Today's Headline

Diberdayakan oleh Blogger.

Warga Desa Geronggang Dan Lsm Blokir Jalan Tambang

Diposting oleh On 11:32 PM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID, KALSEL - Puluhan warga Desa Geronggang dan orang tua murid serta seluruh anggota Lsm yang tergabung dalam Forum Komunitas Peduli Masyarakat blokir jalan tambang batubara di depan kantor poskesmas rawat inap Taminggeronggang kamis 12/6/14 selama 2 hari, waktu pemblokiran jalan tidak satu pun angkutan tronton yang melintas sehingga yang menjadi sasaran adalah mobil para pelaku peti, adapun yang di perbolehkan melintas hanya roda dua dan mobil milik PT. Arutmin + Subcondnya serta mobil milik masyarakat, bagi para pelaku peti bisa melintas apabila menyepakati atau mendatangani surat perjanjian bahwa siap untuk memperbaiki setiap ada jalan yang rusak baru di perbolehkan melintas oleh para pemblokir ujar sapriansyah ketua Lsm. Saprianyah juga menambahkan, buntut dari pemblokiran yang di lakukan warga ini adalah karena setiap harinya anak- anak mereka untuk bepergian ke sekolah harus melewati jalan yang rusak dan melintasi kubangan penuh lumpur di tambah lagi sering anak- anak sekolah dan orang tuanya terjatuh di kubangan lumpur, hari sabtu 8/6/14 kemaren anak sekolah tingkat SD imaniar dan dina warga Desa Geronggang ketika melintas yang di bonceng oleh orangnya sendiri supiadi terjatuh di kubangan lumpur yang kedalamnya setengah lutut orang dewasa dan hampir jadi korban karena kedua hidungnya waktu terjatuh kemasukan kubangan lumpur dalam beberapa menit, untung saja bisa terselamatkan sehingga tidak ada korban jiwa. Coba bayangkan kalau ada korban jiwa siapa yang bertanggung jawab dengan kondisi jalan seperti sekarang ini? Apa kita harus tinggal diam saja tidak ada tindakan sama sekali, jadi poinya sekarang apabila jalan yang rusak ini tidak di perbaiki oleh para pelaku peti kami akan blokir lagi jelasnya.

     Sekarang sangat jelas kerusakan jalan tersebut di akibatkan dan dampak hilir mudik tronton angkutan batubara yang melakukan pengangkutan setiap harinya dari pertambangan peti yang beraktivitas di Kp Pkp2b milik PT. Arutmin Site Senakin. Akibat ulah para pelaku peti yang tidak bertanggung jawab terhadap jalan hanya mempergunakan jalan tanpa melakukan perawatan membuat masyarakat Geronggang dan sekitarnya geram terutama orang tua murid yang anaknya bersekolah di SDN Tamiang 1 karena merekalah yang merasakan susah payah setiap harinya ketika melawati jalan yang rusak dan penuh kubangan lumpur terangnya dengan keras.

    Sariaman warga Desa Geronggang  mengatakan jalan rusak seperti ini siapa yang akan memperbaikinya, yang prihatin ini kami setiap harinya harus bulak balik mengantar anak kesekolah di SD Tamiang 1 kalau tidak di antar jam berapa baru sampai di sekolah, Sekarang di antar pun sering telat anak kami masuk ke kelas akibat dampak kerusakan jalan tersebut, padahal sebelumnya waktu jalan bagus sebelum ada kegiatan peti hanya di tempuh dalam waktu 10 menit sudah sampai di sekolah tapi sekarang sampai 1 jam baru sampai. Pengakuan salah seorang guru SDN Tamiang 1 Riduan kepada media ini mengatakan, dengan kondisi jalan seperti sekarang ini kami dari pihak guru- guru mengharapkan ada solosi dan perhatian khusus dari pemilik jalan (PT. Arutmin) atau dari pemerintah Desa setempat agar bisa menekan kepada seluruh pemakai jalan saat ini yaitu para pelaku peti yang beraktivitas, apa lagi ini menyangkut kepentingan orang banyak. Riduan juga menambahkan, sekarang setiap harinya banyak siswa siswi yang telat masuk kelas  yang di akibatkan rusaknya jalan, coba bayangkan kalau selama jalan rusak berarti selama itu juga siswa siswi yang telat masuk kelasnya dan berapa banyak mata pelajaran yang tertinggal ujarnya. (Hrp)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »