Diberdayakan oleh Blogger.

SDA: Status Tersangka Saya Ditunggangi

Diposting oleh On 4:36 PM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali menilai sejumlah elite partainya bermanuver atas situasi yang tengah dia alami. Menurut Suryadharma, para elite PPP memanfaatkan statusnya sebagai tersangka kasus korupsi.

"Saat diberhentikan, saya belum tersangka. Kemudian status ini ditunggangi mereka untuk menggulingkan saya," kata Suryadharma di kediaman Djan Faridz, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 15 Oktober 2014.

Tokoh yang akrab disapa SDA itu melihat elite-elite tersebut yang dikomandoi oleh Muhammad Romahurmuziy, Emron Pangkapi dan Suharso Monoarfa, yang ingin meraih jabatan di partai tetapi dengan jalan pintas.

"Ada orang yang menghendaki jabatan ketua umum dengan cara mudah dan biaya murah. Mestinya Muktamar Luar Biasa, bukan mukernas atau rapat harian DPP," ujar SDA.

Mengenai islah yang diputuskan oleh Mahkamah Partai, SDA mengaku belum menemukan formula yang mereka dimaksud. SDA menganalogikan dirinya sebagai korban yang secara berulang-ulang dizalimi.

"Saya diberhentikan dua kali dengan cara yang sama, oleh orang yang sama. Saya dipermalukan, diganggu kegiatan DPP. Kemudian disuruh islah. Yang pertama islah. Yang kedua sama disuruh islah lagi," tuturnya.

Mantan Menteri Agama ini berpendapat seharusnya Mahkamah Partai menilai perilaku Rommahurmuziy, Emron, dan Suharso secara organisasi. Sebaliknya, apabila Mahkamah Partai menilainya salah, SDA bersedia dihukum seberat-beratnya.

"Hukum saya, nggak ada masalah. Kalau tingkat kesalahan tinggi berhentikan saya," kata SDA.

Dia menambahkan, kalau islah karena dianggap Islami untuk menyelesaikan masalah, namun kejadian sebenarnya harus dilihat lebih mendalam. "Saya dipecat, dipermalukan pada forum yang tidak sah, oleh orang yang sama. Ini kan pelanggaran," kata SDA.(VN/E-83)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »