TNI & Polri

Operasi Patuh Candi 2025 Resmi Digelar Polres Blora

85
×

Operasi Patuh Candi 2025 Resmi Digelar Polres Blora

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA – Kepolisian Resor (Polres) Blora resmi menggelar Operasi Patuh Candi 2025, yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025. Dengan mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”, operasi ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di Kabupaten Blora.

Kegiatan dimulai dengan apel gelar pasukan di halaman Mapolres Blora, dipimpin langsung oleh Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, sebagai simbol kesiapan aparat dalam menegakkan aturan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Sebanyak 101 personel dikerahkan dalam operasi ini. Mereka terdiri dari:

  • 51 personel Polres Blora, dan
  • 50 personel gabungan dari TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP.

Kolaborasi lintas instansi ini menegaskan bahwa tertib lalu lintas adalah tanggung jawab bersama demi menciptakan Kamseltibcar Lantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas).

Kapolres Blora menegaskan bahwa penindakan akan difokuskan pada pelanggaran yang berisiko tinggi, antara lain:

  • Pengendara yang tidak memakai helm SNI
  • Pengendara yang melawan arus
  • Penggunaan ponsel saat berkendara

Tertib berlalu lintas harus menjadi budaya, bukan sekadar patuh saat ada operasi. Dengan mematuhi aturan, kita sedang melindungi diri sendiri dan orang lain,” ujar AKBP Wawan.

Ia juga menekankan bahwa keselamatan berkendara bukan hanya urusan hukum, melainkan bentuk tanggung jawab moral sebagai warga negara.

Operasi Patuh Candi 2025 tak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga bagian dari upaya jangka panjang mendukung visi Indonesia Emas 2045. Budaya disiplin lalu lintas menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang beradab dan berkeselamatan.

Melalui operasi ini, Polres Blora berharap dapat:

  • Menekan angka pelanggaran lalu lintas
  • Mengurangi jumlah kecelakaan fatal
  • Meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya. (Riyan)

Tinggalkan Balasan