Diberdayakan oleh Blogger.

Menkumham Beri Remisi 92.816 Narapidana

Diposting oleh On 7:41 PM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H Laoly memberikan Remisi Umum (RU) kepada 92.816 narapidana di seluruh Indonesia. Sebanyak 90.372 narapidana mendapat remisi pengurangan sebagian atau RU I, sedangkan 2.444 langsung bebas setelah menerima remisi atau RU II pada acara peresmian Museum Pemasyarakatan oleh Menkumham. Penyerahan SK Remisi kepada perwakilan narapidana dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Anak Wanita Tangerang, Banten, Kamis (17/8/2017).

Narapidana yang bebas mendapat uang kedeudeuh dari Pemerintah Provinsi Banten yang diwakili oleh Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumi. Acara yang dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) dengan PT Java Eksotika Wibangga terkait pembinaan kepribadian WBP di bidang seni, dihadiri pejabat tinggi pratama dan staf ahli di lingkungan Kemenkumham pusat, jajaran Kemenkumham Banten, Ditjen PAS, Dijen Imigrasi, anggota Komisi III DPR, Kakanwil Kemenkumham Banten, Kapolrestro Tangerang dan para tamu undangan.

Menkumham, Yasonna H Laoly, meminta masyarakat tidak memberi labeling kepada narapidana, khususnya yang baru bebas. Ia meminta masyarakat menerima mereka sebagai sesama anak bangsa. “Jangan labeling narapidana. Dalam studi kriminologi, labeling bisa menempatkan mereka kembali lapas. Terimalah dengan tangan terbuka, didik, dan bantulah,” himbau Yasonna.

Dikatakannya, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bisa menghasilkan karya dan seni. Untuk itu, remisi menjadi reward atas apa yang mereka lakukan. “Selamat kepada WBP yang menerima remisi. Jangan lakukan pelanggaran hukum lagi. Kembalilah kepada keluarga. Jadilah insan yang taat hukum,” pesan Yasonna.

Menkumham mengucapkan terima kasih kepada pihak ketiga atas kerja sama yang dilakukan dengan jajaran Pemasyarakatan. “Kami ajak pihak ketiga agar memberikan CSR karena WBP juga anak bangsa dan kepada jajaran Pemasyarakatan, tetaplah menjadi pelayan dan abdi masyarakat yang berkeyakinan untuk membangun Pemasyarakatan lebih baik,” tandasnya. (Shelli)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »