Diberdayakan oleh Blogger.

Ali Taher Serukan Lindungi Keluarga Dari Tindak Kejahatan Pada Anak

Diposting oleh On 8:53 AM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID,  TANGSEL  - Sekitar 120 peserta yang tergabung dalam naungan Organisasi Kemasyarakatan perempuan seperti Aisyiyah, Fathayat, Muslimat, Majelis Taklim, dan sebagainya, diundang untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Anak, bertempat di Aula PGRI Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Rabu (13/9/2017).

Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher Parasong, sebagai narasumber mengatakan bahwa tingkat kekerasan secara nasional ini kan sangat luar biasa, termasuk Kota Tangerang Selatan didalamnya.

"Maka upaya-upaya untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat betapa pentingnya perlindungan jaminan terhadap anak dan keluarga kita dari tindak kejahatan," tuturnya.

Melalui kota ini, kota terbuka, kota verbal, kota moderen yang memungkinkan interaksi sosial yang begitu luar biasa, baik itu melalui media massa, pengaruh perorangan, melalui narkoba, dan sebagainya, perlu kita atasi secara bersama-sama.

“Salah satu bentuk mengatasi itu adalah sosialisasi UU melalui Perlindungan Anak itu. Dan Insyallah DPR sekarang di meja kerja kita itu sudah ada Rancangan Undang-undang melalui PKS atau Pencegahan Kekerasan Seksual,” ujar Ali Taher.

Lanjutnya, Itu semua diperuntukkan agar warga negara terutama perempuan dan anak-anak merasa dijamin hak konstitusionalnya dengan rasa aman, nyaman dalam kehidupan. Sehingga siapapun melakukan tindak kejahatan mendapat sanksi yang seberat-beratnya sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Apalagi modal kerja kita disamping pidana umum, kita sekarang punya Undang-Undang No 17 Tahun 2016 Tentang Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Disitu sudah ada tingkat pemberatan dalam kejahatan luar biasa, termasuk pencabutan hak-hak pribadi, kemudian kebiri, dan seterusnya, itu sudah ada. Oleh karena itu kita berharap masyarakat sudah semakin peka  menggunakan hak-haknya, supaya masyarakat yang ingin melakukan kejahatannya itu terhindar,” tutur Ketua Komisi VIII DPR RI.

Ali Taher menambahkan, karena ini ada kesenjangan sosial, ada persoalan pendidikan, ada persoalan budaya, ada persoalan tingkat kriminalitas, semua-semua didalamnya, sehingga memungkinkan orang melakukan kejahatan. Tugas sosialisasi ini guna meminimalisir, mengurangi, bahkan menghabiskan tingkat kejahatan. “Apalagi sosialisasi ini bisa lewat organisasi Kemasyarakatan, ada Aisyiyah, Muslimat, Fathayat, Majelis Taklim, dan sebagainya, karena mereka garda terdepan,” tandasnya.  (Sg/Br)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »