NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG – Dalam rangka menyambut 10 Muharam 1447 Hijriah, organisasi masyarakat Laskar Pendekar Banten Sejati (LAPBAS) PAC Kecamatan Kemiri menggelar kegiatan santunan anak yatim-piatu, Minggu malam (6/7/2025) di Kampung Ribut, RT 017 RW 014, Desa Ranca Labu, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Banten.
Kegiatan yang berlangsung khidmat meski sempat diguyur hujan ini dipusatkan di kediaman Ketua PAC LAPBAS Kecamatan Kemiri, Mistarudin Itay. Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting di wilayah Kecamatan Kemiri.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Camat Kemiri Hendarto, S.STP., M.Si, yang dalam sambutannya mengapresiasi langkah sosial LAPBAS. Ia menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat Kemiri terhadap anak-anak yatim-piatu.
“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Kemiri mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan malam ini. Ini bukan hanya soal santunan, tapi juga bentuk motivasi bagi anak-anak yatim agar tetap semangat meraih cita-cita. Selama dua tahun saya bertugas di Kecamatan Kemiri, saya melihat langsung kepedulian sosial warga. Ini adalah warisan luhur nenek moyang kita,” ujar Camat Hendarto.
Beberapa tokoh masyarakat dan organisasi turut hadir, di antaranya:
- Vijay – Ketua Forsil
- Nuryaman – Ketua PBNI Satria Banten
- Mujib – Ketua MWC NU
- Ust. Komarudin – Penceramah
- Tokoh masyarakat dan pemuda setempat
Ketua PAC LAPBAS Kecamatan Kemiri, Mistarudin Itay, mengucapkan terima kasih atas kehadiran para undangan. Ia menyebut bahwa semangat kebersamaan menjadi kunci sukses acara tersebut.
“Alhamdulillah, meskipun sempat diguyur hujan sore tadi, acara berjalan lancar. Terima kasih atas kehadiran semua pihak yang telah mendukung kegiatan sosial ini,” tuturnya.
Acara dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Almukarom Ustadz Komarudin, yang mengangkat tema keutamaan bulan Muharam. Ia mengajak hadirin untuk selalu berbagi rezeki kepada anak-anak yatim sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian.
“Semoga kegiatan ini menjadi tolak ukur dan inspirasi bagi kita semua. Jika kita memiliki rezeki berlebih, jangan lupa untuk berbagi kepada anak-anak yatim-piatu,” pesannya.
Santunan yatim-piatu ini bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, namun menjadi cermin dari nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan warisan budaya gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat Kecamatan Kemiri. (Red)












