Today's Headline

Diberdayakan oleh Blogger.

Sambut Ramadhan 2017, Multi Bintang Tangerang Santuni 300 Lansia

Diposting oleh On 8:22 AM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID, JAMBI - Jambi - Gubernur Jambi, H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP, MA, menyerukan kebangkitan bangsa  untuk membangun dengan keberagaman yang dimiliki Indonesia. Pernyataan ini disampaikannya usai memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-109 Tingkat Provinsi Jambi tahun 2017 bertempat di lapangan Kantor Gubernur Jambi, Senin (22/52017).

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini dihadiri oleh Kapolda Jambi, Danrem 042/Garuda Putih, Pj. Sekda Provinsi Jambi, TNI/Polri/PNS, sertapelajar dan mahasiswa.

Gubernur menegaskan bahwa bangsa ini tidak boleh terpecah belah dengan berita yang berisi tentang kebencian untuk merusak persatuan dan kesatuan Bangsa.

“Leluhur kita sudah membuktikan bahwa perbedaan itu bukanlah sesuatu yang negatif tetapi hal yang positif, kemerdekaan yang kita miliki diraih dengan perbedaan-perbedaan dan itulah yang membuat kita menjadi kuat. Saat ini kita harus lebih waspada, karena musuh kita tidak terlihat, dengan kemajuan teknologi terutama media sosial yang sangat mudah diakses oleh masyarakat. Media sosial seringkali dipergunakan untuk penyebaran provokasi kebencian untuk memecah belah,” ujar  Zola.

Zola mengatakan, sesuai dengan arahan presiden bahwa keadilan itu harus merata dan  jangan ada satu anak bangsa yang tercecer dari gerbong kebangkitan tersebut.

“Sesuai arahan dari presiden bahwa keadilan itu harus merata dan jangan ada anak bangsa yang tercecer dari pembangunan. Upaya inilah yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat sampai Pemerintah Daerah dan tantangan yang harus dihadapi adalah masalah anggaran. Dan selalu dalam arahan presiden meminta perlunya sinergitas kita semua, jangan jalan masing-masing untuk memaksimalkan anggaran yang ada,” ungkap Zola.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Rudiantara dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Gubernur Jambi menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo pada awal tahun ini mencanangkan penekanan khusus pada aspek pemerataan dalam semua bidang pembangunan.

”Bukan berarti sebelumnya kita abai terhadap aspek ini, malah sejak awal, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, aspek pemerataan mendapat porsi perhatian yang sangat tinggi. Pemerataan pembangunan antarwilayah hendak diwujudkan dengan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan,” ujar Rudiantara.

Menkominfo mengemukakan, berlatarbelakang pemikiran tentang pemerataan tersebut, maka tema Hari Kebangkitan Nasional ke-109 adalah “Pemerataan Pembangunan Indonesia yang Berkeadilan sebagai Wujud Kebangkitan Nasional,” pesan yang tepat dan seyogyanya segera diwujudkan melalui strategi, kebijakan dan implementasi dalam pelayanan kepada masyarakat dan bangsa.

Menkominfo juga menyampaikan bahwa satu abad lebih sejak organisasi Budi Utomo digagas telah memunculkan dimensi  baru dalam lanskap sosial budaya seluruh umat manusia.

Perubahan besar yang telah terjadi, yang dapat dirangkum dalam satu kata digitalisasi. “Dengan inovasi digital, mungkin dihadapkan pada kejutan dan tatacara baru dalam berhimpun dan berkreasi, sebagian menguatkan, namun tak kalah juga yang mengancam ikatan-ikatan kita dalam berbangsa. Satu hal yang pasti, kita harus tetap berpihak untuk mendahulukan kepentingan bangsa di tengah gempuran lawan-lawan yang bisa jadi makin tidak kasat mata. Justru karena itulah maka kita tak boleh meninggalkan orientasi untuk terus mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan sosial,” jelas Rudiantara. (fz/hms)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »