Today's Headline

Diberdayakan oleh Blogger.

Bhabinkamtibmas Bersama Babinsa Berikan Penyuluhan Hukum

Diposting oleh On 3:44 PM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA - Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Banjarejo Polres Blora Bripka Suriyanto bersama Babinsa Koramil Banjarejo Serda Mulyanto melaksanakan kegiatan sosialisasi anti kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam rangka wujudkan Kabupaten Blora bebas Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Pelecehan Seksual Terhadap Anak. Kegiatan sosialisasi bertempat di Balai Desa Balongsari, Kecamatan Banjarejo, Blora, Senin (21/8/17).

Kegiatan sosialisasi hukum tersebut di hadiri Kepala Desa Balingsari, Sutikno, Bhabinsa TNI Koramil Banjarejo, Serda Mulyanto dan Sekertaris Kecamatan Banjarejo serta diikuti sebanyak 40 peserta ibu-ibu anggota PKK Desa Balongsari.

Di tempat lain Kapolres Blora AKBP Saptono SIK MH ketika dimintai informasi tentang kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh anggota Bhabinkamtibmas yang notabennya berbeda tugas fungsi pokoknya mengatakan, "Kenapa tidak bisa kan kita ini Polisi Republik Indonesia dituntut harus serba mengetahui segala sesuatu di mata masyarakat,"  jawabnya sambil tersenyum.

Kapolres Blora AKBP Saptono melalui Bripka Suriyanto menyatakan  anggota Bhabinkamtibmas turut melakukan sosialisasi hukum perlindungan Perempuan dan Anak. Dikarenakan adanya permintaan dari pemerintah desa maupun dinas instansi terkait untuk turut memberikan penyuluhan hukum. Jadi sebagai Polisi kita harus banyak belajar agar bisa menerangkan di depan masyrakat,” jelasnya.

Bripka Suriyanto dalam Sosialisasi menjelaskan Polres Blora melalui dirinya mengajak bersama-sama mengenal undang-undang perlindungan anak dan mengetahui kategori anak menurut UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pasal 1 angka 1, bahwa Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.Berbagai bentuk kekerasan terhadap anak yang ditetapkan sebagai tindak pidana sebagaimana diatur dalam UU Perlindungan Anak.

Serda Mulyanto menambahkan ada beberapa bentuk kekerasan terhadap anak, yaitu kekerasan fisik, psikis, dan seksual. Tetapi yang lebih penting dari analisa kekerasan terhadap anak lebih banyak dilakukan oleh keluarga, ikatan keluarga seperti ayah, ibu, paman, kakek, nenek, pekerja rumah tangga selain itu saat ini pada era globalisasi pergaulan anak melalui medsos yang sangat mudah dijangkau.

"Itulah yang harus kita antisipasi bersama, peserta yang hadir disini dapat meneruskan materi yang telah kami sampaikan mengenai perlindungan anak kepada warganya masing-masing sehingga anak tidak menjadi korban maupun pelaku kekerasan anak", harapnya. (Pri)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »