Daerah

BUMDes Dalangan Kembangkan Bebek Petelur, Perkuat Ketahanan Pangan Desa

197
×

BUMDes Dalangan Kembangkan Bebek Petelur, Perkuat Ketahanan Pangan Desa

Sebarkan artikel ini

Dari sisi kebutuhan pakan, setiap 100 ekor bebek mengonsumsi sekitar 12 kilogram pelet per hari. Dengan total 300 ekor, kebutuhan pakan mencapai 36 kilogram per hari. Selain pelet, bebek juga diberi pakan tambahan berupa daun pepaya dan kangkung dua kali seminggu untuk menunjang nutrisi serta menjaga kualitas telur tetap bersih.

Telur bebek produksi BUMDes Argo Pangan dipasarkan dengan harga Rp2.000 per butir. Penjualan difokuskan terlebih dahulu di lingkungan sekitar desa, termasuk kepada pedagang martabak dengan sistem pembelian per kotak isi 30 butir.

“Selain dijual, kami juga membagikan 10 butir telur kepada masyarakat secara bertahap sebagai bentuk kepedulian sosial dan ramah lingkungan,” ungkap Jais.

Model pemasaran ini tidak semata mengejar keuntungan, tetapi juga memastikan perputaran ekonomi tetap terjadi di tingkat desa serta memperkuat hubungan antara BUMDes dan masyarakat.

Ke depan, unit usaha bebek petelur ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan desa dan membuka peluang usaha turunan lainnya.

Tinggalkan Balasan