NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO – Bupati Bungo, H. Dedi Putra, SH., M.Kn, menghadiri peringatan Dies Natalis ke-19 SMA Negeri 12 Bungo yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Senin (9/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi perjalanan sekolah sekaligus penguatan sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah.
Selain Bupati Bungo, acara ini turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar MY, SE., MM, para kepala SMA Negeri se-Kabupaten Bungo, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Ribuan siswa dan tenaga pendidik tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Dalam sambutannya, Bupati Bungo H. Dedi Putra memberikan apresiasi tinggi kepada SMA Negeri 12 Bungo yang dinilai aktif mendukung program pemerintah daerah, khususnya Operasi Pengumpulan Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM). Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut adalah penyediaan angkutan motor roda tiga untuk pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat.
“Alhamdulillah, tadi kita juga sama-sama menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pihak SMA Negeri 12 Bungo dengan ketua RT sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Bungo,” ujar Bupati.
Menurutnya, keterlibatan sekolah dalam program lingkungan hidup merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap kebersihan, tanggung jawab sosial, dan pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 12 Bungo, Tri Qurniawan, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati Bungo dan Plt Kadis Pendidikan Provinsi Jambi. Kehadiran para pejabat tersebut dinilai menjadi motivasi besar bagi seluruh warga sekolah, baik siswa maupun tenaga pendidik.
“Dies Natalis ke-19 ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat peran SMA Negeri 12 Bungo dalam mencetak generasi unggul yang berdaya saing dan berkontribusi bagi daerah,” ungkapnya.
Peringatan Dies Natalis ke-19 SMA Negeri 12 Bungo diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana mempererat kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan dan lingkungan hidup.
(is)













