Today's Headline

Diberdayakan oleh Blogger.

Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah Belum Dapat Remisi di HUT RI ke-72

Diposting oleh On 10:54 AM with No comments

Iklan

Kakanwil Kemenkumham Banten, Ajub Suratman berpakaian Adat Suku Baduy, Saat Mendampingi Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy
NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Mantan Gubernur Banten, Ratu Atus Chosiyah sebagai narapidana (napi) belum mendapatkan remisi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada HUT RI ke 72. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Banten, Ajub Suratman di sela-sela acara peresmian Museum Pemasyarakatan dan penyerahan SK Remisi Umum (RU) kepada perwakilan narapidana oleh Menkumham, Yasonna H Laoly didampingi Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Anak Wanita Tangerang, Banten, Kamis (17/8/2017) Kemarin.

Kakanwil Kemenkumham Banten, Ajub Suratman mengatakan, bahwa narapidana yang berbuat baik harus diberi rewards antara lain diberi Remisi. “Remisi itu sebagai hak narapidanan sesuai pasal 14 UU No 12 thn 1995 tentang Pemasyarakatan, supaya setiap narapidana selalu berbuat baik, tetapi Ratu Atut belum mendapatkan remisi pada hari kemerdekaan ini, Karena belum memenuhi syarat,” jelas Ajub kepada Nasional Xpos.

Ajub menerangkan, Ratu atut belum memenuhi syarat administrasi untuk mendapatkan remisi. “Belum terpenuhinya syarat administratif terkait PP 99 tahun 2012 yang mengharuskan adanya Justice collaborator (JC) dari KPK,” ungkap Kakanwil Kemenkumham Banten.

Terkait jumlah narapidana di Banten, Ajub menjelaskan, Kapasitas Lapas atau Rutan se-Banten 4659 orang, diisi 8285 napidana 5408 dan tahanan 2877. “Yang dapat Remisi sebanyak 3133 narapidana, terdiri dari 2998 orang mendapat remisi umum atau RU I dan RU ll sebanyak 135 orang langsung bebas,” terang Ajub.

Ajub menambahkan, semua regulasi terkait narapidana harus mengarah ke pembinaan sesuai sistem pemasyarakatan dan bukan lagi penjeraan. “Pembinaan sebagai bentuk penyadaran agar lebih baik dari sebelumnya, apapun kasusnya,” pungkasnya. (Shelli)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »