oleh

Penerbangan Langsung Jakarta-Gunungsitoli Direspon Garuda

NASIONALXPOS.CO.ID, NIAS – Harapan masyarakat kepulauan Nias akan hadirnya rute penerbangan langsung Jakarta-Gunungsitoli, akan segera terwujud. Hal ini terungkap pada pertemuan Bupati Nias, Sokhiatulo Laoli dengan pihak Direksi PT Garuda Indonesia di Jakarta, pada Selasa (26/6/18).

Bupati Nias, Sokhiatulo Laoli kepada Nasional Xpos  membeberkan pada pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh staf ahli direksi PT Garuda Indonesia Sondang Staf dan hadir beberapa staf teknis PT Garuda Indonesia, Sondang menyampaikan bahwa Garuda akan mendukung sepenuhnya keinginan masyarakat kepulauan Nias akan hadirnya penerbangan rute langsung Jakarta-Gunungsitoli.

“Hasil pertemuan ini, tim teknis dari PT Garuda Indonesia akan melihat kesiapan Bandara Binaka Gunungsitoli- Nias dalam beberapa minggu kedepan, dan jika kesiapan kita sudah layak, bisa saja bulan Agustus ini sudah dimulai. Ini juga sebagai tindak lanjut kunjungan Dirjend Kementerian Perhubungan Udara RI beberapa waktu lalu,” ujar Sokhiatulo di kantornya, Rabu (27/6/18).

Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM bersama Direksi PT. Garuda Indonesia, usai memnggelar pertemuan terkait pembukaan penerbangan rute baru Jakarta-Gunungsitoli.

Menurut Bupati Nias, Bandara Binaka sudah siap didarati pesawat ukuran besar bermesin jet, namun beberapa fasilitas yang harus dilengkapi diantaranya ketersediaan bahan bakar pesawat (avtur) dan pemadam kebakaran yang memenuhi standar.

“Tiga tahun belakangan ini run way Bandara Binaka sudah kita bangun, sehingga sudah layak didarati pesawat jenis jet, memang beberapa fasilitas pendukung lainnya yang harus dilengkapi, seperti avtur yang belum tersedia di Nias dan pemadam kebakaran diharuskan memenuhi standart maksimal,” imbuhnya.

Bupati Nias menerangkan, bahwa rute penerbangan Jakarta-Nias ini sangat dibutuhkan agar Kepulauan Nias segera keluar dari keterisoliran, urusan kedinasan dan pembangunan lebih lancar, serta wisata kedepan akan lebih baik. Selain itu menurut Sokhiatulo, dari sisi waktu sangat menguntungkan serta ongkos lebih murah dibandingkan selama ini yang harus transit di Medan atau Padang.

“Kepulauan Nias ini kan sudah cukup terkenal sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Indonesia, hanya saja akses ke Pulau Nias selama ini kurang, maka dengan adanya rute baru penerbangan ini kepulauan Nias akan lebih mudah dijangkau wisatawan, dan ini sejalan dengan upaya Pemerintah daerah di Kepulauan Nias dalam mengembangan kepariwisataan,” jelasnya.

Terpisah, Branch Manager PT Garuda Indonesia Gunungsitoli-Nias, Beni Putra, kepada Nasional Xpos melalui telepon selularnya, Rabu (27/6), terkait pembukaan rute baru ini mengatakan ada beberapa poin kelengkapan Bandara Binaka Gunungsitoli yang harus dipenuhi untuk mendaratkan pesawat berukuran besar jenis jet.

“Kita masih menunggu hasil verifikasi yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan untuk mengetahui kelayakan run way Bandara Binaka apakah bisa didarati pesawat jenis jet, karena selama ini jenis pesawat yang sudah mendarat adalah pesawat jenis Avions de Transport Regional (ATR), termasuk bahan bakar pesawat belum ada di Nias,” tutur Beni.

Beni menambahkan dengan run way Bandara Binaka Gunungsitoli saat ini yang panjangnya 2.250 meter, dan lebar 30 meter, seharusnya sudah bisa didarati pesawat jenis Jet, namun dari sisi kekuatan landasan pacu masih diteliti Kementerian Perhubungan RI. Selain usulan penerbangan langsung, selama ini penumpang dari Jakarta yang hendak ke Kepulauan Nias menggunakan jasa penerbangan, harus transit melalui bandara Kualanamu Medan, dan juga bisa melalui Bandara Internasional Minangkabau Padang.

“Sebenarnya penumpang yang hendak Gunungsitoli sudah terlayani melalui bandara Kualanamu maupun melalui Bandara Minangkabau Padang, namun karena adanya permintaan masyarakat kepulauan Nias melalui usulan bapak Bupati Nias, pihak Garuda merespon sebagai bentuk dukungan pengembangan pariwisata di kepulauan Nias ini,” tandasnya. (Adi Laoli)

Komentar

NEWS UPDATE