Daerah

Plt Dindagkop Blora ‘Semprot’ Pelaksana Pasar Rakyat Sido Makmur

1729
×

Plt Dindagkop Blora ‘Semprot’ Pelaksana Pasar Rakyat Sido Makmur

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA – Plt. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Menengah (DindagkopUMKM) Kabupaten Blora.

Luluk Kusuma Agung Ariadi, di kantor UPTD pasar rakyat sido makmur Blora lakukan sidak dan berikan arahan terkait kasus-kasus yang terjadi di pasar Sido makmur Blora, supaya tidak terjadi lagi.

Hukum yang saat ini berlaku, dan hukum yang saat ini berjalan, semua harus taat dengan hukum.

“Dan pasar ini biarlah menjadi lebih baik ditangan kaliyan semua. Saya tidak bisa merubah, kalau kita semua tidak kerjasama dengan TNI-Polri, Kejaksaan, teman-teman media serta LSM. Saya inginkan kita bisa lebih baik dari kemarin,” katanya, Selasa (2/11/2021).

Ia tidak ingin ada pembatas diantara Dinas dan UPTD pasar. Sebagai PLT, ia ingin tegakkan komunikasi. Silahkan datang ke kantor dan sampaikan unek-unek.

“Saya tidak ingin ada jarak, saya tidak ingin ada sekat. Di dinas tidak ada bidang yang eksklusif dihadapan saya. Dan jangan kaitkan saya dengan uang-uang diluar ketentuan. Karena saya tidak punya kepentingan apapun. Saya hanya ingin pasar lebih baik,” tegasnya.

Tunjukkan bahwa Dinas Dindagkop dan UPTD pasar sebagai pelaksana itu mampu. Masyarakat dulu anggapannya negatif terhadap kinerja kantor, harus dirubah agar pasar sekarang positif dan semuanya baik.

“Pedagangnya guyup rukun, pelaksana pasar juga baik, Dinas perdagangannya juga baik. Alangkah baiknya kalau kita seperti itu,” ucapnya.

“Saya tidak pernah alergi terhadap teman media, LSM, dan sebagainya. Kita bangun komunikasi dengan siapapun karena itu untuk kebaikan kita semua,” tambahnya.

Dan kemaren ada permasalahan di salah satu pasar, Alhamdulillah sudah terselesaikan. Tapi yang menyelesaikan bukan dinas, tapi yang menyelesaikan dari teman-teman media, LSM, Polsek, dan Koramil. Semuanya selesai dan kondusif.

Ada permasalahan jangan dipendam, lebih baik rembukan bareng-bareng, dan harus diselesaikan.

Dan perlu diketahui (1/11) di pasar Cepu ada permasalahan.

“Saya minta temen-temen hari ini juga harus bisa diselesaikan dan harus ada keputusan, dan saya tidak ingin menunda masalah, karena disana ada laporan,” tutupnya. (Hamam)

Tinggalkan Balasan