Today's Headline

Diberdayakan oleh Blogger.

Menristekdikti Umumkan Peringkat Perguruan Tinggi di Indonesia Tahun 2017

Diposting oleh On 9:22 AM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID,  TANGSEL - Dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-72 dan sebagai agenda tahunan Kemenristekdikti (Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi) mengumumkan Pemeringkatan Perguruan Tinggi Tahun 2017 dan Pengumuman Kinerja Riset Perguruan Tinggi 2017. Pengumuman dilaksanakan seusai Upacara Hari Kemerdekaan RI ke 72 di Lapangan Puspiptek, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (17/82017).

Pada acara tersebut, Menristekdikti, Prof H Mohamad Nasir PhD Ak nampak berbusana khas Jawa Timur, duduk berdampingan dengan Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti, Patdono Suwignjo dan Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Muhammad Dimyati, juga berbusana khas daerah.

Menristekdikti , M Nasir menyampaikan terlebih dahulu kebanggaannya bahwa, inovasi  pesawat terbang N 219 yang telah berhasil diterbangkan dan dibuat oleh anak bangsa Indonesia. "Tidak ada keterlibatan pihak luar," tuturnya. Karenanya, ia menyebut tahun ini adalah tahun kebangkitan kembali kedirgantaraan Indonesia. "Kita sebut tahun ini adalah tahun kebangkitan kembali kedirgantaraan Indonesia. Karena tahun 1995 pernah terbang N250 ini terbang N219 yang juga sangat baik," ujar Nasir kepada Nasional Xpos di lantai bawah, Graha Widya Bhakti Puspiptek Serpong, Jalan Raya Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (17/8/2017).

Selanjutnya, menginjak tema acara utama dalam kemasan jumpa pers tersebut, dirinya berbicara pengelompokan atau klasterisasi ini dilakukan dalam rangka meningkatkan mutu perguruan tinggi secara berkelanjutan dalam melaksanakan tridharma, termasuk di dalamnya kesehatan organisasi.

Klasterisasi ini menyediakan landasan bagi Kemenristekdikti untuk melakukan pembinaan perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan kualitas perguruan tinggi di Indonesia, serta memberikan informasi kepada masyarakat umum mengenai perguruan tinggi di Indonesia. “Klasterisasi atau perangkingan perguruan tinggi ini ke depan diharapkan dapat menjadikan perguruan tinggi Indonesia semakin berkualitas," kata Menristekdikti.

Nasir juga mengungkap, bahwa saat ini telah ada tiga perguruan tinggi Indonesia yang masuk 500 besar dunia yakni Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Indonesia.

Dorongan darinya, agar ketiga perguruan tinggi ini untuk bisa merangkak naik ke 200 besar. Sementara perguruan tinggi yang belum masuk pada rangking ini agar dapat terpacu untuk meningkatkan kualitasnya.

Sebelum beranjak dari duduk untuk mengikuti upacara di Istana negara, Nasir juga menyebut penilaian perguruan tinggi negeri tersebut ada empat komponen utama, yaitu Kualitas SDM, Kualitas Kelembagaan, Kualitas Kegiatan Kemahasiswaan serta Kualitas Penelitian dan Publikasi Ilmiah.
Ada 14 perguruan tinggi negeri terbaik (klaster I) tahun 2017 kelompok non politeknik, yakni Universitas Gajah Mada (score 3,66), Institut Teknologi Bandung (3,53), Institut Pertanian Bogor (3,45), Universitas Indonesia (3,38), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (3,23), Universitas Diponegoro (3,08), Universitas Airlangga (2,99), Universitas Brawijaya (2,97), Universitas Hasanuddin (2,96), Universitas Negeri Yogyakarta (2,86), Universitas Sebelas Maret (2,85), Universitas Andalas (2,74) dan Universitas Pendidikan Indonesia (2,73) serta Universitas Padjadjaran (2,72).

Sedangkan untuk peringkat politeknik terbaik (klaster 1) tahun 2017 yakni, 1. Politeknik Elektronik Negeri Surabaya ( Score 2,24), 2. Politeknik Negeri Sriwijaya (1,96), 3.bPoliteknik Negeri Semarang (1,96), 4. Politeknik Negeri Malang (1.95), 5. Politeknik Negeri Jakarta (1,91), 6. Politeknik Negeri Jember (1,88), 7. Politeknik Negeri Bandung (1,85), 8. Politeknik Negeri Lampung (1,84), 9. Politeknik Negeri Medan (1,82), 10. Politeknik Negeri Pontianak (1,71).  (Br)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »