oleh

Bupati dan Wakil Bupati Lebak Akhirnya Dilantik

-Headline-10 views

NASIONALXPOS.CO.ID, LEBAK – Bupati dan Wakil Bupati Lebak terpilih yakni
 Iti Octavia Jayabaya dan Ade Sumardi akhirnya dilantik sebagai Bupati dan
Wakil Bupati Lebak periode 2014-2019 oleh Wakil Gubernur (Wagub) Banten Rano
Karno, di Pendopo Kabupaten Lebak, Rabu (15/1).

 

Iti Octavia Jayabaya merupakan putri kandung mantan
Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya dua periode sebelumnya.

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lebak, dilakukan
dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Lebak yang dipimpin Ketua DPRD Lebak, Ade
Suryana.

Dalam pelantikan itu, dihadiri Ketua Umum PPP Suryadarma Ali, Ketua
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten Aeng Haerudin, Kapolda Banten
Brigjen M. Zulkarnaen, Walikota Tangerang Arif S Wismansyah, serta tamu
undangan lainnya.

Pelantikan Iti Octavia Jayabaya dan Ade Sumardi ini
berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (mendagri) No. 131-36-225 
tentang Pengangkatan Bupati Lebak  dan Keputusan Mendagri  No.
132-226-225  tentang Pengangkatan Wakil Bupati Lebak dengan masa jabatan 5
tahun sejak pelantikan dilaksanakan. 

Kendati dalam pelaksanaan Pilkada Lebak terdapat
dugaan aksi suap yang dilakukan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan adiknya
Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan terhadap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi
(MK)  Akil Mochtar dalam mempengaruhi keputusan MK untuk dilakukan
Pemungutan Suara Ulang (PSU), namun hasil PSU itu pasangan Iti – Ade tetap
unggul sebagai pemenang.

Wagub Banten Rano Karno dalam sambutanya menyampaikan,
pemilihan bupati Lebak telah terlaksana dengan baik.

“Atas kerja sama dan
partisipasi KPU, Muspida,  partai politik dan semua pihak terutama
masyarakat Kabupaten Lebak akhirnya Pilkada Lebak bisa dilaksanakan dengan
baik,” kata Rano Karno.

Wagub juga mengatakan kepercayaan masyarakat Lebak
dalam menentukan pilihannya telah terlaksana. Untuk itu, dia berharap bupati
dan wakil bupati Lebak mampu memegang komitmen memajukan daerah Lebak.

“Kepada
bupati beserta wakilnya yang baru saja diambil sumpahnya harus dapat memajukan
daerah dengan menjalankan program pembangunan dengan baik,” katanya.

Menurut Wagub, sebagai bagian dari wilayah Provinsi
Banten, Kabupaten Lebak mempunyai banyak potensi sumber daya alam  untuk
dikembangkan bagi perekonomian.

“Dengan potensi-potensi yang ada tersebut
Pemkab Lebak dengan bupatinya yang baru harus dapat memberdayakan dan
menciptakan capaian pembangunan dalam rangka mensejahterakan rakyatnya,” 
ujar Wagub.

Wagub juga mengungkapkan, saat ini telah disahkan
Rancangan Undang-Undang (RUU) pemekaran wilayah yang ada di Kabupaten Lebak
yaitu Kabupaten Cilangkahan.

Pengesahan RUU tersebut telah ditandatangani Dewan
Perwakilan Rakyat (DPR) pada tanggal 24 Desember 2013 lalu.

“Hal ini tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi
Pemerintah  Kabupaten Lebak untuk dapat bersinergi melaksanakan
pembangunan sebaik-baiknya semata-mata mewujudkan masyarakat Lebak yang
sejahtera dan Banten umumnya,” kata Wagub.

Sementara itu Bupati Lebak terpilih Iti Octavia
Jayabaya berjanji  akan merangkul seluruh komponen masyarakat termasuk
lawan politiknya pada Pilkada  Lebak lalu.

Iti mengaku masih akan
menggunakan mantan calon Bupati Lebak Amir Hamzah sesuai dengan tugas pokok dan
fungsinya sebagai pegawai negeri sipil.

“Oposisi itu kan biasa. Tinggal
bagaimana sekarang kita legowo bersama-sama memajukan Kabupaten Lebak,”
ujar Iti.

Iti mengaku akan memberikan keleluasaan bagi Amir
Hamzah sebagai PNS di Pemkab Lebak.

“Kita beri keleluasaan kepada Pak
Amir. Selama masih bekerja di Kabupaten Lebak, ya kita terima dan juga harus
pada tupoksinya. Kewenangannya sebagai PNS, abdi negara dia harus mengikhlaskan
waktunya untuk masyarakat. Kalau kemarin sebagai wakil bupati dan sekarang
sebagai PNS, ya harus bersama-sama,  gitu kan
seharusnya,” papar Iti.

Untuk diketahui, Pilkada Lebak diikuti Iti Oktavia
(Anggota DPR) – Ade Sumardi (anggota DPRD Lebak dari Fraksi PDI-P) diusung
Partai Demokrat, PDI-P, Hanura, Gerindara, PPP, PKS, PKNU.

Pasangan Amir Hamzah
(Wakil Bupati Lebak) – Kasmin (anggota DPRD Banten dari Fraksi Golkar), yang
diusung Partai Golkar  dan pasangan Pepep Faisaludin-Aang Rasidi, yang maju
dari independen.(SP/E-83)

Komentar

NEWS UPDATE