Pendidikan

SPMB Ricuh ?, Kepala Sekolah Resah Didatangi Oknum Berkedok LSM dan Wartawan

23
×

SPMB Ricuh ?, Kepala Sekolah Resah Didatangi Oknum Berkedok LSM dan Wartawan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260623 WA0016
Ketua Umum DPD LSM BARATA Tangerang Raya, Puji Rahman Hakim,

NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sejumlah SMA Negeri di Kota Tangerang diwarnai keresahan.

Sejumlah kepala sekolah dilaporkan kerap didatangi oknum yang mengatasnamakan lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun mengaku sebagai wartawan, dengan tujuan meminta agar sekolah menerima calon peserta didik yang mereka bawa.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para oknum tersebut mendatangi sejumlah sekolah dengan berbagai alasan. Tidak sedikit di antaranya diduga memaksakan kehendak hingga menimbulkan kegaduhan ketika permintaan mereka tidak dipenuhi oleh pihak sekolah.

Seorang kepala SMA Negeri di Kota Tangerang yang meminta identitasnya dirahasiakan membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, praktik serupa hampir selalu muncul pada setiap pelaksanaan SPMB.

“Kami memang sering didatangi orang yang mengaku dari LSM atau wartawan dan meminta agar siswa yang mereka bawa diterima. Namun kami tetap bekerja secara profesional sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya kamis (9/7/2026)

Ia menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan peserta didik dilakukan berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Apabila kuota telah terpenuhi atau calon peserta didik tidak memenuhi persyaratan, pihak sekolah akan memberikan penjelasan kepada orang tua maupun pendamping yang datang.

Selain memberikan penjelasan mengenai mekanisme SPMB, sekolah juga mengarahkan calon peserta didik untuk memanfaatkan program sekolah swasta gratis yang telah disiapkan pemerintah agar mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan.

“Kami hanya bisa memberikan penjelasan sesuai aturan. Bagi siswa yang belum dapat diterima di sekolah negeri, kami arahkan ke sekolah swasta gratis agar hak mereka memperoleh pendidikan tetap terpenuhi,” katanya.

Terpisah, Ketua DPC LSM Barisan Perjuangan Rakyat Jelata (BARATA), Puji Rahman Hakim, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan SPMB yang bersih, transparan, dan bebas dari segala bentuk intervensi.

Menurut Puji, tidak boleh ada pihak mana pun yang mengatasnamakan LSM, media, maupun organisasi tertentu untuk menekan sekolah agar menerima peserta didik di luar mekanisme yang berlaku.

“Kami mendukung penuh SPMB yang bersih dan berintegritas. Jika ada pihak yang mencoba mengintervensi sekolah atau membuat kegaduhan demi meloloskan calon siswa di luar aturan, BARATA siap pasang badan dan membela pihak sekolah agar proses SPMB tetap berjalan sesuai ketentuan,” tegas Puji.

Puji juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan dapat meloloskan calon peserta didik ke sekolah negeri melalui jalur di luar mekanisme resmi.

Ia menambahkan, apabila ditemukan dugaan intimidasi, pungutan liar, maupun bentuk intervensi terhadap sekolah, BARATA siap menerima laporan masyarakat dan mendorong agar persoalan tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Fenomena ini, kata Puji, menjadi pengingat bahwa pelaksanaan SPMB harus dijaga dari segala bentuk tekanan maupun kepentingan tertentu.

“Sekolah perlu diberi ruang untuk bekerja secara profesional sesuai aturan, sehingga seluruh peserta didik memperoleh kesempatan yang adil dan proses penerimaan berlangsung objektif, transparan, serta berintegritas,” tutup Puji. [Red]

Tinggalkan Balasan