Tangerang Raya

Dari Lahan Tidur ke Panen Super, Warga Batuceper Bisa Meniru Agus

257
×

Dari Lahan Tidur ke Panen Super, Warga Batuceper Bisa Meniru Agus

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG, – Walikota Tangerang, Sachrudin, meninjau panen bawang dan melon di RT.005/RW.004, Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang Senin (17/11/2025).

Hasil panen ini merupakan binaan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, yang juga dihadiri Forum Kelompok Wanita Tani (KWT) Kota Tangerang.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

“Alhamdulillah, bawangnya luar biasa, bahkan super. Kota Tangerang sangat cocok untuk budidaya bawang, dan melon yang dipanen juga berkualitas tinggi,” ujar Sachrudin.

Sachrudin menekankan bahwa keberhasilan panen ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur dan halaman rumah agar produktif.

“Kita ingin warga sadar bahwa lahan kosong di sekitar rumah bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, sekaligus meningkatkan ketahanan pangan,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara warga dan pemerintah dalam pertanian perkotaan.

“Lewat pendampingan DKP dan forum KWT, masyarakat mendapat ilmu dan dukungan teknis sehingga hasilnya maksimal. Ini bukan soal satu orang saja, tapi keberhasilan kolektif untuk kota kita,” jelas Sachrudin.

Camat Batuceper, A. Gufron Falfely, memberikan apresiasi terhadap program ini dan menekankan peran aktif masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena bisa memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif dan memberikan inspirasi bagi warga lain. Kami akan terus mendorong seluruh RT/RW di Batuceper untuk mengikuti jejak panen ini,” ujar Gufron.

Gufron menambahkan, selain meningkatkan ketahanan pangan, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat gotong royong antarwarga dan menambah kreativitas masyarakat dalam mengelola lahan mereka. Kami berharap program ini menjadi model yang bisa direplikasi di seluruh kelurahan di Batuceper.

Agus, petani bawang dan melon binaan DKP, mengaku bersyukur atas pendampingan yang diterimanya.

“Dengan bimbingan DKP, saya bisa memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak terpakai, dan hasilnya kini memberi manfaat bagi keluarga dan masyarakat sekitar,” kata Agus.

Agus menambahkan bahwa proses belajar bersama DKP membuatnya lebih percaya diri.

“Awalnya saya ragu, tapi sekarang saya tahu cara menanam dan merawat bawang maupun melon agar hasilnya maksimal. Ini memotivasi saya untuk terus menambah jenis tanaman dan mengajak tetangga juga memanfaatkan lahannya,” ujar Agus. (red)

Tinggalkan Balasan