Today's Headline

Diberdayakan oleh Blogger.

Bupati Blora Saksikan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba

Diposting oleh On 10:07 AM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA - Bupati Blora, H Djoko Nugroho saksikan pemusnahan barang bukti narkoba, pada acara gelar press release Polres Blora yang berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba diwilayah kabupaten Blora dselama kurun waktu 7 bulan terakhir selama tahun 2017 dari bulan januari hingga Juni 2017, acara berlangsung di halaman belakang Mapolres Blora, Selasa (15/8/2017).

Pemusnahan barang bukti oleh Kapolres Blora AKBP Saptono SIK MH didampingi Wakapolres Kompol Indriyanto Dian Purnomo SH dan Kasat Narkoba AKP Suparlan juga dihadiri Ketua DPRD H Bambang Susilo, Ketua Kejari, Ketua PN, Kasdim 0721 Blora dan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Bupati Blora, Djoko Nugroho sangat mengapresiasi program Kapolres Blora tentang pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh Sat Res Narkoba Polres Blora. dirinya mengucapkan terimakasih atas kerja keras menyelamatkan generasi bangsa dari pengaruh narkoba. “Saya sangat terkesan dengan keberhasilan Sat Res Narkoba Polres Blora, dalam waktu 6 bulan berhasil menangkap 16 tersangka dengan jumlah barang bukti narkoba yang luar biasa seperti ini,” ujar Djoko Nugroho.

Langkah kongkret dari Satres Narkoba Polres Blora dalam upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba akan di dukung sepenuhnya oleh pemerintah daerah. Rencananya akan dibentuk Badan Narkotika Kabupaten (BNK) yang sementara kantornya menempati di rumah dinas ketua DPRD Blora.

“Mengingat perkembangan narkoba yang signifikan di Kabupaten Blora, Rencana pembentukan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) akan segera direalisasikan. Karena belum memiliki kantor induk, untuk sementara menempati rumah dinas ketua DPRD yang masih kosong bisa ditempati.” Imbuh Bupati Blora.

Kapolres Blora, AKBP Saptono menuturkan, keberhasilan Polisi dalam mengungkap kasus dan menangkap bandar-bandar narkoba tidak terlepas dari peran aktif informasi masyarakat. “Alhamdulillah berkat usaha dan kerja keras Sat Narkoba Polres Blora serta peran aktif masyarakat dalam membantu tugas Kepolisian membuahkan hasil masksimal, terbukti hari ini kita gelar press release hasil ungkap kasus narkoba selamakurun waktu 6 bulan terakhir  yang sudah inkrah,” ujar Saptono.

Pemusnahan barang bukti narkoba oleh Kapolres Blora bersama Forkompimda terdiri dari sembilan Laporan Polisi. Dari bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2017 sejumlah 11 kasus dengan jumlah tersangka 16 orang. Dengan perincian kasus tindak pidana sabu-sabu 8 kasus dan tindak pidana bahan berbahaya 3 kasus. Total jumlah barang bukti narkotika yang dimusnahkan hari ini sebanyak 12,477 gram.

Selain itu Kapolres AKBP Saptono juga menerangkan bahwa di Blora sudah masuk kategori daerah rawan narkoba karena dari segi geografis wilayah berbatasan dengan beberapa Kabupaten dan Provinsi Jawa Timur.

“Blora sudah bisa dikatakan daerah rawan narkoba, karena perkembangan peredaran narkoba dari 2 tahun terakhir meningkat. Modus operandi para pengedar narkoba sudah seperti kurir di kota-kota besar, sehingga kami perlu kerja keras ungkap kasus narkoba ini,” terang Kapolres.

Kasat Narkoba AKP Suparlan menambahkan bahwa harga per-gram untuk narkoba jenis sabu-sabu seharga 1 sampai 2 juta rupiah per-gram. “harga satu gram emas lebih mahal satu gram sabu-sabu, kalau emas per-gram 500 ribu, untuk sabu-sabu bisa 1-2 juta per gram, karena itu lebih menggiurkan usaha narkoba,” papar AKP Suparlan kepada rekan media diselingi candaan.

Atas perbuatan para Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) dari UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan 5-15 tahun penjara. "Dan untuk tersangka kasus bahan berbahaya dijerat dengan undang-undang kesehatan," tutupnya. (Pri)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »