Today's Headline

Diberdayakan oleh Blogger.

Orari Lokal Bungo Mulai Bangkit Lagi

Diposting oleh On 11:35 AM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO - Semenjak terbentuknya kepengurusan Organisasi Radio Republik Indonesia (Orari) kabupaten Bungo yang baru, sekarang ini semakin eksis dan lebih maju serta mulai pesat  perkembangannya.

Melalui tangan dingin dengan ciri khasnya yang slow tapi pasti cirri khas ketua Orari Bungo, Agustiar yang sudah lama melanglang buana di kabupaten Bungo, Orari sudah semakin dikenal bukan hanya di Bungo tapi sudah sampai ke tingkat provinsi Jambi bahkan tingkat nasional.

Kepiawaiannya dalam merakit alat HT untuk komunikasi dengan sesama anggota organisasi menjadikannya sangat dibutuhkan para anggota Orari dari luar daerah juga.

Bukti kemajuan organisasi ini, terlihat saat pelaksanaan Ujian Negara Amatir Radio  (UNAR) yang sukses dilaksanakan di gedung IBI Bungo tahun yang lalu. Dimana pesertanya tidak disangka-sangka bisa melebihi target. Selanjutnya keikutsertaan Badan Komunikasi (Bankom) Orari Bungo pada saat membantu warga korban banjir di beberapa titik lokasi banjir di kabupaten Bungo beberapa bulan yang lalu.

Setelah itu juga geliat pegerakan dan kepedulian Orari semakin terlihat saat terjadinya anak tenggelam di Sungai Batang Tebo sekita tiga bulan yang lalu. Dimana keluarga besar Orari Bungo tampil membantu mencari warga yang tenggelam tersebut. Juga pada saat operasi ramadhania dalam rangka mudik lebaran tahun 2017, Orari Bungo berkiprah bergabung dengan unsur terkait.

Kemudian yang terakhir pada pelaksanaan pawai yang digelar pemerintah kabupaten Bungo dalam rangka memperingati HUT RI ke 72 tanggal 19 Agustus kemarin menjadi puncak kebolehan mereka. Sebab sejak terbentuk di kabupaten Bungo, baru tahun inilah Orari Bungo tampil mengikuti pawai guna untuk lebih memperkenalkan diri kepada masyarakat.

Turunnya anggota Orari ini ke masyarakat menunjukkan sudah semakin dikenal dan dibutuhkannya organisasi ini. Karena melalui setiap anggota bisa menyampaikan pesan dan komunikasi disaat-saat darurat dan diperlukan warga.

"Kami tidak mau terlihat hanya untuk gaya-gayaan dengan menempelkan HT di pinggang dan tertulis sebagai anggota di dalam organisasi dan Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa Orari memang dibutuhkan dan tidak akan pernah ketinggalan zaman, sebab Orari sudah diakui hingga ke tingkat nasional maupun internasional," kata Agustiar didampingi wakil ketua Orari Bungo Mayulis.

Dijelaskannya, “Orari Bungo lebih kami fokuskan kepada bidang sosial kemasyarakatan. Apabila ada anggota yang sakit ataupun meninggal, bahkan disaat senang seperti perkawinan anaknya, kami tetap datang menunjukkan rasa kebersamaan dan kepedulian kami," ungkap Agustiar kepada Nasional Xpos.

Ketua Orari Bungo menjelaskan, beberapa minggu yang lalu, Orari juga mengadakan acara halal bihalal di kantor sekretariat Orari yang juga sekaligus stasiun Radio Jaya FM di kelurahan Pasir Putih kecamatan Rimbo Tengah. “Bahkan dalam waktu dekat ini Orari Bungo akan mengirimkan beberapa calon anggota yang ingin bergabung dengan kita untuk mengikuti UNAR di kabupaten Kerinci,” ujar Agustiar.

Di ujung pertemuannya dengan Nasional Xpos, Agustiar berharap agar dengan adanya Orari ini ini  dapat menunjukkan eksistensinya kepada masyarakat dan pemerintah. “Guna menunjang program pemerintah khususnya di kabupaten Bungo,” tutupnya.

Wakil Ketua Orari Lokal Bungo, Mayulis mengatakan bahwa pada hari Senin tanggal 21 Agustus 2017 besok, Orari Lokal Bungo juga akan ikut pawai di kecamatan Pelepat Ilir Kuamang Kuning. "Kita akan meramaikan pawai di kecamatan Pelepat Ilir dalam rangka HUT RI ke-72, walaupun di kabupaten kita sudah ikut, tapi di kecamatan kita juga ikut guna lebih mengenalkan Orari kepada masyarakat," ungkapnya.

Beberapa warga yang ditemui media ini usai pelaksanaan pawai saat ditanyakan terkait Orari, Hendri salah satu warga kabupaten Bungo mengatakan bahwa Orari memang sudah lama dikenal dan didengarnya. Bahkan sebagai warga sangat senang dengan keberadaan Orari karena sangat membantu warga.

Lain lagi dengan Maimunah warga kecamatan Tanah Sepenggal yang dengan logat dusunnya berceloteh tanpa malu-malu, "Iyo kamu tau ado anggota Orari di Dusun kami, kemaren tu ado orang pake hape ato apolah namonya yang gedang tu panggil-panggil petugas saat ado anak tenggelam. Untunglah cepat diberitau jadi petugas cepat tau,"pungkasnya. (is/hen)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »