NASIONALXPOS.CO.ID, CILACAP- Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji melantik lima pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk kekosongan di beberapa OPD. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di Pendopo Wijaya Cakti, Jumat (15/6/2022).
Ada tujuh OPD yang belum memiliki Kepala, setelah dilakukan pelantikan untuk lima pimpinan OPD yang kosong berarti masih tinggal dua OPD yang belum dilakukan pelantikan pimpinan, yakni Dinas Pangan dan Perkebunan dan Dinas Perikanan.
Kelima Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang dilantik Bupati adalah, Wahyu Ari Pramono sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Bintang Dwi Cahyono sebagai Kepala Dispermades, Bambang Tujianti sebagai Kepala Disperkimta, Feri Adidarma sebagai Kepala DPMTSP, dan Paiman sebagai Kepala Disporapar.
Bupati menegaskan, proses pelantikan pejabat sudah dilakukan sesuai dengan mekanisme yang ada, kita sudah prifesional, kata Bupati.
“Saya menekankan, untuk pejabat yang sudah dilantik harus bisa bekerja sebaik – baiknya dan saya yakin pejabat yang saya lantik sekarang ini pasti akan mampu bekerja, mereka semua masih tergolong muda dan masa kerja masih panjang, “, ungkapnya kepada awak media.
Seorang pejabat harus bisa membawa diri, mengatur durinya sendiri, temata, temua dan rumangsa, yang lebih penting lagi adalah seorang pejabat harus self control, selain mengontrol diri sendiri juga harus mampu mengontrol bawahanya, pungkas Bupati.

Ditempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Cilacap, Warsono menyampaikan, bahwa pelantikan yang dilaksanakan tersebut merupakan tindak lanjit dari Uji Kompetensi Terbuka dan Kompetitif melalui Metode Assessment untuk JPT Pratama di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap.
“Pelaksanaannya bekerjasama dengan Biro Layanan Psikologi Fakultas Psikologi Ubiversitas Muhammadiyag Purwokerto (UMP) yang dimulai sejak tanggal 5 sampai debgan 8 Juni 2022, yang dilanjutkan dengan Uji Gagasan yang dilaksanakan oleh Panitia Seleksi dan hasilnya dilaporkan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mendapatkan rekomendasi, “, papar Warsono.
Warsono menambahkan, masih ada dua OPD yang masih mengalami kekosongan JPT Pratama, yakni Dinas Perikanan dan Dinas Pangan dan Perkebunan. KASN sendiri merekomendasi 7 OPD yang dipanselkan tanggal 14, untuk lima OPD pak Bupati diarahkan untuk memilih dan melantik sementara dua lainya agar dilakukan evaluasi dan Pansel yang akan mengevaluasinya, pungkas Warsono. (Junaedi)












