DaerahInternasionalNasionalPemerintahan

Kepala UPT BP2MI Manado Hendra Makalalag Terima Kunker DPD RI Maya Rumantir

2034
×

Kepala UPT BP2MI Manado Hendra Makalalag Terima Kunker DPD RI Maya Rumantir

Sebarkan artikel ini

NASIONAL XPOS.CO.ID MANADO | Kepala UPT Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia ( BP2MI ) Manado Hendra.T Makalalag menerima Kunjungan kerja Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dr. Maya Rumantir.MA, Ph.D di ruang Meeting Kantor BP2MI hari ini pada Selasa sore ( 26/10/2021).

Setiba di Kantor BP2MI, Maya Rumantir disambut hangat Oleh Kepala UPT Bung Hendra dikenal Akrab dan Senator Maya langsung melaksanakan dialog bersama jajaran BP2MI.

Setelah dibuka oleh Hendra Makalalag, Srikandi Sulut Maya Rumantir mengatakan Reses kali ini tujuan nya menyerap Aspirasi Bagi Ketenaga Kerjaan Migran baik itu isu dan persoalan yang timbul di kalangan pekerja migran.

“Agenda reses kali ini saya mengunjungi kantor BP2MI, untuk menyerap aspirasi terkait ketenagakerjaan. Sudah banyak yang saya serap aspirasi di sini (BP2MI), dan akan dilanjutkan ke tingkat pusat,” tutur Senator Maya Rumantir dengan senyum andalannya ( red, lesung pipi ).

Anggota Komite III DPD RI Dr.Maya Rumantir.MA,Ph.D. usai dikantor BP2MI Manado.(Foto: Istimewa).

Salahsatu aspirasi saat dialog yang dikatakan peserta reses pegawai BP2MI agar Supaya pemerintah menyediakan fasilitas pelatihan serta anggaran yang bersumber dari APBD untuk biaya pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia atau disingkat CPMI.

Sementara itu disuasana dialog Kepala BP2MI Manado Hendra Makalalag mengucapkan bangga atas kunjungan dalam rangka reses dari Senator Maya Rumantir. Ucap dia, dirinya menyampaikan, saat ini sudah ada tujuh Kabupaten dan Kota di Sulawesi Utara yang telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan BP2MI.

Ketujuh Kabupaten dan Kota ini kata Makalalag, sudah menata anggaran lewat APBD Tahun 2022 untuk biaya pelatihan dan pendidikan CPMI.

“Sampai hari ini sudah ada tujuh kabupaten dan kota di sulawesi utara, yang telah menandatangani MOU dengan BP2MI,  yang kemudian bersedia mengalokasikan APBD 2022 untuk biaya pendidikan dan pelatihan bagi para CPMI,” ungkap Makalalag kepada awak media.

Dijelaskan Makalalag ada tujuh Kabupaten dan Kota yang telah MOU dengan BP2MI adalah Kepulauan Talaud, Sangihe Tomohon, Bitung, Manado, Minahasa Utara dan Minahasa. Jumlah CPMI yang sudah mendaftarkan diri kata dia sebanyak 498 orang. 498 CPMI ini menurut Makalalag, rencananya akan diberangkatkan ke Jepang pada bulan Agustu tahun 2022 mendatang.

“Kalau efektif berjalan mulai januari, rencana kami CPMI ini akan diberangkatkan pada bulan Agustus tahun 2022. Mereka akan diberangkatkan ke Jepang program Specialized Skilled Worker (SSW),” kata Makalalag kembali. ( TEVRI ).

Tinggalkan Balasan