Diberdayakan oleh Blogger.

⁠⁠⁠PPDB-SD dibawah usia 7 Tahun Harus Ada Rekomendasi

Diposting oleh On 8:45 AM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGSEL - Dalam Permendikbud No. 17 Tahun 2017 temtang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Dasar (SD), bahwa anak usia dibawah umur 6 tahun tidak boleh diterima. Hal ini ditegaskan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan (Disdikbud) Tangsel, H. Yahya, dalam suatu acara di RM. Sae Pisan BSD, Serpong, Rabu (23/8/2017) siang.

"Sama sekali tidak boleh diterima," tegasnya. Lanjutnya, namun dengan pengecualian, siswa tersebut dalam kategori yang luar biasa dalam arti Cerdas Istimewa, Bakat Istimewa. "Itupun harus melalui test psikolog profesional, oh ternyata anak ini di luar hal yang luar biasa, umur 5, 8 tahun memiliki keistimewaan yang luar biasa," jelasnya.

Dalam penjelasan lebih banyak, Yahya mengungkap, bahwa di SD Swasta, test tersebut sudah banyak dijalankan saat ini. "Test Psikolog ini sangat menentukan, direkomendasikan atau tidak," ucapnya sembari mengingatkan. Sedangkan untuk di SDN sendiri, hanya sebagian inisiatif dari orangtua siswa tersebut.

 Ulangnya bahwa, "tidak bisa diterima, jika tidak ada rekomendasi." Saat menjawab pertanyaan media, bagaimana jika ada salah satu SDN di Kota Tangsel bilamana tidak mematuhi aturan tersebut alias tidak mencantumkan rekomendasi Psikolog profesional? Yahya menjawab, maka akan diberi sanksi. "Sanksi akan diberikan, minimal teguran, karena Petunjuk Teknis (Juknis) kita mengatur bahwa guru yang menerima itu, akan memberikan uji kelayakan terhadap siswa itu, tapi bukan test baca maupun tertulis, namun dari aspek daya nalar, daya cipta, psikomotorik," imbuhnya.

Topik ini pernah di konfirmasikan juga dari hasil wawancara jurnalis dengan Plt. Kadisdikbud Tangsel, Taryono, pada saat peninjauan di Ciputat, (13/8) Tentang PPDB siswa SD benar, syaratnya berumur 7 tahun namun ada pasal yang mengatakan calon siswa didik usia dibawah 7 tahun bisa diterima dengan catatan ada rekomendasi dari gurunya.

Resikonya memang siswa yang usianya dibawah 7 tahun tidak mendapatan BOS (Bantuan Operasional Sekolah Nasional).

Prinsipnya kami menekankan kepada masyarakat, menghimbau ada perencanaan usia anak sekolah, jadi Paud sebaik-baiknya usia 5 dan 6 tahun kemudian 7 tahun itu masuk SD. Bisa jadi 6 tahun 8 bulan, 6 tahun 9 bulan tidak masalah, kalau tahun ini tidak diterima maka tahun menjadi 7 tahun 8 bulan, 7 tahun 9 bulan itu sudah sangat telat. Jadi fleksibel. Dan kami sekolah sudah mengantisipasi ketika konsekuensi seorang anak peserta didik yang kurang 7 tahun belum mendapat BOS akan menjadi persoalan, tapi khan waktunya hanya sebentar.

Kami dari dinas pendidikan juga menyampaikan terimakasih kepada sekolah yang tetap berkomitmen pada peraturan ketentuan yang ada. "Laksanakan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada, jangan menyimpang, 2 hal terkait dengan PPDB, tentu tadi ada Permendikbud No 17 dan diikuti Permendikbud No 75 terkait oleh komite sekolah. Sekolah harus bagaimana bisa berkolaborasi dengan masyarakat (stakeholder) untuk membangun sekolah in".  (Sg/Br)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »