oleh

Soal Uyghur, Bagus : Elemen Masyarakat Sudah Bergerak, Pemerintah Masih Diam

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG – Penindasan yang diduga dilakukan oleh penguasa Tiongkok terhadap muslim Uyghur tak kunjung usai, dugaan diskriminasi terhadap muslim yang mengerucut pada indikasi adanya pembersihan etnis atau genosida terus dilakukan terhadap Suku Uyghur yang notabene suku utama pemeluk Islam di Tiongkok.

Bagus Muhamad Rijal sebagai Ketua Lembaga Kajian Harapan Tangerang Institute, yang juga pernah mewakili pemuda Tangerang menjadi Duta Pemuda di Tiongkok ini berharap agar Pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas terhadap kasus ini.

“Sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim, pemerintah kita terlihat tidak mempunyai sikap yang jelas dan tegas, padahal elemen masyarakat terus bergerak, atau jangan-jangan karena besarnya Investasi China pemerintah kita jadi bungkam,” tegas bagus yang juga Ketua DPD BM PAN Kab. Tangerang.

Padahal pembukaan UUD 1945 sudah mengatur bahwa bangsa ini berkomitmen ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan dan perdamaian abadi.

Di tengah belum mengambil sikapnya negara negara mayoritas Islam ini, PBB dan 12 negara lain justru sudah bereaksi, bahkan negara AS sudah menerbitkan undang-undang untuk memberi sanksi kepada China dengan melarang teknologi AS ke Beijing, terlebih lagi Turkey sebagai negara yang mayoritas muslim sudah siap pasang badan.

“Negara lain sudah menyuarakan ini atas dasar kedekatan, padahal Indonesia memiliki hubungan diplomatik yang baik dengan Tiongkok, seharusnya memudahkan untuk membantu Suku Uyghur,” papar Bagus.

Ia juga berharap gelombang dukungan terhadap suku Uyghur harus dinyalakan di tiap-tiap daerah, termasuk di wilayah Tangerang.

“Bagaimanapun juga, tindak kekerasan terhadap suku atau ras itu harus kita bela atas dasar kemanusiaan,” ujar Bagus. (Ram)

Komentar

NEWS UPDATE