oleh

Pangdam II/Swj Hadiri Silaturahmi Menhan RI Dengan Ulama, Umaroh, TNI dan Polri se-Sumsel

NASIONALXPOS.CO.ID, PALEMBANG – Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., menghadiri Acara Tausyiah Bersholawat dan Istigosah Kubro dari Sumsel untuk NKRI sekaligus Silaturahmi Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dan para Ulama, Umaroh, TNI Se-Sumsel bertempat di Griya Agung, Palembang, Senin ( 21/01/2019) malam.

Dalam acara silaturahmi tersebut, sejumlah Ulama dan Tokoh Agama juga hadir, seperti Habib Muhammad Lutfi bin Yahya, Ketua MUI Sumsel Prof Dr KH Aflatun Muchtar, Mal’an Abdullah, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara, Kasdam II/Swj Brigjen TNI Syafrial, psc., M. Tr (Han).,Wakapolda Sumsel, Danlanud dan Danlanal Palembang serta Bupati OKI.

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu dalam ceramahnya menjelaskan, bahwa saat ini di Indonesia ada tiga ancaman yang mesti diwaspadai. Salah satunya yang utama adalah, ancaman mindset.

“Ancaman ini sangat diwaspadai karena mengancam persatuan bangsa serta ideologi,” terangnya.

Dihadapan para Ulama dan Kyai pengasuh podok pesantren itu, Menhan juga mengajak agar para ulama menjalankan fungsi sesuai peran utamanya. Ulama menurutnya harus menjadi peredam dan mendinginkan konflik-konflik yang ada.

“Ulama dan Umaroh harus bersatu dalam kebersamaan”, ujarnya.

Menhan juga mengaku sangat bersyukur, karena banyak sekali yang hadir dalam forum silaturahmi tersebut. Menhan pun berharap, kebersamaan ini selalu berlanjut dan menjadi pondasi untuk mengabdi pada bangsa Indonesia yang tercinta.

Sementara itu, kedatangan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu dan Habib Muhammad Lutfi bin Yahya ke Palembang menjadi kebanggaan tersendiri bagi Gubernur Sumsel H Herman Deru.

“Kita bahagia sekali hari ini hadir dua tokoh besar yang sangat familiar. Tidak mudah mendatangkan Habib dan Menhan ini, karena jadwalnya padat sekali. Semoga do’a Habib ini, membawa keberkahan Sumsel,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, acara rangkaian silaturahmi ini puncaknya akan dilanjutkan dengan Dzikir Kubro pada malam harinya dengan melibatkan 10.000 jamaah. Agenda pertemuan para Ulama dan Umaro ini menurutnya murni gagasan Menhan RI, dengan harapan menambah erat persatuan dan kesatuan masyarakat di Sumsel.

Komentar

NEWS UPDATE