Daerah

BFF Balinale Menjamin Keberlangsungan Pertumbuhan Industri Perfilman

695
×

BFF Balinale Menjamin Keberlangsungan Pertumbuhan Industri Perfilman

Sebarkan artikel ini

Stanley Kwan, Sutradara dan Produser kawakan Hong Kong, punya pandangan yang sama. Itu sebabnya, melalui film terbarunya Fly Me to The Moon yang menjadi film pembuka festival Balinale, ia menggandeng sutradara muda perempuan, Sasha Chuk. Menyandingkan produser berpengalaman dengan sutradara muda yang memiliki pemikiran-pemikiran eksploratif merupakan usaha pemerintah SAR Hong Kong mempertahankan kemajuan industri perfilmannya. Mereka bahkan mengucurkan dana besar untuk memproduksi film-film kolaborasi dengan tema-tema mutakhir, drama-drama humanis, isu-isu sosial yang kuat, hingga merekrut pemain-pemain muda bertalenta.

Melalui Asian Film Academy Awards (AFAA), Hong Kong berkeliling dunia bekerja sama dengan banyak festival-festival dunia menyisipkan slot program film-film Hong Kong. Tidak terkecuali, AFAA hadir dengan enam filmnya di Balinale 2024 melalui tajuk filmnya Hong Kong Film Gala Presentation.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Selain M Amin Abdullah, Reza Servia, Stanley Kwan, Sasha Chuk, Agus Maha Usadha, masih ada pembicara lain seperti Robert Ronny (Paragon Pictures – Indonesia), Sakti Parantean (Fremantle Indonesia), Felix Tsang (Hong Kong), Samuel Hordem (Produser, Distributor, Filantropis – Australia). Mereka sepakat memperbesar dan memperluas pasar industri film menjadi salah satu strategi menjadikan film memiliki nilai tambah dan dampak multiplier yang luar biasa.

Dan Balinale 2024 melalui Bali Film Forum (BFF) telah memberikan kontribusi nyata atas semua kemajuan industri perfilman Indonesia menjadi bagian dari industri perfilman global.

(Tik/team)

Tinggalkan Balasan