oleh

Buwas Minta Harga Pembelian Beras Naik

-Ekonomi, Headline-18 views

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA – Dirut Bulog, Budi Waseso (Buwas) mengusulkan Harga Pembelian Beras (HPB) dari pemerintah ke Perum Bulog dinaikan, yang saat ini menjadi acuan HPB sebesar Rp 9.583 per kilogram (Kg).

HPB adalah harga pembelian beras oleh pemerintah kepada Perum Bulog di atas alat angkut di depan pintu gudang Perum Bulog. Sedangkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dipakai pemerintah untuk segala keperluan antara lain cadangan untuk bencana, yang pengelolaan ada di Bulog.

“Perlu segera dilakukan evaluasi harga pembelian oleh pemerintah untuk menyesuaikan harga pasaran yang berlaku saat ini,” katanya saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV DPR RI, Kamis (21/11).

Angka yang diajukan untuk tahun 2020 mendatang yakni Rp 10.742 per kg. Yang merupakan akumulasi antara harga beras sebesar Rp10.677 ditambah marjin per kg bernilai Rp50, serta dana biaya pengeluaran barang senilai Rp15, sehingga totalnya harga beras Bulog yang dibeli pemerintah menjadi Rp10.742 per kg.

Selain itu, Buwas juga meminta dana modal sebesar Rp 20 triliun ke pemerintah untuk pengadaan CBP. Pengadaan CBP dilakukan dengan membeli beras petani, atau dengan cara pengadaan impor.

Selama ini, dana untuk membiayai CBP berasal dari bank, sehingga menghasilkan beban bunga dari waktu ke waktu bagi Perum Bulog. Pemerintah baru melakukan pembayaran setelah terjadi realisasi penjualan CBP, bukan dari awal tahun.

Karenanya, jika stok beras di gudang tidak cepat habis maka berdampak pada semakin besarnya bunga yang ditanggung Bulog. Makin besar stok beras di gudang, maka makin besar bunga yang harus ditanggung.

Buwas disebut-sebut harus memikirkan bunga utang yang mencapai Rp10 miliar per hari. Alhasil, utang Bulog dari hari ke hari kian meningkat. Mulai dari Rp13,2 Triliun di 2017 hingga 28 Triliun di 2019. Jika skema ini tidak berubah, bukan tidak mungkin angka utang Bulog kian menumpuk.
(CNBC/Red/Jk)

Komentar

NEWS UPDATE