oleh

DLHK Kota Kendari Lakukan Penertiban Diduga Ilegal

-Headline-1 views

 NASIONALXPOS.CO.ID, KENDARI – Kewenangan Satpol PP Kota Kendari sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) melakukan penertiban, diambil alih Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari.

Hal itu dilakukan Seksi Pemeliharaan Lingkungan dan Lahan Terbuka Hijau (PLTH) Bidang Pertamanan (DLHK) lakukan penertiban tanpa pemberitahuan secara tertulis membongkar sebuah kedai di taman Kendari Beach (KB) Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Rabu (13/12/2107) .

Kepala Seksi PLTH, Basaruddin mengakui melakukan penertiban dan pembongkaran sebuah warung di taman Kendari Beach,  atas dasar intruksi lisan Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan, Ratna kepada dirinya.

“Jadi kita ini kan bawahan apapun yang perintahkan oleh atasan kami akan lakukan,” tegas Basaruddin saat dihubungi via telepon selularnya.

Ketika dikonfirmasi, Kabid Pertamanan, Ratna mengatakan, akan memberikan penjelasan atas intruksi lisan penertiban itu, pada sekitar pukul 15.00 Wita dan meminta agar awak media menunggunya di kantornya. “Nanti akan saya jelaskan, sekitar jam 3 sore saya datang, tunggu aja di kantor,” janjinya.

Namun hingga pukul 16.00 Wita, Kabid Pertanaman, Ratna  tak nampak batang hidungnya, untuk memberikan penjelasan terkait instruksi lisan penertiban dan pembongkarannya kedai di taman Kendari Beach.

Sementara itu, seorang ibu rumah tangga pemilik kedai yang dibongkar, Fitrawati mengatakan, sebelum terjadinya pembongkaran di kedai miliknya, dirinya mengakui sudah ada pemberitahuan terlebih dahulu, akan tetapi tidak secara tertulis melainkan secara lisan disampaikan Hendra Ketua RT di Kelurahan Tipulu.

“Pada waktu itu saya berinisiatif untuk datang ke kepala bidang untuk mencari solusi agar kiranya di berikan keringanan ataupun masukan agar saya juga tetap bisa berjualan di taman Kendari Beach,” ungkap Fitrawati kepada Nasional Xpos.

Fitrawati menambahkan, bahwa penertiban tebang pilih, di taman Kendari Beach banyak pedagang kaki lima dan lainnya tetapi tidak ditertibkan. “Lagi pula kan, kalau pun memang mau diadakan penertiban di kawasan taman Kendari Beach, kenapa harus kedainnya saja yang di berlakukan seperti itu, kenapa yang lain tidak,” keluhnya.

Atas kejadian itu, Fitrawati mengadukannya ke Polsek Kemaraya, atas dugaan pengerusakan kedai tempat usahanya. (Iyan)

Komentar

NEWS UPDATE