oleh

Hari Tani, DPD BM PAN Tangerang Berikan Solusi

-Daerah, Ekonomi-27 views

NASIONALXPOS.CO.ID, Tangerang – Soekarno pernah berujar, pangan merupakan soal mati, dan hidupnya suatu bangsa. Bila kebutuhan pangan tidak terpenuhi, maka terjadilah mala petaka. Oleh karena itu, perlu usaha secara besar – besaran, radikan, dan revolusioner.

Ucapan Soekarno itulah yang membangkitkan semangat DPD Barisan Muda Penegak Amanat Nasional Kab. Tangerang untuk menyoroti masalah pertanian di daerah 1000 industri ini.

Ketua DPD BM PAN, Bagus Muhamad Rijal S.Sos mengingatkan pemerintah daerah soal 4 hal, yakni infrastruktur pertanian, ketersediaan lahan, inovasi pertanian dan SDM di bidang pertanian.

Hari Tani Nasional ke 59 ini diharapkan menjadi momentum bagi petani sekaligus pemerintah daerah untuk merevitalisasi kembali pertanian Tangerang yang seolah kehilangan arah, terlebih tahun lalu, Balai Penyuluhan Pertanian menyatakan terdapat 274,5 H lahan persawahan produktif menjadi areal pemukiman penduduk.

Bagus juga berharap bahwa adanya intervensi dari pemerintah untuk membuat program regenerasi petani.

“Selama ini, generasi muda terasa jauh dari pertanian karena memang secara kasat mata, rendahnya nilai ekonomis di bidang pertanian. Di sinilah peran pemerintah dibutuhkan, munculkan program menarik yang secara tidak langsung “mengintervensi” anak muda untuk terjun dibidang pertanian modern, atau penempatan generasi Millenial untuk penyuluh” jelas Bagus yang juga merupakan anggota Pemuda Tani.

Secara umum, kita ingin menyampaikan 7 hal yakni :
1. Hentikan konversi lahan pertanian produktif ke industri/pemukiman.

2. Menetapkan rencana pembangunan pertanian berkelanjutan.

3. Intervensi pemerintah untuk menumbuhkan minat generasi muda di bidang pertanian.

4. Membantu dan mengawasi bantuan bibit, pupuk hingga tekonologi untuk petani agar tepat sasaran.

5. Mewujudkan produktivitas pertanian berbasis intensifikasi lahan.

6. BM PAN mendorong dinas pertanian untuk mengkaji konsep coorporate farming dan Urban Farming di Tangerang.

7. Laksanakan reformasi agraria.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertanian DPD BM PAN Tangerang, Rizky Nopriansyah juga mengingatkan soal visi pemerintah daerah terkait Peningkatan produktivitas pertanian berbasis intensifikasi.

“Pemda punya visi meningkatkan produktivitas melalui intensifikasi lahan, tapi mungkin bisa dikolaborasikan dengan konsep coorporate farming, atau urban farming yang sebenernya dibutuhkan di Tangerang ini, karna kebetulan kita sempat melakukan kajian ini” jelas Rizky.

Rizky juga menambahkan, DPD BM PAN beberapa waktu lalu sempat melakukan survey dan kajian soal hambatan petani, hasilnya kepemilikan lahan yang sempit, tingkat pengetahuan individu petani yang masih relatif rendah, dan belum munculnya orientasi usaha tani sebagai industri menjadi 3 faktor utama. (Red)

Komentar

NEWS UPDATE