NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Sebanyak 249 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang terdiri dari nelayan dan lansia di Kota Pangkalpinang menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Lapangan Depan Komplek Rusunawa Kelurahan Ketapang, Kecamatan Pangkalbalam, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta para camat se-Kota Pangkalpinang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin yang akrab disapa Prof Udin, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI melalui Sentra Mulya Jaya Jakarta yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat pesisir di Pangkalpinang.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Sosial RI melalui Kepala Sentra Mulya Jaya Jakarta yang telah hadir dan membantu kegiatan penyaluran bantuan ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kelurahan Ketapang dipilih sebagai lokasi penyaluran bantuan ATENSI karena wilayah tersebut merupakan kawasan masyarakat nelayan di ibu kota Provinsi Bangka Belitung.
Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi para nelayan, terutama saat menghadapi masa sulit akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
“Alhamdulillah di bulan Ramadan ini kita mendapatkan rezeki untuk membantu masyarakat nelayan di Kota Pangkalpinang. Kondisi nelayan kami pada bulan November, Desember hingga Januari tidak bisa melaut karena air pasang, gelombang tinggi, dan cuaca yang tidak bersahabat,” jelasnya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat pesisir yang kerap menghadapi tantangan ekonomi saat memasuki musim paceklik.
“Semoga bantuan ini benar-benar dapat meringankan beban para nelayan selama musim paceklik dan membantu mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga bisa kembali melaut,” pungkasnya. (Toto)













