oleh

Bid TIK Polda Sumsel Gelar Sosialisasi dan Peragaan Penggunaan HT Dengan Call Sign Polri

NASIONALXPIS.CO.ID, PALEMBANG – Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bid TIK) Polda Sumsel, menggelar kegiatan Sosialisasi dan Peragaan Tata Cara Penggunaan Handy Talky (HT) dengan Menggunakan Call Sign Polri, di Ruang Catur Prasetya Polda Sumsel, Senin (9/9/2019).

Hadir dalam kegiatan, yaitu Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK SH MH, Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Drs Marsidy M Hum CFrA, Kabid TIK Polda Sumsel Kombes Pol Drs H Abdul Latief Maulana Said Msi, para PJU Polda Sumsel, para Wadir dan para Kasubdit di jajaran Polda Sumsel.

Kegiatan sosialisasi dan tata cara penggunaan HT dengan menggunakan call sign Polri tersebut, dibuka langsung oleh Wakapolda Sumsel didampingi Irwasda Polda Sumsel dan Kabid TIK Polda Sumsel.

Dalam arahanya, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK SH MH, menjelaskan, bahwa HT adalah identitas Polri, sehingga kemanapun aparat Polri Polda Sumsel bertugas wajib membawa HT.

“Penggunaan HT tersebut, harus dengan menggunakan sandi Polri, sehingga dapat dimengerti oleh personil Polri, baik di lingkungan Polda Sumsel dan Polres/ta jajaran Polda Sumsel agar dilaksanakan apel udara dengan jam serta waktu yang sudah ditentukan,” ujar Wakapolda.

Apel udara dengan menggunakan HT, untuk melaporkan Sitkamtibmas di wilayah Polres/ta masing-masing, sehingga dapat dimonitor oleh pimpinan dan bila terjadi gangguan Kamtibmas yang menonjol, maka Satker Operational terkait, dapat melakukan back up untuk ungkap suatu tindak pidana serta mampu melaksanakan penanggulangan Kamtibmas di jajarab Polda Sumsel menjadi kondusif.

“Perangkat Alkomtek HT Polda Sumsel, sudah dilengkapi dengan sistem digital trungking terbaru dalam rangka modernisasi perangkat Polri,” terang Wakapolda.

Sementara itu, Kabid TIK Polda Sumsel Kombes Pol Drs H Abdul Latief Maulana Said Msi, menjelaskan, bahwa operational alkomlek Polda Sumsel berupa HT, Station Base dan Station Mobile, sudah sangat modern dengan menggunakan Digital Trunking yang dilengkapi dengan Respeater Sistem MSO yang dikoneksikan dengan Intranet, sehingga daya jangkau cukup jauh, suara jernih serta penerimaan audio sangat baik tidak gemerisik.

“Selain itu, ruang pengendali Repeater dikendalikan dari Shelter MSO Fan Shelter Polda Sumsel dengan sistem piket 1×24 jam, sehingga komunikasi radio dapat dilaksanakan tanpa ada batas waktu dan kombinasi sistem Repeater Link Polri yang tergelar menggunakan sistem pengendalian dua arah dengan sistem back up, sehingga dapat menjamin komunikasi alkomlek dengan baik,” jelas Kabid TIK.

Sistem pengamanan almomlek Polri sudah digelar dan seluruh perangkat menggunakan ID, sehingga setiap pemegang HT dan perangkat dapat bertanggung jawab dalam penggunaan HT dinas serta tidak digunakan untuk main-main. Jadwal apel udara dilingkungan Satker Mapolda Sumsel, adalah pagi hari jam 07.00 – 08.00 Wib dan malam hari, pukul 19.00 – 20.00 Wib untuk melaporkan Sitkamtibmas dilingkungan Satker yang dikendalikan oleh piket SPKT Polda Sumsel.

“Adapun sistem pelaporan oleh Satwil Polres/ta jajaran Polda Sumsel, dilaksanakan pagi hari jam 08.00 – 10.00 Wib dan malam hari jam 20.00 – 22.00 Wib untuk melaporkan Sitkamtibmas Fan Sitkamtibcar Lantas di Satwil masing-masing. Sewaktu-waktu, juga dapat diberi arahan oleh para PJU operational dan Pimpinan Bapak Kapolda Sumsel serta Bapak Wakapolda Sumsel kepada para Kapolres/ta sampai dengan Kapolsek,” pungkas Kabid TIK.

Dalam kegiatan tersebut, untuk peragaan dan pelatihan, di laksanakan oleh Kaur Harkan Kompol Supriyoso, yang menjelaskan bahwa secara tekhnis perangkat tower yang tergelar di Polda Sumsel dan 10 Polres, yaitu tower setinggi 72 meter serta ruang pengendali dengan Repeater MSO yang di kombinasi dengan jaringan VPN-IP, sehingga komunikasi Radio dengan menggunakan HT dapat dilakukan meskipun jaraknya jauh, sama halnya saat berkomunikasi melalui Handphone.

Laporan : Herry Eddy.

Komentar

NEWS UPDATE