta kepada pemerintahan saat ini terkhusus kepada masyarakat, Wakatobi untuk tetap melestarikan budaya dan mempertahankan serta menjaga keaneka ragaman hayati laut wakatobi yang telah tersohor namanya dimana nasional dan dunia tersebut.

Demikian dijelaskan Gubernur BI, Agus WD. Martowardojo bahwa penetapan latar uang rupiah dalam bentuk pecahan 10 ribu bersamaan dengan 10 lainnya yakni berbentuk kertas dan logam dengan jumlah keseluruhan 7 pecahan uang  kertas  sementara 4 diantaranya berbentuk yang logam dengan nilai berbeda-beda.

"Sebelum ditetapkan lebih dulu dilakukan rapat terbatas bersama Menteri keuangan dan disepakati salah satu latarnya adalah pemandangan bawah laut Taman Nasional Wakatobi dan berlaku sejak Desember 2016," jelasnya.

Sebagai mana diketahui BI sebagai lembaga negara. Sambungnya, untuk mengeluarkan dan mengedarkan rupiah akan bertanggung jawab demikian untuk menarik dan mencabutnya dari peredaran nya.

"Bapak ibu yg kami hormati uang yg kami terbitkan uang sah, cerminan dalam kedaulatan Indonesia ada pemandangan Wakatobi. Sekaligus 11 uang ada 7 uang kertas dan 4 uang logam. Kami mengantar sosialisasi, di Wakatobi ut menceritakan uang Indonesia UU nomor 7 tahun. Dan selalu mengeluarkan berdasarkan gambar-gambar pahlawan dan tarian asli Indonesia dan pemandangan Indonesia", Sebutnya.

Sementara itu Bupati Wakatobi, H Arhawi menyebut bahwa dimasukkan nama kabupaten Wakatobi dilembaran uang rupiah. Kalau dihitung secara ekonomi maka akan hemat promosi milyar rupiah sebab dari 24 juta manusia Indonesia ketika memegang uang dan melihat nama Wakatobi memungkinkan rasa penasaran akan mengunjungi Wakatobi.

Pecahan uang Rp 10 ribu sendiri sejak dilakukan sosialisasi ciri-ciri keasliannya banyak masyarakat menukarnya dengan uang lama mereka hingga uang yang didominasi warna ungu dengan gambar pahlawan Frans Kaisiepo dari papua. (Coly)