Today's Headline

Diberdayakan oleh Blogger.

Kejayaan Alap-Alap Harus Dibesarkan Walau Minim Dukungan

Diposting oleh On 9:45 AM with No comments

Iklan

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGSEL - Para Pesepakbola Alap-Alap Kelurahan Jombang menilai minim dukungan dari Tokoh maupun pejabat pemerintah setempat. Apalagi dalam acara Turnamen Sepak Bola "Jombang Bersatu" yang diselenggarakan dari tanggal 3 September 2017 hingga 1 Oktober 2017, di Lapangan Alap-Alap Kelurahan Jombang Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Hal tersebut diungkap pembina panitia maupun pemain-pemain yang pernah senior merumput di laga nasional atau juga saat ini yang masih eksis demi persepakbolaan Kota Tangsel. Jombang Bersatu diikuti 16 tim/klub se-Kelurahan Jombang dan pihak panitia tidak memberlakukan tiket bagi penonton yang menjadi suporter bagi tim kesayangannya. Sedari awal pelaksanaan dimaksudkan, dalam hal yang utama keinginan bersama untuk merubah image atau paradigma pemuda di wilayah tersebut, bahwa saatnya lebih maju.

Sekretaris Kelurahan Bambu Apus, Subur yanh juga salah satu pengurus PSSI Kota Tangsel, sekaligus pembina usia muda klub sepak bola Persitangsel, angkat bicara, seusai pertandingan antara tim Alap Alap Allstar vs Veteren 03, Sabtu (9/9/2017).

Ia dalam penjelasannya masih mengenakan kostum kuning Alap-alap Allstar, merasa prihatin dan menilai dukungan tokoh setempat maupun pejabat stakeholder terkait, dirasa belum ada perhatian.

"Adik-adik saya semua disini dari panitia hingga rata-rata pemain, meski hari ini kaki saya sakit, tetap bermain untuk memberikan motivasi semangat," begitu obrolan awal yang disampaikan Subur kepada Nasional Xpos. Baginya kemasyhuran lapangan Alap-alap sudah terkenal hingga sejabodetak.

"Alap-alap musti dihidupkan, kejayaan yang dulu harus lebih dibesarkan lagi," terangnya. Dilanjutkannya bahwa wilayah Jombang dan persepakbolaanya terkenal karena Alap-alap.

Lalu dalam harapannya dengan persepakbolaan di Kota Tangsel dikemukakan bahwa masyarakat musti mengetahui tahap jenjang mulai dari wilayah-wilayah lain.

Pembinaan ini musti didukung oleh masyarakat juga, khususnya para pejabat setempat dan stakeholder terkait. "Sesuai prinsip saya bahwa musti 4 M (Menanam, Memupuk, Menyiram, Memetik), Jangan Memetik doank,  siapa lagi yang menyiram kita, kalau kita tidak perhatian dan sinergi dalam hal ini," cetusnya. Harapan lainnya, Subur ingin dengan wadah Jombang Bersatu di Lapangan Bola Alap Alap ini diharapkan, sebagai ajang pembuktian kepada pemerintah setempat, bahwa masyarakat sekarang paradigmanya sudah tidak seperti yang dulu di Kelurahan Jombang.

Persitangsel sendiri telah mengikuti Linus (Lintas Nusantara) dan menjadi Juara Zona 3 Provinsi Banten, beberapa waktu lalu. "Dan saat ini ikut kompetisi dalam Zona Wilayah Pulau Jawa Bagian Tengah guna mewakili Banten," ujarnya.

Sementara di lokasi yang sama, ungkapan Andika Eko Prasetyo (29) warga Kampung Masjid RW 05 Kelurahan Jombang, pemain tim Veteran 03, sekaligus seorang pengusaha E Commerce "Shopee", mengatakan bahwa Shopee di acara Jombang Bersatu sebagai Vendor yang termasuk perusahaan yang peduli dengan kegiatan-kegiatan yang positif. "Memang kaitannya dengan pemasangan iklan disini, kita ingin berikan hadiah sebagai nilai plus kepuasan kita dari kerjasama ini," ucap Eko.

Sebagai anak muda dari Kelurahan Jombang ingin melanjutkan untuk program-program yang lain. "Tapi disini banyak masyarakat yang lebih tua/ tokoh-tokoh, pemerintah daerah, terus kalau kita punya kreativitas sendiri, mungkin ngga kita disuport oleh mereka itu," ujarnya.

Eko berharap, sikap mempererat ikatan tali silaturahmi khususnya masyarakat kelurahan Jombang dan meningkatkan kegiatan positif lainnya. "Karena secara terus terang pribadi saya, agak prihatin dengan pergaulan anak muda sekarang, makanya kegiatan positif seperti ini musti lebih ditingkatkan," tutupnya.

Dalam pertandingan hari ini (9/9) All Star unggul 3-2 atas Veteran 03. Pelaksanaan pertandingan  digelar setiap hari dengan 1 pertandingan dan khusus hari Sabtu-Minggu ada 2 pertandingan dengan sistem setengah kompetisi. Dari 16 klub dibagi 4 grup, masing-masing grup ada 4 klub dengan sistem 4 kali pertemuan dan durasi pertandingan selama 2 X 35 menit. (Sg/Br)

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »