oleh

Pemerintah Provinsi NTB Tidak Ada Hubungan Dengan Yayasan Qoloni

NASIONALXPOS.CO.ID, MATARAM – Adanya website dengan nama ntbgemilang.com dan berada di bawah yayasan Qoloni Indonesia seperti yang tertera dalam penjelasan dalam laman web tersebut di tegaskan oleh Plt Diskominfotik NTB I Gede Aryadi tidak memiliki keterkaitan atau keterikatan dengan Pemprov NTB.

Dalam jumpa pers yang di gelar di kantor Gubernur NTB, Kamis (27/6) Aryadi menyatakan, laman website tesebut tidak memiliki hubungan ataupun kejasama dengan pemerintah Provinsi NTB. Aryadi juga mempersoalkan penggunaan nama website tersebut yakni NTB Gemilang dan penggunaan logo pemerintah daerah Provinsi NTB agar di cabut dan di ganti.

Aryadi kembali menegaskan bahwa Pemprov NTB tidak memiliki website di luar website resmi milik pemda NTB yakni NTB Care dan provntb.go.id. Gede Aryadi meminta pengelola website NTB Gemilang yang berada di bawah yayasan Qoloni untuk mencabut logo milik pemda NTB dan penggunaan nama NTB Gemilang yang identik dengan jargon milik Gubernur Dr. Zulkieflimansyah dan Wagub Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

“Saya ingin mereka (yayasan Qoloni Indonesia) untuk mengganti nama NTB Gemilang dan tidak menggunakan logo pemda NTB sebagai header (Logo website) karena kami dengan mereka tidak ada hubungan sama sekali, kalau tidak di lakukan kami akan laporkan ke Kemenkominfo untuk di tutup website nya,” jelas Gede Aryadi.

Disinggung apakah yayasan Qoloni Indonesia dan Website NTB Gemilang tersebut akan di bawa ke jalur hukum, Aryadi mengatakan pihaknya masih memberikan waktu kepada pengelola website untuk merubah penggunaan nama dan logo yang berkaitan dengan pemda NTB.

Dari penelusuran di website ntbgemilang.com di temukan bahwa website ini berada di bawah yayasan Qoloni Indonesia yakni sebuah yayasan yang bergerak di kegiatan sosial dan mengumpulkan donasi untuk kegiatan sosial yang beralamat di jalan TB Simatupang Jakarta Selatan. Dalam website di jelaskan bahwa yayasan Qoloni mengumpulkan donasi untuk melakukan kegiatan sosial dan salah satunya adalah melakukan pembangunan huntara di Lombok Utara.[Idr]

Komentar

NEWS UPDATE