NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO – Bupati Bungo H. Dedy Putra menggelar buka puasa bersama dengan Ketua Baznas Kabupaten Bungo, jajaran OPD, para Kepala Desa (Rio), serta masyarakat di Rumah Dinas Bupati Bungo, Selasa (10/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan, tetapi juga dirangkaikan dengan penyerahan zakat Baznas Kabupaten Bungo secara simbolis kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik).
Dalam sambutannya, Bupati Bungo H. Dedy Putra menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan momentum penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, Baznas, kepala desa, serta masyarakat Kabupaten Bungo.
“Selain untuk bersilaturahmi, kegiatan ini juga sekaligus penyerahan zakat secara simbolis dari Baznas Kabupaten Bungo yang bersumber dari zakat para ASN atau PNS di Kabupaten Bungo. Zakat ini nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan bahwa jumlah penerima zakat di Kabupaten Bungo mencapai belasan ribu orang. Bahkan, sebagian bantuan yang bersifat produktif seperti bantuan usaha telah lebih dulu disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Untuk hari ini kita serahkan secara simbolis saja. InsyaAllah bantuan tersebut akan terus disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Bungo,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Bungo, Duminis, menjelaskan bahwa pada tahun ini Baznas mendistribusikan zakat kepada ribuan masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, total bantuan yang disalurkan mencapai 6.720 amplop zakat yang akan dibagikan kepada para mustahik di berbagai wilayah Kabupaten Bungo.
“Kegiatan hari ini merupakan pendistribusian zakat Baznas sebanyak 6.720 amplop. Penyalurannya dibagi ke setiap kecamatan sesuai dengan data penerima yang telah dihimpun dari desa dan dusun,” jelas Duminis.
Ia menambahkan, mekanisme penyaluran zakat tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Jika sebelumnya pembagian dilakukan per kecamatan dengan jumlah tertentu, kini penyaluran didasarkan pada data penerima di tingkat desa dan dusun agar lebih tepat sasaran.
“Untuk satu dusun biasanya sekitar 40 amplop. Sedangkan kelurahan yang jumlah penduduknya lebih banyak tentu akan disesuaikan dengan data penerima,” katanya.
Duminis juga menyampaikan bahwa tim Baznas akan melanjutkan proses distribusi zakat ke sejumlah kecamatan lainnya seperti Limbur, Rantau Pandan, dan Pelepat Ilir.
Ia mengungkapkan bahwa masyarakat penerima bantuan sangat bersyukur dan menyampaikan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Baznas Kabupaten Bungo.
Ke depan, pihaknya berharap penghimpunan zakat di Baznas Kabupaten Bungo dapat terus meningkat sehingga bantuan yang diberikan kepada masyarakat juga semakin besar.
“Kami berharap masyarakat, khususnya ASN dan warga yang mampu, terus menyalurkan zakatnya melalui Baznas Kabupaten Bungo agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya. (is)













