oleh

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhamad SAW 1440 H di Masjid Al Istiqomah Wanareja

NASIONALXPOS.CO.ID, WANAREJA, CILACAP – Masjid besar Al Istiqomah Wanareja menggelar peringatan Isra Mi’raj. Acara tersebut digelar dihalaman Masjid, Selasa malam (19/03/2019).

Peringatan Isra Mi’raj dihadiri para muslimin dan muslimat yang ada di Kecamatan Wanareja, tampak hadir pula para Ulama dan Kiai.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesiaraya yang dipimpin oleh Muntofiyatun sebagai Dirigen, yang dilanjutakan sambutan ketua panitia Ky. Subardi (Dul Kepyur).

Menurut Subardi, bahwa kegiatan peringatan Isra Mi’raj bisa terlaksana karena ada kerjasama yang baik antar umat Muslim yang ada di Kecamatan Wanareja. ” Saya ucapkan terimakasih atas kerjasamanya sehingga acara peringatan Isra Mi’raj bisa dilaksanakan dengan baik ” kata Subardi.

Sementara Camat Wanareja Bintang Dwi Cahyono. AP.MM yang didampingi Nur Putri Bintang, dalam kesempatan tersebut memberikan sambutan.

Menurut Camat, kegiatan Isra Mi’raj ini adalah kegiatan yang sangat baik, juga bisa dijadikan ajang silahturahmi antar umat Muslim, kata Camat.

Lebih lanjut Camat mengatakan bahwa Wanareja sudah selesai melaksanakan Pilkades serentak, dan berjalan kondusif dan aman, ” saya mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat Wanareja yang sudah bisa menjaga kondusifitas saat Pilkades ” terang Camat.

“Setelah selesai Pilkades kita dihadapkan pada Pileg dan Pilpres manti pada tanggal 17 April mendatang, untuk itu mari kita tingkatkan dan jaga kondusifitas dalam pesta Demokrasi tersebut ” papar Camat.

Usai sambutan Camat, acara dilanjutkan Tauziah yang disampaikan oleh Drs. KH. Nasrulah Muchson. MH Rektor IAIG Kesugian Cilacap.

Dalam Tauziah yang disampaikanya, menyinggung Zakat yang disampaikan melalui Malaikiat Jibril, Puasa juga disampaikan melalui Malaikat Jibril.

Lebih jauh Nasrulah menyampaikan, lain halnya dengan perintah Sholat, ” Allah langsung memanggil langsung Nambi Muhammad ” kata Nasrulah.

Melihat kembali sejarah peristiwa Isra Mi’raj, kata Nasrulah, Rasulullah saat itu sedang mengalami masa-masa penuh duka cita setelah wafatnya istri dan kakek tercinta, Siti Khodijah RA dan Abu Tholib. Saat itu, Rasulullah juga baru saja diusir dari Tha’if oleh penduduknya, sehingga Rasulullah SAW benar-benar merasa sedih pada saat itu.

Rasulullah SAW pun, kata Nasrulah berdoa kepada Allah SWT agar dapat menjalani berbagai cobaan dan penderitaan berat itu. Do’a Rasulullah SAW pun akhirnya dikabulkan oleh Alah SWT dengan solusi peristiwa Isra Mi’raj. Dalam peristiwa itu, Rasulullah mejadi pemimpin para anbiya, para nabi, dan Rasul sejak Nabi Adam AS.

Lebih rinci Kiai Nasrulah menjelaskan Rasulullah SAW, juga menerima perintah shalat lima waktu sebagai kewajiban bagi umat Islam, sebagai tiang agama, sekaligus solusi untuk umat Islam ketika sedang menghadapi masalah berat di dunia.

“Jadi, hendaknya setiap Muslim kembali kepada Allah SWT dan melaksanakan shalat berjamah saat ditimpa ujian atau musibah yang sangat berat,” Kiai Nasrulah.

Rasulullah SAW pun, paparnya, berdoa kepada Allah SWT agar dapat menjalani berbagai cobaan dan penderitaan berat itu. Do’a Rasulullah SAW pun akhirnya dikabulkan oleh Alah SWT dengan solusi peristiwa Isra Mi’raj. Dalam peristiwa itu, Rasulullah mejadi pemimpin para anbiya, para nabi, dan Rasul sejak Nabi Adam AS.

Rasulullah SAW, jelasnya, juga menerima perintah shalat lima waktu sebagai kewajiban bagi umat Islam, sebagai tiang agama, sekaligus solusi untuk umat Islam ketika sedang menghadapi masalah berat di dunia.

“Jadi, hendaknya setiap Muslim kembali kepada Allah SWT dan melaksanakan Shalat berjamah saat ditimpa ujian atau musibah yang sangat berat,” kata Kiai Nasrulah.

Diakhir tauziahnya kiai Nasrulah mengatakan bahwa dirinya bangga kepada Kiai Ma’ruf amin, ” kiai Ma’Ruf Amin adalah ahli syariah dan semoga beliau diberi kesehatan dan segala cita citanya bisa tercapai, pungkas Kiai Nasrulah.(junaedi)

Komentar

NEWS UPDATE