Diberdayakan oleh Blogger.

Reformasi Birokrasi Hanya Berharap Kepada Jokowi

Diposting oleh On 8:37 PM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA - Masalah terbesar yang membuat Indonesia mandek dalam segala hal adalah birokrasi pemerintahan yang bobrok, mulai dari pusat, seperti tingkat kementerian sampai pemerintah daerah.

Oleh karena itu, reformasi birokrasi yang dicanangkan Calon Presiden (Capres), Joko Widodo (Jokowi) harus didukung.

“Kita berharap kepada Jokowi untuk mereformasi birokrasi yang rusak ini. Oleh karena itu, tak salah kalau saya menghimbau masyarakat Indonesia, pilihlah pasangan Jokowi-JK untuk Presiden dan Wakil Presiden akan datang,” kata pakar birokrasi dan otonomi daerah, Robert Endi Jaweng, kepada SP, Kamis (26/6).

Endi mengatakan, permasalahan-permasalahan birokrasi pemerintahan Indonesia sejak dulu sampai sekarang adalah, pertama, perekrutan pegawai negeri sipil (PNS) yang masih kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN).

Kedua, promosi jabatan dan eselon masih sistem setoran kepada atasan terutama kepada menteri atau kepala daerah.

Untuk mengikis dua hal ini, program Jokowi yakni perekrutan dan promosi jabatan terbuka sangat bagus.

“Kalau Jokowi menjadi Presiden RI saya yakin tidak ada lagi kenaikkan pangkat PNS atau eselon PNS karena kedekatan atau berapa besarnya uang yang disetorkan kepada sang menteri melalui staf khusus menteri misalnya,” kata almunus Ilmu Pemerintahan UGM, dan S2 Ilmu Kebijakan Publik Universitas Indonesia (UI) ini.

Menurut Endi, program reformasi Jokowi telah beliau praktikkan di Solo dan DKI Jakarta. Namun, hasilnya kurang cepat kelihatan karena sistemnya dibenahi namun orang-orangnya adalah orang-orang lama.

“Nah itulah pentingnya perekutan PNS dengan merit sistem. Agar manusia-manusia lama pelan-pelan hilang,” kata dia.

Karena masih kuatkan sistem KKN dalam perekutan PNS, kata pria berkacamata ini, maka orang-orang yang hanya berasal dari perguruan tinggi dari “ruko” bisa menjadi PNS.

“Ketika menjadi PNS mereka tak bisa bekerja, tahunya hanya korupsi. Hal seperti ini marak terjadi di daerah-daerah,” kata dia.

Menurut Endi, masyarakat harus memilih Jokowi-JK karena pasangan ini adalah pemimpin perubahan. Mereka tahu cara kerja sistem birokrasi di negara ini selama ini dan bagaimana cara mengubah, mereka tahu.

“Mereka adalah pemimpin perubahan yang bisa memandu semua orang terutama para kepala daerah nantinya,” kata dia.(SP/E-83)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »