Sebelumnya Agus Dermawan T seorang pengamat dan penulis seni budaya, mendorong Bupati untuk menetapkan baju samin sebagai pakaian adat di Blora.
“Pakaian saminya kan memiliki khas ya, Ditetapkan saja sebagai pakaian adat,” Ujarnya.
Sementara Bupati Blora, Arief Rohman akan berkoordinasi dengan tim terlebih dahulu semua masukan yang diberikan Dewan Juri demi kemajuan kebudayaan di Blora yang berkelanjutan.

“Syukur Alhamdulillah, terima kasih kepada Dewan Juri, tim penyusun, PWI Blora dan PWI Jateng, yang telah mendampingi selama ini. Ini merupakan kebanggaan tersendiri, bisa meraih penghargaan AK PWI Pusat. Kami akan hadir di Puncak peringatan HPN 2026 di Banten untuk menerima Trofi Abyaksa dan piagam penghargaan AK PWI Pusat nanti, semoga kerjasama ini terus berlanjutan,” Ucapnya.













