Daerah

Asisten Pemkot Hadiri Santunan Dhuafa di Kantor Baru BAZNAS Pangkalpinang

91
×

Asisten Pemkot Hadiri Santunan Dhuafa di Kantor Baru BAZNAS Pangkalpinang

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat. Pada Kamis (26/6/2025), Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Ahmad Subekti, mewakili Pj Wali Kota Pangkalpinang menghadiri kegiatan santunan dhuafa dan pembinaan mualaf yang digelar dalam rangka tasyakuran peresmian kantor baru Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pangkalpinang.

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan penerima manfaat, termasuk masyarakat dhuafa dan mualaf. Sebanyak 473 penerima manfaat tercatat mendapatkan santunan dari BAZNAS Pangkalpinang, termasuk di antaranya 13 orang mualaf.

Dalam sambutannya, Ahmad Subekti menyampaikan apresiasi atas penyaluran zakat dan infak oleh BAZNAS.

“Alhamdulillah hari ini zakat dan infak telah disalurkan kepada yang berhak, yaitu kaum dhuafa dan para mualaf. Ini sesuai dengan yang diamanatkan dalam Surat At-Taubah ayat 60, di mana mualaf yang baru masuk Islam, maksimal selama enam bulan, berhak menerima zakat,” jelasnya.

Subekti juga menegaskan bahwa para PNS di lingkungan Pemkot Pangkalpinang turut menjadi bagian dari Muzaki (pemberi zakat), di mana gaji mereka dipotong sebesar 2,5 persen setiap bulannya untuk disalurkan melalui BAZNAS.

Ia berharap BAZNAS Kota Pangkalpinang dapat terus menjaga amanah masyarakat. “Semoga BAZNAS semakin dipercaya dan mendapat lebih banyak zakat dari masyarakat sehingga manfaatnya makin luas,” harap Subekti.

Pada kesempatan tersebut, Subekti juga mengungkapkan bahwa kantor baru BAZNAS Pangkalpinang sebelumnya merupakan rumah dinas yang pernah ditempati oleh Kasat Pol PP. “Setelah lima tahun berpindah-pindah, akhirnya melalui kebijakan Pj Wali Kota dan Sekda, gedung ini diserahkan kepada BAZNAS dengan status pinjam pakai. Semoga dapat digunakan secara tetap dan bermanfaat bagi pelayanan umat,” tambahnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang tasyakuran, tetapi juga momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat dalam membangun kesejahteraan sosial berbasis nilai-nilai keislaman. (Toto)

Tinggalkan Balasan