Diberdayakan oleh Blogger.

Polres Tangsel Ungkap Pembunuh Nenek di Pos Pemuda Pancasila

Diposting oleh On 11:52 AM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGSEL - Enam orang pelaku pembantaian seorang Nenek di Pos Ormas Pemuda Pancasila (PP) telah dibekuk Polisi. Pengerebekan dan penangkapan berlangsung dari Jumat (25/8/2017) hingga Senin (28/8/2017), di Kawasan Jakarta Barat oleh Team gabungan Unit Reskrim Polsek Serpong dan Team Vipers Polres Tangsel.

Para pelaku, antara lain Mbm (16), Fsl alias Kmg (21), M.Prn alias Mdr (39), Rto alias Uby (26), Smt ryd alias Mm (39), dan Bcri alias Br (18), diduga keras terlibat penganiayaan, korban Nenek Elih (73) yang ditemukan dalam keadaan sekarat dengan lengan tangan kanan putus, dan tangan kiri nyaris putus di pos ormas Pemuda Pancasila Jalan Lengkong Karya, RT 006/ RW 002, Kelurahan Lengkong Karya, Kota Tangsel, Minggu (13/8/2017) sekira pukul 23.00 Wib. Akibat pendarahan yang serius tersebut, Senin (14/8/2017), korban dengan golongan darah AB akhirnya meninggal.

Kapolres Tangsel AKBP. Fadli Widiyanto dalam acara Pers Release, di lantai 2 Polres Tangsel, Jalan Promoter No 1 Serpong, Selasa (29/8/2017) mengatakan, bahwa para pelaku ditangkap berdasarkan informasi yang didapat dari keterangan yang dihimpun dari puluhan saksi yang telah diperiksa secara marathon, dan dengan adanya analisa pendukung rekaman CCTV.

Lebih lengkap, enam pelaku itu datang bersama rombongan, menggunakan 15 sepeda motor dan berkumpul di sebuah SPBU, berencana mau membalas dari kejadian sebelumnya. Mereka menduga bahwa ketika salah satu temannya saat mengantar kekasihnya tepat di salah satu warung merasa diganggu oleh orang Timur dan dianggap salah satu dari ormas di Tangsel.

"Saat berkeliling, mereka melihat ada satu pos PP yang terlihat gelap, pas mereka tahu ada orang di dalamnya, langsung menyerang dengan menggunakan golok secara membabi buta. Karena gelap, mereka enggak lihat kalau yang diserang itu bukan anggota PP, tetapi nenek-nenek," terang Fadli.

Jajaran Kepolisian saat ini masih mengembangkan dan memburu pelaku lainnya, berdasar dari 15 unit motor yang dikendarai berboncengan sebanyak 20 orang. "Pelaku yang belum tertangkap agar menyerahkan diri sebelum diambil langkah tegas dan terukur," tegas Kapolres Tangsel..

Barang bukti yang berhasil ditemukan seusai kejadian, dua lembar kardus  berbercak darah, sepasang sendal jepit warna hitam, satu buah plastik  warna kuning berbercak darah, sebilah golok panjang 50 cm disita dari Faisal alias Komeng Bin Solih, kain warna ungu. Serta menyita 3 unit sepeda motor milik para pelaku. "Para pelaku dikenakan Pasal 340 KHUP, Tentang Pembunuhan Berencana, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun hingga pidana mati," tandasnya. (Sg/Br)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »