Today's Headline

Diberdayakan oleh Blogger.

Australia Umumkan Lokasi Pencarian MH370 yang Baru

Diposting oleh On 11:15 PM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID - Pejabat tinggi Australia hari ini akan mengumumkan lokasi pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang baru. Lokasi pencarian akan bergeser, namun masih berada di area di mana komunikasi terakhir pesawat dengan satelit terekam.

Stasiun berita Channel News Asia, Rabu 18 Juni 2014, melansir pernyataan itu dari Badan Pusat Koordinasi Bersama Australia (JACC). Menurut perwakilan JACC, analisa satelit dan data lainnya untuk menentukan area pencarian baru bawah laut akan diputuskan segera.

"Area pencarian baru akan disampaikan sebelum akhir Juni ini, usai menyelesaikan analisa kolaborasi ekstensif dengan bantuan beberapa spesialis," ujar JACC dalam sebuah pernyataan tertulis.

Sebelumnya para ahli dari perusahaan satelit Inggris, Inmarsat, menyebut proses pencarian yang telah berlangsung di Samudera Hindia bukan menyisir area berdasarkan informasi yang mereka berikan. Tim SAR gabungan malah sibuk menyelidiki kebenaran empat sinyal ping yang ditemukan pada April lalu.

Hasilnya, keempat sinyal ping itu, bukan berasal dari kotak hitam burung besi jenis Boeing 777-200 ER itu.

"Lokasi yang mereka telusuri sama sekali tidak masuk akal. Tapi area pencarian mereka berada di timur laut dari sektor pencarian probabilitas yang kami miliki," ujar perwakilan Inmarsat, Chris Ashton kepada program BBC, Horizon.

Kendati begitu perwakilan JACC berdalih, saat itu mengikuti petunjuk sinyal ping, karena itu informasi yang paling dapat diandalkan untuk mencari keberadaan pesawat. Mereka menyebut tidak abai terhadap hasil analisis Inmarsat.

"Lokasinya diidentifikasi berdasarkan sub kelompok komunikasi satelit, termasuk penyelidikan dari komite kecelakaan Amerika Serikat dan Inggris, penasihat teknis dari pembuat pesawat, satelit dan Inmarsat sebagai operator satelit," ujar JACC.

Untuk memulai pemetaan baru agar bisa mencari lokasi jatuhnya pesawat, Australia telah mengerahkan kapal peneliti, Fugro Equator. Mereka akan bergabung dengan kapal Angkatan Laut China, Zhu Kezhen, dalam melakukan survei batimetri.

Survei ini dilakukan untuk mengukur kedalaman perairan. Kegiatan itu penting untuk proses pencarian tahap selanjutnya yang akan dimulai pada Agustus mendatang.

"Sejauh ini, Zhu Kezhen sudah melakukan survei di area 4.088 kilometer persegi di dasar laut," ujar JACC.

Sementara proses pencarian selanjutnya akan menyisir area sejauh 60 ribu kilometer persegi yang akan memakan waktu sekitar tiga bulan. (VN/E-83)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »