Diberdayakan oleh Blogger.

BPOM Temukan Zat berbahaya, Gubernur Jambi Minta Masyarakat Hati-hati Berbelanja

Diposting oleh On 10:59 AM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID, JAMBI - Terkait dengan temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Jambi, pada Kamis (8/6/2017) lalu, dalam inspeksi pangan bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H adanya penyedap makanan terasi udang lebih dari 1,2 ton dalam 14 karung  berisi terasi udang dengan berat 80 kg per karungnya menggunakan pewarna berbahaya rhodamin B siap edar yang dapat dari distributor terasi Pasar Tradisional Angso Duo di Jalan Ir. Sutami Kelurahan Orang Kayo Hitam Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi.

Gubernur Jambi H. Zumi Zola S.TP MA yang didampingi pejabat struktural Badan POM Jambi Kasi Pemdik Dra Emli Apt, Kasi Pengujian Mikrobiologi Armeiny Romita S.Si Apt dan Kepala Tata Usaha Marhamah SE mengatakan dirinya mengapresiasi kinerja BPOM Jambi atas temuan terasi udang mengandung pewarna berbahaya rhodamin B dan menegaskan akan meminta satuan tugas (satgas) provinsi dan pihak kepolisian untuk menindaklanjuti temuan terasi yang mengandung zat berbahaya diperjualbelikan di pasar Kota Jambi.

Zumi Zola mengatakan bahwa sesuai dengan prosedur hukum, maka temuan terasi udang yang berbahaya akan diberikan sanksi administrative dan pemberian surat peringatan kepada pengusahanya, “Kasus ini akan di BAP dan nanti kita dorong keranah hukum karena ini penipuan sangat membahayakan masyarakat,” tegas Zola pada awak media di Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan, Jum’at (9/6/2017).

Selanjutnya Zumi Zola mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membeli produk pangan, terlebih dahulu  dicek kadaluarsanya, label, izin edar dan kemasan supaya tidak sampai membahayakan kesehatan kita," terang Zola.

Sedangkan Kepala Seksi Pemeriksaan dan Penyidikan BPOM Jambi, Dra. Emli Apt kepada awak media mengatakan apabila ditemukan pangan mencurigakan dapat langsung menghubungi Badan POM di Jambi.

Terungkapnya penyedap makanan terasi 1,2 ton yang mengandung zat berbahaya ini dikarenakan saat petugas melakukan pemeriksaan dan lakukan uji sampel secara langsung terbukti penyedap makanan terasi udang ini mengandung zat berbahaya atau pewarna rhodamin B yang biasanya digunakan untuk pewarna pakaian. ”Temuan penyedap makanan terasi 1,2 ton ini kita amankan di Kantor Badan POM Jambi,“ tegasnya. (rp)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »