Today's Headline

Diberdayakan oleh Blogger.

Polres Bungo Ungkap Kasus Spesialis Pembobol Rumah

Diposting oleh On 9:27 PM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO - Kapolres Bungo Akbp Budiman Bostang Panjaitan SH SIK MH didampingi Kasat Reskrim Akp Afrito Marbaro Macan SIK dan Kapolsek Muara Bungo Akp Dhery Fajarindono, dalam press release pengungkapan kasus spesialis pembobol rumah digelar Mapolres Bungo, Rabu (21/6/2017).

Tersangka Agung Supriyanto alias Agung Bin Salim diamankan sekitar pukul 20:30 WIB, Selasa malam (20/6) lalu yang merupakan pemain tunggal dan sudah lima kali melakukan pencurian dengan membobol rumah korban. 

Kapolres Bungo Akbp Budiman Bostang Panjaitan mengatakan, "Yang kelima ini baru tersangka dapat diamankan, sebelumnya sudah empat kali melakukan aksinya tapi tidak pernah tertangkap," kata Budiman.

Untuk barang bukti yang diamankan uang Rp. 2.700.000, 1 unit laptop Milik Kantor BPKAD, 3 unit HP (2 unit HP merk Nokia, 1unit merek Advan), 26 Bungkus Rokok.

Kapolres Bungo memaparkan, bahwa awalnya anggota yang piket di Polsekta Muara Bungo menerima laporan telah terjadi tindak pidana pencurian pemberatan di Dusun sungai mengkuang, Kapolsek Muara Bungo melakukan penyelidikan di seputaran lokasi kejadian TKP pencurian tersebut, dan sekitar 4 jam kejadian, unit reskrim Polsek Muara Bungo berhasil mengamankan tersangka atas bantuan warga yang telah dikonfirmasi terlebih dahulu oleh BKTM, dusun sungai mengkuang kecamatan Rimbo Tengah.

Menurut Budiman, setelah tersangka diamankan kemudian mengecek barang bukti yang telah dicurinya, barang bukti tersebut disembunyikan oleh tersangka di semak-semak. “Kemudian setelah mendapatkan barang bukti, selanjutnya kami amankan di Polsekta Muara Bungo untuk penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut,” Kapolres Bungo.

Agung Suprianto diamankan di Mapolsek Kota Pasar Muara Bungo dan warga tidak jauh dari rumah korban Innah Fitriawati (29), warga Kampung Hilir RT 17/07, Dusun Sungai Mengkuang. 

“Untuk pasal yang dikenakan yakni pasal 363 ayat 1 ke 3e dan 5e KUHP, Ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun,” tandasnya. (is/hen)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »