oleh

Hasil Hutan Kalsel Diminati Pengusaha Daerah

-Headline-278 views
 NASIONALXPOS.CO.ID, BANJARMASIN – Produk unggulan kehutanan Kalimantan Selatan (Kalsel), seperti kayu manis, pasak bumi dan damar diminati pengusaha dari berbagai daerah, terutama dari Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur. Hal itu dikatakan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor usai rapat koordinasi di kantornya, Kamis (23/11/2017).
“Minat pengusaha lokal terhadap berbagai produk tersebut terbukti saat ini melakukan misi dagang ke Jawa Timur. Waktu saya mengikuti Workshop Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Surabaya beberapa waktu lalu, pada kesempatan itu kami manfaatkan untuk promosi berbagai produk unggulan dari daerah Kalsel,” ujar Paman Birin sapaan akrab Gubernur Kalsel.
Dikatakannya, hasilnya sejumlah produk komoditas unggulan kehutanan, pertanian dan perkebunan dari Kalsel, seperti kayu manis, pasak bumi, damar dan bahan jamu lainya langsung diminati dan terjadi transaksi pembelian serta kerja sama lanjutan.
“Hal itu, selaras dengan tema lokakarya optimalisasi kerja sama perdagangan antar daerah pada forum resmi yang dihadiri para gubernur se-Indonesia, kementerian terkait dan pelaku usaha masing-masing daerah,” sebut Paman Birin
Pada kesempatan itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menyampaikan bahwa Kalimantan Selatan dengan luas wilayah 37.530,52 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 4.119.794 jiwa, memiliki potensi kekayaan alam yang cukup melimpah.
“Potensi tersebut, antara lain bidang perkebunan, pertanian dan mineral, serta sumber daya kelautan, pengelolaan sumber daya alam tersebut ditata secara hati-hati dengan memperhatikan aspek lingkungan dan regulasi pemerintah,” imbuh Gubernur Kalsesl.
Paman Birin menambahkan, Kalimantan Selatan siap menjalin kerja sama perdagangan antar daerah dengan prinsif saling menguntungkan dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
“Insya Allah jika membeli produk-produk unggulan atau kerajinan masyarakat kami, pihak pemesan atau pembeli akan terus bekerja sama dengan pelaku usaha kami,” tutupnya.

 Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Pemprov Kalsel, Hermansyah menjelaskan, usai rapat koordinasi antar Gubernur, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Pemanfaatan Produk Unggulan Daerah oleh masing-masing satuan kerja perangkat daerah.
“Dalam kegiatan itu terjalin sejumlah kerja sama, baik langsung maupun tidak langsung, melalui proses penjajakan sebagai tindak lanjut. Produk Kalsel mendapatkan sambutan positif dari daerah lain, seperti Jawa Timur,” kata Hermansyah.
Hermansyah menjelaskan, Kalsel mengenalkan beberapa produk unggulan daerah, seperti gula aren (gula merah) beras Banjar, kayu manis, kain sasirangan dan tenun pagatan. Demikian pula pengenalan potensi investasi industri hilirisasi karet dan batubara.
“Kita optimistis apa yang telah menjadi misi dagang Kalsel akan diminati oleh pengusaha daerah lain yang turut dalam workshop. Bahkan beberapa di antaranya sudah terjadi transaksi dan kerja sama,” ucap Hermansyah.
Ditambahkan Hermansyah, melalui kerja sama antar daerah, akan memberikan multiefek positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dan ekonomi makro daerah.
“Kerja sama seperti itu, harus ditindaklanjuti dengan penguatan komunikasi antardinas teknis yang menangani,” tutupnya.

 Kepala Dinas Perdangangan Kalsel, Birhasani merinci produk unggulan daerah yang telah terjalin transaksi untuk jenis komoditas adalah kayu manis lima MT/bulan, damar 30 MT/bulan, pasak bumi lima MT/bulan, curhab/bahan jamu lima MT/bulan. Selain itu, beras Banjar masih dalam pembicaraan dengan pedagang Jatim dari Paguyuban Pedagang Nasi Goreng.
“Untuk produk gula aren (gula merah) dan gula semut masih proses negosiasi dan pembicaraan lanjutan oleh kedua belah pihak antara pelaku usaha Kalsel dengan beberapa provinsi lainnya, terutama menyangkut harga dan proses pengirimannya,” tandasnya. (Hrp)

Komentar

NEWS UPDATE