Daerah

Kasus Covid Naik, RSUP NTB Akan Membeli 100 Tabung Lagi

503
×

Kasus Covid Naik, RSUP NTB Akan Membeli 100 Tabung Lagi

Sebarkan artikel ini

 

NASIONALXPOS.CO.ID, MATARAM – Kasus covid sedang naik di NTB. Namun, pemerintah meyakinkan lonjakan kasus yang terjadi saat ini bisa ditangani dengan baik.

”Kalau Delta, pas pasien sudah masuk (rumah sakit) dan banyak, kita kelabakan. Sekarang beda, kita sudah siap dan mengantisipasi,” kata Direktur RSUP NTB dr H Lalu Herman Mahaputra, Senin (21/2).

Antisipasi pertama yang dilakukan pemerintah adalah menambah jumlah kapasitas tempat tidur. Di seluruh rumah sakit di NTB, terutama yang masuk sebagai anggota Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia

Direktur yang karib disapa Dokter Jack ini mengatakan, jumlah tempat tidur dinaikkan menjadi 4.095 dari semula 1.508 unit. Sebanyak 1.956 di antaranya merupakan tempat tidur di ruang isolasi covid di rumah sakit dan 225 unit di ruang ICU.

“Kita upgrade juga, mengikuti saat top speed (covid) Delta dulu,” ujar Jack yang juga Ketua PERSI NTB ini.

Selain tempat tidur, Jack juga meminta rumah sakit agar menyediakan tabung oksigen masing-masing. Begitu juga dengan puskesmas, minimal ada 10 tabung oksigen yang bisa digunakan pasien covid.

Ketersediaan tabung oksigen di setiap rumah sakit dan puskesmas menjadi penting. Agar ketika kondisi puncak omicron, tidak ada fasilitas pelayanan kesehatan yang saling meminjam tabung oksigen.

”RSUP rencananya akan membeli 100 tabung lagi. Kita juga masih ada liquid oksigen dengan kapasitas 11 ton,” tuturnya.

Jack mengatakan, meski kasus naik, masyarakat diminta untuk tidak panik. Tetap beraktivitas dan bekerja seperti biasa dengan menerapkan protokol kesehatan. ”Banyak yang sekarang tanpa gejala. Pasien yang dirawat itu komorbid dan belum vaksin, itu yang kita antisipasi sekarang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB dr H Lalu Hamzi Fikri mengatakan, penambahan tempat tidur di ruang isolasi maupun perawatan covid, sebagai bentuk antisipasi. ”Kita kembalikan seperti waktu puncak covid delta,” kata Fikri.

Saat ini, Fikri menyebut peningkatan kasus akan terjadi secara eksponensial. Hal tersebut bakal diimbangi dengan kesiapan pemerintah untuk menekan terjadinya penyebaran covid yang lebih masif lagi. ”Penambahan tempat tidur, tabung oksigen itu langkah antisipasi kita. Di samping soal prokes yang harus terus dijalankan secara disiplin,” ujarnya.

Rumah sakit juga telah diminta agar menyeleksi pasien yang harus menjalani perawatan. Bagi pasien covid dengan gejala ringan, diarahkan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. ”Sekitar 13 persen pasien yang saat ini dirawat di RS, itu komorbid, lansia, dan yang belum divaksin,” tandas Fikri.

 

Tinggalkan Balasan