oleh

Pekerjaan Jembatan Kaminem 90% Lebih Fisik Adalah Pabrikasi

Kepala Dinas PUPR Ir. Alexander Ristiyanto berpendapat, ” dalam metode pelaksanaan tentu tidak saja bicara teknis aplikasi konstruksinya, namun didalamnya sudah harus memperimbangkan /terkandung pemikiran aspek-aspek kelancaran bahan yang akan digunakan ” terang Kadis melalui Aplikasi WhatsApp Sabtu (27/07/2019).

NASIONALXPOS.CO.ID,CILACAP- Terkait pelaksanaan pekerjaan Jembatan Kaminem yang sebagaian besar adalah Rangka Baja yang harus dipesan ke pabrik.

Beberapa kontraktor bahkan mengatakan bahwa untuk pekerjaan jembatan pada tahun 2019 ini secara kebetulan pekerjaan Jembatan kali ini bobot terbesarnya di rangka bajanya, jadi pelaksananya juga harus membeli dari pabrik dan semua harus ditunggu.

Sementara Kepala Dinas PUPR Ir. Alexander Ristiyanto berpendapat, ” dalam metode pelaksanaan tentu tidak saja bicara teknis aplikasi konstruksinya, namun didalamnya sudah harus memperimbangkan /terkandung pemikiran aspek-aspek kelancaran bahan yang akan digunakan ” terang Kadis melalui Aplikasi WhatsApp Sabtu (27/07/2019).

Kadis berpesan, intinya semua pekerjaan PUPR 2019 jangan sampai ada yang telat, ” pergunakan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya, dan jaga kualitas” tegas Kadis.

Ditempat terpisah, Wasan pengawas proyek Jembatan Kaminem dari UPT. PU Sidareja saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan, untuk pekerjaan Jembatan Kaminem pihak CV. Bunga Tanjung masih menunggu rangkaian Baja, menurut info bahwa rangkaian Baja tersebut sudah dipesan oleh pihak Kontraktor, jelas Wasan.

“Sebagian besar pekerjaan Jembatan Kaminem adalah pemasangan Rangka Baja ” pungkas Wasan. (Junaedi)

Komentar

NEWS UPDATE