NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA – Bupati Blora Arief Rohman bersama Wakil Bupati Sri Setyorini dan pimpinan DPRD Blora menemui Kementerian Sosial serta Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta untuk mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Cepu, Senin (19/10/2026). Koordinasi tersebut difokuskan pada penetapan lokasi dan pemenuhan kebutuhan teknis pembangunan.
Rombongan yang turut dihadiri Ketua DPRD Blora Mustopa dan Wakil Ketua DPRD Blora Lanova Chandra diterima jajaran Kementerian Sosial yang dipimpin Sekretaris Jenderal Muhamad Hasan Chabibie. Selanjutnya, rombongan berkoordinasi dengan jajaran Kementerian PU yang diwakili Plt. Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Prasarana Strategis, Aris Rudianto Nugroho.
Bupati Arief mengatakan, pemerintah pusat mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Blora. Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu penetapan lokasi atau penlok dari kementerian terkait agar tahapan pembangunan dapat berlanjut.
“Dari kementerian mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat. Blora sudah siap untuk menyelenggarakan Sekolah Rakyat. Sekarang kami menunggu penetapan lokasi atau penlok dari Kementerian PU dan Kementerian Sosial,” ujar Arief.
Dari sisi kesiapan lahan, Pemkab Blora melaporkan progres fisik penimbunan selama periode 12–18 Oktober 2026 telah mencapai 95,70 persen. Angka tersebut melampaui target rencana sebesar 85,81 persen, dengan selisih 9,89 poin persentase lebih cepat dari jadwal.
Pemkab Blora juga telah menyiapkan akses jalan beton sepanjang 323 meter dengan lebar delapan meter. Dukungan infrastruktur dasar berupa jaringan air bersih melalui PDAM dan listrik tiga fase dari PLN turut dipersiapkan untuk menunjang kebutuhan kawasan sekolah.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah kebutuhan yang harus diselesaikan. Pemerintah daerah mengajukan dukungan pemerintah pusat untuk penimbunan sisa lahan sekitar 2,9 hektare, penyelidikan kondisi tanah, survei topografi, serta penyusunan desain teknis pembangunan.
Arief menyampaikan, tindak lanjut kesiapan lokasi bersama satuan kerja Kementerian PU direncanakan pada 27 Oktober 2026. Pemkab Blora berharap koordinasi lintas kementerian dapat mempercepat penyelesaian persyaratan sehingga pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Cepu segera memasuki tahap berikutnya.
Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Pemerintah daerah pun mendorong agar proses persiapan lahan, administrasi, dan teknis berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.















