Today's Headline

Diberdayakan oleh Blogger.

KPK Undang Capres Buat Pakta Integritas

Diposting oleh On 3:09 PM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA - Kontribusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pemilu tahun 2014 ini sangat dirasakan, terutama terkait pengawasan terhadap harta peserta pemilu.

Terkait pemilihan presiden (pilpres), KPK kembali turut ambil bagian demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan transparan, serta bebas korupsi.

Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja mengatakan, calon presiden (capres) akan diundang untuk membuat pakta integritas yang isinya dukungan terhadap KPK dan pemberantasan korupsi.

"Dalam konteks pilpres, kami akan undang para capres untuk membuat pakta para capres yang poin-poinnya agar mendukung KPK dan pemberantasan korupsi," kata Adnan saat acara lokakarya media di Cisarua, Bogor, Sabtu (14/6).

Menurut Adnan, pakta integritas itu selanjutnya akan menjadi visi-misi capres yang wajib dikerjakan setelah terpilih menjadi presiden.

Namun, Adnan mengatakan tidak berhenti sampai pakta integritas, KPK juga akan melakukan inisiasi terhadap menteri yang ditunjuk oleh presiden terpilih.

Hal itu dimaksudkan agar semua menteri mengamalkan sumpah jabatannya dengan baik dan tahu mengenai bahaya korupsi.

Seperti diketahui, KPK tengah mendalami laporan harta kekayaan para capres dan juga calon wakil presiden (cawapres) yang telah diserahkan.

Untuk selanjutnya akan dilakukan veirifikasi langsung ke lapangan. Sehingga, dijadwalkan pada pekan ketiga bulan Juni dijadwalkan KPK bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa mengumumkan harta kekayaan pasangan capres dan cawapres tersebut ke publik.

Sementara itu, dari data KPK, pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) telah pernah melaporkan hartanya ke KPK. Jokowi yang juga pengusaha itu tercatat pada Maret 2012, sedangkan JK setelah melepas jabatan Wakil Presiden pada November 2009.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tercatat terakhir di KPK, Jokowi memiliki harta sekitar Rp 27,2 miliar dan US$ 9.876.

Sedangkan, JK Lebih Kaya dari Jokowi. Dengan total harta sekitar Rp 314,5 miliar dan US$ 25.718. Sebagian besar harta mantan Wapres tersebut dalam bentuk 12 lembar surat berharga yang nilai totalnya sekitar Rp 220 miliar.

Surat berharga itu dilaporkan JK sebagai perolehan sendiri dengan tahun investasi yang berbeda-beda, mulai dari 1952 hingga 1997.(SP/E-83)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »