oleh

Peduli UMKM Desa Curug, Mahasiswa UMN Gelar Seminar Digitalisasi 4.0

NASIONALXPOS.CO ID, TANGERANG – Sebagai bentuk rasa kepedulian mahasiswa – mahasiswi Strategic Communication Universitas Multimedia Nusantara (UMN) terhadap UMKM di Desa Curug Sangereng, Corporate Social Responsibility (CSR) dengan tema “Laju Ekonomi Sejahtera” (Lentera) menggelar Seminar Pemberdayaan UMKM di Era Digitalisasi 4.0, tepatnya di Loby Utama, Gedung UMN, Jl. Scentia Boulvard, Curug, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten. Sabtu (3/5) Pagi

Dalam kegiatan CSR ini, Lentera menggaet Solusi UKM dan Go UKM.

CSR ini diwujudkan dengan memberikan seminar mengenai pentingnya digital 4.0 dan workshop mengenai pembukuan.

Seminar mengenai pentingnya digitalisasi dibawakan oleh David Sutoyo, S.T., M.M. yang merupakan seorang entrepreneur dan lecturer di bidang technopreneurship, dan Adang Nur Muhammad yang merupakan Managing Director dari Go UKM.

Sedangkan untuk workshop mengenai pembukuan dibawakan oleh Virin Wiryametta selaku junior finance & accounting PT. Zulu Indonesia dan The Epi dari Solusi UKM.

Ketua Lentera William Evan mengungkapkan, “Diharapkan dengan dilaksanakannya Lentera ini, semakin banyak UMKM yang bisa berkembang dan sejahtera, serta siap untuk menghadapi era digital di Indonesia. Selain itu, diharapkan juga kesadaran akan pentingnya keberadaan UMKM di Indonesia semakin meningkat”,

Nilai penting dari CSR ini adalah bagaimana warga Desa Curug Sangereng yang memiliki UMKM, dapat melakukan pembukuan untuk usahanya agar mereka bisa membagi asset yang menjadi milik pribadi dan asset milik usaha.

Ditambah juga, agar warga bisa menyadari bahwa jaman sekarang ini, digitalisasi memberikan kemudahan di berbagai bidang terutama dalam kemajuan milik mereka.

Disisi lain Solusi UKM The Epi  menjelaskan, “UKM adalah dimana perseorangan membuka usaha kecil menjadi besar dan menjadi pengelola usaha kecil untuk menjadi besar itu sangatlah tidak mudah”,

Karna kita harus melakukan pengelolaan pembukuan yang benar, agar bisa mengontrol keuangan dari segi pemasukan dan pengeluaran hasil usaha penjualan, serta memisahkan uang pribadi dan uang modal usaha penjualan.

Lebih lanjut Epi menambahkan, saya melihat apa yang saya sampaikan kepada mereka, mereka bisa memahami dengan baik dan saya melihat mereka cukup antusias untuk belajar.

Masih ditempat yang sama, Davit Sutoyo, S.T., M.M menyampaikan, “digitalilasi adalah proses dimana orang itu tidak pernah bisa terhindar dari era digital dan mau tidak mau kita akan selalu berada di dunia itu”,

Contoh diwaktu saya masih kecil bahkan hingga menjelang dewasa, dimana saya melihat ketika jaman orang lain tidak mengenal handphone, saat itu handphone hanya digunakan untuk berkomunikasi melalui via sms dan via telephone saja dan kini sekarang orang lain banyak menggunakan handphone untuk melakukan seperti usaha penjualan berbagai macam di media sosial, melihat informasi, digital dan sebagainya.

Lebih jauh Davit menyampaikan, Jika kita ingin membeli handphone, minimal handphone itu harus sudah bisa berkomunikasi secara digital, karena disitulah kita akan belajar memulai dari hal – hal kecil seperti cara browsing melalui internet dan berkomunikasi chating dengan teman – teman melalui media telekomunikasi, sehingga kita bisa mendapatkan informasi – informasi yang sangat begitu cepat.  (Dedi)

Komentar

NEWS UPDATE