oleh

Pesta Paduan Suara Gerejawi Medan 2019 Resmi Dibuka Ketua DPRD Medan Hasyim SE

NASIONALXPOS.CO.ID, MEDAN, SUMATERA UTARA – Bertempat di gedung Suara Nafiri jalan Wahid Hasim Medan, Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Medan 2019 secara resmi dibuka oleh Ketua DPRD Medan Hasyim SE , Jumat (29/11). Pembukaan ditandai dengan pemasangan lilin dihadiri sejumlah tokoh Kristen seperti JA Ferdinandus, Ketua PWKI Medan Veronika Sitanggang, Binsar Simatupang, Kekandepag Medan diwakili MT Hasugian. Saat hendak memasuki ruangan, Ketua Umum LPPD Kota Medan Anton Panggabean SE MSi menyelempangkan selendang mini terbuat dari bahan ulos.

 

Hasyim di sambutannya berharap tujuan dari Pesparawi Medan 2019 berhasil maksimal. Mulai dari menebalkan iman sesuai ajaran Kristen hingga menjadi ajang perekrutan para pengidung rohani yang jempolan. “Pesparawi pun diharapkan jadi media perekat antarumat beragama khususnya antardenominasi gereja,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

 

Anton Panggabean menyampaikan, kegiatan semula diagendakan pada Maret – April 2019 tapi saat itu ada agenda pemilihan legislatif dan Pilpres hingga diundur. Menurutnya, LPPD Medan ngotot melaksanakan acara tersebut karena ingin melahirkan pengidung berkualitas dan menjadi medan pengabdian memuliakanNya.

 

Ia mengatakan, Pesparawi Medan 2019 mengandung unsur idealis di mana selama kegiatan tidak ada yang namanya plastik. Bahkan, lanjutnya, seluruh hadirin yang hadir diberikan wadah minuman nonplastik isi ulang gratis. “LPPD Medan pun ingin kiranya dari kegiatan semakin memosisikan organisasi sebagai kawah candra dimulai pengidung terpuji. Tahun lalu, saat usia LPPD Medan masih setahun, sudah mengukir prestasi juara umum Pesparawi Sumut. LPPD Medan ingin mengulanginya,” ujar Anton.

 

Pl Ketua Panitia Hendy Johan Simanjuntak melaporkan, Kegiatan didahului kebaktian, selanjutnya kegiatan diadakan dua hari penuh, Jumat – Sabtu (29-30/11). “Penyerahan hadiah diadakan di akhir kegiatan di Convention Hall Danau Toba dan bakal ditutup Plt Wali Kota Medan,” lapornya.

 

Dalam catatannya, Pesparawi Medan 2019 mencatat prestasi sebagai terbanyak diikuti artis dari lintas denominasi gereja dan dengan hadiah yang dilipatgandakan. “Sebelum Pesparawi Medan 2019 diadakan pelatihan konduktor untuk maksud menyejajarkan kualitas dirigen dalam memimpin paduan suara dalam memuliakanNya,” tambah Kasie Bimas Kristen Langkat tersebut.

 

Ia menjamin, pelaksanaan penilaian jujur dan obyektif dengan melibatkan juri internasional dan pengalaman dalam kegiatan perlombaan. “Terima kasih pada Ansgar Baringin Manurung yang memfasilitasi dewan juri tersebut,” tambah HJ Simanjuntak.. (Rel/W)

Komentar

NEWS UPDATE