Today's Headline

Diberdayakan oleh Blogger.

Peringati Hardiknas, Gubernur Jambi Sumbang 96 Motor Kepada Pengawas Sekolah

Diposting oleh On 10:50 AM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID, JAMBI - Gubernur Jambi, H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP, MA menyerahkan secara simbolis 11 (sebelas) unit kendaraan roda dua/motor kepada pengawas sekolah di Provinsi Jambi pada Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-21, bertempat di Lapangan Depan Kantor Gubernur Jambi. Dalam upacara tersebut, Gubernur bertindak sebagai inspektur upacara, Selasa (2/5/2017).

Usai upacara, Zola mengemukakan bahwa pemberian fasilitas sepeda motor bagi para pengawas sekolah adalah untuk meningkatkan pengawasan penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di sekolah, yang selanjutnya diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

Total bantuan kendaraan roda dua yang diserahkan kepada para pengawas sekolah sebanyak 96 (sembilan puluh enam) unit. gubernur mengharapkan agar bantuan yang diserahkan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melakukan pengawasan terhadap sekolah-sekolah, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Jambi. “Pergunakan Motor ini sebaik-baiknya untuk melakukan pengawasan terhadap sekolah,” tegas Gubernur Jambi.

Sebelumnya, dalam upacara tersebut, Gubernur Jambi memberikan apresiasi dan penghargaannya kepada para pendidik yang telah memberikan dedikasi guna mencerdaskan anak-anak di Provinsi Jambi. “Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga pendidik yang sudah memberikan dedikasinya, perhatiannya untuk mencerdaskan anak-anak bangsa yang ada di Jambi. Meningkatkan kualitas pendidikan di Jambi memiliki tantangan yang besar apalagi yang bertugas di daerah pedalaman dimana akses dari infrastrukturnya sangat terbatas dan itu merupakan dedikasi yang luar biasa bagi saya selaku Gubernur,” ujar Zola.

Gubernur menyatakan, bentuk dukungan yang diberikan pemerintah adalah dengan membagikan 96 (sembilan puluh enam) unit motor untuk para pengawas sekolah. “Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi terhadap dunia pendidikan, Pemerintah Provinsi membagikan 96 motor untuk para pengawas, dan di hari ini dibagikan secara simbolis 11 motor mewakili semua kabupaten/kota. Tujuannya adalah untuk dapat menunjang pengawasan semua sekolah yang ada di Provinsi Jambi, saya mohon dapat digunakan sebaik-baiknya, untuk meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan di Provinsi Jambi,” tutur Zola.

Gubernur Jambi memberikan motivasinya kepada para pelajar yang mengikuti upacara untuk dapat menuntut ilmu setinggi-tingginya. ”Untuk anak-anak yang hadir di sini untuk dapat menuntut ilmu setinggi-tingginya. Dan saya berharap bagi anak-anak yang hari ini ada pengumuman kelulusan semoga anak- anak kita mendapatkan yang terbaik, dan saya himbau ketika lulusan boleh senang, bergembira tetapi jangan lupa rasa syukur, lakukan dengan cara- cara yang baik jangan melakukan tindakan yang ada potensi merugikan diri sendiri dan masyarakat,” pesan Gubernur Jambi.

Dijelaskannya, “Sekarang ada Program Putih Abu-abu dimana ada adik adik yang membutuhkan baju dan beberapa sekolah sudah melakukan hal ini mengkomodir pemberian baju seragam dari anak anak kita,” terang Zola.

Terkait Peringatan Otonomi Daerah, Gubernur Jambi menyatakan bahwa salah satu inti dari otonomi daerah adalah untuk meningkatkan pelayanan publik. “Otonomi daerah berdasarkan arahan dari Pemerintah Pusat, yaitu Bapak Presiden, bagaimana kita Pemerintah Daerah untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan peningkatan pelayanan itu menjadi suatu dedikasi bagi masyarakat sampai ke tingkat kecamatan dan desa,” terang Zola.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, RI Muhadjir Effendy dalam sambutan tertulisnya menyatakan bahwa gagasan pemikiran dan prinsip-prinsip pendidikan Ki Hadjar Dewantara menjadi dasar acuan visi Presiden RI. “Dalam visi Presiden, masa depan Indonesia sangat ditententukan oleh generasi peserta didik masa kini yang memiliki karakter atau budi pekerti yang kuat, serta menguasai berbagai bidang keterampilan hidup, vokasi, dan profesi abad 21. Dalam rangka memwujudkan visi tersebut, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan bersiap melakukan reformasi pendidikan nasional baik pada tataran konseptual maupun manajerial,” ungkap Muhadjir Effendy. (fz)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »